Anda di halaman 1dari 16

WRAP UP SKENARIO II BMS 2

PROMOSI JABATAN







Kelompok : A7
Ketua : Bening Irhamna (NPM: 1102013057)
Sekertaris : Bilgis Biladi (NPM: 1102013059)
Anggota : Belladina Mayyasha Martadipura (NPM: 1102013055)
Bendit Setiawan (NPM: 1102013056)
Betari Texania Harsa (NPM: 1102013058)
Bimasena Arya Yudha (NPM: 1102013060)
Camelia F musaad (NPM: 1102013061)
Chyntia Monica (NPM: 1102013062)
Cindy Julia Amanda (NPM: 1102013063)
Cintya Ristimawarni (NPM: 1102013064)








FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS YARSI
JL. LETJEND SUPRAPTO, CEMPAKA PUTIH
JAKARTA 10510
TELP. 62.21.4244574 FAX. 62.21.4244574


1
LANGKAH 1

1) Skenario

Promosi Jabatan

Ibu Ani, 38 tahun dipromosikan sebagai manajer cabang dari kantor pusat sebuah
perusahaan multinasional. Perusahaan mewajibkannya untuk mengikuti General
Medical Check UP. Dari hasil pemeriksaan diketahui, secara umum kesehatan ibu Ani
baik kecuali nilai profil lipid darah yang berada diatas normal. Dokter menyarankan
agar Ibu Ani rajin berolah raga secara teratur, mengatur pola makan dan
mengkonsumsi makanan yang halal dan thoyibah.

2) Kata Sulit

GMCU: Pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.
Nilai profil lipid darah: Tes darah yang mengukur kolesterol total, gliserol dehida,
dan kolesterol HDL.

3) Pertanyaan sementara

1. Apa tujuan General Medical Check Up?
2. Apa saja syarat-syarat dan kriteria orang untuk mengikuti General Medical
Check Up?
3. Apa saja pemeriksaan yang dilakukan pada General Medical Check Up?
4. Apa saja yang menyebabkan meningkatnya profil lipid darah?
5. Apa saja jenis-jenis hasil dari pemeriksaan General Medical Check Up?
6. Apa dampak dari nilai profil lipid darah diatas normal?
7. Bagaimana cara mengetahui nilai profil lipid darah?
8. Apa saja prosedur General Medical Check Up?
9. Apa faktor yang dapat mencegah nilai profil lipid diatas normal?
10. Bagaimana saja faktor penanganan nilai profil lipid darah diatas normal?
11. Berapa batas normal dan abnormal profil lipid darah?
12. Apa hubungan pola makan dan gaya hidup terhdap nilai profil lipid darah?
13. Jenis-jenis General Medical Check Up?
14. Apa saja persyaratan makanan halal dan thoyibah?

4) Jawaban Sementara

1. Untuk mengetahui tingkat kesehatan seseorang secara menyeluruh agar bisa
melakukan tindakan preventif dini.

2. Syarat:

Disarankan untuk umur 25 tahun keatas
Puasa 8-10 jam sebelum pemeriksaan
Istirahat cukup dan tidur nyenyak sebelum pemeriksaan
Tidak ada kegiatan fisik sebelum pemeriksaaan

Kriteria:

2
Sebelum melakukan operasi
Diutamakan bagi orang yang sedang sakit dan beresiko penyakit
genetik
Yang ingin melakukan pernikahan
Persyaratan pekerjaan
Persyaratan asuransi
Perjalanan jauh


3. - Darah
- Urine
- EKG
- Xray
- Kolesterol
- CT Scan
- USG
- Sputum
- Feses
- Sperma

4. - Diet tidak sehat
- Pola hidup
- Pekerjaan
- lingkungan

5. - Darah:
Profil lipid darah
Hemoglobin
Asam urat
Glukosa
Alergi
- Urine:
Garam mineral
Kadar amonia
Racun
Kencing manis
- USG:
Abdomen
Urogenital

6. Meningkatnya resiko penyakit

7. Pemeriksaan darah

8. Idem (2)

9. - Pola hidup sehat

- Menghindari Overwork

3
- Diet yang Sehat

10. - Olahraga ringan
- Terapi
- Pemakain alat bantu

11. Skipped

12. Profil lipid darah naik maka diet atau pola hidup darah tidak sehat

13. Idem (3)

14. - Didapatkan dengan cara yang baik dan benar
- Tidak merugikan dan menjijikkan
- Menyembelih hewan dengan bismillah terlebih dahulu.


