Anda di halaman 1dari 28

BAB I

PENDAHULUAN

Dari tahun ke tahun tingkat pengangguran terus bertambah. Tingginya jumlah tingkat
pengangguran dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi negara. Di Indonesia sendiri
tergolong memiliki tingkat pengangguran tinnggi sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia
tak berjalan sempurna. Dewasa ini masyarakatlah yang seharusnya cerdas untuk
meminimalisasikan permasalahan pengangguran. Masyarakat seharusnya tak perlu terlalu
bergantung kepada orang lain dan terlalu sibuk mencari lapangan pekerjaan. Di era ini
diharapkan masyarakat membuat lapangan pekerjaan, maka dibutuhkan lah enterpreneur
dalam memerangi pengangguran dan tumbuh kemandirian.
Akhir akhir ini banyak lah pengusaha muda yang berlomba lomba berinovasi dan
mengenalkan produknya hingga ke luar negeri / melakukan eksport barang / jasa. Bisnis
memang sangat menjanjikan dan berguna untuk individu dan orang sekitarnya. Khususus di
bidang kuliner yang sangat terlihat sekali menjanjikan walau tak luput dengan persaingan
yang ketat pula.
Banyak bermunculan makanan pedas ber level entah itu mie, bakso, bahkan camilan.
Melihat bisnis kuliner yang menjanjikan itu penulis menangkap peluang bisnis walau sedikit
berbeda dengan trend makanan pedas saat ini. KUE LONTAR sekilas membayangkan kue
ini terbuat dari buah lontar atau buah siwalan, justru tidak ada kandungan buah sama sekali,
kue ini dari adonan tepung, telur dan kaya dengan susu. Kue lontar ini adalah makanan khas
dari Papua (daerah timur Indonesia) yang biasanya disajikan untuk menerima tamu
kehormatan. Adonan kue lontar ini dicetak menggunakan cetakan khusus, yaitu Piring Ikan.
Piring yang terbuat dari keramik biasanya dijadikan mahar untuk melamar wanita Papua. Kue
Lontar ini bisa disebut Pie Susu, Egg Tart dan Rhum Tart sesungguhnya Kue Lontar ini dari
bahasa Belanda rontart. Karena Papua merdeka lebih lama maka makanan Belanda pun
menjadi makanan khas orang Papua.
Kue lontar Omah Pie ini memiliki cita rasa yang manis, teksturnya lembut dan ada
crispy karena kulit kue ini. Kue ini kaya dengan telur dan susu sehingga terkandung gizi
dalam kue lontar ini. Kue lontar ala Omah Pie akan disajikan dengan varian rasa, yaitu
original, coklat, keju dan pandan. Harga yang dijual juga relatif murah dengan kepuasan
pemakannya.

Selain bertujuan untuk mendapatkan profit dan menyejahterakan pemilik usaha dan
masyarakat Omah Pie juga memiliki tujuan untuk mengenalkan makanan khas Papua
(Indonesia Timur) kepada seluruh masyarakat Indonesia hingga mancanegara. Mengingat
banyak makanan Indonesia yang sudah mulai di lupakan para generasi muda, mereka lebih
suka makanan western dibanding makanan negara asalnya.

BAB II
TUJUAN STUDI KELAYAKAN BISNIS

Tujuan dari dilakukannya studi kelayakan bisnis adalah untuk mengetahu apakah
sebuah proyek atau bisnis layak untuk dilaksanakan atau tidak, ditinjau dari aspek:
2.1 Aspek Pasar dan Pemasaran
1. Untuk mengetahui keadaan potensial pasar.
2. Untuk mengetahui keadaan persaingan.
3. Untuk mengetahui market share yang dapat dicapai.
4. Untuk mengetahui produk yang akan dihasilkan.
5. Untuk mengetahui saluran distribusi yang digunakan.
6. Untuk mengetahui strategi pemasaran yang digunakan.
2.2 Aspek Teknis dan Teknologi
1. Untuk mengetahui gambaran pendirian bisnis.
2. Untuk mengetahui rancangan produk.
3. Untuk mengetahui lokasi toko, memenuhi kebutuhan bahan baku, teknologi
dan proses produksi, layout toko dan peralatan dan perlengkapan yang
digunakan dalam aspek teknis dan teknologi serta kebutuhan tenaga kerja.
2.3 Aspek Sumber Daya Manusia
1.

