Anda di halaman 1dari 5

TREPONEMA PALLIDUM

KELAS TERTINGGI
Eubacteria; Spirochaetes; Spirochaetes; Spirochaetales; Spirochaetaceae;
T reponema

Species
Treponema pallidum, T. pertenue, T. endemicum
DISKRIPSI
Treponema pallidum merupakan salah satu bakteri anggota filum Spirochaetae. Bakteri ini berbentuk
spiral. Terdapat empat subspesies yang sudah ditemukan, yaitu Treponema pallidum
pallidum, Treponema pallidum pertenue, Treponema pallidum carateum, dan Treponema pallidum
endemicum. Tulisan ini akan membahas Treponema pallidum pallidum yang merupakan
penyebab sifilis pada manusia.
Treponema pallidum pallidum merupakan bakteri yang motil (dapat bergerak), yang umumnya
menginfeksi melalui kontak seksual langsung, masuk ke dalam tubuh inang melalui celah di antara
sel epitel. Organisme ini juga dapat ditularkan kepada janin melalui jalur transplasental selama masamasa akhir kehamilan. Struktur tubuhnya yang berupa heliks memungkinkan Treponema pallidum
pallidum bergerak dengan pola gerakan yang khas untuk bergerak di dalam medium kental seperti lendir
(mucus). Dengan demikian organisme ini dapat mengakses sistem peredaran darah dan getah
bening inang melalui jaringan dan membran mucosa. Pada tanggal 17 Juli 1998, suatu jurnal melaporkan
[rujukan?]
sekuensi genom dari Treponema pallidum
. Treponema pallidum pallidum adalah bakteri yang
memiliki genom bakteri terkecil pada 1,14 juta pasangan basa (Mb) dan memiliki kemampuan
metabolisme yang terbatas, serta mampu untuk beradaptasi dengan berbagai macam jaringan
tubuh mamalia.

Masa inkubasi berselang mulai 10 hari sampai 4 bulan. Ciri perkembangan penyakit ini, mula-mula ditandai
dengan suatu jenis perlukaan, biasanya di kemaluan., pada stadium kedua timbul ruam menyeluruh di kulit dan
selaput lendir, masa terpendam atau latent yang lama timbul kelainan-kelainan di kulit, tulang, bagian tubuh,
sistem saraf pusat dan sistem peredaran darah.
Penyakit kelamin dapat disembuhkan, pengobatan sendiri berbahaya. Sifilis adalah penyakit kelamin yang
dapat ditularkan ibu kepada bayinya. Setiap wanita hamil harus diperiksa darahnya terhadap sifilis.
Petanda Sifilis :
1. Antibodi nontreponemal

Pemeriksaan ini ditegakkan sebagai skrining test terhadap adanya kemungkinan seseorang terinfeksi
sifilis.

Pemeriksaan ini pelaksaannya cukup sederhana, murah dan memberikan hasil yang cukup baik.

Antibodi ini disebut reagin yang dapat tersusun atas IgM maupun IgG, tidak mempunyai dampak
melindungi terhadap infeksi treponema.

Umumnya pemeriksaan ini menggunakan dasar cara flokulasi test seperti pada VDRL dan RPR.

Karena tidak spesifik maka dapat terjadi reaksi positif palsu.

2. Antibodi treponemal

Antibodi ini spesifik terhadap antigen Treponema yang merangsang pembentukannya.

Antibodi ini dapat tersusun dari kelas IgG atau IgM.

Merupakan pemeriksaan lanjutan terhadap hasil positif dari skrining test dan uji penegasan adanya
infeksi kuman Treponema Pallidum.

Metode pemeriksaan yang sering dilakukan untuk mendeteksi antibodi ini TPI, FTA-Abs, TPHA.

Test FTA-Abs menggunakan mikroskop fluorescen dan memiliki kepekaan yang cukup tinggi serta
spesifisitas yang cukup tinggi pula.

TPI berdasarkan pada penghentian gerak kuman treponema, test ini sangat mahal sehingga jarang
dilakukan.

TPHA menggunakan strain Treponema pallida dari Nichol yang dikonjugasi pada eritrosit domba,
reaksi postif berupa hemaglutinasi.

