Anda di halaman 1dari 12

BAB I PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG MASALAH Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat mengubah banyak hal, termasuk dalam dunia pendidikan. Metode pengajaran yang dulunya bersifat tradisional perlahan-lahan mulai ditinggalkan digantikan dengan metode pengajaran yang lebih modern. Penggunaan media teknologi dalam kegiatan pembelajaran bukan lagi sesuatu yang luar biasa. Dalam kehidupan sehari-hari, segala bidang seperti sains maupun sosial sering dihubungkan dengan komputer, dalam semua bidang mempunyai hubungan yang sangat erat dengan komputer karena berbagai masalah yang rumit dapat diselesaikan dengan bantuan komputer, sehingga dalam komputer diperlukan bahasa pemrograman agar manusia dapat memahami bahasa yang digunakan dalam komputer. Bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer, adalah teknik komando atau instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi. (http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_pemrograman) Bahasa pemrograman adalah teknik komunikasi standar untuk mengekspresikan instruksi kepada komputer. Layaknya bahasa manusia, setiap bahasa memiliki tata tulis dan aturan tertentu. Bahasa pemrograman memfasilitasi seorang programmer untuk secara spesifik apa yang akan dilakukan oleh komputer selanjutnya, bagaimana data tersebut disimpan dan dikirim, dan apa yang akan dilakukan apabila terjadi kondisi yang variatif. Bahasa pemrograman dapat diklasifikasikan menjadi tingkat rendah, menengah, dan tingkat tinggi. Pergeseran tingkat dari rendah menuju tinggi menunjukkan kedekatan terhadap bahasa manusia. (http://www.membuatblog.web.id/2010/08/pengertian-bahasapemrograman.html) 1. Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi Bahasa pemrograman tingkat tinggi (high level language) merupakan bahasa yang mempunyai ciri lebih terstruktur, mudah dimengerti karena menggunakan bahasa sehari-hari, contoh bahasa level ini adalah: Delphi, Pascal, ORACLE, MS-SQL, Perl, Phyton, Basic, Visual Studio (Visual Basic, Visual FoxPro), Informix, C, C++, ADA, Java, PHP, ASP, XML, dan lain-lain. Bahasa seperti Java, PHP, ASP, XML biasanya digunakan untuk pemrograman pada internet, dan masih banyak lagi yang terus erkembang yang saat ini biasanya dengan ekstensi .net (baca: dot net) seperti Visual Basic.NET dan Delphi.Net yang merupakan bahasa pemrograman yang dikembangkan pada aran berbasis internet. (http://archavesta.wordpress.com/2010/12/22/bahasa-pemrograman)

2. Bahasa Pemrograman Tingkat Rendah Bahasa pemrograman generasi pertama. Bahasa jenis ini sangat sulit dimengerti karena instruksinya menggunakan bahasa mesin. Disebut juga dengan bahasa assembly merupakan bahasa dengan pemetaan satu persatu terhadap instruksi komputer. Setiap intruksi assembly diterjemahkan dengan menggunakan assembler. (http://www.membuatblog.web.id/2010/08/pengertian-bahasa-pemrograman.html) 2. Bahasa Pemrograman Tingkat Menengah Dimana penggunaan instruksi telah mendekati bahasa sehari hari, walaupun masih cukup sulit untuk dimengerti karena menggunakan singkatan singkatan seperti STO yang berarti simpan (STORE) dan MOV yang artinya pindah (MOVE). (http://www.membuatblog.web.id/2010/08/pengertian-bahasa-pemrograman.html) 1.2 RUMUSAN MASALAH Apakah definisi dari struktur bahasa pemrograman? Apa saja jenis-jenis bahasa pemrograman? Apa saja yang termasuk bahasa pemrograman sosial ? 1.3 TUJUAN PENULISAN Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk :
1. Memenuhi tugas fiskom Jurusan fisika Fakultas Sains dan Teknologi Uin Syarif

hidayatullah jakarta. 2. Lebih memahami tentang konsep bahasa-bahasa pemrograman khususnya dalam bidang sosial. 3. Menambah wawasan tentang struktur bahasa pemrograman dalam bidang sosial.

