Anda di halaman 1dari 36

GELOMBANG

de Broglie Schrodinger Heisenberg


? ? ? ? ? ?
SEMINAR FISIKA
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
HIPOTESIS DE BROGLIE
PARTIKEL
Sifat
Dari
SIFAT GELOMBANG DARI PARTIKEL - DUALISME PARTIKEL GELOMBANG - GIAT PRIMAYOGA (A1C409216) SIFAT GELOMBANG DARI PARTIKEL - DUALISME PARTIKEL GELOMBANG - GIAT PRIMAYOGA (A1C409216) - SIFAT GELOMBANG DARI PARTIKEL - DUALISME PARTIKEL GELOMBANG - GIAT PRIMAYOGA (A1C409216) - SIFAT GELOMBANG DARI PARTIKEL - DUALISME PARTIKEL GELOMBANG - GIAT PRIMAYOGA (A1C409216) - SIFAT GELOMBANG DARI PARTIKEL - DUALISME PARTIKEL GELOMBANG - GIAT PRIMAYOGA (A1C409216)

Planck Einstein
Oleh:
Giat Primayoga (A1C409216)

Dosen Pembimbing:
Drs. M. Arifuddin Jamal, M.Pd
What?
Teori Klasik Tidak Mampu Menjelaskan
Berbagai Fenomena Eksperimental
Mikroskopik
Why?
Gelombang dan Partikel Adalah Dua Hal
Berbeda dan Tak Berhubungan Satu Sama
Lain Secara Mutlak
How To?
Dikemukakan Sifat Partikel Dari Gelombang
(Teori Kuantum Einstein-Planck)
Apakah Hal Sebaliknya Juga Berlaku?
Latar Belakang
Radiasi Karakteristik Max Planck
(1901)
Ternyata, Energi (cahaya) yang
terpancar itu berupa Kuanta Bung!
Efek Fotolistrik Einstein (1905)
Betul bung, Buktinya dia bisa
membebaskan elektron. Ini adalah
partikel tak bermassa, ini adalah foton.
Hipotesis Gelombang Materi de Broglie
(1924)
Wah, kalo begitu partikel jangan2 juga bisa
terlihat seperti gelombang ya Bung?
y

Sifat partikel dari gelombang merupakan prinsip dualitas
yang memang telah teramati sebelumnya. dengan
persamaan E = pc
Konsep dualitas tersebut diawali dari pernyataan planck
tentang kuantum cahaya, yang menyatakan bahwa radiasi
termal terpancar dalam bentuk kuanta diskrit yang besar
energinya berkorelasi dengan frekuensinya, E = hf
Dimana melalui tinjauan dualitas ini, dapat dinyatakan
momentum (sifat partikel) bagi sebuah gelombang adalah.


De Broglie menggunakan konsep-konsep tersebut dengan
penalaran dan analisis kuantitatif untuk menyatakan sifat
gelombang dari partikel .
Partikel Dengan
Momentum Linier P
Gelombang Partikel Dengan
Panjang Gelombang = p/h
Setiap partikel yang bergerak dengan momentum
tertentu, kemungkinan memiliki sifat gelombang
dan panjang gelombang yang sesuai
Sekarang kita memiliki
persamaan yang
mengatakan bahwa
partikel yang bergerak
dengan momentum
tertentu dapat diamati
sebagai gelombang.

Lalu kenapa selama ini kita
tidak dapat mengamati
fenomena ini dan apa yang harus kita lakukan
untuk membuktikannya?
Cari panjang gelombang 46 g bola yang bergerak
dengan kecepatan 30 m/s. Dengan kecepatan seperti
ini kita dapat menghitung tanpa relativistik.









Adakah sesuatu yang memiliki dimensi fisik sekitar
10-34 m, dimana gelombang bola golf dapat
berinteraksi dengannya?

Dapatkah kita melakukan eksperimen?
Cari panjang gelombang elektron yang bergerak
dengan kecepatan 107 m/s. Kecepatan elektron
sekitar 1/30 c, sehingga perhitungan nonrelativistik
sudah cukup.