5) Hipotesa

General Medical Check Up adalah pemeriksaan secara menyeluruh yang meliputi
pemeriksaan laboratorium dan lain-lain. Dari General Medical Check Up kita
dapat mengetahui niali profil lipid darah yang meliputi nilai kolesterol total,
gliserol dehida, dan kolesterol HDL. Keadaan nilai lipid diatas normal diakibatkan
faktor gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat seperti diet tidak sehat, bekerja
terlalu banyak, dan lain-lain.

6) Sasaran Belajar

I. Memahami dan menjelaskan General Medical Check Up
a. Definisi General Medical Check Up
b. Tujuan General Medical Check Up
c. Mekanisme General Medical Check Up
d. Syarat General Medical Check Up
e. Klasifikasi General Medical Check Up
f. Prosedur General Medical Check Up

II. Memahami dan menjelaskan lipid
a. Struktur dan fungsi lipid
b. Metabolisme lipid
c. Jenis-jenis lipid
d. Profil lipid darah
e. Patologis

III. Memahami dan menjelaskan polahidup sehat
a. Makanan
b. Gaya hidup
c. Olahraga

IV. Memahami dan menjelaskan makanan yang halal dan thoyibah
a. Definisi halal dan thoyibah

4
b. Syarat halal dan thoyibah
c. Dalil tentang halal dan thoyibah
d. Faktor penyebab hipoksia

LANGKAH II

Belajar Mandiri


LANGKAH III

I. Memahami dan menjelaskan General Medical Check Up

a. Definisi General Medical Check Up
GMCU adalah pemeriksaan kesehatan secara keseluruhan yang bertujuan
untuk mengetahui status kesehatan pasien bukan untuk mendiagnosis
gejala atau mengobati penyakit. GMCU ini lebih memfokuskan pada
upaya pencegahan primer dan sekunder atau dengan kata lain bisa disebut
dengan pencegahan dini.

b. Tujuan General Medical Check Up
- Mengetahui status kesehatan, bukan untuk mendiagnosis gejala atau
mengobati penyakit
- Mengetahui penyakit sedini mungkin
- Mengatasi secepat mungkin
- Mencegah agar penyakit yang telah dideteksi secara dini tidak berlanjut

c. Mekanisme General Medical Check Up
Mendaftarkan diri ke klinik atau rumah sakit untuk mendapatkan jadwal
periksa. Pasien mendapat petunjuk untuk melakukan puasa 10-12 jam
sebelum pemeriksaan dan mendapat pot bersih untuk tinja dan dahak.



Pasien datang sesuai waktu yang sudah dijadwalkan, dan selagi hendak
diperiksa dilakukan daftar ulang.



Pasien diambil darah untuk permeriksaan lab. Darah yang diambil disebut
darah puasa.



Petugas memberi makanan dan minuman manis untuk diminum,
pengambilan darah akan dilakukan dua jam setelah pasien makan tersebut.
Darah yang diambil kali ini disebut darag dua jam post prandial.




5
Petugas mencatat data pribadi.



Dokter yang memeriksa melakukan anamnesis, dokter menanyakan keluhan
yang dikeluh saat ini, bagaimana pola hidup pasien, penyakit herediter, dan
kondisi umumnya.



Dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan pendukung.
Pemeriksaan fisik meliputi pemeriksaan tekanan darag, detak
jantung, denyut nadi, pemeriksaan pernafasan, kulit, abdomen, leher,
kelenjar getah bening, refleks syaraf, dan indeks massa tubuh.
Pemeriksaan pendukung meliputi pemeriksaan tes darah dan tes
urine untuk pemeriksaan lab.



Dilakukan wawancara terakhir. Dokter akan membahas hasil GMCU.
DOkter akan menyusun profil risikp dan memberi saran untuk
meningkatkan dan mempertahankan kesehatan sang pasien. Pemeriksaan
lebi lanjut akan dilakukan apabila ada kecurigaan penyakit.