BAB II DASAR TEORI

2.1 GENERASI BAHASA PEMROGRAMAN Dari awal munculnya hingga sekarang, bahasa pemrograman terus mengalami perkembangan hingga mencapai lima level atau generasi, mulai dari level rendah hingga level tinggi. Adanya lima generasi ini disebabkan karena programmer terus berusaha sedikit demi sedikit mengadopsi generasi bahasa berikutnya untuk keperluan yang terus berkembang pula. 1.First Generation Language (1GL) : machine language 2.Second-Generation Language (2GL) : assembly language : Asssembler 3.Third-Generation Language (3GL) : high-level programming language: C, PASCAL, dsb. 4. Fourth-Generation Language (4GL) : Prolog, SQL, MySQL,. 5. Fifth-Generation Language (5GL) : visual language: Visual Basic, Delphi, Java, dsb. (http://archavesta.wordpress.com/2010/12/22/bahasa-pemrograman) BAHASA PEMROGRAMAN GENERASI I

Bahasa pemrograman generasi pertama berorientasi pada mesin. Program disusun dengan menggunakan bahasa mesin. Tentu saja program generasi ini sangat sulit untuk dipahami oleh orang awam dan sangat membosankan bagi pemrogram. Pemrogram harus benar-benar menguasai operasi komputer secara teknis. Namun bahasa generasi ini memberikan eksekusi pro gram yang sangat cepat. Selain itu, bahasa mesin sangat bergantung pada mesin (machine dependent), artinya, bahasa mesin antara satu mesin dengan mesin lainnya akan berbeda.

Kode dalam Bahasa Mesin BAHASA PEMROGRAMAN GENERASI II

Bahasa pemrograman generasi kedua menggunakan bahasa rakitan (assembly). Sebagai pengganti kode-kode biner, digunakanlah kependekan dari kata-kata. Misalkan MOV untuk menyatakan MOVE dan JNZ yang berarti jump non-zero. Setiap instruksi dalam bahasa rakitan sebenarnya identik dengan satu instruksi dalam bahasa mesin. Bahasa ini sedikit lebih mudah dipahami daripada bahasa mesin. Bahasa ini sedikit lebih mudah dipahami daripada bahasa mesin mengingat perintah dalam bentuk kata-kata yang dipendekkan lebih mudah daripada mengingat deretan angka biner. Berikut adalah contoh instruksi yang ditulis dalam bahasa rakitan akan menjadi seperti berikut: Tampak bahwa
3

penggunaan notasi seperti MOV AH, 02 jauh lebih mudah diingat atau dipahami daripada penulisan instruksi dalam bahasa mesin: B402 atau 1011 0100 0000 0010.

Kode dalam Bahasa Rakitan BAHASA PEMROGRAMAN GENERASI III

Bahasa pemrograman generasi ketiga menggunakan pendekatan prosedural. Sebagai bahasa prosedural, pemrogram perlu menuliskan instruksi-instruksi yang rinci agar komputer melaksanakan tugasnya. Program ditulis dengan menggunakan kata-kata yang biasa dipakai manusia, seperti WRITE untuk menampilkan sesuatu di layar dan READ untuk membaca data dari keyboard. Bahasa generasi ketiga seringkali disebut sebagai high level language disebabkan bahasa ini menggunakan kata-kata yang biasa digunakan manusia. Beberapa contoh bahasa pemrograman yang masuk dalam kategori generasi ketiga yaitu ADA, ALGOL, C, BASIC, COBOL, FORTRAN, dan PASCAL. BAHASA PEMROGRAMAN GENERASI IV