Panjang gelombang cukup kecil namun masih dapat
dibandingkan dengan dimensi atomnya, sehingga kita
dapat mempertimbangkan untuk mengamati sifat
gelombang dari elektron jika elektron bergerak cepat
melewati zat padat.
Gelombang Materi adalah Fenomena Quantum
Efek gelombang partikel sulit diobservasi
secara makroskopik
Konstanta planck kecil pada = h/p
membuat karakteristik gelombang dari
partikel susah untuk diobservasi
Jika h/p mendekati 0, menjadi sangat kecil
sekali yang berarti perilaku gelombang dari
partikel secara efektif akan berhenti dan partikel
akan kehilangan sifat gelombangnya
Dengan kata lain, sifat gelombang partikel
hanya akan muncul jika skala momentum (p)
sebanding dengan harga (h)
Energi yang dikandung oleh partikel terkuantisasi
dalam dinding batas partikel tersebut.
Partikel memilki massa diam.
SIFAT PARTIKEL
Energi Gelombang tersebar kontinyu diseluruh
muka gelombangnya.
Gelombang tidak memiliki massa.
SIFAT GELOMBANG
Pada saat kita memandang partikel sebagai gelombang, bukan
berarti partikel tersebut bertransformasi menjadi gelombang.
Akan tetapi kita mendapati representasi gelombang pada
partikel tersebut dalam kondisi tertentu.
SIFAT DUALISME
kecepatan gelombang de Broglie dihubungkan
dengan frekuensi gelombang dan panjang
gelombang lewat w = f
Dimana panjang gelombang de Broglie
dihubungkan dengan kecepatan benda yang
terukur lewat = h/(mv)
Energi yang dibawa oleh quantum gelombang de
Broglie adalah E = hf
Energi E harus sama dengan energi relativistik
dari benda bergerak, E = mc
2

Karena v < c (kecepatan elektron selalu
kurang dari kecepatan cahaya), maka
didapatkan kecepatan fase/gelombang
yang bernilai lebih besar dari kecepatan
cahaya (w > c)
Apakah hasil ini memungkinkan?
Ataukah ini berarti gelombang
partikel tidak memiliki realitas?
x
A
-A
y
vt y t 2 cos A =
|
.
|

\
|
A =
w
x
t v y t 2 cos
Apa yang Dimaksud dengan Kecepatan Fase/Gelombang?
Dimana letak partikelnya?
v w=
X
Group gelombang adalah superposisi
dari sejumlah gelombang
Superposisi gelombang dapat terjadi
pada gelombang yang memiliki
frekuensi atau panjang gelombang yang
berbeda
Superposisi menghasilkan variasi amplitudo pada gelombang
Misal terdapat dua gelombang yang memiliki beda frekuensi
sudut (dw) dan beda kerapatan gelombang (dk)
Amplitudo Lemah
Amplitudo Lemah
Frekuensi Sudut
Gelombang de
Broglie
Bilangan Gelombang de
Broglie
Kecepatan Group
Gelombang
Turunkan Persamaannya Terhadap Kecepatan (v)
dan
Gabungkan kembali kedua Persamaannya, didapatkan.
dari penalaran group
gelombang didapatkan
nilai kecepatan group
bersesuaian dengan
kecepatan partikelnya
Kecepatan
Group?
dari penalaran group
gelombang, setidaknya kita
mendapatkan petunjuk posisi
partikel dalam gelombang
yang mendeskripsikannya
Keberadaan
Partikel?
Membuktikan keabsahan
Hipotesis de Broglie dengan
analogi peristiwa difraksi pada
sinar-x (percobaan Bragg).
Difraksi merupakan sifat khas
yang hanya dapat terjadi pada
gelombang.
Jika gelombang de Broglie mampu memanivestasikan
fenomena ini, maka tidak diragukan lagi bahwa partikel
(elektron) memiliki sifat dualitas (Hipotesis de Broglie
terbukti kebenarannya).
Difraksi Bragg
Syarat Bragg untuk Interferensi
Maksimum yaitu beda lintasan () yang
ditempuh cahaya sama dengan panjang
gelombang atau kelipatan bilangan
bulatnya (n). Sehingga didapatkan
d
Bidang Bragg
Elektron didifraksikan oleh atom pada
permukaan logam seperti diperlihatkan
gambar (elektron berperilaku
selayaknya gelombang)
Elektron nampaknya
berperilaku sebagai
gelombang seperti yang
dipostulatkan oleh de
Broglie.
Sepintas dugaan kita
tentang sifat dualitas ini
terbukti.

