Anda di halaman 1dari 8

BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Ekologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara organisme-organisme hidup dengan lingkungannya. Ilmu lingkungan adalah ekologi yang menerapkan berbagai azaz dan konsepnya kepada masalah yang lebih luas, yang menyakut pula hubungan manusia dan lingkungannya. Ilmu lingkungan adalah ilmu ekologi terapan. Ilmu lingkungan ini mengintegrasikan berbagai ilmu yang berhubungan dengan timbal balik antara jasad hidup (termasuk manusia) dengan lingkungannya. Lingkungan terdiri atas banyak faktor yang bekerja secara bersama sebagai sistem. aktor tersebut adalah !rganisme bekerja sama dengan !", air, suhu, cahaya, udara, tanah, organisme lain, api, #!". $isini kami akan membahasa lebih lanjut tentang karbondioksida. %enya&a #!" adalah gas atmosfer yang terdiri dari satu atom karbon dan dua atom oksigen. 'arbondioksida adalah hasil dari pembakaran senya&a organic jika cukup jumlah oksigen yang ada. (uga dihasilkan oleh berbagai mikroorganisme dalam fermentasi dan dihembuskan oleh he&an. )umbuhan menyerap karbondioksida selama fotosintesis, memakai baik karbon maupun oksigen untuk membuat karbohidrat. *adir di atmosfer bumi dengan konsentrasi rendah dan bertindak sebagai gas rumah kaca. +dalah bagian utama dari siklus karbon. B. Tujuan +dapun tujuan yang ingin capai pada tulisan ini adalah ,. -engetahui pengertian karbondioksida ". -engetahui proses-proses terbentuknya gas #!" dan antisipasi terhadap bahaya yang ditimbulkan oleh gas karbondioksida tersebut .. -engetahui manfaat dan akibat yang ditimbulkan oleh gas #!"

-1-

BAB II PEMBAHASAN MASALAH A. Pengertian Karbondioksida ,. 'arbondioksida menurut ilmu kimia dan fisika 'arbondioksida adalah gas yang terdiri dari satu atom karbon dan dua atom oksigen. %truktur karbondioksida (#!" ) dapat digambarkan sebagai berikut /

-olekul karbondioksida terdiri dari dua ikatan rangkap dan mempunya bentuk linear. Ia tidak mempunyai dipolar elektrik. +pabila teroksida sepenuhnya, ia tidak aktif dan tidak mudah terbakar. karbondioksida dapat dibuat dari pembakaran bahan organic apabila cukup oksigen. 'abondioksida juga dihasilkan oleh mikroorganisme hasil dari proses peragian dan respirasi. 'arbondioksida dan oksigen dapat digunakan untuk menghasilkan karbohidrat. )umbuhan membebaskan !" ke atmosfer dan akhirnya digunakan untuk pernafasan oleh organisme heterotrofik. 'arbondioksida merupakan gas tak ber&arna, apabila dihirup pada dosis yang tinggi (akti0itas berbahaya disebabkan resiko sesak nafas), menghasikan rasa asam dalam mulut dan rasa menyengat di hidung dan tenggorokan. 'esan ini disebabkan oleh gas yang larut dalam selaput mucus dan air liur, membentuk larutan cair asam karbonik. 'epadatannya pada suhu "12# adalah ,,34 kg5m., sekitar ,,1 kali kepadatan udara. 'arbondioksida cair hanya terbentuk pada tekanan melebihi 1,, atm6 pada tekanan biasa ia bertukar antara bentuk gas dan padat secara langsung melalui proses yang dikenal sebagai sublimasi. +ir akan meresap karbondioksida sama banyak dengan isinya. %ekitar , 7 dari karbondioksida terlarut bertukar menjadi asam karbonik. +sam karbonik selanjutnya berpisah sebagiannya untuk membentuk bikarbonat dan ion karbonat.