Bahasa pemrograman generasi keempat dirancang untuk mengurangi waktu pemrograman dalam membuat program sehingga diharapkan produktifitas pemrogram jadi meningkat dan program dapat dibuat dalam waktu yang lebih singkat. Alhasil, bahasa pemrograman generasi keempat yang dikenal dengan sebutan 4GL dapat dipakai oleh pemakai yang kurang mengetahui hal-hal teknis tentang pemrograman tanpa bantuan pemrogram profesional. Sebagai contoh pemrogram dapat membuat program dengan Microsoft Access di lingkungan PC dengan mudah. Bahasa pemrograman generasi keempat biasa disebut sebagai high level language atau bahasa berorientasi pada masalah (problem oriented language) karena memungkinkan pemakai menyelesaikan masalah dengan sedikit penulisan kode dibandingkan pada bahasa prosedural. Bahasa pemrograman generasi keempat menggunakan pendekatan nonprosedural. Untuk mendapatkan suatu hasil, seorang pemakai tidak perlu memberitahukan secara detail tentang bagaimana mendapatkannya. Gambar di bawah ini memberikan contoh yang menunjukkan perbedaan bahasa prosedural dan non-prosedural dalam memperoleh data tentang seorang mahasiswa.

Bahasa Prosedural dan Non Prosedural BAHASA PEMROGRAMAN GENERASI V

Bahasa pemrograman generasi kelima merupakan kelompok bahasa-bahasa pemrograman yang ditujukan untuk menangani kecerdasan buatan (artificial intelligence). Kecerdasan buatan adalah disiplin dalam ilmu komputer yang mempelajari cara komputer meniru kecerdasan manusia. Berbagai aplikasi kecerdasan manusia adalah sebagai berikut:

Pemrosesan bahasa alami (natural language processing), yakni mengatur komputer agar bisa berkomunikasi dengan manusia melalui bahasa manusia (Indonesia, Inggris, Spanyol, Prancis, dan sebagainya). Pengedalian robotika dan sensor mata. Aplikasi sistem pakar (expert system) yang meniru seorang pakar di bidang tertentu sehingga bisa menghasilkan nasehat atau pemikiran yang setara dengan seorang pakar. (http://archavesta.wordpress.com/2010/12/22/bahasa-pemrograman)

2.2 JENIS-JENIS BAHASA PEMROGRAMAN 1. Berdasarkan Metodenya Pemrograman terstruktur adalah pembuatan program yang terdiri dari kumpulan prosedur. Prosedur-prosedur ini dapat saling memanggil dan dipanggil dari manapun dalam program dan dapat menggunakan parameter yang berbeda-beda untuk setiap pemanggilan. Setiap baris program akan dikerjakan secara urut dari atas ke bawah. Pemrograman beorientasi objek merupakan bahasa pemrograman yang mampu memanfaatkan objek-objek yang tersedia atau membuat suatu objek tertentu dengan menggunakan bahasa pemrograman. Relative lebih fleksibel dan mudah diadaptasikan terhadap perubahan suatu program. Pemrograman visual menggunakan bahasa visual yang memakai ekspresi visual (seperti grafik, gambar, atau ikon) dalam proses pemrograman. Bahasa ini bukan hanya dipakai oleh komputer, malah lebih tua dari komputer, misalnya Hieroglyphs (bahasa Mesir kuno). Bahasa ini kemudian diterapkan pada komputer dengan anggapan bahwa komputer dulu tidak bisa melakukan apa-apa.
5

Pemrograman tidak terstruktur : Pemrograman terstruktur : Pemrograman berorientasi objek : Pemrograman visual : 2.

Basic, Fortran. Pascal, C/C++. C++, SmallTalks, VB, Delphi.