Pasien akan menerima buku yang memuat hasil pemeriksaan (medical
report).

d. Syarat General Medical Check Up

a. Pada pemeriksaan darah:
Melakukan puasa selama 12-14 jam sebelum pemeriksaan
laboratorium (sampel darah dan urin diambil keesokan harinya
pukul 9-10 pagi)
Selama puasa tidak diperkenankan makan dan minum kecuali air
putih tanpa gula.
Hindari merokok dan makan permen karet karena akan
mempengaruhi hasil pemeriksaan.
Jangan berpuasa lebih dari 14 jam.
Jangan berolahraga atau melakukan aktivitas fisik yang berat sejak
12 jam sebelum pengambilan darah.
b. Pada pemeriksaan urin
Menampung urin minimal setengah dari wadah yang telah
disediakan.
Membuang sedikit urin yang keluar pertama kali dan sesaat
sebelum urin berhenti.
c. Pada pemeriksaan audiometri

6
Tidak berada di tempat bising 12 jam sebelum dilakukan
pemeriksaan.
Perserta harus menanggalkan anting dan aksesoris lainnya yang
mengandung unsur logam.
d. Pada pemeriksaan EKG
Sehari sebelum pemeriksaan tidak boleh melakukan olahraga
atau kerja berat.
Sehari sebelum pemeriksaan tidak meminum obat-obatan
kecuali ada perintah khusus dari dokter.
Tidur cukup semalam sebelum pemeriksaan.
Peserta tidak mengenakan dan membawa aksesoris atau alaat
komunikasi yang mengandung unsur logam.

Saran General Medical Check Up meliputi waktu untuk melakukannya,
yakni:
Sesuai dengan saran dokter.
Bila ada dugaan penyakit yang diturunkan (contoh: diabetes
melitus, hiperlipidemia, hipertensi).
Bila ada dugaan penyakit berpotensi menular (contoh: hepatitis B,
hepatitis C).
Bila sudah berusia 40 tahun, sesuai kebutuhan.

Yang biasanya mengikuti General Medical Check Up:
- Masyarakat umum
- Calon nasabah dari suatu perusahaan asuransi
- Calon karyawan suatu perusahaan
- Pemeriksaan berkala karyawan perusahaan.

e. Klasifikasi General Medical Check Up
Hematologi :
- Hematologi Rutin
- Hematologi Lengkap
- LED ( Laju Endap Darah)
- TIBC
- Ferritin
- Serum Iron
- Transferin
- Dll

Kimia (Lemak)
- LDL Cholesterol Direct
- HDL Cholesterol Direct
- Trigleserida
- Cholesterol Lengkap
- VDLDL
- sdLDL
- LP (a)
- APO (a)
- APO (b)

7

Kimia ( Faal Ginjal )
- Urea N
- Keratinin
- Asam Urat
- Kreatinin Clearance
- Cystatin C

Kimia ( Diabetes Melitus )
- Glukosa Darah Puasa
- Glukosa Darah 2 Jam PP
- Glukosa Darah Sewaktu
- Tes Toleransi Glukosa
- Insulin
- HbA1c
- C- Peptide

Feses
- Feses Lengkap
- Darah Samar

Urinalysis
- Urin Lengkap
- Protein Kuantitatif
- Glukosa / Reduksi
- Elektrolit
- Urea N keratinin
- dll

f. Prosedur General Medical Check Up
Medical checkup dapat dilakukan oleh internis atau dokter umum yang
berkualifikasi melakukannya. Prosedurnya dapat meliputi beberapa
langkah berikut:

1. Wawancara riwayat kesehatan. Dokter akan menanyakan kondisi
umum, penyakit dan operasi yang pernah Anda jalani atau obat-obatan
yang diambil. Dia juga menanyai gaya hidup Anda, seperti apakah Anda
merokok, pola makan Anda, apakah Anda teratur berolahraga dan lainnya.
Dia juga akan menanyakan apakah ada penyakit tertentu yang menurun di
keluarga Anda, seperti diabetes melitus, serangan jantung atau kanker.

2. Pemeriksaan fisik secara menyeluruh dan diagnosis lebih lanjut untuk
menentukan kesehatan umum, misalnya: pengukuran tekanan darah, detak
jantung, denyut nadi, pemeriksaan pernapasan, kulit, abdomen, leher,
kelenjar getah bening dan refleks saraf. Dengan cara ini dokter dapat
menemukan, misalnya, bila ada tanda-tanda penyakit paru obstruktif
kronik (PPOK) dan hipertensi. Dokter juga perlu mengukur tinggi dan
berat badan untuk menghitung indeks massa tubuh. Indeks masa tubuh di
atas normal meningkatkan risiko berbagai penyakit.