Untuk

mengetahui

perencanaan,

organisasi,

kepemimpinan

dan

pengendalian sumber daya manusia untuk sasaran organnisasi dan


manajemen.
2. Untuk mengetahui penentuan langkah langkah kegiatan dalam jangka
panjang dan jangka pendek untuk tercapainya tujuan.
3. Untuk mengetahui identifikasi pekerjaan yang harus diselesaikan dan job
description.

4. Untuk mengetahui proses rekruitment.


5. Untuk mengetahui sistem penggajian tenaga kerja.
2.4 Aspek Keuangan
1. Taksiran penetapan harga produk.
2. Taksiran kebutuhan aktiva tetap.
3. Taksiran penyusutan aktiva tetap.
4. Taksiran kebutuhan modal kerja.
5. Taksiran kebutuhan investasi awal.
6. Taksiran penerimaan penjualan.
7. Taksiran pembiayaan tetap.
8. Taksiran biaya operasional.
9. Taksiran biaya operasi dan penjualan.
10. Taksiran keuntungan.
2.5 Aspek Analisis Dampak Lingkungan
Untuk mengetahui dampak lingkungan dari segi ekonomi, sosial dan
lingkungan yang ditimbulkan selama proses bisnis.

BAB III
PERMASALAHAN

Berdasarkan uraian yang telah dijelaskan di atas, maka dapat dirumuskan sebagai
berikut:
1. Apakah bisnis Omah Pie yang menawarkan produk Kue Lontar ini layak untuk
dilaksanakan dilihat dari aspek pasar?
2. Apakah bisnis Omah Pie yang menawarkan produk Kue Lontar ini layak untuk
dilaksanakan dilihat dari aspek teknis?
3. Apakah bisnis Omah Pie yang menawarkan produk Kue Lontar ini layak untuk
dilaksanakan dilihat dari aspek Sumber Daya Manusia?
4. Apakah bisnis Omah Pie yang menawarkan produk Kue Lontar ini layak untuk
dilaksanakan dilihat dari aspek keuangan?
5. Apakah bisnis Omah Pie yang menawarkan produk Kue Lontar ini layak untuk
dilaksanakan dilihat dari aspek Analisis Dampak Lingkungan?
Dengan demikian dapat diketahui apakah bisnis Kue Lontar dengan nama Omah Pie ini
layak untuk dijalankan dilihat dari lima (5) aspek yang ada.

BAB IV
GAMBARAN UMUM PROYEK

4.1 Nama Perusahaan


Nama perusahaan kami adalah Omah Pie dengan mengusung makanan khas
Indonesia timur yaitu kue lontar. Nama Omah Pie sendiri dipilih karena perusahaan kami
hanya memproduksi pie dengan banyak varian rasa. Pemilihan kata Omah yang berarti rumah
ini agar lebih terlihat unik.

4.2 Logo Perusahaan atau Merk

Dapat dilihat logo merk Omah Pie


didominasi oleh warna merah dan putih
seperti warna bendara sang merah putih
Indonesia. Mengingat visi, misi dan tujuan
perusahaan ini sendiri untuk tetap menjaga
makanan khas Indonesia khususnya kue
lontar asal dari Papua (Indonesia bagian
Timur). Pemilihan nama Omah Pie sendiri
dikarenakan produk yang dipilih adalah kue lontar yang banyak orang menyebutkan bahwa
kue lontra ini bernama pie susu jumbo.

4.3 Alamat
Alamat pertama Omah Pie berada di Jl. Sufelir no 12 Malang daerah Cengger Ayam
/ Sukarno Hatta dan Jl. Simpang Ijen 7A Malang (cafe eureka).

