Anda di halaman 1dari 13

KAJIAN TEKNIS SISTEM PENYANGGAN FRICTION

ANCHORED ROCK BOLT PADA LUBANG BUKAAN


TAMBANG BAWAH TANAH DI I.O.Z PT. FREEPORT
INDONESIA COMPANY
PROPOSAL SKRIPSI
Oleh :
OYAN KRISTIAN
11.!.!1"1#TA
JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN
FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL
UNI$ERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL $ETERAN%
YOGYAKARTA
!!&
KAJIAN TEKNIS SISTEM PENYANGGAN FRICTION
ANCHORED ROCK BOLT PADA LUBANG BUKAAN
TAMBANG BAWAH TANAH DI I.O.Z PT. FREEPORT
INDONESIA COMPANY
PROPOSAL SKRIPSI
Oleh :
OYAN KRISTIAN
11.!.!1"1#TA
Menyetujui, Mengetahui,
Dosen Wali Dosen Pembimbing I,
Ir. Poerwoko Yulianto, MT Ir. Singgih Saptono, MT
NIP. ! "#! $%% NIP. ! "%& &#'
A. JUDUL SKRIPSI
KAJIAN TEKNIS SISTEM PENYANGGAN FRICTION ANCHORED
ROCK BOLT% PADA LUBANG BUKAAN TAMBANG BAWAH TANAH
DI I.O.Z PT. FREEPORT INDONESIA COMPANY
B. ALASAN PEMILIHAN JUDUL
Pa(a tahun)tahun terakhir ini penggunaan baut batuan telah meluas, mengikuti
perkembangan bi(ang Mekanika *atuan (an peningkatan pemakaian penguat
batuan lainnya (i (alam penggalian tambang bawah tanah sebagai alternati+ (ari
penyanggan tra(isionil.
Sistem ran,angan penguat batuan pa(a saat ini (i ha(apkan pa(a suatu
peningkatan permintaan untuk mengoptimasikan ran,angan tersebut (engan tetap
memperhatikan +aktor keamanan (an +aktor ekonomi.
Sistem penyanggan -.ri,tion /n,hore( 0o,k *olt1 merupakan sistem
penyangga baut batuan yang paling banyak mengalami perkembangan (alam teknik
penguatan batuan.
Sistem ini salah satunya (i terapkan oleh PT. .reeport In(onesia 2ompany, yaitu
pa(a tambang bawah tanah -Interme(iate 3re 4one1 5I346 (iantara berbagai
sistem penyanggan yang lain. Sistem ini biasanya (iterapkan pa(a bukaan 5(ri+t6
yang baru (ibuka.
Dari keterangan (iatas ju(ul ini (ipilih untuk mempelajari aspek keteknikan
(ari pemakaian sistem penyanggaan ini beserta pertimbangan)pertimbangan yang
terlibat (alam pemilihannya.
C. TUJUAN PENELITIAN
Tujuan utama (ari sistem penyanggaan batuan a(alah untuk membantu massa
batuan menyangga (irinya sen(iri. Penelitian ini bermaksu( untuk mengerti lebih
jauh tentang sistem penyanggaan baut batuan (engan ,ara pengikat geser 5.ri,tion
/n,hore( 0o,k *olt6, seperti ,ara kerja, parameter)parameter yang terlibat (alam
pemilihan penggunaannya (ari segi keteknikan serta sejauh mana kapasitasnya
(alam men,apai tujuan utama penyanggaan yang (iinginkan.
7al tersebut bisa (ilakukan setelah pengamatan (ilakukan (i lapangan (an
mengambil (ata)(ata yang (ibutuhkan untuk mempelajari se,ara terperin,i aspek)
aspek teknik yang (iperhitungkan (alam meto(e penyanggaan ini.
D. RUMUSAN MASALAH
". Mengetahui +aktor)+aktor yang mempengaruhi pemilihan suatu jenis
penyangga pa(a suatu tambang bawah tanah
8. Mengetahui sistem perkuatan batuan (engan menggunakan baut batuan serta
si+at)si+atnya.
!. Menentukan sejauh mana e+ek yang (iberikan oleh pemasangan baut terha(ap
tambahan kekuatan lubang bukaan (an ran,angan pemakaian yang
memberikan hasil maksimum.