8
3. Pemeriksaan pendukung. Dokter akan merujuk Anda untuk
mendapatkan tes darah dan tes urin rutin di laboratorium. Pemeriksaan
darah dan urin terutama untuk mengidentifikasi kemungkinan gangguan
metabolik (misalnya diabetes melitus) atau penyakit ginjal. Untuk tujuan
ini, dokter perlu mengetahui tingkat glukosa darah dan lipid darah
(misalnya trigliserida dan kolesterol). Untuk mengukur tingkat kebugaran
dan kesehatan jantung Anda, dokter bisa meminta Anda mengikuti
pemeriksaan dengan threadmill.

4. Wawancara akhir. Dalam wawancara akhir, dokter membahas hasil-
hasil medical check up dengan Anda dan langkah-langkah berikutnya. Dia
akan menyusun profil risiko Anda untuk penyakit kardiovaskular dan
penyakit lainnya dan memberikan saran-saran untuk meningkatkan tingkat
kesehatan dan kebugaran Anda. Pemeriksaan lebih lanjut (mungkin oleh
dokter rujukan), misalnya pemeriksaan EKG untuk penyakit jantung,
hanya perlu dilakukan jika ada kecurigaan penyakit. Bila tingkat kesehatan
Anda secara umum baik, medical check up berikutnya bisa Anda lakukan
dua tahun kemudian.

II. Memahami dan menjelaskan lipid
a. Struktur dan fungsi lipid
1. Asam lemak, terdiri atas asam lemak jenuh dan asam lemak tak jenuh
Asam lemak merupakan asam monokarboksilat rantai panjang. Adapun
rumus umum dari asam lemak adalah:

CH
3
(CH
2
)
n
COOH atau C
n
H
2n+1
-COOH

Rentang ukuran dari asam lemak adalah C
12
sampai dengan C
24
. Ada dua
macam asam lemak yaitu:

1. Asam lemak jenuh (saturated fatty acid)
Asam lemak ini tidak memiliki ikatan rangkap

2. Asam lemak tak jenuh (unsaturated fatty acid)
Asam lemak ini memiliki satu atau lebih ikatan rangkap

2. Gliserida, terdiri atas gliserida netral dan fosfogliserida
a. Netral (Lemak Netral)
Gliserida netral adalah ester antara asam lemak dengan gliserol. Fungsi
dasar dari gliserida netral adalah sebagai simpanan energi (berupa lemak
atau minyak). Setiap gliserol mungkin berikatan dengan 1, 2 atau 3 asam
lemak yang tidak harus sama. Jika gliserol berikatan dengan 1 asam lemak
disebut monogliserida, jika berikatan dengan 2 asam lemak disebut
digliserida dan jika berikatan dengan 3 asam lemak dinamakan
trigliserida. Trigliserida merupakan cadangan energi penting dari sumber
lipid.

b. Fosfogliserida (Fosfolipid)
Lipid dapat mengandung gugus fosfat. Lemak termodifikasi ketika

9
fosfat mengganti salah satu rantai asam lemak.
Penggunaan fosfogliserida adalah:
1. Sebagai komponen penyusun membran sel
2. Sebagi agen emulsi

3. Lipid kompleks, terdiri atas lipoprotein dan glikolipid
Lipid kompleks adalah kombinasi antara lipid dengan molekul lain.
Contoh penting dari lipid kompleks adalah lipoprotein dan glikolipid.

Ada 4 klas mayor dari lipoprotein , yaitu:

1. Kilomikron
Kilomikron berfungsi sebagai alat transportasi trigliserid dari usus
ke jaringan lain, kecuali ginjal

2. VLDL (very low - density lypoproteins)
VLDL mengikat trigliserid di dalam hati dan mengangkutnya
menuju jaringan lemak

3. LDL (low - density lypoproteins)
LDL berperan mengangkut kolesterol ke jaringan perifer

4. HDL (high - density lypoproteins)
HDL mengikat kolesterol plasma dan mengangkut kolesterol ke
hati.

4. Non gliserida, terdiri atas sfingolipid, steroid dan malam
Lipid jenis ini tidak mengandung gliserol. Jadi asam lemak bergabung
dengan molekul-molekul non gliserol. Yang termasuk ke dalam jenis ini
adalah sfingolipid, steroid, kolesterol dan malam.

