Anda di halaman 1dari 19

Desa/Kelurahan Tangguh Bencana

(Disaster Resilient Villages)


Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
Sosialisasi dan Peluncuran Program Pengembangan Desa Pesisir Tangguh (PDPT)
Jakarta , 15 Desember 2011

BENCANA INDONESIA
Country with the highest potential population
exposed to a tsunami (5,402,239 people at risk);
and landslides (197,372 people at risk);
Country with the 3rd highest potential population
exposed to earthquakes (11,056,806 people at risk);
and 6th for floods (1,101,507 people at risk). Per
year Indonesia reported around 400 earthquakes
with a magnitude of 5.0 or above and Indonesia
ranks 12th among 35 countries with relatively high
mortality risks from multiple hazards. with about
40 percent population living in hazard prone
areas.

Dampak
Kejadian Bencana

Penanggulangan Bencana (PB)


UU Penanggulangan
Bencana No 24 Tahun 2007

PP 21/2008 Penyelenggaraan PB
PP 22/2008 Pendanaan PB
PP 23/2008 Peran lemb.Intl & Asing
non Pemerintah dlm PB

Responsif - Pencegahan/PRB
Sektoral -- Multi-sektoral
Inisiatif Pemerintah- Tanggung
jawab bersama pemerintah
masyarakat dan swasta
Sentralisasi Desentralisasi
SISTEM MANAJEMEN PB ; Legislasi, Perencanaan,
Pendanaan,Kelembagaan,
Kapasitas
dan
Penyelenggaraan PB

Prabencana,
Saat Darurat Bencana
Pasca Bencana

Pemerintah/Pemda sebagai
penanggungjawab PB,bersama dengan
peran aktif masyarakat & lembaga usaha

Dasar : Sistem Nasional PB


LEGISLASI

PERENCANAAN

KELEMBAGAAN

PENINGKATAN KAPASITAS

PENYELENGGARAAN PB

Program Desa/Kel
Tangguh

PENDANAAN

PENGERTIAN DESA TANGGUH


Desa Tangguh Bencana adalah desa yang
memiliki kemampuan mandiri untuk
beradaptasi dan menghadapi potensi
ancaman bencana, serta memulihkan diri
dengan segera dari dampak-dampak
bencana yang merugikan.

Tujuan D/K Tangguh Bencana


Melindungi masyarakat yang tinggal di kawasan rawan
bahaya
Meningkatkan peran serta masyarakat dalam rangka
PB;
Meningkatkan kapasitas kelembagaan masyarakat dan
pemeliharaan kearifan lokal dalam PB;
Meningkatkan kapasitas pemerintah dalam
memberikan dukungan sumber daya dan teknis bagi
PB;
Meningkatkan kerjasama antara para pemangku
kepentingan dalam PB

Komponen Utama Desa Tangguh


Legislasi :Dari Sisnas PB > Perdes yang mengatur
PB/PRB di tingkat desa
Perencanaan: Rencana PB dan Kontinjensi Desa
Kelembagaan: Lembaga PB dan kelompok siaga
bencana desa
Pendanaan: Pemda Kab/Kota, masyarakat dan
swasta )
Pengembangan kapasitas: Kesiapsiagaan dan
Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas

Strategi D/K Tangguh Bencana


Pelibatan masyarakat terutama yang rentan secara fisik, ekonomi,
lingkungan, sosial
Penekanan khusus pada penggunaan sumber daya mandiri
Dukungan dalam bentuk komitmen kebijakan, sumber daya dan bantuan
teknis dari pemerintah desa
Peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan potensi
ancaman dan kerentanan
Pengurangan kerentanan masyarakat D/K dalam PB
Peningkatan kapasitas masyarakat untuk mengurangi dan beradaptasi
dengan risiko bencana
Penerapan keseluruhan rangkaian manajemen risiko mulai dari
identifikasi, pengkajian, penilaian, pencegahan, mitigasi, pengurangan
dan transfer risiko
Pemaduan upaya-upaya pengurangan risiko bencana ke dalam
pembangunan demi keberlanjutan ke dalam perencanaan program D/K

Sasaran
Masyarakat memiliki kemampuan untuk mengelola
risiko bencana secara efektif dan efisien
Masyarakat mampu berperan aktif dan menjadi
pelaku utama dalam PB
D/K memiliki kapasitas, kemampuan dan kemauan
untuk mengelola risiko bencana
PRB menjadi bagian terpadu dari pembangunan
Kearifan lokal dan kemajuan ilmu pengetahuan
dipadukan secara seimbang ke dalam upaya PB
Terjalinnya kerjasama antar sektor dan antar
pemangku kepentingan dalam upaya PB

