Anda di halaman 1dari 4

BAB II

KEADAAN UMUM LOKASI KULIAH KERJA NYATA


2.1.

Keadaan Umum Lokasi KKN

2.1.1. Luas Wilayah dan Batas Wilayah


Luas wilayah desa Besmarak adalah 138,5 ha/m2 yang terdiri dari luas pemukiman
10,640 ha/m2, dan perkebunan 130 ha/m2. Luas tersebut terdiri dari 5 Dusun, 10 RT, 5
RW dan secara administratif Desa Besmarak terletak di wilayah Kecamatan
Nekamese, Kabupaten Kupang dengan batas-batas wilayah sebagai berikut :
1. Utara

: Desa Oeletsala, Kecamatan Taebenu

2. Selatan

: Desa Oben, Kecamatam Nekamese

3. Timur

: Desa Oben, Kecamatan Nekamese

4. Barat

: Desa Tunfeu, Kecamatan Nekamese


Timur

Gambar 1.1. Peta Desa Besmarak


2.1.2. Kondisi Monografi Desa Besmarak
Jumlah penduduk Desa Besmarak 758 Jiwa, yang terbagi dalam 201 jumlah kepala
keluarga, tahun 2013 dengan perincian:
1. Laki-laki

: 404 jiwa

2. Perempuan

: 354 jiwa

Adapun data penduduk menurut beberapa jenis kategori :


a. Jumlah penduduk menurut pekerjaan/profesi/mata pencaharian
Tabel 1. Jumlah penduduk menurut pekerjaan/profesi/mata pencaharian
Mata Pencaharian
PNS/TNI/POLRI
Swasta
Pensiun
Pelajar
TKI
Petani
Karyawan
perusahaan

Jumlah
18
28
7
426
30
300
3

pemerintah
Sumber Data Sekunder
b. Jumlah penduduk menurut tingkat pendidikan
Tabel 2. Jumlah penduduk menurut Tingkat Pendidikan
Tingkat Pendidikan
Belum Sekolah
Tamat SD
Tamat SLTP
Tamat SLTA
Perguruan Tinggi
Sumber Data Sekunder

Jumlah
67
169
89
144
41

c. Jumlah penduduk menurut golongan Agama


Tabel 3. Jumlah penduduk menurut golongan agama
Agama
Kristen Protestan
Kristen Katolik
Islam
Hindu
Budha
JUMLAH
Sumber Data Sekunder

Jumlah
746
7
3
756

Keadaan tersebut di atas dapat bersifat tetap atau dapat pula mengalami
perubahan disebabkan adanya perpindahan penduduk, kelahiran ataupun
kematian penduduk.
d. Keadaan Perekonomian
Penduduk yang menghuni wilayah desa Besmarak sebagaian besar bermata
pencaharian sebagai petani dan bidang jasa lainnya. Penduduk setempat secara
2

umum cukup sadar akan tuntunan hidup sehingga mereka berusaha dengan cukup
maksimal memanfaatkan keadaan sumber daya alam yang ada. Ini dipengaruhi
oleh perilaku dan budaya setempat yang berada pada peralihan kota ke desa yang
memungkinkan informasi dapat diterima warga dengan baik, dan pola pikir
masyarakat yang lebih terbuka terhadap hal-hal baru yang inovatif dan dianggap
dapat menjamin kehidupan masyarakat, ditambah keadaan pemerintah yang
cukup mendukung pembangunan perekonomian masyarakat, yang dilihat dari
banyaknya program kerjasama dengan pihak luar dalam berbagai macam upaya
pengembangan desa.
Kebutuhan keseharian penduduk juga dapat dikelompokkan pada taraf baik.
Karena letak desa ini berada pada peralihan kota dan desa, akses listrik juga
cukup baik yakni 122 rumah mendapat listrik PLN, 35 lainnya listrik non PLN,
dan dengan jarak kurang lebih 4 Km ke ibukota kecamatan, kurang lebih 46 Km
ke ibukota kabupaten, dan kurang lebih 15 Km ke ibukota provinsi,
memungkinkan masyarakat mendapatkan akses informasi yang dinamis dan
tingkat pengetahuan masyarakat juga sudah baik, dilihat dari banyaknya
masyarakat yang mengayam pendidikan di ibukota provinsi.
Tabel 4. Jumlah Fasilitas Umum
Fasilitas Umum
Puskesmas pembantu (Polindes)
Posyandu
Bengkel (tambal ban)
Kios
Gereja katolik/protestan/adven/Kapela
PAUD
Sekolah Dasar
Sekolah Menengah Pertama
Sekolah Menengah Atas
Jumlah
Sumber Data Primer dan Sekunder

Jumlah
1
2
2
7
4
1
2
1
1
22

2.1.3. Keadaan Sosial Budaya


1. Bahasa
Mayoritas Penduduk di Desa Besmarak adalah dari suku Helong sehingga, Bahasa
yang sering digunakan untuk komunikasi masyarakat sehari-hari untuk
berkomunikasi selain bahasa Indonesia adalah bahasa Helong.
2. Pendidikan
3

Tingkat

Pendidikan

terbanyak

yaitu

tamat

SD/sederajat

diikuti

tamat

SMA/sederajat dan SMP/sederajat. Tamat S1 Berjumlah 9 orang dan Tamat S2


berjumlah 32 orang.

Sarana pendidikan yang ada di Desa Besmarak SDI

Besmarak, SD GMIT Biupu, SMP Negeri 2 Nekamese, SMAN 1 Nekamese


3. Agama
Masyarakat penduduk Desa Besmarak mayoritas memeluk agama Kristen
Protestan. Meskipun begitu. kehidupan agama sangat baik dengan adanya
kerukunan antara umat beragama yang saling menghormati dan menghargai
sesamanya menurut keyakinan dan kepercayaan masing-masing