Fungsi Lipid:
- Sumber energi yang efesien baik langsung maupun yang disimpan di
jaringan adiposa
- Insulator panas dalam jaringan subketon, di sekeliling organ tertentu
- Insulator listrik yang memungkinkan perambatan depolarisasi pada
serabut saraf otak

b. Metabolisme lipid

Transportasi Lipid

- Pada Small Intestine (100 cm pertama dalam usus halus)








10
Garam Empedu, Lechitin, Kolesterol
Masuk dari pancreas bergabung bersama
Lemak dari lambung berfungsi untuk menurunkan tekanan air
sehingga lemak menjadi tercampur dengan air



Lemak dari Lambung

Small Intestine

Penambahan Lipase pancreas
Berguna untuk memecah lipid menjadi
lebih kecil.

- Pada Intestine

Setelah keluar dari small intestine, Monoacidgliserol
disintesis lagi menjadi Triacygliserol (TAG)




Intestine












Kilomikron adalah Lipoprotein pembawa TGA, protein dan Phospogycerol
Acid ke Lymph, masuk ke pembuluh darah bagian endotel, dan akhirnya
memasuki liver. Dari liver, dibawa lagi ke jaringan ekstrahepatik oleh
VLDL.

c. Jenis-jenis lipid
Lemak atau fat yang diserap dari makanan dan lipid yang disintesis oleh hati
dan jaringan adiposa harus diangkut ke berbagai jaringan dan organ untuk

Keluar dari small
intestine menjadi
Monoacidgliserol
dan FA
TGA + PROTEIN
+ PHOSPOGLYCEROL ACID Membentuk
Kilomikron
LYMPH
DARAH
LIVER
Diangkut okeh VLDL
Jaringan ekstrahepatik

11
digunakan atau disimpan.karena sifat lipid yaitu tidak larut dalam air masalah
cara pengangkutan lipid dalam plasma darah yang berbahan dasar air
dipecahkan dengan cara menggabungkan lipid nonpolar (triasilgliserol dan
ester kolesteril) dengan lipid amfiatik (fosfolipid dan kolesterol) serta protein
untuk menghasilkan lipoprotein yang dapat bercampur dengan darah .dan
selanjutnya dibawa oleh albumin keseluruh jaringan > jadi lipid diangkut
dalam plasma darah sebagai lipoprotein .selanjutnya lipoprotein dibagi
menjadi 4 kelas utama lipid yaitu:

1. Triasilgliserol
2. Fosfolipid
3. Kolesterol
4. Ester kolesteril

Serta sedikit asam lemak rantai panjanga tak ter esterifikasi (asam lemak
bebas berupa asam palmitat)

Selanjutnya terdapat empat kelompok utama lipoprotein dalam plasma yangg
telah diketahui:
Karena lemak kurang padat dari pada air , berat jenis (densitas) lipoprotein
menurun seiring dengan peningkatan proporsi lipid terhadap protein.keempat
kelompok lipoprotein tersebut adalah:

1. Kilomokron lipoprotein yang berasal dari penyerapan triasilgliserol dan lipid
pada usus
2. Lipoprotein yang berdensitas sangat rendah (very low density
lipoprotein).VLDL atau pra beta lipoprotein yang berasal dari hati dan
diekspor untuk triasilgliserol
3. Lipoprotein berdensitas rendah (low density lipoprotein).LDL yang
menggambarkan suatu tahap akhir metabolisme VLDL
4. Lipoprotei berdensitas tinggi (high density lipoprotein)atau HDL.yang
berperan dalam transpor kolesterol juga pada metabolisme VLDL dan
kilomikron.oleh karna itu triasil gliserol adalah lipid utama dalam kilomikron
dan VLDL.sedangkan kolesterol dan fosfolipid masing masing adalah lipid
utamapada LDL dan HDL.
d. Profil lipid darah
Pemeriksaan profil lipid dalam darah bertujuan untuk:
Mendeteksi adanya kelaianan profil dalam lemak darah mencakup;
Kolesterol-total, Kolesterol LDL, Kolesterol HDL, dan trigliserida.