4.4 Pemilik
Pencetus ide bisnis ini sendiri adalah Erisa Riyanti K, tetapi bisnis ini di dirikan di
kelolah oleh Tsaqif, Erisa, Lois, Dana, dan Aulia. Pemodal terbesar dalam bisnis ini adalah
Tsaqif.
4.5 Jam Operasional
Offline (Toko):

Weekdays

(Senin Jumat)

: 09.00 19.00 wib

Weekend

(Sabtu Minggu)

: 09.00 19.00 wib

Online (Live Chat):


Weekdays

(Senin Jumat)

: 08.00 20.00 wib

Weekend

(Sabtu Minggu)

: 08.00 20.00 wib

4.6 Visi
Adapun visi dari Omah Pie, yaitu:
1. Meningkatkan nilai perusahaan.
2. Menjadikan makanan tradisional setara dengan makanan modern.
3. Menjaga makanan daerah.
4.7 Misi
Misi Omah Pie, yaitu:
1. Menyejahterakan pemilik, karyawan dan lingkungan sekitarnya.
2. Menciptakan produk berkualitas dengan harga terjangkau.
3. Menguasai segmen pasar tertentu.

BAB V
ANALISIS ASPEK STUDI KELAYAKAN BISNIS

5.1 Aspek Pasar dan Pemasaran


1. Deskripsi Produk
Kue Lontar adalah makanan khas Papua
khususnya Indonesia bagian Timur yang
biasanya digunakan untuk menjamu tamu
kehormatan, hidangan di hari besar, bahkan
untuk acara yang penting. Banyak keunikan
dari kue lontar ini yaitu pembuatan harus
menggunakan
digunakan

piring

untuk

ikan

mahar

yang
pria

bisa

melamar

wanitanya.
Melihat eksistensi makanan tradisional
semakin menurun menggugah kami untuk
memperkenalkan kembali. Justru penurunan eksistensi makanan traditional ini menjadi
tantangan bagi kami tetapi dengan keyakinan, ulet, kreativitas dan inovasi dapat menggugah
selera masyarakat terhadap kue lontar lagi.
Kami menawarkan kue lontar dengan varian rasa, yaitu:

Originalicious Pie

: Cake berbentuk bulat memiliki dua tekstur, crispy dan soft.

Tekstur renyahnya berada di pinggiran cake dengan rasa manis dan gurih sedangkan
tekstur lembutnya berada di tengah kaya dengan susu vanilla yang akan memanjakan

lidah kita.
Chocolicious Pie

: Cake berbentuk bulat memiliki dua tekstur, crispy dan soft.

Tekstur renyahnya berada di pinggiran cake dengan rasa manis dan gurih sedangkan
tekstur lembutnya berada di tengah kaya dengan susu coklat yang akan menjadi

moodbooster kita.
Cheesylicious Pie

: Cake berbentuk bulat memiliki dua tekstur, crispy dan soft.

Tekstur renyahnya berada di pinggiran cake dengan rasa manis dan gurih sedangkan
tekstur lembutnya berada di tengah kaya dengan susu vanilla yang akan memanjakan
lidah kita di tambah dengan taburan keju yang akan dioven bersamaan.

Pandanlicious Pie

: Cake berbentuk bulat memiliki dua tekstur, crispy dan soft.

Tekstur renyahnya berada di pinggiran cake dengan rasa manis dan gurih sedangkan
tekstur lembutnya berada di tengah kaya dengan susu vanilla yang akan memanjakan

lidah kita di tambah dengan daun pandan yang menguatkan aroma pandannya.
Custom Pie
: Cake berbentu bulat memiliki dua tekstur, crispy dan soft.
Tekstur renyahnya berada di pinggiran cake dengan rasa manis dan gurih sedangkan
tekstur lembutnya berada di tengah kaya dengan susu vanilla yang akan memanjakan
lidah kita dan penambah toping sesuai keinginan.

