Struktur Atomik
A. Model Atom Thomson Tahun 1987 J.J Thomson membuktikan tentang adanya muatan listrik elementer dan muatan listrik elementer itu berkaitan dengan suatu massa muatan tersebut. Jadi muatan terkecil itu menjadi bagian yang tak terpisahkan dari suatu zat. uatan elementer ini! kemudian diberi nama elektron. "arena si#atnya yang sangat mendasar dalam bangunan atom! maka partikel ini dikaregorikan sebagai partikel #undamental. $alam mengetahui keberadaan elektron dalam aton! thomson mengajukan suatu model tentang struktur atom. odel ini kemudian dikatakan model atom Thomson yaitu% Atom merupakan bola bermuatan posoti# yang terdistribusi merata meliputi seluruh bola! dan elektron&elektron yang tersebar di dalam muatan positi# tadi. Seperti pada 'ambar%
odel atom Thomson sering disebut model plum&pudding Thomson karena menyerupai roti kismis. B. Model Atom Rutherford 1. (ksperimen )amburan *uther#ord +ada tahun 19,8! ilmu-an .nggris yang lain! (.*uther#ord melakukan suatu percobaan! teknik yang dilakukan oleh *uther#ord ini adalah dengan menembakkan seberkas partikel / yang ditembakkan melalui celah pelat timbal dan akhirnya menumbuk lempeng emas. 0ntuk mendeteksi seberkas partikel / tersebut yang keluar dari lempeng emas! dipasang lempeng yang berlapis seng sul#ida. 1ila partikel alpha menumbuk lempeng ini! maka akan nampak suatu nyala sekilas yang dapat diamati secara 2isual. )asil pengamatan *uher#ord adalah sebagian besar partikel / le-at tanpa mengalami pembelokkan! sebagian kecil dibelokkan! dan sediki sekali yang dipantulkan kembali.
"emudian! *uther#ord menyatakan 3 kesimpulan dari hasil eksperimennya %
Sebagian besar partikel / diteruskan lempeng logam tanpa dibelokkan. +eristi-a ini menunjukkan bah-a sebagian besar ruang dalam atom&atom emas adalah ruang kosong. Sedikit sekali partikel / yang dipantulkan kembali. +eristi-a ini menunjukkan bah-a partikel / ini telah mnumbuk suatu bagian yang keras dari atom! yang disebut nukleus atau inti atom. Sebagian kecil partikel alpha dibelokkan dengan sudut&sudut tertentu. +eristi-a ini menunjukkan bah-a dalam atom tersebut terdapat muatan sejenis dengan muatan / 4 muatannya positi# 5! seperti yang kita ketahui! bah-a muatan sejenis akan terjadi tolak& menolak pada kedua muatannya! dan jika berlainan jenis! maka akan terjadi gaya tarik menarik.
$ari hasil percobaan *uther#ord tersebut! tampak bah-a model atom Thomson pun telah gugur dan tidak dapat diterima lagi! karena ternyata muatan positi# dan negati# tidak tersebar merata seperti teori yang dikemukakannya dalam teori kue kismis. Satu&satunya model atom yang ditemukan *uther#ord yang dapat menerangkan hasil itu adalah model atom% yang terdiri dari inti kecil yang bermuatan positi# merupakan tempat terkonsentrasinya hampir seluruh massa atom dengan elektron&elektronnya terdapat pada jarak agak jauh dari inti.