Java

Berdasarkan Bentuknya Pemrograman prosedural mempunyai dua elemen dalam programnya, yaiatu data dan intruksi. Data adalah hal yang akan dimanipulasi oleh intruksi yang tersedia. Instruksinya pun disusun secara prosedur, dan mungkin juga memiliki percabangan (kondisi jika maka). Pemrograman fungsional adalah pemrograman dengan bahasa dimana ekspresi disusun atas fungsi panggilan (bukan pernyataan). Fungsi adalah perintah-perintah yang terkumpul menjadi satu dan dapat menghasilkan suatu nilai. Disebut bahasa pemrograman fungsional karena memang pada program seluruh kodenya berupa fungsi-fungsi. Bahasa pemrograman fungsional merupakan salah satu bahasa pemrograman yang memperlakukan proses komputasi sebagai evaluasi fungsi-fungsi matematika. Isi dari Program fungsional tidak mengandung pernyataan perintah. Pemrograman deklaratif mendeskripsikan suatu masalah dengan pernyataan daripada memecahkan masalah dengan implementasi algoritma Pemrograman prosedural : Cobol, Basic, Pascal, Fortran, dan C Pemrograman fungsional : Scheme, ML, Haskell Pemrograman deklaratif : Prolog Pemrograman berorientasi objek : Java Pemrograman prosedural sekaligus berorientasi objek : C++ 3. Berdasarkan Tujuan (Hasil) Pemrograman stand-alone Pemrograman client/server Pemrograman web : HTML, Script Pemrograman jaringan 4. Berdasarkan Cara penterjemahan Interpreter : Basica, Foxpro, Matlab. Compiler : Turbo Basic, Pascal, C/C++. Beda antara interpreter dan compiler adalah, Interpreter menerjemahkan instruksi per instruksi, oleh karena itu proses penerjemahannya lebih cepat dari pada compiler. Program tidak perlu ditulis secara lengkap. Bila terjadi kesalahan, maka dapat langsung dibetulkan secara interaktif. Sedangkan compiler akan menerjemahkan program yang telah ditulis lengkap secara keseluruhan. Jika terjadi kesalahan, maka kita harus membenarkan program terlebih dahulu bari proses kompilasi akan diulang kembali. Kompiler juga akan menghasilkan objek program, atau executable program yang bisa dijalankan pari prompt sistem. (http://aerputeh.blogspot.com/2010/01/generasi-dan-jenis-bahasa-pemrograman.html )

BAB III PEMBAHASAN


Bahasa pemrograman kerap sekali digunakan di berbagai bidang ilmu, salah satunya bidang ilmu sosial di mana bahasa pemrograman kerap sekali digunakan untuk membuat program yang dapat meringankan tugas-tugas sosial, diantaranya penghitungan cepat pada pemilu, menghitung jumlah kepadatan penduduk... namun yang lebih nyata dan sedang menjamurnya di masyarakat yaitu penggunaannya pada media jejaring sosial. PHP merupakan bahasa pemrograman terpopuler untuk membangun website. Hampir kebanyakan website dibangun menggunakan PHP, salah satu contoh karya besar PHP adalah website jejaring sosial terbesar di dunia yaitu Facebook.

3.1

Jejaring Sosial

Social networking adalah seni berhubungan dengan orang-orang yang memiliki minat atau ketertarikan yang sama. Jaringan adalah sebuah komunitas yang membantu membuat Anda tetap bersatu dengan orang lain dan menawarkan banyak manfaat. Jaringan melalui situs media sosial telah merevolusi cara menggunakan Internet dan berada di barisan depan dari apa yang sekarang disebut Web 2.0. Zaman sekarang sudah banyak sekali jejaring sosial yang telah terkenal dan telah digunakan oleh masyarakat di seluruh negara seperti facebook, twitter,myspace,google + dan lain-lain. Salah satu jejaring sosial yang terkenal yaitu facebook. (http://gicara.com/uncategorized/cara-facebook-bekerja.html#) Bahasa Pemrograman pada jejaring sosial ada bermacam-macam, bahasa pemrograman tersebut digunakan untuk mendapatkan atau menyediakan fitur-fitur atau aplikasi yang menarik dalam menggunakan suatu jejaring sosial. (quotes by pipit) Facebook adalah jejaring sosial. Banyak orang telah memiliki Facebook selama sekitar 6 tahunan, membuat Facebook sebagai jejaring sosial yang paling sering digunakan dengan lebih dari 350 juta pengguna di seluruh dunia. Tetapi bagaimana Facebook bekerja 1.Cara Kerja Facebook Front End Facebook menggunakan berbagai layanan, peralatan, dan bahasa pemrograman untuk membuat infrastruktur intinya. Di front end, server mereka menjalankan LAMP (Linux, Apache, MySQL, dan PHP) stack dengan memcache. 1. Linux & Apache Linux adalah sebuah komputer Unix seperti kernel sistem operasi. Ini open source, sangat dapat dikustomisasi, dan baik untuk keamanan. Dapat menjalankan sistem operasi Linux pada Apache HTTP Server. Apache juga bebas dan merupakan open source web server yang populer digunakan. 2. MySQL Untuk database, Facebook dapat menggunakan MySQL karena kecepatan dan kehandalan. MySQL digunakan terutama sebagai key-value store terdistribusi secara acak . Facebook telah mengembangkan skema partisi khusus di mana suatu ID global yang ditugaskan untuk semua data. Mereka juga memiliki skema pengarsipan kustom yang didasarkan pada seberapa sering dan data baru-baru ini pada basis per-user. Sebagian besar
7

