Anda di halaman 1dari 2

Kelebihan dan Kekurangan PLTA, PLTU, PLTN, PLTD, PLTG

by A D MI N on MARCH 13, 2012

Kelebihan dan Kekurangan PLTA, PLTU, PLTN, PLTD, PLTG Dalam artikel kali ini kita akan membahas tentang apa saja kelebihan dan kekurangan dari berbagai contoh pembangkit listrik yang ada saat ini dan paling banyak digunakan di dunia kelistrikan. Kelebihan dan Kekurangan PLTA atau Pembangkit Listrik Tenaga Air Respon beban cepat sehingga bagus buat beban puncak (18.00-22.00), start up cepat, ramah lingkungan, kapasitas bisa sampai ratusan MW, effisiensi tinggi, cocok jg untuk base load (beban dasar/harian) tetapi, investasi mahal, lama konstruksinya. Kelebihan dan Kekurangan PLTU atau Pembangkit Listrik Tenaga Uap Respon beban lambat sehingga hanya buat beban dasar, start up lama dan harus ada cadangan berputar spining reserve utuk mempercepat startup, tidak ramah lingkungan, kapasitas bisa sampai ratusan MW, investasi mahal, adak lama konstruksinya, effisiensi tinggi jika beban mendekati full load. Kelebihan dan Kekurangan PLTN atau Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Respon beban sangat cepat sehingga sangat cocok untuk beban puncak, juga sangat cocok untuk beban dasar, tidak ramah lingkungan (limbah nuklirnya), kapasitas bisa sampai ribuan MW, investasi sangat mahal, lama konstruksinya, effisiensi sangat tinggi, butuh peneltian berbagai macam simulasi risk (resiko). reliability sangat tinggi.

Kelebihan dan Kekurangan PLTD atau Pembangkit Listrik Tenaga Diesel Respon beban cepat sehingga bagus buat beban puncak (18.00-22.00), start up cepat, tidak ramah lingkungan, kapasitas bisa hanya sampai puluhan MW, effisiensi tinggi, tidak cocok jg untuk base load (beban dasar/harian) , investas murah, cepat konstruksinya, cocok untuk daerah2 yang tidak ada air Kelebihan dan Kekurangan PLTG atau Pembangkit Listrik Tenaga Gas Respon beban cepat sehingga bagus buat beban puncak (18.00-22.00), start up cepat, tidak ramah lingkungan, kapasitas bisa hanya sampai puluhan MW, effisiensi tinggi, tidak cocok jg untuk base load (beban dasar/harian) , investas murah, cepat konstruksinya, biasanya hasil gas buang dari PLTG dimanfaatkan untuk reheater low preasure PLTU karena gas buangnya masih mempunyai enegi yang cukup besar. Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan dari berbagai pembangkit listrik yang ada saat ini. Itulah mengapa sebabnya di seluruh dunia saat ini sedang melirik PLTN. Mengapa? Kartena biayanya sangatlah murah namun dengan resiko juga yang sangat besar. Semoga kedepannya Indonesia bisa lebih baik dan bisa melepas ketergantungannya terhadap Pembangkit listrik tenaga diesel karena sangat mahal biaya hariannya.