6. Sudut )amburan +artikel Al#a $alam (ksperimen hamburan partikel / di atas!terjadi interaksi antara muatan patikel / 476e5 dan muatan atom sasaran 478e5! 8%nomor atom. )al ini dianggap bah-a% interaksi elektron tidak berperan 4dapat diabaikan5. Sehingga )anya gaya 9oulomb! yaitu gaya tolak menolak antar partikel / dan atom emas 4keduanya bermuatan positi#5 yang beraksi. Tinjau partikel / datang mendekati inti atom dengan jarak tegak lurus b! seperti pada gambar diba-ah. Jarak b diukur dari inti atom bermutan 78e samapai .1 yaitu garis asimtot dari arah datang partikel / sebelum interaksi.Setelah berinteraksi partikel / terhambur menurut .6! yaitu arah +6. Sudut antara .1dan .6 adalah sudut hamburan partikel / sebesar :. "arena gaya 9oulomb adalah gaya sentral! maka arah gaya ; selalu berada dalam arah garis hubung anatara partikel / selalu nol terhadap pusat atom. (nergi total sistem sebelum hamburan di < = & >! ( = "1 7 ?1 @@. ,15
"1 A energi kinetik sebelum hamburan! ?6 A energi potensial sebelum hamburan
"arena inti atom 78e dianggap tidak bergerak sehingga energi kinetiknya nol. aka seluruh energi kinetik adalah energi kinetik partikel /. $an karena kedudukan partikel / sangat jauh dari inti atom! maka energi potensial sistem sama dengan nol. +ersamaan ,1 menjadi% @. ,65
@.. ,35 Tidak ada gaya luar yang bekerja pada sistem! baik partikel /! maupun inti atom. )anya gaya 9oulomb antara partikel / dan inti atom! maka memenuhi syarat kekekalan energi. $an diperoleh bah-a % p1 = p6 @. ,B5
.ni memberikan arti bah-a dalam proses hamburan di atasA hanya mengubah arah 2ektor momentum! tetapi besarnya tetap. Sehingga berlaku%
@. ,C5
@ ,D5
$engan Selanjutnya! bah-a perubahan momentum sema dengan impuls @ ,75 Secara teoritik interaksi berlangsung dari t = &> sampai t = 7> dengan gaya ; yang berubah baik besar maupun arah. 1esar gaya ; = ; cos E! maka persamaan ,D5 dan ,C5 menjadi! @ ,85 Trans#ormasi 2ariabel t ke E! dengan mengubah batas integrasi dari % &F4G&:5 dan 7F4G&:5 bersesuaian dengan harga E pada t = &> dan t = 7> sehingga%
@ ,95
1esar dEHdt adalah kecepatan sudut I partikel / terhadap inti. adalah konstan 4 tidak ada momen gaya luar5.
omentum sudut partikel /
@ 1,5
@ 115 Substitusikan ke persamaan ,95 %
"arena gaya ; yang bekerja adalah gaya 9oulomb antara muatan partikel / 476e5 dan muatan atom 478e5! maka%
@ 165 aka%
@ 135
Ternyata sudut hamburan bergantung pada b. Sudut hamburan : makin besar ketika b bertambah. Andaikan pancaran / dapat diatur menjadi tembakan satu&satu! maka untuk setiap tembakan / dapat diamati sudut hamburan :. "arena dan konstanta&konstanta dalam persamaan 135 dapat diketahui!
maka b dapat ditentukan. $ari berbagai harga b yang diperoleh! maka harga terkecil merupakan batas jari&jari atom. Tetapi tembakan satu&satu tidak dapat diatur. "arena itu hal di atas untuk memperoleh b tidak dapat dilakukan. +endekatan harus secara statistik dengan mengamati pola distribusi intensitas sebagai #ungsi dari sudut hamburan :.