2. Calon Konsumen
Bidikkan konsumen Omah Pie adalah:
Siswa / Mahasiswa
Segmen ini tidak mungkin terlupakan karena bukan rahasia umum lagi jika di
usia muda saatnya bersenang senang menikmati hidup salah satunya dengan cara
berkuliner. Sudah terbukti banyak cafe yang dikunjungi siswa / mahasiswa akan
bertahan ramai. Siswa / mahasiswa akan sharing atau berbagi info kuliner.
Customer Cafe Eureka
Siapa yang tidak mengetahui Cafe Eureka di Malang? Cafe Eureka terkenal
karena adanya salah satu hidangannya yang terkenal dan ada toko kacamata murah
yang sangat booming di media sosial online. Cafe Eureka tak pernah sepi ini dapat
menjadi sasaran dalam memasarkan produk Omah Pie hanya dengan di drop
perharinya lalu melakukan konsinyasi.
Pemakai Media Sosial Online
Di era yang sangat modern ini banyak orang yang lebih suka dalam berbelanja
online sehingga dapat menguntungkan juga bagi kami. Hanya dengan beriklan di
media sosial seperti facebook, instagram, twitter, carousell dan yang lainnya dapat
menambah customer dan menjadi media pemasaran secara gratis.

3. Cakupan Pasar
1. Mahasiswa UM, karena kami berkuliah di UM maka untuk pemasarannya disini
sangat mudah

2. Masyarakat kota Malang, karena kami domisili di Malang sudah pasti cakupan
pasar kami di kota Malang.
3. Masyarakat luar kota Malang kawasan Jawa Timur, banyak ekspedisi yang dapat
mengantarkan paket bahkan paket makanan jadi dapat dijangkau hingga luar
kota Malang tetapi jika hanya kabupaten atau kota terdekat dapat dikirim kuriri
pribadi kami.
4. Analisis Pesaing
Untuk pesaing sendiri sebenarnya usaha ini masih jarang pesaingnya.
Hanya beberapa online shop yang menjadi pesaing kami itu pun hanya satu di
Malang dan yang lainnya di luar kota Malang. Untuk offline shop sendiri dapat
dipastikan tidak ada di wilayah Malang.

No
.

Uraian

Omah Pie

Harga Jual

Dibawah harga pesaing

2
3

Mutu Produk Berkualitas


Bervariasi dan terdapat
Variasi
pengembangan produk
Produk
baru

Perusahaan Pesaing di Kota Malang


Home Made
Snazzy Cake
Pie Me and
Lontar
Sister
Relatif (Rp
Relatif (Rp
65.000, 00 65.000, 00
Rp 80.000,
Rp 80.000,
00)
00
Berkualitas
Berkualitas
Bervariasi

Bervariasi
Kotak Mika
Besar, Kotak
Mika
Kecil,dan
Kemasan
Satuan
Instagram
dan
Facebook

Kemasan

Kardus, Kotak Mika


Besar, Kotak Mika
Satuan, Kantong
Plastik dan Kemasan
Satuan

Kegiatan
Promosi

Melalui Instagram,
Twitter, Facebook, dan
Carousell

Instagram

Omah Pie

Home Made
Pie Me and
Sister

Snazzy Cake
Lontar

Tidak ada

Tidak ada

Tidak ada

Tunai, Debit, Via Bank

Tunai

Tunai

6
7
8

Merk
Potongan
Penjualan
Bentuk
Pembayaran

Kotak Mika
Besar dan
Kotak Mika
Kecil

Pelayanan

10

Distribusi

11

Delivery
Order

Kepuasan konsumen,
menjalin hubungan
kekeluargaan dengan
konsumen offline
maupun online.
Booth, Toko, dan
Online Shop
Ada

Kepuasan
Konsumen

Kepuasan
Konsumen

Online Shop

Booth dan
Online Shop

Ada

Ada

5. Saluran Distribusi
Saluran distribusi yang kami gunakan ada 2 macam cara, yaitu:
Konsumen

Produsen

Kami menggunakan saluran distribusi langsung pada konsumen akhir.