PRINSIP DESA/KEL TANGGUH BENCANA


1. Berbasis Pengurangan Risiko Bencana
2. Berbasis Komunitas
3. Mobilisasi Sumber Daya Lokal
4. Otonomi dan Desentralisasi Pemerintahan
5. Pemberdayaan Masyarakat
Desa/Kelurahan
6. Pemaduan ke Dalam Pembangunan
7. Pembangunan Berkelanjutan
8. Lintas Sektor

KRITERIA PENETAPAN DESA TANGGUH


Pemilihan lokasi dengan mempertimbangkan 5
kriteria, yaitu:

Tingkat kemiskinan tinggi


Tingkat kerawanan bencana tinggi
Tingkat keterisolasian tinggi
Tingkat kepadapadatan penduduk tinggi
Tingkat kepemilikan/aksesibilitas terhadap
sumberdaya alam rendah

Proses Desa Tangguh


Identifikasi dua desa yang akan dipilih untuk
mengimplementasikan program DT
Temu pemangku kepentingan di Kabupaten, mis.
BPBD-SKPD terkait, Pemerintah Desa, LSM,
Organisasi Masyarakat lokal, media untuk membantu
sosialisasi, dll.
Pengembangan panduan dan protap-protap teknis di
tingkat Kabupaten
Pembentukan kelompok kerja DT di desa Implementasi program
Pendampingan teknis oleh BPBD Kabupaten

PELAKSANAAN
A. Kerangka Pikir Desa/Kelurahan Tangguh Bencana
B. Kriteria Umum, Parameter dan Indikator
C. Peran Pemerintah di Tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan
Desa/Kelurahan
D. Peran Pemangku Kepentingan Non-pemerintah dan Masyarakat
E. Pengkajian Ancaman, Kerentanan dan Kapasitas Desa/Kelurahan
F. Perencanaan PB dan Perencanaan Kontinjensi Desa/Kelurahan
G. Pembentukan Forum PRB Desa/Kelurahan
H. Peningkatan Kapasitas Warga dan Aparat dalam PB
I. Pemaduan PRB ke dalam Rencana Pembangunan Desa dan Legalisasi
J. Pemantauan, Evaluasi dan Pelaporan Program di tingkat Desa/Kelurahan
K. Strategi Keberlanjutan Program

Integrasi PRB dalam Musrenbang

Rakor
Pusat RKP

Penyusunan
RKPD Provinsi

Musrenbang
Nasional

Renja
K/L

Rapat Teknis
K/L-SKPD

Musrenbang
Provinsi

Penyusunan
Renja SKPD Prov

Forum SKPD
Provinsi

Musrenbang
Kab/Kota

Penyusunan Renja
SKPD Kab/Kota

Forum SKPD
Kabupaten/Kota

Musrenbang
Desa/Kelurahan

Renja
K/L

Paska Musren
Provinsi

RKPD

Renja
SKPD

Paska Musrenbang
Kab/Kota

RKPD

Renja
SKPD

Musrenbang
Kecamatan

PEMERINTAH DAERAH

Penyusunan
RKPD Kab/Kota

RKP

PEMERINTAH PUSAT

SEB MPPN/
Menkeu

Proses
penyusunan
RKP

Musyawarah Dusun,
Pokmas
B U L A N

JANUARI

FEBRUARI

MARET

APRIL

MEI

14

Langkah Pokok Desa Tangguh

Implementasi di Lapangan

Lain lain
Pendanaan APBN TA.2011 dan Rencana TA
2012 dengan Dekonsentrasi ke BPBD Provinsi
Tahun 2011 > 23 Propinsi (pemetaaan kondisi
kebencanaan di desa/kel terpilih
TA 2012 lanjutan fasilitasi kegiatan 2011 dan
pengembangannya ,status dana (*) dalam
proses

Tantangan dan .......


1. Rendahnya Pemahaman komunitas lokal dan Pemerintah
daerah dalam Penanggulangan Bencana (sistem)dan atau
PRB
2. Masyarakat desa masih kesulitan menerima hal baru dan
Keterkaitan dengan program pem. masyarakat desa/kel
3. Menjadikan program desa/kel tangguh berbasiskan PRB
berkelanjutan dimasa datang
4. Finaliasi Pedoman Penyelenggraan Desa/Kel ,Tangguh
5. Pengkoordinasi dengan K/L terkait program
pemberdayaan masyarakat di pedesaan
6. Pengkoordinasiaan dengan masyarakat internasional
terkait bantuan /donor program yang sama

MEDI HERLIANTO
Direktorat Pemberdayaan Masyarakat
Deputi Pencegahan dan Kesiapsiagaan,BNPB
Mobile: 0811666627
Email : herlianto_ces@yahoo.com

19