3. *umus )amburan *uther#ord )ubungan antara : dan b seperti dalam persamaan 135. .ni berarti bah-a semua partikel /yang berhadapan dengan penampang 4 J = penampang hamburan 5 J = G b6 untuk setiap atom akan dihambur dengan sudut : atau lebih kecil. Jadi untuk seluruh keping 4makro5 A A t n J % merupakan luas hamburan yang akan menghambur partikel J dalam arah :. Selanjutnya bah-a #raksiA @ 1B5
$iperoleh # = t n J $ari persamaan 135! 1B5! 1C5 diperoleh%
@ 1C5
@ 1D5
@ 175 4tanda negati# menyatakan # menurun jika : bertambah5. Selajutunya akan ditentukan jumlah partikel / yang terhambur antara sudut : 7 d:. 0ntuk itu kita gunakan pemisalan. Tinjau suatu partikel / yang terhambur antara sudut : dan : 7 d: mencapai bola berjari&jari r yang tebalnya rd:. Jari&jari daerah itu adalah rsin:. aka penampang seluas dS yang ditubruk partikel adalah%
@ 185 aka jumlah partikel tiap detik persatuan luas yang terhambur dalam arah antara sudut : dan : 7 d: menjadi%
@ 195
@ 6,5 $i namakan *umus)amburan *uther#ord. )asil pengukuran eksperimental dari 'eiger dan arsden menunjukkan kebenaran ramalan&ramalan tersebut di atas. Sehingga *uther#ord menyimpulkan bah-a anggapan yang dipergunakan untuk menelaan hamburan partikel / oleh lempeng emas tipis sudah benar. Anggapan yang terpenting adalah% o +artikel / hanya berintraksi dengan muatan positi# atom. o uatan posoti# atom terpusat dari suatu lokasi yang sangat kecil di tengah atom.
.nilah yang mendasari anggapan bah-a muatan positi# atom terkonsentrasi pada suatu inti atom. *uther#ord diakui telah menemukan inti. B. Krbit (lektron
odel atom *uther#ord memberi gambaran bah-a% Atom terdiri dari sebuah inti bermuatan positi# dan masi# yang dilingkupi sejumlah elektron pada jarak yang relati# jauh dari inti! sehingga atom secara keseluruhan bermuatan netral. Tinjau dinamika klasik atom hidrogen. gambar% enurut model *uther#ord 4planetary model5 seperti pada
Andaikan bah-a lintasan edar elektron 4orbit5 berbentuk lingkaran dengan inti atom sebagai pusatnya. aka gaya sentripetal yang diperlukan elektron untuk mengelilingi pusat itu diberikan oleh gaya 9oulomb antara elktron dan inti dimana gaya sentripetal%
@ 615 $an 'aya 9oulomb %
@ 665
@ 635
@ 6B5
@ 6C5
@ 6D5 +embahasan di atas menampilkan penerapan mekanika klasik pada model aton )idrogen! dimana elektron diandaikan melakukan gerak mengelilingi atom laksana planet mengelilingi matahari. $alam hal ini elektron mengalami percepatan sentripetal. enurut teori elektodinamika klasik! juga gambaran Le-tonian ini tidak memberikan gambaran stabil. "arena mengalami percerpatan! maka elektron akan memancarkan energi elektromagnetik yang berakibat pada semakin mengecilnya radius lintasan dan pada akhirnya elektron akan jatuh dengan inti atom. "arena itu! gambaran elektron dan inti seperti planet menegelilingi matahari tidak merupakan situasi stabil menurut #isika klasik.
Selanjutnya! apabila memang atom berprilaku sebagai yang diberikan dalam gambar Le-ton di atas! maka panjang gelombang elektromagnetik yang dipancarkan merupakan spektrum kontinu. +adahal #aktanya tidak demikian! pengukuran dengan spekrometer! bah-a spekrum atom hidrogen adalah diskrit 4diskontinu5 atau spekrtum garis 4line spectra5. )al&hal di atas merupakan kelemahan atau keberatan terhadap model atom *uther#ord. $an kemudian dijelaskan 1ohr dengan mengajukan seperangkat postulat. 9. Spektrum Atom )idrogen
$i ba-ah ini diterakan spektrum yang dipancarkan gas hidrogen! helium! Leon! Sodium! dan air raksa. Spekrum emisi ini menunjukkan suatu pola diskrit.