E. METODOLOGI PENELITIAN
Di(alam melaksanakan penelitian permasalahan ini, penulis menggabungkan
antara teori (engan (ata)(ata lapangan,sehingga (ari ke(uanya (i(apat pen(ekatan
penyelesaian masalah.
/(apun urutan pekerjaan penelitian yaitu 9
". Stu(y literatur, brosur)brosur, laporan penelitian ter(ahulu (ari perusahaan.
8. Pengamatan langsung (i lapangan, (ilakukan (engan ,ara peninjauan lapangan
untuk melakukan pengamatan langsung terha(ap semua kegiatan (i (aerah yang
akan (iteliti
!. Pengambilan Data, (engan pengukuran langsung (i lapangan maupun penelitian
(i laboratorium.
&. /kuisisi Data
a. Pengelompokan (ata
b. :umlah (ata
,. ;ji realitas
'. Pengolahan (ata
#. /nalisis hasil Pengolahan (ata
<. =esimpulan
F. PENYELESAIAN MASALAH
1. D'(') Te*)+
Tujuan utama (ari suatu sistem penyanggaan batuan a(alah untuk
membantu massa batuan menyangga (irinya sen(iri.
7al ini (iperlukan pa(a saat batuan mempunyai ke,en(erungan untuk
mengalami keruntuhan karena perubahan tegangan (ari kea(aan aslinya sebagai
akibat (ari berbagai ma,am hal, misalnya penggalian bawah tanah. Penyanggan
ini a(a yang bersi+at sementara maupun permanen bergantung pa(a maksu( (an
tujuan (alam penggalian tersebut.
*aut batuan yang (ipergunakan sebagai penyangga akan merupakan
suatu bagian (ari masssa batuan, akan mempunyai +ungsi yang lain 5juga +ungsi
yang sama6 (ari misalnya penyangga kayu atau besi baja yang ti(ak merupakan
bagian (ari massa batuan tetapi (iluar massa batuan.
/(apun alasan mengapa baut batuan telah (igunakan se,ara meluas
sebagai penguat batuan , antara lain 9
) .leksibel, (apat (ipergunakan pa(a bentuk geometri yang ber>ariasi.
) ;mumnya mu(ah (igunakan
) 0elati+ murah
) Pemasangannnya (apat sepenuhnya (engan mekanisasi
) =erapatannnya 5:umlah baut batuan per skala luas6 (engan mu(ah (apat
(isesuaikan (engan kon(isi batuan lokal
) Dapat (ikombonasikan (engan sistem penyanggan yang lain seperti mes
kawat, beton tembok, (an selimut beton.
1.1 Je,+( B'-.
:enis baut batuan (ibe(akan ber(asarkan ,ara pengikatannya a(a
beberapa ma,am, yakni9
a.*aut batuan (engan ,ara pengikatan mekanis
b.*aut batuan (engan ,ara pengikatan yang menggunakan ?at kimia
,.*aut batuan (engan ,ara pengikatan @eser 5.ri,tion /n,hore(
0o,k *olt6
(.*aut kabel batuan.
Yang akan (ibahas (alam tulisan ini a(alah jenis baut batuan (engan
,ara pengikatan geser 5.ri,tion /n,hore( 0o,k *olt6.
*aut batuan (engan ,ara pengikatan geser merupakan baut batuan
yang paling banyak berkembang (alam teknik penguatan batuan.
Dua tipe baut batuan (engan pengikatan geser yang terse(ia , yaitu
-Split Set1 (an -SwelleA1.
Mekanisme pengikatan baut batuan (engan -Split Set1 timbul (ari
kekuatan geser (ari a(anya pepbebanan yang men(apat batas beban
maksimum (ari baut batuan saat baut batuan akan tergelin,ir. *aut
batuan (apat mengalami perpin(ahan yang besar
Mekanisme (ari pengikatan baut batuan (engan -SwelleA1 tergantung
(ari kekuatan geser (an (ikombinasikan (engan ikatan
mekanik.Pengikatan (ari -SwelleA1 (itimbulkan oleh kekuatan geser
pembebanan ikatan mekanikantara baut batuan (an batuan men,egah
lepasnya baut (ari batuan.