Penggunaan saluran distribusi langsung seperti ini kami gunakan untuk melayani
konsumen konsumen akhir di lingkungan sekitar dan masyarakat yang tertarik
untuk datang ke Toko.
Produsen
Produsen

Pengecer

Konsumen

Di dalam pendistribusian ini kami dapat mencakup pasar yang besar


tetapi tak usah menyewa tempat. Kami hanya menaruh kue lontar di cafe dan
menulis sajian kami di daftar menu.
6. STP
Segmenting
Dalam mengkotak-kotaknya pasar kami berlandaskan wilayah.Hal ini kami
rasa paling efektif untuk mensortir kawasan atau wilayah-wilayah yang belum
dijangkau oleh konsumen.Segmentasi pasar sangat berpengaruh pada keputusan kami
mendistribusikan produk.
Targeting
Berdasarkan segmentasi pasar yang telah kami lakukan, kami memfokuskan
pada beberapa segmen yang selanjutnya kami sebut dengan calon konsumen.calon
konsumen kami adalah sebagai berikut :
a. Mahasiswa, segmen ini berpotensi besar untuk mengkonsumsi pie karena pie
tidak tergolong makanan berat dan juga tidak tergolong makanan ringan
(mampu mengenyangkan). Sudah terbukti banyak cafe yang dikunjungi
siswa / mahasiswa akan bertahan ramai. Siswa / mahasiswa akan sharing atau
berbagi info kuliner. Selain itu harga yang kami tawarkan terjangkau. Hal ini
akan sangat sesuai dengan kondisi mahasiswa yang cenderung memiliki daya
beli yang terbatas.
b. Costumer Cafe Eureka. Siapa yang tidak mengetahui Cafe Eureka di Malang?
Cafe Eureka terkenal karena adanya salah satu hidangannya yang terkenal dan
ada toko kacamata murah yang sangat booming di media sosial online.Cafe

Eureka tak pernah sepi ini dapat menjadi sasaran dalam memasarkan produk
Omah Pie hanya dengan di drop perharinya lalu melakukan konsinyasi
Positioning
Brand image yang berusaha kami bangun adalah Omah Pie menawarkan pie
(kue lontar) dengan tekstur berbeda, rasa berbeda, harga yang lebih murah, serta lebih
mudah terjangkau (produk lebih dekat dengan konsumen).
7. Strategi Pemasaran
Untuk strategi pemasaran kita memanfaatkan media internet dengan
menggunakan social media berupa facebook dan twitter. Dengan pertimbangan lebih
murah dari segi biaya, selain itu saat ini terdapat banyak akun-akun facebook maupun
twitter yang bergerak dalam bidang kuliner, untuk di facebook terdapat group
bernama Malang Kuliner dengan 34.054 jumlah membernya disana kita bisa
melakukan promosi sesuai ketentuan yang berlakuk disana, namun kelebihannya
member disanan sangat aktif dalam merespon apa yang kita posting.
Untuk di twitter sangat banyak sekali akun yang bertemakan kuliner seperti
@wiskulAREMA dengan 2.833 follower, @KulinermalangID dengan 7.911 follower,
@aremafood dengan 6.181 follower, ataupun akun twitter non kuliner seperti
@infomalang dengan 135.000 follower. Kerjasama dalam bentuk promosi pada akunakun tersebut dapat dimanfaaatkan untuk pemasaran dari produk ini.
Dengan jumlah total lebih dari 100.000 untuk follower akun-akun tersebut,
artinya kita memiliki peluang untuk menawarkan produk kita ke 100.000 orang
pemilik akun di twitter. Sehingga menjadi peluang bagi kita untuk memasarkan
produk disana dan kita juga bisa lebih dekat dengan calon konsumen kita serta
menciptakan interaksi antara calon konsumen dan pejual, melalui facebook dan
twitter pun kita bebas melakukan promosi kapanpun, artinya ketika kita ingin
melakukan penguatan iklan dengan mengulang-ulang iklan yang akan ditayangkan
tidak dikenakan biaya atau gratis.
Selain itu kita juga membuat website yang berfungsi sebagai company profile
kita, penggunaan website dan social media adalah saling menunjang satu sama lain,
karena masing-masing memiliki fungsi yang berbeda.
Selain twitter dan website, Instagram merupakan social media yang juga dapat
digunakan sebagai alat yang digunakan untuk memasarkan produk. nstagram adalah
sebuah aplikasi berbagi foto yang memungkinkan pengguna mengambil foto,
menerapkan filter digital, dan membagikannya ke berbagai layanan jejaring sosial,
termasuk milik Instagram sendiri.Satu fitur yang unik di Instagram adalah memotong
foto menjadi bentuk persegi, sehingga terlihat seperti hasil kamera Kodak Instamatic

