Anda di halaman 1dari 8

Dekongestan

Dekongestan hidung
Bekerja merangsang reseptor pd otot polos vaskular vasokontriksi mukosa hidung dan mengurangi aliran darah pd daerah bengkak.

Dekongestan mata
Bekerja menimbulkan efek vasokontriksi, midriasis dan menurunkan tekanan mata

Dekongestan Hidung
Fenilpropanolamin HCl
- Struktur mirip efedrin - Aktivitas vasopresor sedikit lebih besar dari efedrin dengan efek rangsangan SSP dan toksisitas lebih rendah

Cont Dekongestan Hidung


Nafazolin HCl (Privin HCl)
-Turunan imidazolin

Tetrahidrozolin HCl
- Turunan imidazolin

-Bekerja pada reseptor pd otot polos vaskular dan efek vasokontriksi yg panjang 4-6jam

- Efek farmakologi sama dengan Nafazolin HCl

Struktur Kimia turunan Imidazolin

Cont Dekongestan Hidung


Tuaminoheptan sulfat, 2-aminoheptan
- Simptomemimetik amin alifatik sebagai vasokontriktor - Masa kerja lebih panjang dari epinefrin - Larutan 1% tuaminoheptan digunakan lokal atau inhalasi pd mukosa membran hidung

Dekongestan Mata
Dipivefrin HCl
- Hasil esterifikasi epinefrin dengan asam pivalat - Digunakan sebagai antihipotensi pada glaukoma - Berpenetrasi lebih cepat daripada epineprin karena sifat lipofilnya. Efek samping lebih rendah dibanding epineprin

Cont Dekongestan Mata


Fenilefrin HCl (Prefrin)
- Agonis reseptor yg digunakan sebagai vasopresor - Masa kerja 2 kali lebih panjang dari epinefrin - Digunakan sebagai senyawa midriatik untuk memperpanjang anestesi lokal - Efer rangsangan SSP kecil dan dapat digunakan sebagai dekongestan hidung

MIDRIATIK
Senyawa adrenomimetik dapat menyebabkan midriasis dengan cara menimbulkan kontraksi otot pelebar pupil mata
MIDRIATIK

Midriasis bekerja langsng pd reseptor

Midriasis bekerja tidak langsng

Epinefrin, fenilefrin

Metoksiamfetamin (bekerja dgn melepaskan norepinefrin)