a. -Split Set1
T/*BC
Data Teknik .ri,tion /n,hore( 0o,k *olt ) Split Set
Diameter Pipa !% mm
*eban batas 5Yiel( loa(6 pipa -steel1 % kN
*eban ;ltimat 5;ltimate Coa(6 -steel1 "" kN
0egangan aAial ultimat -Steel1 "# D
*erat baut tanpa -+a,e plate1 ",$ kgEm
Panjang *aut ,% ) ! m
Diameter Cubang bor yang (ianjurkan !' ) !$ mm
b. -SwelleA1
T/*BC
Data Teknik .ri,tion /n,hore( 0o,k*olt F SwelleA
Diameter Pipa 8# mm
-Yiel( Coa(1 pipa baja "! kN
-;ltimate Coa(1 pipa baja "! kN
0egangan aAial ultimate, pipa baja " D
*erat baut, tanpa -+a,e Plate1 8 kgEm
Panjang =abel sesuai panjang yang (ibutuhkan
Diameter lubang bor yang (ianjurkan !' ! mm
1.. Pe)le,/0'1', Pe,-,2',/ 1'3' S+(.e4 B'-. B'.-',
*eberapa komponen yang (igunakan bersama)sama (engan baut
batuan, antara lain 9
a. -.a,e Plate1
Sebuah -+a,e Plate1 (iran,ang untuk men(istribusikan beban pa(a
kepala baut se,ara merata (isekitar batuan (isekelilingnya. ;ntuk
menjaga elastisitas (ari sistem baut batuan, maka pemilihan -+a,e plate1
merupakan hal yang sangat penting.
b. Mes kawat 5Wire mesh6
Dua jenis wire mesh yang umumnya (igunakan (engan kombinasi baut
batuan yakni -2hailink mesh1 (an -Wel( mesh1.
-2hailink mesh umumnya (igunakan pa(a permukaan utnuk men,egah
karyawan ,e(era (an kerusakan peralatan (ari lepasnya serpihan
pe,ahan batuan.
-Wel( mesh1 ter(iri atas kabel baj yang (iatur (engan pola segi empat
atau bujur sangkar (an (ipatri pa(a tiap titik perpotongannya. -Wel(
Mesh (igunakan untuk memperkuat beton tembok (an lebih kaku (ari
-2hailink Mesh1.
,. *eton Tembok 5Shot,rete6
*eton tembok biasa (ikombinasikan (engan bautbatuan (alam kon(isi
bawah tanah yang luas . Pa(a tambang bawah tanah beton tembok makin
sering (igunakn untuk memberikan (ukungan pa(a permukaan batuan
yang ter(apat (iantara baut batuan.
(. -0o,k Straps1 5tali pengikat batuan6
*iasanya (ibuat (engan besi baja berukuran tebal "E& in,i (engan lebar
sekitar & in,i (an berbagai ukuran ro,k starps lainnya (igunakan (imana
kon(isi batuan jelek (an sering terjaa(i batuan lepas pa(a sekitar ujung
baut batuan. ;ntuk menghalangi terja(inya keruntuhan jenis ini, baut
batuan (apat (ipergunakan bersama)sama (engan -Steel Straps1 untuk
men(ukung permukaaan batuan.
1. 5. F-,/(+ B'-. B'.-',
*aut batuan (ipan(ang sebagai suatu sistem penyangga yang mempunyai
8 misi klasik, yaitu 9
) Menyangga batuan yang potensial utnuk runtuh
) Menahan atau bahkan menghentikan perpin(ahan permukaan
lubang batuan
.ungsi yang berhubungan (engan ke(ua hal ini a(alah 9
". .ungsi Penahan 5Suspension6
8. .ungsi Penekan
!. .ungsi Penguat 50ein+or,ement6
1. 6. R',7',/', S+(.e4 Pe,8',//', De,/', B'-. 9'.-',
.aktor)+aktor yang mempengaruhi (alam pemilihan meto(e ran,angan
a(alah 9
0an,angan harus terus (ijalankan pa(a perio(e konstruksi (engan
menggunakan hasil pemantauan
Suatu pertimbangan .aktor ekonomi (an +aktor keselamatan harus
(ijaga pa(a saat pemilihan meto(e penguatan batuan yang akan
(igunakan.
Per,obaan teoritik harus (iimbangi (engan pengalaman (an
pertimbangan teknis.
