Anda di halaman 1dari 3

Perencanaan Komunikasi

Part-1
Pertemuan Ke-4
PENGERTIAN
Dari pengalaman praktik-praktik komunikasi yg dilaksanakan sejak dekade 1970-an sampai
sekarang, akhirnya beberapa pakar berhasil membuat defenisi tentang perencanaan komunikasi,
di antaranya yakni :
1. Perencanaan komunikasi adalah proses pengalokasian sumber daya komunikasi untuk
mencapai tujuan organisasi (John Middleton,1978).
Sumber daya disini tidak hanya mencakup media massa dan KAP tapi jg aktivitas lain
yg dirancang untuk mengubah perilaku dan menciptakan keterampilan2 tertentu diantara
individu dan kelompok dalam menjalankan lingkup tugas yg dibebankan oleh
organisasinya.
2. Perencanaan Komunikasi ialah sebuah dokumen tertulis yg menggambarkan tentang apa
yang harus dilakukan yg berhubungan dgn komunikasi dlm pencapaian tujuan, dengan cara
apa dpt dilakukan sehingga tujuan dpt dicapai, kepda siapa program komunikasi itu
ditujukan, berapa lama waktunya dan bagaimana cara mengevaluasinya (Robin Mehall).
3. Perencanaan komunikasi adalah seni dan ilmu pengetahuan dalam mencapai target khalayak
dengan menggunakan saluran-saluran komunikasi pemasaran, misalnya : periklanan
( Wikipedia)
4. Perencanaan komunikasi adalah suatu usaha yg sistematis dan berkesinambungan dalam
mengorganisir aktivitas manusia terhadap upaya penggunaan sumber daya komunikasi
secara efisien guna merealisasikan kebijakan komunikasi (AMIC, 1982)
Dari keempat defenisi diatas dapat ditarik beberapa pokok pikiran yg ada didalam defenisi
perencanaan komunikasi, yakni:
Perencanaan komunikasi sebagai usaha yg disengaja.
Perencanaan komunikasi merupakan penerapan ilmu pengetahuan dan seni komunikasi.
Ia merupakan aktivitas manusia yg disusun secara sisitematis dan berkelanjutandari satu
proses ke proses yg lain.
Ia memiliki tujuan yg ingin dicapai.
Ia menggunakan unsur-unsur komunikasi yg mencakup sumber, pesan, media,target
sasaran dan effect.
TIPE PERENCANAAN KOMUNIKASI
Perencanaan Komunikasi pada dasarnya terbagi atas dua tipe, yakni:
Perencanaan Komunikasi Strategik ialah perencanaan komunikasi yg mengacu pada
kebijaksanaan komunikasi yang menetapkan alternatif dalam mencapai tujuan jangka
panjang serta menjadi kerangka dasar untuk perencanaan operasional jangka pendek.
Perencanaan komunikasi strategik mengacu pada undang-undang, peraturan pemerintah maupun
nilai-nilai dan budaya yg terdapat dalam masyarakat atau organisasi yg dijabarkan dalam bentuk
visi, misi dan tujuan yg ingin dicapai oleh sebuah negara, perusahaan ataupun organisasi
Jadi, perencanaan strategik adalah proses yang dilakukan suatu organisasi untuk menentukan
strategi atau arahan dalam mengambil keputusan untuk mengalokasikan sumber dayanya
termasuk modal dan sumber daya manusia untuk mencapai suatu tujuan.

Karateristik Perencanaan Strategik


Keputusan yg diambil berkaitan dengan situasi masa depan
Merupakan kegiatan manajemen puncak (top management) yg berlangsung terus
menerus.
Hasil proses pemikiran yg diangkat dari nilai-nilai, budaya, prosedur, struktur, teknis yg
dianut dalam lembaga tersebut.
Berpikir positif dan inspiratif
Memperhatikan rangkaian konsekuensi sebab akibat sepanjang waktu.
Mengidentifikasikan secara sistematis peluang dan ancaman yg akan terjadi di masa
yang akan datang.
Memperhatikaan rangkaian tindakan alternatif yang terbuka di masa yang akan datang.
Mempertemukan tujuan organisasi dengan tujuan masyarakat
Menjadi penuntun dalam bertindak
Merupakan proses penentuan visi, misi, tujuan, sasaran dan strategi pencapaian.
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa perencananaan komunikasi strategik mengacu pada
konsep dasar perencanaan jangka panjang yg dibuat dalam rentang waktu antara 10-25
tahun.
Oleh karenanya perencanaan komunikasi strategik selama jangka waktu tersebut harus mampu
menempatkan cita-cita yg dilandasi oleh filosofi dan nilai-nilai yg ada dalam
masyarakat.

Perencanaan Komunikasi Operasional adalah perencanaan yg memerlukan tindakan


dalam bentuk aktivitas yang dirancang untuk pencapaian tujuan.
Ada dua macam perencanaan operasional yakni :
Perencanaan infrastruktur komunikasi (hardware) atau biasa disebut perencanaan teknik
karena menyangkut pengadaaan alat-alat komunikasi.
Misalnya : Akan dibangun sebuah lembaga kehumasan yg dioperasikan secara profesional, maka
diperlukan sejumlah peralatan komunikasi, sprti :
Computer
Jaringan internet
Mesin Fax
Telepon
Kamera Foto & Video
Information Room
Alat perekam Suara
CCTV, Televisi & Radio
Oleh karenanya, perencanaan infrastruktur ini biasa disebut dengan perencanaan piranti keras
komunikasi.

Perencanaan program komunikasi adalah perencanaan yang mengarah pada knowledge


resource yg mencakup pengetahuan, keterampilan, struktur organisasi dan penyusunan
program tentang kegiatan komunikasi apa yg akan dilakukan.
Oleh karenanya, perencanaan program komunikasi ini biasanya disebut perencanaan
piranti lunak.
Dari perspektif komunikasi, John Middleton mengemukakan ada 4 pendekatan teori yg sgt
diperlukan dlm perencanaan komunikasi, yaitu :
Teori pembangunan : teori ini digunakan untuk menentukan tujuan dan sistem
komunikasi yg dikehendaki dalam pembangunan.
Teori Sosiologi : teori ini digunakan untuk memahami struktur masyarakat terutama yg
berkaitan dgn perubahan sikap & perilaku masyarakat scra sosio kultural

Teori Komunikasi : berkaitan dgn strategi komunikasi yg akan digunakan.


Teori Organisasi : dimanfaatkan untuk memahami bentuk kelembagaan baik yg
digunakan sbgai sarana penggerak program maupun sebgi target sasaran program.