Anda di halaman 1dari 17

Asam benzoat berdasarkan bukti-bukti penelitian menunjukkantoksisitas yang sangat rendah terhadap manusia dan hewan.

Pada manusia,dosis racun adalah 6 mg asam benzoat/kg berat badan melalui injeksi kulittetapi pamasukan melalui mulut sebanyak 5 sampai 10 mg/hari selamabeberapa hari tidak mempunyai efek negatif terhadap kesehatan.Asam benzoat sangat sedikit larut dalam air dingin tetapi larut dalamair panas, dimana ia akan mengkristal setelah didinginkan. B. Maksud dan Tujuan Percobaan

1.Maksud percobaanMengetahui dan memahami cara mensintesis senyawa asamkarboksilat dengan reaksi tertentu. 2.Tujuan percobaanUntuk membuat asam benzoat melalui oksidasi alkohol primer yaitubenzyl alkohol. C.Prinsip percobaan Penentuan sintesis asam benzoat dari benzyl alkohol berdasarkan reaksioksidasi dimana Na2CO3 dilarutkan dalam aquadest dan di tambahkan benzylalkohol dan KMNO4 sebagai oksidator kemudian di refluks. Apabila filtratberwarna merah jambu, di tambahkan NaHSO3 10 % dan di tambahkan HClpekat hingga asam. Setelah itu di saring dan dikeringkan lalu di timbang berapapersen rendamennya.

BAB IITINJAUAN PUSTAKA A. Teori Umum Asam benzoat (benzoid acid ) adalah suatu senyawa kimia dengan rumusC6H5COOH. Produk ini merupakan bahan kimia yang berupa asam organik padatberbentuk kristal putih, mudah terbakar, larut dalam alkohol, eter , mudahmenguap dan mudah meledak (www.chem-is-try.org).Asam benzoat adalah zat pengawet yang sering dipergunakan dalam saosdan sambal. Asam benzoat juga disebut sebagai senyawa antimikroba karenatujuan penggunaan zat pengawet ini dalam makanan untuk mencegahpertumbuhan khamir dan bakteri terutama untuk makanan yang telah dibuka darikemasannya(www.chemical.education.org).Jumlah maksimum asam benzoat yang boleh digunakan adalah 1000 ppmatau 1 gram per kg bahan (permankes No 722/Menkes/per/1X/1998). Pembatasanpenggunaan asam benzoat ini bertujuan agar tidak terjadi keracunan. Konsumsiyang berlebihan dari asam benzoat dalam suatu bahan makanan tidak dianjurkankarena jumlah zat pengawet yang masuk dalam tubuh bertambah semakin banyak dan seringnya mengkonsumsi(www.chem-is-try.org).Asam benzoat adalah pengawet makanan yang esensial atau sintetik yangdibuat berdasarkan beberapa reaksi kimia pada industri farmasi. Sebagai

pengawet makanan, asam benzoat ditambahkan sendiri atau dengan gramnatrium, kalium dan kalsium. Makanan asam seperti buah asam, minumanbersoda, minuman ringan dan acar memiliki asam benzoat dalam komposisinyaseperti cuka dan asam sitrat(http://id.scribd.com/pdf/95048371/Asambenzoat).Asam benzoat dproduksi secara komersial dengan oksidasi parsial tuluenadengan oksigen. Proses ini dikatalis oleh kobalt ataupun naftenat(http://id.scribd.com/pdf/95048371/Asambenzoat).Untuk semua metode sintesis, asam benzoat dapat dimurnikan denganrekristalisasi dari air, karena asam benzoat larut dengan baik dalam air panasnamun buruk dalam air dingin. Penghindaran menggunakan pelarut organik untuk rekristalisasi membuat eksperimen ini aman. Pelarut lain yang mungkinyakni asam asetat, benzena eter, eter petrolium dan campuran etanol dan air(http:www.scribd.com/sintesis+asam+benzoat/pdf).Pembuatan asam benzoat dalam skala laboratorium dapat dilakukandengan empat cara yaitu : dengan cara dihidrolisis menjadi asam benzoat daribenzaldehida, bromobenzena dan dari benzylalkohol. Dengan cara dihidrolisis,asam benzoat dibuat seperti nitril ataupun amida lainnya, benzitril danbenzoamida dapat dihidrolisis menjadi asam benzoat ataupun basakonjugatnyadalam keadaan asam maupun basa(http:www.scribd.com/sintesis+asam+benzoat/pdf).