data

bekerja.html#)

terdistribusi

secara

acak.

(http://gicara.com/uncategorized/cara-facebook-

3. PHP Facebook menggunakan PHP karena merupakan bahasa pemrograman web yang baik dengan dukungan luas dan komunitas pengembang yang aktif dan itu baik untuk iterasi yang cepat. PHP adalah bahasa pemorgraman yang memungkinkan para web developer untuk membuat aplikasi web yang dinamis dengan cepat. PHP merupakan singkatan dari PHP: Hypertext Preprocessor. PHP ditulis dan diperkenalkan pertama kali sekitar tahun 1994 oleh Rasmus Lerdorf melalui situsnya untuk mengetahui siapa saja yang telah mengakses ringkasan online-nya. (http://www.satriamultimedia.com/artikel_bahasa_pemrograman_php.html) PHP merupakan salah satu bahasa script yang terbilang baru dan tersedia secara bebas dan masih memungkinkan untuk dikembangkan lebih lanjut. PHP dapat diintegrasikan (embedded) ke dalam web server, atau dapat berperan sebagai program CGI yang terpisah. Karakteristik yang paling unggul dan paling kuat dalam PHP adalah lapisan integrasi database (database integration layer). Database yang didukung PHP adalah: Oracle, AdabasD, Sybase, FilePro, mSQL, Velocis, MySQL, Informix, Solid, dBase, ODBC, Unix dbm, dan PostgreSQL. Contoh script PHP sederhana terdapat pada Listing 1. PHP mendukung tipe-tipe berikut : angka floating-point, integer, string, array, dan object. Tipe variabel ditentukan oleh konteks variabel tersebut dan tidak ditentukan secara eksplisit oleh programmer. (www.willy.situshijau.co.id/downloads/pemrograman-phpmysql) 4. Memcache Memcache adalah cache memori sistem yang digunakan untuk mempercepat database-driven website dinamis (seperti Facebook) oleh data caching dan objek dalam RAM untuk mengurangi waktu untuk membaca. Memcache adalah bentuk utama Facebook tentang caching dan membantu meringankan beban database.
(http://gicara.com/uncategorized/cara-facebook-bekerja.html#)

2. Cara Kerja Facebook Back End Layanan backend Facebook yang ditulis dalam berbagai bahasa pemrograman yang berbeda termasuk C + +, Java, Python, dan Erlang. Filosofi mereka untuk pembentukan jasa adalah sebagai berikut: 1.Membuat layanan jika diperlukan 2.Membuat framework/toolset untuk penciptaan layanan lebih mudah 3. Gunakan bahasa pemrograman yang tepat untuk tugas (http://gicara.com/uncategorized/cara-facebook-bekerja.html#)

1. Thrift (protocol) Thrift adalah lightweight remote procedure call framework untuk scalable crosslanguage services development. Thrift mendukung C + +, PHP, Python, Perl, Java, Ruby, Erlang, dan lain-lain. Ini cepat, menghemat waktu pengembangan, dan menyediakan pembagian tenaga kerja bekerja pada server dengan performa tinggi dan aplikasi. 2. Scribe (log server) Scribe adalah server untuk menggabungkan data log streaming secara real-time dari server lainnya. Ini adalah scalable framework berguna untuk logging beragam data. 3. Cassandra (database) Cassandra adalah sistem manajemen database yang dirancang untuk menangani data dalam jumlah besar tersebar di banyak server. 4. HipHop for PHP HipHop for PHP adalah source code transformator untuk kode script PHP dan telah dibuat untuk menghemat sumber daya server. HipHop mengubah source code PHP ke C++ yang dioptimalkan. Setelah melakukan hal ini, menggunakan g + + untuk kompilasi untuk kode mesin. (http://gicara.com/uncategorized/cara-facebook-bekerja.html)
3.2 Turbo Pascal untuk Game

