Anda di halaman 1dari 17

ANALISA DESAIN SISTEM INFORMASI

Jasa Pengiriman dan Logistik JNE

DISUSUN OLEH :
KELAS A35
1. ABRIANTO NUGRAHA

(1235010002)

2. HAMZAH ADI SURYA NUGRAHA

(1235010003)

3. DODIK HAFIIDH KURNIAWAN

(1235010006)

4. DWATRA APRIANDI

(1335210020)

5. YOGA RIYANTO

(1335210021)

SISTEM INFORMASI
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAWA
TIMUR
2014
BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang

PT. JNE didirikan pada tahun 1990 dan memulai kegiatan usahanya yang terpusat
pada penanganan kegiatan kepabeanan / import kiriman barang / dokumen serta
pengantarannya dari luar negeri ke Indonesia. Saat ini JNE yang didukung lebih dari 1000
karyawan dan tidak kurang dari 600 gerai yang tersebar luas di seluruh penjuru Indonesia,
melayani pengiriman cepat, lewat situs yang efektif dan efisien.

BAB II
INVESTIGASI
PT. JNE merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pengiriman dan logistik.

Kebutuhan Sistem

Fungsional
Pengiriman barang dan logistik
Nonfungsional
Technical requirement & Performance requirement
- Hardware:

CPU, MODEM, PRINTER

- Software :

Oracle : sebagai data base data


e-connote : aplikasi untuk pembuatan resi
Upload Data : Untuk mengupload barang-barang yang sudah
diambil kurir.
Toad for And Team viewer : software gateway jika terjadi
error dan mengirimkan kepusat.

Usability requirement
- User Interface
E-Connote

Upload Data

- Toad for And Team viewer

- Workflow

Security requirements
- Jika ada kerusakan cpu harus di bawa ke pusat
- Mencetak resi dalam 6 rangkap
- packing barang yang menggunakan asuransi
- Melakukan wajib pemeriksaan kiriman sesuai prosedur tertulis

BAB III
PEMODELAN KEBUTUHAN

Event Table
Event

Trigger Source

Use Case

Response Destination
Memberikan

1. Customer
ingin

Ongkos

mengecek

kirim

Melihat web /
Customer Bertanya
pada kasir

ongkos kirim

informasi
ongkos
kirim kota

Customer

asal dan
tujuan

2. Customer

Barang

mengirimkan

yg di

barang

kirim

3. Customer

yg di

barang

kirim

ingin
mengecek
status barang

Customer barang pd
kasir

Barang

kehilangan

4. Customer

Memberikan

Customer

Mendapat
resi dari
kasir

Menghubungi Mendapat
kantor pusat

Kasir

asuransi

Customer

Memberikan
Barang
yg di
kirim

Melihat web /
Customer Bertanya
pada kasir

informasi
status
barang yg di
kirim

Customer

Identifikasi Kebutuhan Thing


Identified noun

Notes on including noun as to thing to System

Shipping

Sebagai pengirim barang

Counter

Sebagai Pencatat data barang yang


akan dikirim

Barang

Sesuatu yang akan dikirim

Kurir

Sebagai media pengiriman barang

Biaya

Harga pengiriman sesuai kondisi

Kantor Pusat

Sebagai Pusat data system dan


informasi untuk perusahaan

Asuransi

Sebagai pengamanan terhadap


pengiriman

Receiver

Sebagai Penerima Barang

ERD

BAB IV
DATA FLOW DIAGRAM (DFD)

DFD LEVEL 2
PENCATATAN DATA
1
data pengirim
data penerima
PENGIRIM

data pengiriman

resi

1.1.1

COUNTER

PENCATATAN

data barang
resi

DFD LEVEL 2
PENGAMBILAN BARANG

barang
resi

COUNTER

barang

1.2.1

KANTOR PUSAT

resi

PENGAMBILAN

bukti pengambilan

bukti pengambilan

DFD LEVEL 2
PEMBAYARAN

barang
uang

PENGIRIM

biaya
1.3.1

data barang

TRANSAKSI

COUNTER

DFD LEVEL 2
PENGIRIMAN BARANG

barang
KANTOR PUSAT

resi

laporan penerimaan

1.4.1
PENGIRIMAN BARANG]

status barang

barang
resi
laporan penerimaan

KURIR

DFD LEVEL 2
PANDATANGANAN PENERIMAAN BARANG

barang
KURIR

barang
1.5.1
PENANDATANGANAN

laporan menerimaan

laporan menerimaan

PENERIMA

LAMPIRAN

BAB IV
KESIMPULAN

Pengembangan Sistem Informasi Pengiriman Jasa JNE yang akan kita tawarkan untuk
memberikan solusi terhadap masalah yang di hadapi PT. JNE dengan membangun
sebuah aplikasi yang dapat mempermudah PT JNE melakukan pencetakan resi jika
dalam keadaan listrik padam mendadak atau tanpa terikat di dalam counter melalui
aplikasi mobile. Memudahkan stakeholder untuk memantau pergerakan posisi barang
yang dikirim melalui teknologi GPS. Dengan pengintegrasian dengan GPS posisi
barang yang biasanya hanya bisa dipantau ketika sampai kota tertentu, tetapi dengan
aplikasi ini stakeholder bisa mengetahui posisi barang yang dikirim permenitnya dari
awal sampai akhir dan bisa mempermudah perusahaan untuk memantau kinerja kurir.