-2-

". -enurut ilmu biologi 'arbondioksida adalah hasil penimbunan dalam organisme yang mendapat tenaga dari penguraian gula atau lemak dengan oksigen sebagai bagian dari metabolisme mereka, dalam proses yang dikenal sebagai pernapasan selular. Ini termasuk semua tumbuhan, he&an, kebanyakan fungi dan sebagian bakteri. $alam he&an tingkat tnggi, karbondioksida diangkut melalui darah (di mana kebanyakan dalam he&an berada dalam larutan) dari sel tubuh ke paru-paru di mana ia disngkirkan. 'andungan karbondioksida dalam udara segar adalah kurang dari , 7 atau sekitar .12 ppm, dalam udara dihembus keluar sekitar 8,1 7. +pabila dihirup dalam konsentrasi tinggi sekitar 1 7, akan beracun bagi manusia dan he&an. *emoglobin molekul utama dalam sel darah merah, dapat mengikat oksigen dan karbondioksida. (ika konsentrasi #!" terlalu tinggi, semua hemoglobin dipenuhi karbondioksida dan tidak mengangkut oksigen (&alaupun terdapat banyak oksigen di udara). +kibatnya orang yang berada di ruangan tertutup akan mengalami sesak nafas akibat pengumpulan karbondioksida, &alaupun kekurangan oksigen menimbulkan masalah. 'arbondioksida baik dalam bentuk gas atau padat, perlu dikendalikan dalam ka&asan yang mempunyai pengudaraan yang baik. #!" yang diba&a darah boleh didapati dalam berbagai bentuk. 4 7 dari #! " terdapat dalam plasma sebagai gas. "2 7 dari #! " terikat oleh hemoglobin. #!" yang terikat pada hemoglobin tidak bersaing dengan ikatan oksigen karena ia terikat oleh asam amino bukannya molekul heme. %isa 9" 7 dari padanya diba&a sebagai *#!.- bikarbonat yang merupakan ion penting dalam penga&alan p* organisme. 'adar bikarbonat dika&al apabila ia meningkat, kita bernafas semakin cepat untuk menyingkirkan karbondioksida yang berlebihan. 'adar karbondioksida5bikarbonat dalam darah memberi efek pada ketebalan kapiler darah. apabila ia tinggi, kapiler mengembang dan lebih banyak darah masuk dan memba&a bikarbonat berlebih ke paru-paru.

-3-

.. 'arbondioksida $alam 'ajian +norganik 'arbondioksida terdapat di atmosfer (.22 ppm), dalam gas-gas 0ulkanik dan dalam larutan super jenuh dari mata air tertentu. :as #!" dapat dihasilkan karena / a. ;embakaran karbon sempurna # < !" #!" b. c. d. %isa pernapasan makhluk hidup Letusan gunung berapi ;embakaran senya&a karbonat atau karena pengaruh asam *asil fermentasi #=*,"!=

%edangkan cara memproduksinya/

"#"*.!* < "#!"

;embakaran batu kapur #a#!. #a! < #!" $i laboratorium dapat dibuat dengan / *"#!. #!" < *"! k > =22 #a#!. < "*#l ? #a#l" < *"! < #!" )idak semua #!" yang larut dan tidak terdisosiasi berada sebagai * "#!.. bagian terbesar dari #!" yang larut hanyalah terhidrasi secara longgar laju pada saat #!" masuk dalam kesetimbangan dengan *"#!. dan hasil disosiasinya ketika mele&ati air adalah lambat. Ini menyebabkan dapat dibedakan antara * "#!. dan #!" (a@) yang terhidrasi longgar. B. Man aat Karbondioksida Aerperan dalam proses fotosintesis pada tumbuhan. $alam berfotosintesis tumbuhan menggunakan karbon dioksida dan air untuk menghasilkan gula dan oksigen yang diperlukan sebagai makanannya. ;ersamaan reaksinya adalah ,"*"! < =#!" < cahaya ? #=*,"!= (glukosa) <=!" < =*"! :lukosa dapat digunakan untuk membentuk senya&a organic lain seperti selulosa dan dapat pula digunakan sebagai bahan bakar. ;ada respirasi glukosa dan

