Anda di halaman 1dari 13

REFARAT

RINITIS AKUT
OLEH : Meutia Putri 090610017 Preseptor: dr. H. Azwar Abdullah, Sp.THT-KL

BAB 1 PENDAHULUAN

Rinitis proses inflamasi yang terjadi pada membran mukosa hidung. Etiologi infeksi, alergi, ataupun iritasi. Gejala-gejala dari rinitis hidung berair (rhinorrhea), bersin-bersin (sneezing), hidung tersumbat (nasal congestion), dan gatal-gatal dihidung (itching). Berdasarkan perjalanan penyakitnya, rinitis dapat berlangsung akut maupun kronis.

Rinitis akut adalah radang akut mukosa nasi yang ditandai dengan gejala-gejala rhinorrhea, obstruksi nasi, bersin-bersin dan disertai gejala umum malaise dan suhu tubuh naik (febris). Penyakit ini seringkali ditemukan dalam kehidupan sehari-hari dan bersifat self-limiting disease.

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA


2.1 Pengertian Rinitis Akut pada mukosa hidung yang berlangsung

Radang

akut. Penyakit ini sering ditemukan dan merupakan manifestasi dari rinitis simpleks (common cold), influenza, beberapa penyakit eksantema (seperti morbili, varisela, pertusis), dan beberapa penyakit infeksi spesifik. Rinitis dapat juga timbul sebagai reaksi sekunder akibat iritasi lokal atau trauma.

2.2

Epidemiologi Rinitis Akut

Rinitis akut merupakan penyebab morbiditas yang signifikan walaupun sering dianggap sepele. Gejala rinitis secara signifikan mempengaruhi kualitas hidup pasien karena gejala-gejala sistemik yang menyertainya seperti fatigue, sakit kepala, dan gangguan kognitif. Ada tiga hal yang dapat mempengaruhi keadaan klinis dari pasien dengan rinitis akut, yaitu usia, jenis kelamin, dan variasi musim terjadinya penyakit tersebut.

2.3

Etiologi Rinitis Akut virus bakteri (Haemophylus influenza, Steptococcus, Pneumococcus, dan lainnya).

2.4 Faktor Predisposisi Rinitis Akut 1. Faktor luar (enviroment) 2. Faktor dalam

2.5

Patofisiologi Rinitis Akut Stadium permulaan rinitis akut vasokonstriksi yang diikuti vasodilatasi, udema, dan meningkatnya aktifitas kelenjar seromucinous dan goblet sel terjadi infiltrasi leukosit dan deskuamasi epitel. Sekret mula-mula encer dan jernih kemudian berubah kental dan lekat (mukoid) berwarna kuning mengandung nanah dan bakteri (mukopurulen). Toksin yang berbentuk terbentuk terserap dalam darah dan limfe, menimbulkan gejala-gejala umum. Pada stadium resolusi proliferasi sel epitel yang telah rusak dan mukosa menjadi normal kembali.

2.6 Klasifikasi Rinitis Akut Rinitis akut terdiri atas 3 tipe, yaitu: 1. Rinitis Virus a. Rinitis Simplek (Pilek, Selesma, Comman Cold, Coryza) b. Rinitis Influenza c. Rinitis Eksantematous 2. Rinitis Bakteri a. Infeksi Non-spesifik b. Rinitis Difteri 3. Rinitis Iritan

2.7 Manifestasi Klinis Rinitis Akut

Perjalanan klinis rinitis akut terbagi dalam 3 stadium, yaitu: a. Stadium prodromal b. Stadium akut c. Stadium Penyembuhan (resolusi)

2.8 Diagnosis Rinitis Akut gambaran klinis


Waktu dan gejala Rinitis Akut 12 hari (prodromal) Sindrome alergi Lama berminggu-minggu, bulan, tahun, semusim. Berulang-ulang: pagi sakit, siang sembuh, besoknya kumat lagi

Sifat sekret Gejala umum Alergen

Mengental sesudah 34 Encer terus hari Ada (panas, malaise) Tidak ada Tidak ada Ada (anamnesa, skin test)

2.9

Komplikasi Rinitis Akut Otitis media akut. Sinusitis paranasalis. Infeksi traktus respiratorius bagian bawah seperti laringo-trackeo- bronkitis, pneumonia.

2.10 Penatalaksanaan Rinitis Akut Self limiting disease Umumnya terapi yang diberikan lebih bersifat simptomatik, seperti analgetik, antipiretik, nasal dekongestan, dan antihistamin disertai dengan istirahat yang cukup. Terapi khusus bila terdapat komplikasi

2.11

Pencegahan Rinitis Akut menjaga tubuh selalu dalam keadaan sehat Istirahat yang cukup mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat olahraga yang teratur program imunisasi lengkap

2.12

Prognosis Rinitis Akut Rinitis akut merupakan self limiting disease umumnya sembuh dalam 710 hari. Tapi dapat lebih lama 3 minggu bila ada faringitis, laringitis atau komplikasi lain(3,8).

BAB 3 KESIMPULAN
Rinitis akut merupakan radang pada mukosa hidung yang berlangsung kurang dari 12 minggu, dapat disebabkan oleh virus, bakteri, maupun bahan iritan. Penyakit ini seringkali ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Gejala dari rinitis akut berupa hidung berair, bersin, hidung tersumbat, dan gatalgatal dihidung. Penyakit ini dapat didiagnosis berdasarkan manifestasi klinis yang muncul. Rinitis akut adalah penyakit yang dapat sembuh spontan sehingga terapi yang diberikan bersifat simptomatik. Terapi khusus tidak diperlukan kecuali bila terdapat komplikasi.