Anda di halaman 1dari 21

Disusun oleh:

Clarissa Nadya Arina


Ivan Arrianto
Putri Eva Damayanti

Sejarah INDOSIAR
Indosiar memulai siarannya dalam bentuk siaran percobaan

pada November1994.
Indosiar resmi mengudara pada 11 Januari1995.
Dalam siarannya, Indosiar banyak menekankan kebudayaan.
Bentuk logo Indosiar yang sangat mirip dengan bentuk logo
Television Broadcasts Limited.
Pada awal Mei 2013, Indosiar Karya Media resmi bergabung
dengan Surya Citra Media dan membuat stasiun televisi ini
dikendalikan oleh satu perusahaan media yang juga menguasai
SCTV.

Visi Misi
VISI
Menjadi stasiun televisi terkemuka dengan tayangan berkualitas yang
bersumber pada in-house production, kreativitas, dan sumber daya
manusia yang handal
MISI
Futuristic
Berorientasi maju dengan terobosan baru
Innovative
Menjadi trensetter dengan ide orisinil
Satisfactory
Mengutamakan kepuasan stakeholders
Humanity
Peduli terhadap lingkungan sekitar

Persiapan Downlink
Spesifikasi satelit yang digunakan

Gambar spesifikasi Satelit PALAPA D

Parameter yang diperlukan


Parameter parameter yang digunakan pada saat melakukan setting receiver

untuk downlink program acara meliputi frekuensi downlink satelit yang


digunakan, symbol rate, serta nilai Forward Error Correction (FEC) yang
digunakan.
Adapun parameter yang digunakan, yaitu :

Receiver Ericsson RX8200


Sebelum memasukkan parameter parameter pada receiver,

sebaiknya mengetahui fungsi dari tombol yang ada pada


receiver.
Receiver Ericsson RX8200 mempunyai tampilan panel depan
sebagai berikut:

Fungsi tombol pada


Panel Depan Receiver
STATUS LED

Status LED berfungsi untuk menunjukkan kondisi dari receiver


tersebut. LED akan berwarna hijau apabila receiver telah terkunci
pada frekuensi satelit tertentu.
Jika LED berwarna merah maka terdapat kesalahan pada sinyal input
atau receiver belum terkunci pada frekuensi satelit tertentu.
USB CONNECTOR
USB connector digunakan untuk perbaikan perangkat receiver.
CA SLOT
Conditional Access Slot, digunakan untuk downlink siaran yang
membutuhkan enkripsi.

Fungsi tombol pada


Panel Depan Receiver
LCD Display
Berfungsi untuk menampilkan status menu yang aktif pada receiver.
EDIT
Tombol Edit digunakan untuk merubah parameter yang ada di dalam menu.
SAVE
Tombol Save digunakan untuk menyimpan perubahan parameter yang dilakukan.
Navigation Button

Gambar Navigation Button


Berfungsi untuk mengakses menu menu yang terdapat pada perangkat receiver.
Terdapat empat buah tombol yaitu Up, Down, Left , dan Right. Tombol tombol ini
selain untuk mengakses menu juga dapat digunakan untuk memasukkan nilai
parameter.

Setting Receiver
Ericsson RX8200
Melakukan Patching

Patching dilakukan untuk memastikan perangkat receiver terhubung dengan


parabola satelit yang digunakan. Untuk downlink siaran Info Mudik Indosiar
menggunakan satelit PALAPA D dan receiver yang digunakan yaitu RC3
dan RC4.

Setting Receiver
Ericsson RX8200
Memasukkan Parameter :

Parameter parameter sebelumnya dapat dimasukkan pada sub


menu 3.2.2.2.

Untuk mengaksesnya tekan tombol down tiga kali hingga muncul

menu 3
tekan tombol right dan down bergantian sebanyak tiga kali hingga
masuk ke sub menu 3.2.2.2.

Setting Receiver
Ericsson RX8200
Memasukkan nilai frekuensi satelit yang digunakan.
Tekan tombol edit lalu masukkan nilai frekuensi
satelit menggunakan tombol up dan down.

Tekan tombol save untuk menyimpan perubahan


nilainya.

Setting Receiver
Ericsson RX8200
Memasukkan nilai symbol rate yang digunakan.
Untuk mengaksesnya tekan tombol down satu kali hingga

muncul sub menu 3.2.2.3.


Tekan tombol edit untuk memasukkan nilai symbol rate lalu
tekan save untuk mengakhiri.

Setting Receiver
Ericsson RX8200
Untuk nilai FEC berada pada sub menu 3.2.1.3
Tekan tombol left dan down.
Tekan tombol right satu kali dan tombol down tiga kali

hingga masuk ke sub menu 3.2.1.3.

Setting Receiver
Ericsson RX8200
Jika parameter-parameter yang sudah dimasukkan

benar maka LED pada receiver akan berubah menjadi


warna hijau, seperti berikut :

Setting Receiver
Ericsson RX8200
Status sinyal yang sudah di Locked juga dapat dilihat

melalui receiver pada sub menu 3.2.1.1.

Setting Receiver
Ericsson RX8200
Spectrum Analyzer juga dapat digunakan untuk :
Melihat bentuk gelombang dari sinyal yang sudah di-downlink.
Agar dapat terlihat pada spectrum analyzer nilai frekuensi

downlink yang digunakan terlebih dahulu dikurangi dengan


frekuensi local osilator dari LNB sebesar 5150 MHz yang
ditunjukkan sebagai berikut:
Frekuensidownlink

FrekuensiL band

= 4135 MHz
= F Local Oscillator (LO) LNB F
downlink
= 5150 MHz 4135 MHz
= 1015 MHz

Setting Receiver
Ericsson RX8200
Setelah didapatkan frekuensi L band dari frekuensi downlink, bentuk

gelombangnya dapat dilihat melalui spectrum analyzer dengan memasukkan


nilai L band tersebut.
Bentuk gelombangnya dapat dilihat pada gambar dibawah:

Hasil Tampilan Downlink


Hasil dari downlink ini tidak langsung disiarkan ke seluruh

pemirsa di Indonesia.
Hal ini dikarenakan konten video yang di-downlink belum
melalui proses editing pada ruang presentasi program.

Kendala Teknis
Kendala yang umum terjadi pada Proses Downlink

adalah Sinyal tidak dapat diterima pada satellite


receiver.
Solusi dari kendala yang terjadi adalah :
Perlu dilakukan pengecekan terhadap parameter yang
digunakan.
Jika tetap bermasalah, pengujian juga dilakukan
menggunakan receiver yang lainnya.
Kondisi cuaca juga mempengaruhi, apabila dalam
kondisi hujan sebaiknya sinyal yang dikirim dari lokasi
siaran diperbesar agar saat di-downlink mendapatkan
nilai lock margin yang besar.

Kesimpulan
Hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan proses

Downlink, yaitu Memasukkan Parameter-parameter yang harus


digunakan, seperti frekuensi downlink satelit, symbol rate, serta
nilai Forward Error Correction (FEC).
Untuk melihat bentuk gelombang di spectrum analyzer,
frekuensi downlink yang digunakan terlebih dahulu dikurangi
dengan frekuensi local osilator dari LNB sebesar 5150 MHz.
Hasil dari downlink ini tidak langsung disiarkan ke seluruh
pemirsa di Indonesia. karena konten video yang di-downlink
belum melalui proses editing pada ruang presentasi program.

TERIMA
KASIH