-4-

senya&a lain akan bereaksi dengan oksigen untuk menghasilkan karbondioksida , air dan energi kimia. )umbuhan menangkap cahaya menggunakan pigmen yang disebut klorofil. ;igmen inilah yang memberi &arna hijau pada tumbuhan. 'lorofil mengandung organel yang disebut kloroplas yang menyerap cahaya yang akan digunakan dalam fotosintesis. -eskipun seluruh bagian tubuh tumbuhan yang ber&arna hijau mengandung kloroplas, namun sebagian besar energi dihasilkan di daun. $i dalam daun terdapat lapisan sel yang disebut mesofil yang mengandung setengah juta kloroplas setiap millimeter perseginya. #aranya akan mele&ati lapisan epidermis tanpa &arna dan transparan, menuju mesofil tempat terjadinya sebagian besar proses fotosintesis. ;ermukaan daun biasanya dilapisi oleh katikula dari lilin yang bersifat anti air untuk mencegah terjadinya penyerapan sinar matahari ataupun penguapan air yang berlebihan. 'arbondioksida cair dan padat (es kering) merupakan bahan pendingin penting, terutama dalam industri makanan, di mana ia digunakan saat pengangkutan dan penyimpanan es krim dan makanan beku yang lain. 'arbondioksida digunakan untuk membuat minuman ringan berkarbonat dan air soda. %ecara tradisi, karbonat dalam bir dan &ine berkilau dihasilkan dari fermentasi alami, tetapi sebagian pembuat menambah karbonat ke dalam minuman ini secara buatan. ;engembang yang digunakan untuk memasak menghasilkan karbondioksida menyebabkan adonan naik. ;engembang roti menghasilkan karbon dioksida melalui penapaian adonan, sementara pengembang kimia seperti baking po&der dan baking soda membebaskan karbondioksida apabila dipanaskan atau tercampur dalam asam. 'arbondioksida sering digunakan sebagai gas tekanan yang murah dan tidak mudah terbakar. 'arbondioksida dapat digunakan untuk memadamkan api, dan sebagian alat pemadam kebakaran (fire extinguisher), terutama dibuat bagi api listrik, mengandung cairan karbondioksida ba&ah tekanan. 'egunaan dalam industri mobil juga biasa &alaupun terdapat banyak bukti bah&a kimpalan menggunakan karbondioksida adalah

-5-

rapuh berbanding yang dilakukan dalam atmosfer-inert, dan kimpalan semakin lama semakin merosot akibat pembentukan asam karbonik. Ia digunakan sebagai gas pengimpalan karena ia lebih murah berbanding gas lain seperti argon atau helium. #airan karbondioksida adalah pelarut yang baik bagi kebanyakan zat organic. Ia mulai mendapat perhatian dalam pharmaceutical dan industri pemprosesan kimia yang lain sebagai pilihan kurang beracun berbanding pelarut tradisi lain seperti organokhloride. !. Karbondioksida Kaitann"a Dengan Lingkungan Dan Penanggulangan :as #!" merupakan salah satu partikel pencemar udara jika #! " berada di udara melebihi batas normal yang menurunkan kualitas udara sampai pada batas yang mengganggu kehidupan. :as #!" berasal dari pembakaran minyak, gas buang kendaraan, gunung meletus dan hasil pembakaran yang tidak sempurna dari mesin mobil dan mesin knalpot. +kibat dari gas #!" yang melebihi batas dapat menyebabkan / a. b. :angguan pernapasan -eningkatnya suhu bumi karena efek rumah kaca ;olutan yang berupa gas #!" akan mengembang di udara dan mempunyai sifat seperti kaca. %inar matahari yang jatuh ke bumi tidak akan dipantulkan oleh #!" yang mengembang tetapi diteruskan. %ebagai akibatnya suhu bumi makin meningkat. *al tersebut merupakan dampak jangka pendek, sedangkan dampak jangka panjangnya dapat mencairkan es di kutub sehingga permukaan air laut di seluruh permukaan bumi meningkat. ;eningkatan air laut akan mampu menenggelamkan pulau. +dapaun cara-cara untuk penanggulangan gas #!" ini adalah / a. -emperbanyak penanaman tumbuhan pelindung (reboisasi) b. -elengkapi cerobong asap pabrik dengan alat penyaring udara serta menambah tinggi cerobong c. -enggunakan bahan bakar murni untuk mengurangi sisa pembakaran gas #!" yang berlebihan

-6-

d. -engolah sampah organic menjadi pupuk secara biologis.

-7-

BAB III KESIMPULAN $ari uraian di atas dapat ditarik beberapa kesimpulan mengenai #!" yaitu antara lain / ,. (ika #!" berada pada batas normal, gas ini tidak dapat dianggap sebagai zat pencemar karena pada dasarnya tidak beracun ". #!" memiliki berbagai kegunaan antara lain sebagai bahan untuk memadamkan api, sebagai bahan pendingin dan lain-lain .. #!" sebagai komponen utama dalam berlangsungnya peristi&a fotosintesis jika ditinjau dari kaitannya denga biologi 8. (ika #!" digunakan melebihi batas normal mengakibatkan perubahan iklim, meningkatkan suhu rata-rata bumi (efek rumah kaca), menipisnya lapisan ozon, dan sebagainya

-8-