dan polaroid. Hal ini berbeda dengan rasio aspek 4:3 yang umum digunakan oleh
kamera pada peranti bergerak.Sehingga, foto mengenai produk-produk dapat
diposting di Instagram.Followers dapat mengikuti perkembangan mengenai produk
apasajakah yang dijual disini. Foto yang diposting di instagram didesain semenarik
mungkin.

5.2 Aspek Teknis dan Tekonologi


1. Lokasi Toko
1. Jl. Sufelir 12 Malang
Lokasi ini sangat dekat sekali dengan Jl. Sukrano Hatta yang sangat ramai.
Di lokasi perumahan kavling ini banyak terdapat kos kos an mahasiswa
maupun karyawan sehingga lokasi ini dianggap tepat. Di sekitar perumahan
kavling ini
2. Jl. Simpang Ijen no 7A Malang (Cafe Eureka)
Cafe ini sangat ramai dan digandrungi pemuda pemudi maupun keluarga.
Di lokasi ini tidak diadakan pembuatan melainkan kue lontar yang sudah
jadi lalu dimasukan dalam pendingin makanan kemudian di sajikan.
2. Kebutuhan Bahan Baku
Semua bahan baku, peralatan dan perlengkapan untuk proses produksi dan
operasional sangat mudah didapatkan di sekitar kawasan Soekarn Hatta, karena
terdapat berbagai pasar tradisional Dinoyo, Blimbing, Oro-oro dowo bahkan masih
ada pasar besar Malang yang masih bisa dijangkau, selain pasar tradisional masih
terdapat pula toko ritel besar yang berada disekitar kawasan ini, seperti Indomart,
Alfamart, Hypermart dan toko ritel lainnya.
Apabila memang dibutuhkan barang dari luar kota atau barang yang sulit
didapatkan, kita bisa mencari melalui media internet terutama situs jual beli yang
memang saat ini sudah banyak tersedia.
3. Teknologi dan Proses Produksi
Dalam proses produksi menggunakan beberapa alat yang digunakan untuk
membuat pie pada umumnya seperti mixer, oven, piring ikan, dan beberapa alat
memasak lainnya seperti sendok, pisau, dan lain lain.
Untuk mixer perusahaan menggunakanKirin KPM 600S Planetary Mixer
berkapasitas 4,2 liter. Kelebihan dari mixer ini adalah kapasitasnya yang lebih
besar dari mixer biasanya yang berkapasitas 1 liter. Mixer ini memiliki 8 pilihan

kecepatan sehingga dapat mempermudah proses pengadukan adonan. Sementara


piring ikan disini digunakan untuk menggantikan loyang.

4. Layout Toko
Gambaran dari layout toko kami menggunakan booth atau kios di dalam
rumah.Kios tersebut menggunakan etalase-etalase yang digunakan untuk
mendisplay produk-produk. Untuk masuk menuju toko, konsumen langsung
melewati pintu depan rumah yang ada di sebelah taman depan. Lokasi utuk parkir
juga berada di depan yang ukurannya cukup luas. Kamar mandi untuk konsumen
berada di belakang dan melewati etalase-etalase.Sementara lokasi dari dapur juga
berada di belakang di samping lokasi toko.di dalam toko juga sudah disediakan
kursi tunggu untuk para konsumen.