1. Kolesterol total, merupakan jumlah total kandungan kolesterol darah.
Idealnya kolesterol berada pada angka <200 mg/dL atau <5,2 mmol/L.
2. Low- density lipoprotein (LDL), target yang ingin dicapai:
a. <70 mg/dL untuk individu yang memiliki penyakit
kardiovaskuler.
b. 100 mg/dL untuk pasien dengan resiko tinggi dan memiliki
beberapa faktor resiko terhadap munculnya penyakit.
c. <130 md/dL untuk individu yang beresiko rendah terkena
penyakit jantung koroner.

12
3. High- density lipoprotein (HDL), membantu membawa pergi LDL dari
aliran darah untuk disimpan dalam sel sebagai cadangan. Idealnya harus
diatas 40 mg/dL. Umumnya wanita memiliki level yang lebih tiggi
dibandingkan pria.
4. Trigliserida, level trigliserida yang tinggi menunjukan bahwa kalori yang
dibakar tidak sebanyak atau sebanding dengan asupan kalori ke dalam
tubuh. Makanan tinggi karbohidrat dapat menaikan level trigliserida.
Idealnya level trigliserida haruslah <150 mg/dL atau 17 mmol/L.
American Heart Association merekomendasikan level trigliserida untuk
kesehatan jantung optimal adalah 100 mg/dL atau 1,1 mmol/L.

e. Patologis
- Hiperkolesterolemia: dikarenakan kolesterol total tinggi dalam darah
- Hipertrigliseridemia: Kadar trigliseridemia tinggi dalam darah
- Jantung koroner: salah satu penyebabnya dikarenakan LDL <130
md/dL
- Ateroskeloris: LDL terlalu tinggi di dalam darah dapat terjadi
akumulasi endapan lemak atau plak dalam arteri sehingga aliran darah
menyempit.
- Pembesaran hati dan limfa: karena kadar trigliserida yang tinggi

III. Memahami dan menjelaskan polahidup sehat
a. Makanan
Makanan adalah sumber energy bagi tubuh agar fungsi semua organ tubuh
dapat berjalan dengan optimal pula makan yang sehat dapat menjadikan
tubuh kita sehat juga. Ada beberapa hal yang harus dipehatikan agar kita
mempunyai pola makan yang sehat yaitu:
a. Jumlah makanan yang kita konsumsi
Harus seimbang energi yang masuk dan keluar
b. Jenis makanan
Hendaknya mempunyai proporsi yang sama antara karbohidrat, protein,
dan lemak. Komposisi yang disarankan 55-65% karbohidrat, 10-15%
protein, 25-35% lemak.
c. Jadwal makanan
Bisa 5 6 kali makan sehari meliputi; Sarapan, snack, makan siang, snak
sore, makan malam, jika perlu snack malam. Semua ini dimakan dengan
porsi kecil.

Pengaruh makanan terhadap sintesis lemak:
Faktor herediter memiliki peranan paling besar dalam.menentukan kadar
kolesterol serum seseorang namun .makanan dan lingkungan juga berperan .
Dan dari makanan yg bermanfaat hannyalah menggunakan adam lemak tak
jenuh ganda dan tak jenuh tunggal sebagai pengganti lemak jenuh dalam
makanan .minnyak nabati adalah minyak yang mengandung asam lemak tak
jenuh ganda sedangkan minyak zaitin mengandung bannyak asam lemak tak
jenuh tunggal.namun dipihak lain .lemak dari hewani mengandung bannyak
asam lemak jenuh .diban8dingkan dengan karbohidrat lain sukrosa dan
fruktosa menimbulkan efek yang lebih besar dalam meningkatkan kadar lipid
darah terutama triaslgliserol.hal ini menggambarkan bahwa salah satu
mekanisme yang terlibat adalah penambahan jumlah reseptor LDL oleh asam