Percobaan Davisson-Germer
Davisson mengasumsikan jika elektron adalah gelombang maka
ia akan dapat berperilaku sebagai gelombang. Dalam hal ini
analogi yang digunakan adalah difraksi x-ray.
Puncak pola diffraksi adalah orde
ke 1 interferensi konstruktif:

Dimana = 50 untuk V = 54 Volt
Dari eksperimen diffraksi Bragg x-
ray yang dilakukan terpisah, kita
mengetahui bahwa d = 2.15 A
Sehingga panjang gelombang
elektron adalah = dsin = 1.65 A
1.65 A adalah hasil yang diperoleh
dari eksperimen. Hasil ini akan
kita bandingkan dengan harga
yang diprediksi secara teoritis oleh
de Broglie.
Jika hasil ini bersesuaian dengan tinjauan hipotesis de Broglie,
maka hal tersebut akan menjadi bukti eksperimental yang
menunjukkan keabsahan teori tersebut.
Ternyata hasil yang didapatkan melalui hipotesis de Broglie identik dengan hasil
yang didapatkan dari tinjauan fenomena difraksi. (Terbukti)
The diffraction patterns are similar because electrons have
similar wavelengths to X-rays
Kedua-duanya benar, namun
tidak simultan.
Pada beberapa eksperimen (atau
pengamatan empirik) hanya satu
aspek gelombang atau partikel
saja yang dapat teramati.
Ini yang disebut sebagai principe
of complement dalam dualitas
gelombang-partikel.
Pada bentuk gelombang tunggal (sinus atau cosinus
murni), panjang gelombang () dapat ditentukan
dengan teliti. Karena bernilai sama untuk semua
muka gelombang. Akan tetapi posisi partikel (x) tidak
dapat ditentukan. Karena partikel dapat berada dimana
saja di sepanjang gelombang ini.

Adapun pada bentuk group gelombang, andai partikel
berada di suatu titik dalam muka gelombang, maka kita
akan mendapatkan ketelitian yang lebih baik untuk
menentukan posisi partikel (x). Akan tetapi panjang
gelombang () menjadi lebih sulit didefinisikan.

x
x
Tidak mungkin kita dapat menentukan
kedudukan dan momentum partikel secara teliti
pada saat yang bersamaan.
Setiap gelombang memiliki fungsi gelombang yang menggambarkan
perubahan apa yang terjadi pada gelombang.
Gelombang air terdiri dari ketinggian air yang berbeda, gelombang
suara terdiri dari perbedaan tekanan didalam medium, gelombang
EM terdiri dari osilasi medan listrik dan magnet. Bagaimana dengan
gelombang partikel?
Fungsi gelombang partikel (psi) bukanlah sesuatu dapat dilihat
secara fisik. adalah solusi matematis schrodinger untuk
mendeskripsikan gerak partikel dalam perspektif gelombang.
Lantas menggambarkan apa sebenarnya fungsi gelombang partikel itu?


x
y
?
?
?
?
?
?
?
?
Apa fungsi gelombang partikel? Apa yang ditunjukkan oleh Psi?
Apakah fungsi gelombang partikel adalah lintasan geraknya?
Fungsi Gelombang Partikel adalah kuantitas kompleks (tiga dimensi),
oleh karena itu tidak dapat teramati langsung lewat eksperimen.
Untuk dapat ditafsirkan dengan baik, Psi dikalikan dengan konjugate
kompleks nya sehingga bernilai mutlak (Peluang keberadaan
partikel dapat selalu bernilai positif)
Gelombang yang kita gambarkan adalah sebuah bentuk penalaran.
Bukan berarti partikel bergerak dalam ruang naik turun
seperti pola gelombang yang kita dapatkan bukan?
Jika gerak partikel mengikuti pola gelombangnya, maka bukan hal yang sulit
untuk kita menemukan dimana letaknya sekaligus berapa momentumnya?
Maka akan bertentangan dengan ketakpastian Heisenberg.
Apa dasar pemikiran kita saat membuat pola gelombang itu?
Itu adalah penalaran kita terhadap kemungkinan pola
gelombangnya?
Lalu apa makna dari deskripsi gelombang yang kita gambarkan?
Amplitudo gelombang menunjukkan rapat peluang
ditemukannya partikel.