Anda di halaman 1dari 3

Patofisiologi Sinusitis

Paparan allergen (debu, virus, bakteri, dll) Interaksi makrofag dan limfosit T Pengeluaran interleukin 4 Memicu limfosit B Produksi IgE spesifik Reaksi antigen-antibodi Mengelarkan mediator histamine Permeabilitas kapiler meningkat Transudasi Produksi secret meningkat hidung mampet Masuk kesinus Silia non-fungsional Sumbatan di ostium Transudasi Keluar cairan serous bersihan jln napas tak efekfit

Multifikasi bakteri Teriritasi Inflamasi Edema Keluar mediator histamin Permeabilitas kapiler meningkat vasodilatasi pembuluh darah Hiperemis Merangsang nosiceptor Cortex serebri Persepsi nyeri Nyeri Infeksi sistemik Fagositosis sel radang Prostaglandin Interleukin 1 Set point meningkat Demam gg. termoregulasi:hipertermi

DAFTAR PUSTAKA

Doenges, M. G. Rencana Asuhan Keperawatan, Edisi 3 EGC, Jakarta 2000 Lab. UPF Ilmu Penyakit Telinga, Hidung dan tenggorokan FK Unair, Pedoman diagnosis dan Terapi Rumah sakit Umum Daerah dr Soetom FK Unair, Surabaya Prasetyo B, Ilmu Penyakit THT, EGC Jakarta

Snell S, Ricard. Anatomi klinik edisi 3 diterjemahkan oleh Adji Darmana, Mulyani. Jakarta: EGC;1998. h. 113-4. Ellis H. Clinical anatomy. 11th ed. [CD-ROM] Massachusetts : Blackwell Publishing; 2006. h. 159-61. Soepardi EA, Iskandar N, Bashiruddin J, Restusti RD; editor. Buku ajar ilmu kesehatan telinga hidung tenggorok kepala dan leher. Edisi keenam. Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; 2007. Peter A. Hilger, M.D. Penyakit Hidung. BOIES Buku Ajar Penyakit THT. Edisi keenam. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta, 1997. Javed S, Umer N. Rhinitis Allergic [Online]. 27 Sep 2010 [Sitasi 14