5. Tenaga Kerja
Untuk kebutuhan teaga kerja dalam aspek teknis kita membutuhkan 9
orang tenaga kerja dengan rincian sebagai berikut:
a. 1 orang sebagai kasir
b. 1 orang sebagai kurir
c. 2 orang sebagai packing
d. 2 orang sebagai chef
e. 2 orang sebagai pramuniaga
f. 1 orang sebagai admin
Peraturan jam kerja untuk karyawan tetap adalah :
a. Karyawan tetap atau harian masuk pukul 08.30 pagi dan selesai pada pukul 19.00
selama hari Senin Minggu, tetapi jadwal masuk karyawan (hari) disesuaikan
dengan jadwal karyawan.
b. Jam istirahat karyawan pada pukul 11.45-12.15 untuk istirahat-sholat dan makan.
Pembagian jadwal sederhana dapat disimulasikan dalam tabel berikut ini.
Jam
8:30
15:30
15:30
19:00

Hari
Senin

Selasa

Rabu

Kamis

Jumat

Sabtu

Karyawan Tetap atau Harian

Karyawan Tetap atau Harian

Minggu

Karyawan Tetap
atau Harian

Untuk seragam kita menyediakan baju polo shirt karyawan dan baju chefn wajib
digunakan, sedangkan celana hitam dan sepatu kets hitam harus disediakan sendiri oleh
karyawan.
Dalam melayani pembeli diawajibkan bagi karyawan untuk :
1. Selalu menunjukkan sikap menyenangkan terhadap pembeli, senyum, sapa dan
salam.
2. Berpenampilan rapi dan sopan santun
3. Mengucapkan terima kasih dan silahkan datang kembali setelah transaksi selesai.
Pembayaran gaji pegawai selalu dibayarkan pada tanggal 1 tiap bulannya sesuai
dengan besar gaji yang ditetapkan.

5.3 Aspek Sumber Daya Manusia


1. Perencanaa, berkaitan dengan proses mewujudkan tujuan berdirinya organisasi kami,
merencanakan strategi dalam mencapai visi dan misi, serta mengembangkan rencana
aktivitas kinerja usaha kami.
2. Pengorganisasian, berkaitan dengan pembagian posisi jabatan yang disajikan dalam
bebagan struktur organisasi berikut.
TSAQIF
PEMIlIK UTAMA

MEGA
M. KEUANGAN

AULIA
M. PEMASARAN

PERDANA
M. SDM

ERISA
M. OPERASIONAL

LOIS
KEPALA KOKI

3. Pelaksanaan, berdasarkan struktur organisasi di atas, masing-masing posisi jabatan


mempunyai rincian pekerjaan dalam kegiatan operasional usaha ini, yang tersaji dalam
paparan tabel deskripsi jabatan di bawah ini.

Jabatan

Pemilik

Deskripsi Pekerjaan

- Pengelola utama

Spesifikasi Pekerjaan

- Bertanggung jawab

Jumlah
Kebutu
han
Karya
wan
1

Jabatan

Deskripsi Pekerjaan

- Mengontrol dan mengawasi


kegiatan produksi
- Mengontrol dan mengawasi
kegiatan pemasaran
- Menganalisis laporan
keuangan setiap bulan
- Menetapkan sistem
pembayaran upah karyawan
- Mempertimbangkan jumlah
karyawan yang bekerja
- Menetapkan pedoman kerja
dan standar kerja, berkaitan
dengan cuti dan keselamatan
kerja
- Menetapkan cara pencarian
tenaga kerja
- Mempunyai wewenang dalam
memberikan keputusan
berkaitan dengan kegiatan
operasional
Pemasaran - Mengelola pengembangan
promosi produk dengan
media elektronik
- Mengembangkan promosi
produk dengan desain
interior dan eksterior lokasi penjualan
- Menentukan segmentasi pasar
untuk penjualan produk
- Mengelola penataan desain
layout toko penjualan produk
Manajemen - Mengelola nota penjualan
Operasional
produk dan pembelian bahan
baku serta peralatan
- Mengelola pembayaran upah karyawan
- Bertanggungjawab dan
mengatur keluar masuk arus
kas keuangan
- Menerima pelaporan hasil
penjualan produk setiap hari