.aktor yang mempengaruhi ran,angan ini a(alah 9
) Tujuan (ari penggalian
) Si+at (ari Penyanggaan G sementara atau permanen
) =eselamatan kerja
) @eometri penggalian
) :alan masuk yang terse(ia
) Teknik penggalian
) *atas (engan penggalian yang ber(ekatan
) =ea(aan tegangan in situ
) =ea(aan massa batuan
) =on(isi air tanah
) =emungkinan tipe pe,ahnya batuan
) Tekanan penggalian yang (iperlukan
) Waktu yang terse(ia tanpa penyangga
) Pengalaman)pengalaman sebelumnya
*aut batuan (engan sistem pengikatan @eser ti(ak (irekomen(asikan
untuk kon(isi sebagai berikut 9
) Pa(a sistem penyanggan permanen tanpa perlin(ungan korosi
) /(anya gerakan geser
-Split Set1 ti(ak (irekomen(asikan untuk kea(aan sebagai berikut 9
) Pa(a (aerah yang sempit (an tertekan
) Pa(a (iameter lubang bor yang sulit (ikontrol
) Pa(a batuan yang sangat terkekarkan
-SwelleA1 ti(ak (irekomen(asikan uuntuk kon(isi (aerah (imana a(a
(e+ormasi yang besar.
. D'.' Pe,3-0-,/
Yang (imaksu( (engan (ata pen(ukung a(alah (ata)(ata yang (apat
men(ukung (ata)(ata (ari lapangan guna menganalisa permasalahan yang a(a
untuk men,ari alternati+ penyelesaian masalah.
Data pen(ukung (apat (iambil antara lain (ari (ata hasil pengamatan
(i lapangan, laporan penelitian ter(ahulu (ari perusahaan, brosur))brosur (ari
perusahaan, (ata (ari instansi yang terkait (an (ari literatur)literatur.
5. A,'l+(+( Pe,8ele('+', M'('l'h
Permasalahan yang a(a (i lapangan selanjutnya (ipelajari (an (ikaji
ber(asarkan (ata yang a(a, baik (ata yang (ikumpulkan (ari hasil penyeli(ikan
maupun (ata penunjang (an (i(ukung berbagai teori yang menunjang
permasalahan tersebut, selanjutnya (i,arikan alternati+ penyelesaiannnya.
/(apun rin,ian (ari analisa penyelesaian masalh ran,angan teknis sistem
penyanggan baut batuan (engan pengikat geser a(alah sebagai berikut 9
". Tahap Persiapan
;ntuk (apat menentukan sistem penyanggan pa(a suatu lubang bukaan
tambang bawah tanah, maka perlu (ipelajari tentang +ungsiEtujuan (ari
(ibuatnya lubang bukaan tersebut, ukuran yang (iinginkan, (an bagaimana
bentuk lubang bukaan yang akan (ibuat serta akti>itas penggalian lain yang
ber(ekatan (engan lubang bukaan yang akan (ibuat.
8. Tahap Penyeli(ikan pen(ahuluan
Tahap penyeli(ikan pen(ahuluan (imaksu(kan untuk men(apatkan (eskripsi
umum (aerah yang akan (iseli(iki, meliputi pengambilan ,onto batuan
(engan pemboran, pen(ugaan geo+isika 5bila mungkin6, pengukuran tekanan
air, pengukuran permeabilitas (ari massa batuan (engan -Pie?ometer1.
!. Tahap Penyeli(ikan Terin,i
'. Pe,e,.-', P')'4e.e) 4'((' 9'.-', -,.-0 R',7',/',
Parameter yang (iperlukan untuk ran,angan sistem penyanggaan antara
lain a(alah bobot isi,mo(ulus elastik, koe+isien Poisson, kuat tekan
uniaksial, kuat geser, kohesi, su(ut geser (alam, tegangan in situ (an
beberapa parameter lain, seperti ke(u(ukan umum arah bi(ang kekar,
(ata spasi bi(ang kekar, kon(isi air tanah pa(a ke(alaman tertentu (an
0HD untuk tiap ke(alaman.
9. Pe,e,.-', R',7',/', Pe,8',//' Y',/ 3+1e)l-0',
Penentuan 0an,angan penyangga (apat (ilakukan melalui analisa
kemantapan struktural, analisis empirik maupun analisis numerik.