$alam pembahasan selanjutnya dibatasi pada spektrum atom hidrogen! karena hal itu akan menyumbang pengertian tentang postulat&postulat 1ohr. )asil penyelidikan dengan spektrometer menunjukkan bah-a spektrum atom hidrogen terdiri dari deretan&deretan garis. Tiap garis menampilkan panjang gelombang tertentu seperti tampak pada tabel di ba-ah. $eretan itu dikenal dengan deretA Myman! 1almer! +aschen! 1racket! dan +#und. +ada tahun 188CA 1almer berhasil menemukan suatu rumus empirik sederhana yang dapat menyetakan panjang gelombang garis spektrum hidrogen yang terletak pada daerah spektrum tampak. Naitu%
@ 675 $ari persamaan 675! #rekuensi spektrum yang dipancarkan atom hidrogen menjadi%
@ 685 "emudian tahun 19,8! +aschen menemukan suatu seri lain garis spektrum hidrogen. Seri itu berada di daerah in#ramerah. Seri itu memiliki keteraturan yang mengikuti hubungan seperti pada persamaan 685! jugamerupakan rumus empiris!
@ 695 $ari kedua rumus diatas! mengikuti bentuk%
@ 3,5
Selanjutnya *yberg tahun 189,! menemukan cara lebih mudah untuk menangani rumus 1almer. $engan mende#enisikan suatu besaran baru yang dinamakan resiprok panjang gelombang.
@ 315 $engan de#enisi baru ini! maka rumus 675 diperoleh% @ 365 Tetapan 1!,97 < 1,7 m&1 dinamakan tetapan *yberg.
$.
odel Atom 1ohr 'agasan "unci odel atom 1ohr
$ua gagasan kunci adalah% 1. (lektron&elektron bergerak di dalam orbit&orbit dan memiliki momentum yang terkuantisasi! dan dengan demikian energi yang terkuantisasi. .ni berarti tidak setiap orbit! melainkan hanya beberapa orbit spesi#ik yang dimungkinkan ada yang berada pada jarak yang spesi#ik dari inti. 6. (lektron&elektron tidak akan kehilangan energi secara perlahan&lahan sebagaimana mereka bergerak di dalam orbit! melainkan akan tetap stabil di dalam sebuah orbit yang tidak meluruh.
+ostulat $asar
odel Atom 1ohr
Ada empat postulat yang digunakan untuk menutupi kelemahan model atom *uther#ord! antara lain % 1. Atom )idrogen terdiri dari sebuah elektron yang bergerak dalam suatu lintas edar berbentuk lingkaran mengelilingi inti atom A gerak elektron tersebut dipengaruhi oleh gaya coulomb sesuai dengan kaidah mekanika klasik. 6. Mintas edar elektron dalam hydrogen yang mantap hanyalah memiliki harga momentum angular M yang merupakan kelipatan dari tetapan +lanck dibagi dengan 6G. @ 335 dimana n = 1!6!3!@ dan disebut sebagai bilangan kuantum utama! dan h adalah konstanta +lanck.
3. $alam lintas edar yang mantap elektron yang mengelilingi inti atom tidak memancarkan energi elektromagnetik! dalam hal ini energi totalnya ( tidak berubah. B. Jika suatu atom melakukan transisi dari keadaan energi tinggi (0 ke keadaan energi lebih rendah (.! sebuah #oton dengan energi hO=(0&(. diemisikan. Jika sebuah #oton diserap! atom tersebut akan bertransisi ke keadaan energi rendah ke keadaan energi tinggi. @ 3B5
odel Atom 1ohr P1ohr menyatakan bah-a elektron&elektron hanya menempati orbit&orbit tertentu disekitar inti atom! yang masing&masing terkait sejumlah energi kelipatan dari suatu nilai kuantum dasar. 4John 'ribbin! 6,,65P odel 1ohr dari atom hidrogen menggambarkan elektron&elektron bermuatan negati# mengorbit pada kulit atom dalam lintasan tertentu mengelilingi inti atom yang bermuatan positi#. "etika elektron meloncat dari satu orbit ke orbit lainnya selalu disertai dengan pemancaran atau penyerapan sejumlah energi elektromagnetik h#. enurut 1ohr % P Ada aturan #isika kuantum yang hanya mengizinkan sejumlah tertentu elektron dalam tiap orbit. )anya ada ruang untuk dua elektron dalam orbit terdekat dari inti. 4John 'ribbin! 6,,C5P
'ambar 1.