Treponema pallidum adalah bacteri gram negative yang berbentuk spiral. Bacteri ini yang menyebabkan
penyakit cronis pada manusia yaitu Syphilis.Syphilis adalah penyakit yang menular seksual tapi juga bias
ditularkan antara ibu dan janin dalam kandungan,hal ini disebut congenital syphilis. Syphilis pertama kali
ditemukan di eropa pada akhir abad 15. Strain t.pallida pertama kali di isolasi dari pasien neurosyphilitic
oleh bacteriologist jepang Hidyo Noguchi.
Meskipun pengobatan penyakit ini telah ada bertahun tahun yang lalu tetapi Syphilis tetapi merupakan
masalah kesehatan utama di dunia. WHO memperkirakan bahwa lebih dari 12 juta kasus barutiap
tahunnya. Dan juga masalah utama pada Negara Negara berkembang dimana kurangnya kesadaran
kesehatan dan kekurangan obat obatan. Syphilis juga menjadi masalah utama seperti penularan HIV.
T.Pallida adalah organisme penting sebab kemampuannya yang bias menyebabkan penyakit pada
manusia selain itu perlu penelitian lebih lanjut tentang bacteri ini. T.Pallida tidak bias dibiakkandi
laboratorium dan juga tidak bias diteliti dengan teknik lab convensional.

KLASIFIKASI

Divisio / Phylum
Classis
Ordo
Family
Genus
Spesies

: Procaryotae / Schizophyta
: Bacteria / Schizomycetes
: Spirochaetales
: Treponematoceae
: Treponema
: Treponema pallid

MORFOLOGI

a.
b.
c.

Bentuk : Spiral
Ukuran
: 5 12 m
Bersifat sulit diwarnai
Dapat diwarnai dengan cara Impregnasi perak,sehingga badan Treponema pallid dipertebal dengan
adanya endapan perak
Untuk sediaan langsung menggunakan mikroskop lapang pandang gelap (melihat gerak kuman)
Berkembang biak dengan cara binary fision ditengah badan kuman
Sebelum membelah diri,badan kuman membengkok di bagian tengah pada tempat putusnya badan
kuman
Mempunyai 3 macam gerakan :
Menggelombang (undulasi)
Seperti pembuka botol (cork-screy)
Maju mundur
Mikroskop electron => tampak dinding sel dan membrane sitoplasma terdapat beberapa filamen aksial
SIFAT BIAKAN
Treponema pallid strain Nichola dapat dibiakan secara invivo dengan cara inokulasi pada kelinci secara
intratesikuler
RESISTENSI

Cepat mati bila terkena oksigen di udara luar


Tidak tahan keadaan kering suhu 39
Mati dalam waktu 5 jam dan suhu 4C selama 2 jam
Mati dalam almari es dalam waktu 24 jam
Tidak tahan pada garam-garam arsen.bismuth dan mercury
Peka terhadap penicillin
Mati dengan sabun / desinfektan

SAMPEL

o Urine
o Nanah /pus
o Swab vagina
PATOGENITAS
Cara penularan : - direct infection -> 95% hubungan seks
- indirect infection -> handuk,pakaian dalam,dll

a)
b)

a)
b)

a)
b)
c)

Kuman dapat menembus selaput lender yang utuh / lewat luka dikulit
Pada penderita stadium I :
Berkembang biak di tempat masuknya dan menimbulkan ulcus dan perbesaran kelenjar limferegioner
Setelah berminggu-minggu stadium I ->II
Stadium II :
Berupa skin rash (bercak merah) diseluruh tubuh dan perbesaran kelenjar limfe
Stadium I->II stadium menular karena jumlahnya banyak
Stadium III :
Kerusakan jaringan ekotensif -> jaringan saraf pusat dan system kardiovaskuler
Stadium ini sukar ditemukan kumannya
Treponema pallida dapat menembus plasenta ibu hamil yang menderita syphilis (stadium II) -> bayi lahir
mati atau hidup ,tapi akan mengalami gangguan mental,buta-tuli,kerusakan gigi
SEJARAH

1) Tahun 1906,Wasserman menemukan antigen anty syphilis dikenal dengan reaksi Wasserman
2) Di Amerika,tahun 1940 penyakit syphilis dapat diatasi dengan penicillin
3) Sejak 1955,penderita syphilis meningkat ->bakteri resisten terhadap penicillin
NB:
Media penyubur kuman terponema pallid adalah KPD (Kaldu Pepton Darah)
gambar kuman terponema pallida pada mikroskop lapang pandang gelap

gambar

orang

yang

terinfeksi

prnyakit

syphilis