Turbo pascal juga dapat digunakan pada pembuatan game denagn tujuan pelatihan VGA programming, diantaranya adalah Super Mario Bros. (http://www.wieringsoftware.nl/mario/ )

3.3 Turbo Pascal dalam berbagai macam database Ibarat udara bagi kehidupan makhluk hidup di bumi ini, demikianlah peranan basis data dalam era informasi. Secanggih apapun suatu teknik atau bahasa pemograman, semuanya menjadi nothing , tanpa basis data terlibat di dalamnya. Basis data menjadi satu hal yang sangat penting dalam Information System Development Cycle (ISLC) atau Software Development Life Cycle (SDLC) dan Database System Development Life Cycle (DSDLC). Contoh penggunaan basis data secara real dalam organisasi antara lain dalam berbagai sistem
9

informasi. Misalnya sistem informasi pembelian, penjualan, persediaan, penggajian, rumah sakit, hotel, perbankan, dan masih banyak lagi. Selain itu basis data juga terdapat pada Enterprise Resource Planning (ERP) dari modul Sales hingga Human Resource. Kemudian basis data juga melekat dalam Social Network seperti facebook dan twitter. Dengan melihat contoh-contoh yang telah dipaparkan tersebut, maka terlihatlah peranan basis data dalam teknologi informasi khususnya dalam mendukung berbagai organisasi. Ada kata mutiara, tak kenal maka tak sayang. Hal ini berlaku juga pada basis data. Pertama kali kita mempelajari basis data dimulai dari pengenalan basis data. Di sana anda akan mengetahui apakah basis data itu dan bahasa seperti apa yang digunakan dalam basis data. Tahapan selanjutnya adalah Perancangan Basis Data (PBD), yakni suatu pembelajaran mengenai bagaimana merancang basis data dengan menggunakan DSDLC (Dari Database Planning, System Definition, Requirement Collection and Analysis, Database Design hingga Operational Maintenance, yang berjumlah 13 langkah). Setelah anda melewati tahapan tersebut, maka tibalah saatnya kita mengenal lebih jauh bagaimana basis data itu disimpan dan diatur dalam server melalui Manajemen Basis Data (MBD).Hal yang harus diperhatikan lagi yaitu sahabat sejati basis data yakni bahasa pemograman. Bahasa pemrograman sangat berkembang pesat. Dari jamannya berbasiskan DOS (Turbo Pascal sampai generasi XBase) hingga yang berbasiskan web (antara lain .Net dan Java). . ( http://omahku.com/?l=id&id=28) Salah satu contohnya adalah pemrograman basis data MySQL. Pemprograman Database MySQL dengan Bahasa Pascal Menggunakan Free Pascal Free Pascal Free Pascal merupakan salah satu varian dari bahasa Pascal, dimana sintaks bahasa free pascal kompatibel dengan Turbo Pascal 7.0. Jika kita membangun sebuah aplikasi dengan menggunakan Free Pascal terdapat beberapa keuntungan yang dapat kita rasakan, yaitu: 1. Memiliki IDE Pada beberapa system operasi, Free Pascal memiliki IDE tersendiri yang akan memudahkan kita dalam membangun program. Sebagai contoh adalah Free Pascal untuk versi DOS atau Win32 yang akan memiliki IDE yang hampir sama dengan IDE dari Turbo Pascal 7.0. 2. Dapat digunakan untuk mengelola database Free Pascal dapat digunakan untuk mengelola database PostqreSQL, MySQL, Oracel, Interbase dan ODBC 3. Smartlinking Free Pascal dapat melakukan smartlinking di mana pada saat proses linking terjadi, variable ataupun kode program yang tidak digunakan akan ditinggalkan atau tidak ikut dikompilasi sehingga file hasil kompilasi men-jadi lebih kecil. Variable ataupun kode program yang tidak digunakan akan diinformasikan kepada kita saat proses linking terjadi. 4. Kompatibel Free Pascal kompatibel dengan Turbo Pascal dan beberapa bagian dari Delphi. Proses kompilasi program cepat Saat melakukan kompilasi program, Free Pascal akan melakukannya dengan cepat dan menghasilkan minimal 2 buah file, yaitu file object dan file eksekusi. (http://sis.binus.ac.id/2012/03/20/the-databases-why-do-i-know-and-like-you /