13
lemak tak jenuh ganda dan tak jenuh tunggal dibandingakan dengan asam
lemak jenuh sehingga terjadi peningkatan laju katabolim LDL.yaitu
lipoprotein aterogenil utama.selain itu asam lemak jenuh menyebabkan
terbentuknya partikel VLDL berukuran lebih kecil yang mengandung
kolesterol relatif lebih bannyak serta digunakan oleh jaringan ektrahepatim
secaa lebih lambat ketimbang partikel yang lebih beasr

b. Gaya hidup
Dapat dicapai selain dari pengaturan pola makan, kita harus mengatur:
1. Berat badan yang seimbang
2. Managemen stress
3. Cukup tidur
4. Hindari rokok
5. Hindari minuman berakohol
6. Hindari narkoba
7. Berolah raga teratur
8. Perbanyak olah tubuh selain waktu olah raga
9. Lakukan hubungan seksual yang sehat dengan suami/istri
10. Melakukan medical check up yang teratur
11. Berkonsultasi dengan dokter apabila mengalami gangguan kesehatan

c. Olahraga
Olahraga yang teratur akan memberikan manfaat bagi tubuh, antara lain:
1. Menurunkan tekanan darah tinggi
2. Meningkatkan HDL
3. Mencegah kencing manis
4. Menurunkan resiko kanker
5. Mengurangi stress dan depresi
6. Menambah kebugaran

IV. Memahami dan menjelaskan makanan yang halal dan thoyibah
a. Definisi halal dan thoyibah
Islam adalah agama yang paling sempurna di muka bumi. Seluruh aspek
kehidupan diatur oleh Islam. Sesuatu yang mungkin tidak diatur di agama-
agama lain di muka bumi, termasuk di dalamnya adalah masalah halal-
haram zat makanan yang kita konsumsi setiap hari. Pada prinsipnya
makanan yang yang kita konsumsi harus halalan thoyibah. Jadi, makanan
tersebut tidak hanya halal dalam arti tidak mengandung zat / jenis
makanan yang diharamkan oleh Allah SWT dan Rosululloh SAW. Akan
tetapi, makanan juga harus thoyib ( baik).

b. Syarat halal dan thoyibah
1. Suci, bukan najis
2. Aman, tidak ada mudharatnya
3. Tidak memabukkan
4. Disembeli sesuai dengan syariatnya
Menurut ilmu gizi syarat makanan yang thayyib adalah
1. Memenuhi kepuasan jiwa
a. Memberi rasa kenyang
b. Memenuhi kebutuhan naluri

14
c. Memenuhi kebutuhan social budaya
2. Memenuhi fisiologik
a. Memberikan tenaga energy
b. Mendukung pembentukan sel-sel baru untuk pertumbuhan
c. Mengatur metabolism zat-zat gizi dan keseimbangan cairan
serta asam-asam
d. Berfungsi dalam pertahanan tubuh.

c. Dalil tentang halal dan thoyibah

Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang
terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan;
Karena Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu. (Qs.
Al-Baqoroh: 168)

Maka makanlah rezeki yang halal lagi suci yang telah diberikan Allah
pada kamu (Qs An-Nahl: 114)

Sesungguhnya saad ibnu ubayyin mohon pada rasulullah SAW agar
didoakan kepada Allah supaya doaanya diterima, maka beliau bersabda
kepadanya : Perbaiki makanan, niscaya diterima doa-doamu:. (H.R.
Tabrawi)





























15
DAFTAR PUSTAKA



Djojodibroto, S. 2001. Selak beluk pemeriksaan kesehatan (Medical check up): Bagaimana
menyikapi hasilnya. Jakarta: Pustaka Populer Obor

Murray, Robbert. Granner, Daryl. Mayes, Peter. Rodwell, Victor. (2001) Hapers
biochemistry. Ed. 25/E. EGC. Jakarta.

http://droenska.com/rawat-jalan/general-check-up

http://roni-makalahlipid.blogspot.com/

http://www.artikata.com/arti-114971-medical+checkup.html

http://www.rssetiamitra.co.id/poliklinik_medical_chek_up.html

http://www.infonews.web.id/2012/12/cara-menghadapi-test-kesehatan-medical.html

http://www.mitrakeluarga.com/bekasibarat/seputar-medical-check-up/

http://www.rumahsakitmitrakemayoran.com/pola-makan-sehat-dan-gaya-hidup-yang-benar/

http://familiamedika.net/group-keluarga-kolesterol/pemeriksaan-profil-lemak-
darah.html#.UrGkaGQW1F8

http://majalahkesehatan.com/yang-perlu-anda-ketahui-mengenai-medical-checkup/
http://www.royalprogress.com/medical_service.php?id=2