Dari benzaldehida, asam benzoat dibuat dengan cara disproporsionasibenzaldehida yang di induksi oleh basa dalam reaksi cannizzaro akanmenghasilkan sejumlah asam benzoat dan benzil alkohol dalam jumlah yangsama banyak. Benzil alkohol kemudian dapat dipisahkan dari asam benzoat dengan destilasi. Asam benzoat dapat dibuat dari bromobenzena dimana bromobenzenadapat dirubah menjadi asam benzoat dengan karbonasi zat antara fenilmagnesium bromida.

Dari benzil alkohol asam benzoat dapat dibuat dengan cara benzil alkoholdapat di refluks dengan kalium permanganat ataupun oksidator lainnya dalam air.Campuran ini kemudian

disaring dalam keadaan panas untuk memisahkanmangan dioksida dan kemudian didinginkan untuk mendapatkan asam benzoat(http:www.scribd.com/sintesis+asam+benzoat/pdf)

Sejumlah besar jalur sintetik untuk mendapatkan asam benzoat dapatdikelompokkan dalam tiga tipe reaksi : a.Hidrolisis derivat asam karboksilat b.Reaksi oksidasi c.Reaksi Grignard Beberapa zat pengoksidasi yang khas untuk oksidasi adalah: a.Kalium permanganat basa : KMnO4+ OHb.HNO3pekat atau panas c.Asam kromat : H2CrO4(dibuat insitu dari CrO3atau Cr2O7dengan H2SO4dalam air) d.Kromium trioksida (CrO3) yang dikomplekskan dengan piridina ataudengan HCl B.Uraian Bahan 1.Aquadest ( Dirjen POM, 1979: 96 ) Nama resmi : AQUA DESTILLATA Nama lain : Aquadest, air sulingRumus molekul : H2O Berat molekul : 18,02 Rumus struktur : H- O- H Pemeriaan : Cairan jernih, tidak berwarna, tidak berbau,tidak mempunyai rasa. Penyimpanan : Dalam wadah tertutup rapat Kegunaan : Sebagai pelarut 2.Asam Benzoat ( Dirjen POM, 1979: 49 ) Nama resmi : ACIDUM BENZOICUM Nama lain : Asam benzoat Rumus molekul : C7H5COOH Berat molekul : 122,2 Rumus struktur :COOH

Pemeriaan : Hablur halus ringan, tidak berwarna, tidak berbau. Kelarutan : Larut dalam lebih kurang 350 bagian air ,dalam lebih kurang 3 bagian etanol (95 %) P,dalam bagian kloroform P dan dalam 3 bagianeter P.Titik lebur : 1210sampai 1240 Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik Kegunaan : Antiseptikum ekstern dan anti jamur 3.Asam Klorida ( Dirjen POM,1979: 53 ) Nama resmi : ACIDUM HYDROCHLORIDUM Nama lain : Asam kloridaRumus molekul : HClBerat molekul : 36,46 Rumus struktur : H Cl Pemeriaan : Cairan jernih, tidak berwarna, berasap, baumerangsang, jika diencerkan dengan 2 bagianair, asap dan bau hilang. Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik Kegunaan : Pemberi suasana asam 4.Benzil Alkohol ( Dirjen POM, 1979: 113 ) Nama resmi : BENZYLALCOHOLUM Nama lain : Benzil alkoholRumus molekul : C7H8O Berat molekul : 108,14 Rumus struktur CH2OH
:

Pemeriaan : Cair, tidak berwrna, hampir tidak berbau, rasatajam dan membakar. Kelarutan : Larut dalam 25 bagian air, dapat campurdengan etanol (95 %) Penyimpanan : Dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari api Kegunaan : Sebagai bahan baku yang akan dioksidasi olehKMnO4dalam sintesis Asam Benzoat. 5.Kalium Permanganat (Dijen Pom, 1979: 330-331 ) Nama resmi : KALII PERMANGANAS Nama lain : Kalium permanganat Rumus molekul : KMnO4

Berat molekul : 158,03

Pemeriaan : Hablur mengkilap, ungu tua atau hampir hitam,tidak bebrbau, rasa manis, atau sepat Klearutan : Larut dalam 16 bagian air, mudah larut dalamair mendidih. Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik Kegunaan : Sebagai oksidator 6.Natrium Bisulfit ( Dirjen Pom,1979: 709 ) Nama resmi : NATRII BISULFIT Nama lain : Natrium bisulfit Rumus molekul : NaHSO3 Berat molekul : 104,06 Pemeriaan : Hablur, putih kekunigan, bau belerangdioksida, tidak mantap di udara. Kelarutan : Mudah larut dalam air, sukar larut dalametanol (95 %) Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik Kegunaan : Sebagai penetral filtrat 7.Natrium Karbonat ( Dirjen POM,1979: 400) Nama resmi : NATRII CARBONAS Nama lain : Natrium karbonat Rumus molekul : Na2CO3
Berat molekul : 106 Pemeriaan : Hablur tidak berwarna, atau serbuk hablurputih Kelarutan : Mudah larut dalam air lebih mudah larut dalamair mendidih. Penyimpana : Dalam wadah tertutup rapat Kegunaan : Pemberi suasana basa C. Prosedur Kerja 1.Sebanyak 2 gram Na2CO3dilarutkan dalam 25 ml air dalam labu alas bulat. 2.Ke dalam campuran no. 1 ditambahkan 3 ml Benzyl Alkohol 5 gram KMnO4dan ditambahkan ke dalamnya batu didih. 3.Refluks selama 30 menit, saring cuci dengan air. Bila filtrat masih berwarnamerah jambu tambahkan NaHSO410 %.

4.Tambahkan HCl P hingga larutan asam, dinginkan dalam wadah berisi air es. 5.Asam Benzoat disaring, dikeringkan, ditimbang, lalu dikristalkan air panas. 6.Kristal ditentukan titik lebur dan perolehan kembalinya.

BAB III METODE KERJA A.Alat dan Bahan 1.AlatAdapun alat yang digunakan dalam percobaan ini, yaitu batu didih,corong, dinamo air, gelas arloji, gelas kimia (Merck), gelas ukur (Merck),kaki tiga, kawat kasa, kertas saring, kertas timbang, klem, kondensor bola,labu alas bulat, neraca analitik, oven, pembakar spiritus, selang kondensor,sendok tanduk, dan statif. 2.BahanBahan yang digunakan dalam percobaan ini yaitu aluminium foil,aquadest 25 ml, asam klorida 1-2 tetes, benzil alkohol 3 ml, es batu, kaliumpermanganat 5 gram, natrium bisulfit 10 %, natrium karbonat 2 gram dantissue. B.Cara Kerja 1.Disiapkan alat bahan yang akan digunakan. 2.Diambil 2 gram Na2CO3dan dilarutkan dengan aquadest 25 ml dalam labualas bulat.

3.Dimasukkan batu didih ke dalam labu untuk mengurangi letupan pada saatpemansan. 4.Ditambahkan 3 ml benzil alkohol dan 5 gram KMnO4 5.Direfluks 40 menit 6. Disaring filtratnya

7.Ditambahkan NaHSO310 %, apabila filtratnya berwarnah merah jambu 8.Ditambahkan HCl P 9.Didinginkan dengan es batu 10.Disaring dan dikeringkan lalu ditimbang 11.Direkristalisasi a.Kristal asam benzoat yang terbentuk dimasukkan ke dalam gelas kimia b.Ditambahkan 1/2 ml air panas dan dilarutkan c.Didinginkan dan disaring d.Ditimbang untuk selanjutnya dihitung persen (%) rendamennya.