odel Atom 1ohr
odel ini adalah pengembangan dari model puding prem 419,B5! model Saturnian 419,B5! dan model *uther#ord 419115. "arena model 1ohr adalah pengembangan dari model *uther#ord! banyak sumber mengkombinasikan kedua nama dalam penyebutannya menjadi model *uther#ord&1ohr. "unci sukses model ini adalah dalam menjelaskan #ormula *ydberg mengenai garis&garis emisi spektral atom hidrogen! -alaupun #ormula *ydberg sudah dikenal secara eksperimental! tetapi tidak pernah mendapatkan landasan teoritis sebelum model 1ohr diperkenalkan. Tidak hanya karena model 1ohr menjelaskan alasan untuk struktur #ormula *ydberg! ia juga memberikan justi#ikasi hasil empirisnya dalam hal suku&suku konstanta #isika #undamental. odel 1ohr adalah sebuah model primiti# mengenai atom hidrogen. Sebagai sebuah teori! model 1ohr dapat dianggap sebagai sebuah pendekatan orde pertama dari atom hidrogen menggunakan mekanika kuantum yang lebih umum dan akurat! dan dengan demikian dapat dianggap sebagai model yang telah usang. Lamun demikian! karena kesederhanaannya! dan hasil yang tepat untuk sebuah sistem tertentu! model 1ohr tetap diajarkan sebagai pengenalan pada mekanika kuantum.
"eterangan
'aya elektromagnetik yang bekerja pada inti 4muatan 78e5 dan electron 4muatan Qe5! gaya elektrostatik tersebut adalah gaya sentripetal! diperoleh dari persamaan 665%
@ 3C5
@ 3D5 Jika dihitung dengan memasukkan semua konstantam diperoleh% rn = ,!C3 n6 R untuk n = 1A r1 = ao = ,!C3 R ao dinamakan radius 1ohr sehingga radius orbit berbanding sebagai kuadrat bilangan kuantum utama @ 385 $engan mengetahui radius orbit electron! dapat ditentukan energy electron yang huga terkuatisasi. $ari persamaan 6D5 dan 3C5 mengungkapkan% @ 375
@ 395 $engan memasukkan harga&harga konstanta didapat% @ B,5 n . disebut bilangan kuantum utama. Mintasan orbit yang terkecil diperoleh dengan n = 1! untuk lintasan orbit energi ikatan electron dalam atom terkuat. Apabila n = &>! elektron tidak lagi mengitari inti atom. (nergi ikatanya pun sama dengan nol! dalam keadaan seperti ini atom tersebut terionisasi. Selanjutnya tinjauan tentang spektrum atom hidrogen. 1ila elektron berpindah lintasan 4transisi5! misalkan dari lintasan A 4nA5 ke lintasan 1 4n15. maka energi #oton yang dipancarkan. $ari persamaan 3B5 dan 395 diperoleh%
@B15 Ternyata cocok dengan rumus empirik 4hasil eksperimen5 1almer! lihat persamaan 675 dengan
@B65 Jika dimasukkan harga tetapan! diperoleh% * = 1!,89B < 1,7 m&1 Adalah sesuai dengan harga tetapan *yberg seperti dalam persamaan 365. Jadi garis&garis spektrum deretA Myman misalnya! terbentuk bila elektron berpindah ke lintasan terdalam dengan bilangan kuantum n = 1. $alam hal ini n1 = 1 dan nA = 6!3!B!@ $engan penalaran yang sama!untuk deret 1almer! +aschen! 1racket! dan +#und. $i ba-ah ini tampak diagram tingkat energi untuk atom hidrogen.