/nalisa yang akan (igunakan pa(a tulisan ini a(alah analisis
empirik.Setelah semua (ata yang (iperlukan (iperoleh maka (apat
(itentukan panjang maupun jumlah baut batuan yang (ibutuhkan untuk
perkuatan suatu lubang bukaan

G. JADWAL KEGIATAN PENELITIAN
!!&
N* Ke/+'.', J-,+ J-l+ A/-(.-(
1 5 6 1 5 6 1 5 6
" Stu(i Citeratur : : : : : : : : : : : :
8 3rientasi Capangan : :
! Pengambilan Data : : : :
& Pengolahan Data : : : :
' Penyusunan Dra+t : : : : :
H. RENCANA DAFTAR PUSTAKA
". *ieniawskiG 4T, -0o,k Me,hani,s Design in Mining an( Tunnelling1 The
Pensyl>ania ;ni>ersity. /. /. *alkema, *oston "%$&
8. *rown B.T. - 0o,k 2hara,teri?ation Testing an( Monitoring1, IS0M
Suggeste( Metho(1, Pergamon Press, 2opyright, "%$".
!. Irwan(y /ri+, Ma(e /stawa 0ai, -3rientasi sistem Penyanggaan Dengan *aut
*atuan 50o,k *olting (an Permasalahannya, Cembaga Pengab(ian
Masyarakat (an :urusan teknik Pertambangan IT*, *an(ung "%%8.
&. Ma(e /stawa 0ai,1 Mekanika *atuan1, Caboratorium @eoteknik Pusat /ntar
;ni>ersitas ) Ilmu 0ekayasa, Institut Teknologi *an(ung, "%$$
'. Stillborg *, -Pro+essional ;sers 7an(book +or 0o,k *olting1, Trans. Te,h.
Publi,ation, "%$#
I. RENCANA DAFTAR ISI
=/T/ PBN@/NT/0
0IN@=/S/N
D/.T/0 ISI
D/.T/0 C/MPI0/N
D/.T/0 @/M*/0
D/.T/0 T/*BC
*/*
I. PBND/7;C;/N
".". Catar *elakang
".8. Tujuan
".!. Permasalahan
".&. Meto(e Penelitian
".'. 7asil yang (iharapkan
II. TIN:/;/N ;M;M D/B0/7 PBNBCITI/N
8." Cokasi (an =esampaian (aerah
8.8 =ea(aan @eologi
8.8." Citologi
8.8.8 Struktur @eologi
8.! Iklim
8.& Tinjauan Singkat PT. .reeport In(onesia 2ompany
8.' Interme(iet 3re 4one 5I.3.46
III. TIN:/;/N TB=NIS SISTBM PBNY/N@@//N DBN@/N */;T
*/T;/N
!." ;mum
!."." .aktor Pemilihan *aut *atuan Sebagai Penyangga
!.8.8 .ungsi baut *atuan
!.8.! :enis *aut *atuan
!.8.& Syarat Pengikatan (engan *aut *atuan
!.8.' Perlengkapan Penunjang
!.8 *aut *atuan Dengan Pengikat @eser
!.8." Pemilihan *aut *atuan Dengan Pengikat @eser
!.8.8 *aut *atuan Pengikat @eser (engan -Split Set1
!.8.! *aut *atuan Pengikat @eser (engan -SwelleAI
!.8.& Pemasangan *aut *atuan
!.! Pemantauan 5Monitoring6
IJ. SISTBM PBNY/N@@//N DBN@/N */;T */T;/N P/D/
C;*/N@ *;=//N T/M*/N@ */W/7 T/N/7 I.3.4 PT.
.0BBP30T IND3NBSI/ 23MP/NY
&." Cokasi Pengamatan
&.8 Penjangkaran Dengan *aut *atuan
&.! =emampuan *aut *atuan
&.& Penilaian Penyanggaan *aut *atuan (engan -.ri,tion /n,hore(
0o,k *olt1
&.' :umlah *aut *atuan yang (i *utuhkan
J. PBM*/7/S/N
JI. =BSIMP;C/N D/N S/0/N
JI." =esimpulan
JI.8 Saran
D/.T/0 P;ST/=/
C/MPI0/N