BAB IV
10

PENUTUP
4.1 KESIMPULAN Berdasarkan pemaparan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa Bahasa pemrograman adalah teknik komunikasi standar untuk mengekspresikan instruksi kepada komputer. Layaknya bahasa manusia, setiap bahasa memiliki tata tulis dan aturan tertentu. Bahasa pemrograman memfasilitasi seorang programmer untuk secara spesifik apa yang akan dilakukan oleh komputer selanjutnya, bagaimana data tersebut disimpan dan dikirim, dan apa yang akan dilakukan apabila terjadi kondisi yang variatif. Bahasa pemrograman dapat diklasifikasikan menjadi tingkat rendah, menengah, dan tingkat tinggi. Pergeseran tingkat dari rendah menuju tinggi menunjukkan kedekatan terhadap bahasa manusia. Bahasa pemrograman kerap sekali digunakan di berbagai bidang ilmu, salah satunya bidang ilmu sosial di mana bahasa pemrograman kerap sekali digunakan untuk membuat program yang dapat meringankan tugas-tugas sosial, diantaranya penghitungan cepat pada pemilu, menghitung jumlah kepadatan penduduk... namun yang lebih nyata dan sedang menjamurnya di masyarakat yaitu penggunaannya pada media jejaring sosial. PHP merupakan bahasa pemrograman terpopuler untuk membangun website. Hampir kebanyakan website dibangun menggunakan PHP, salah satu contoh karya besar PHP adalah website jejaring sosial terbesar di dunia yaitu Facebook. Facebook menggunakan berbagai layanan, peralatan, dan bahasa pemrograman untuk membuat infrastruktur intinya. Di front end, server mereka menjalankan LAMP (Linux, Apache, MySQL, dan PHP) stack dengan memcache. Sedangkan Di Back end, Server menjalankan thrift ( protocol ), scribe ( log server ), cassandra ( database ), dan hiphop fot PHP. 4.2 SARAN

1. Di dalam makalah ini terdapat bahasa-bahasa pemrograman yang mengandung arti yang sulit. Oleh karena itu pembaca harus memahami dengan cermat dan teliti untuk mengetahui makalah ini dengan benar. 2. Diharapkan mahasiswa mau mempelajari dan mengembangkan bahasa pemograman untuk segala bidang sebab bahasa komputer pada zaman teknologi sekarang sangat diperlukan , maka Penulis berharap kepada pembaca (khususnya pemula), untuk sejak dini mempelajari dan mengembangkan bahasa pemrograman pada komputer.

11

DAFTAR PUSTAKA

http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_pemrograman http://www.membuatblog.web.id/2010/08/pengertian-bahasa-pemrograman.html http://archavesta.wordpress.com/2010/12/22/bahasa-pemrograman http://sis.binus.ac.id/2012/03/20/the-databases-why-do-i-know-and-like-you / http://omahku.com/?l=id&id=28 http://www.wieringsoftware.nl/mario/ http://gicara.com/uncategorized/cara-facebook-bekerja.html www.willy.situshijau.co.id/downloads/pemrograman-php-mysql http://www.satriamultimedia.com/artikel_bahasa_pemrograman_php.html http://aerputeh.blogspot.com/2010/01/generasi-dan-jenis-bahasa-pemrograman.html

12