Spesifikasi Pekerjaan

Jumlah
Kebutu
han
Karya
wan

Mempunyai jiwa pemimpin


Teliti
Mampu berkomunikasi
dengan baik, baik terhadap
pihak internal maupun
eksternal
Mampu bertindak adil

Bertanggung jawab terhadap


tugas-tugasnya
Kreatif dan inovatif
Mampu beradaptasi dengan
pasar
Mampu mengoperasikan
aplikasi dalam pembuatan
iklan produk
Cepat tanggap

Bertanggung jawab terhadap


tugas-tugasnya
Teliti dan dapat dipercaya
Cepat tanggap
Mampu membuat laporan
keuangan

Jabatan

Deskripsi Pekerjaan

Spesifikasi Pekerjaan

oleh kasir
Kepala Chef - Mempertimbangkan takaran bahan baku setiap kali
produksi
- Mencatat hal-hal yang
berkaitan dengan pengolahan
bahan baku
- Bertanggungjawab atas proses
penggilingan, penyampuran
adonan, dan proses
pemasakan
- Bertanggungjawab atas
penyortiran produk jadi
MSDM
- Mempertimbangkan
penggunaan kardus kemasan
produk
- Bertanggungjawab pada porsi pencetakan sampai pada
pengemasan
- Mengelola pengadministrasian
jumlah produk yang dikemas
dan yang tidak layak
dikemas
Distribusi - Menjaga komunikasi dengan Produk
agen
- Mendistribusikan produk ke
pasar
- Pengadaan/ pembelian bahan baku
- Megelola pengadministrasian produk yang didistribusikan
Karyawan
Sales
(Sales dan - Melakukan penawaran produk - Melakukan penjualan produk
Kasir)
- Menunjukkan harga produk
- Melayani kebutuhan pelanggan
Kasir
- Menerima barang pembelian

Jumlah
Kebutu
han
Karya
wan

Bertanggung jawab terhadap


tugas-tugasnya
Teliti dan tekun
Cepat tanggap

Bertanggung jawab terhadap


tugas-tugasnya
Teliti dan tekun
Cepat tanggap

Mampu berkomunikasi
dengan baik, baik terhadap
pihak internal maupun
eksternal
Mampu memahami karakter
agen dan lokasinya
Bertanggung jawab terhadap
tugas-tugasnya
Teliti dan tekun
Cepat tanggap
Sales
Bertanggung jawab terhadap
tugas-tugasnya
Ramah dan mampu
berkomunikasi dengan
pengunjung
- Cepat tanggap
Kasir

Jabatan

Deskripsi Pekerjaan

pelanggan
- Menghitung pembelian produk
- Menyesuaikan harga dengan
jumlah pembelian, dan
memberikan sisa
pembayaran kepada
pelanggan jika ada
- Mengemas produk di kantung
plastik

Spesifikasi Pekerjaan

Jumlah
Kebutu
han
Karya
wan

- Bertanggung jawab terhadap


tugas-tugasnya
- Teliti dan tekun
- Cepat tanggap
- Ramah dan mampu
berkomunikasi dengan
pengunjung

Kebutuhan atas tenaga kerja paruh waktu yang kami kehendaki dan sesuai dengan
kebijakan tugas dan wewenang di atas, memungkinkan untuk menerapkan rekrutmen dalam
pencarian calon tenaga kerja yang dapat menyesuaikan pekerjaan yang akan dilakukan setiap
harinya. Rekrutmen dipromosikan melalui akun kami dan menyebarkan pengumuman kepada
jaringan kerabat kami.
Penyeleksian karyawan dilaksanakan dengan melalui seleksi wawancara, tes
keterampilan dan komunikasi. Kemudian kami mengadakan on the job training yang
merupakan bagian dari seleksi dan sistem gugur, artinya jika selama kegiatan ini berlangsung,
pembimbing berhak menilai dan menentukan mana calon tenaga kerja yang benar-benar siap
untuk bekerja sesuai dengan tugas yang kami berikan. Kegiatan ini berupa kegiatan simulasi
dalam pelayanan pelanggan, penjualan produk dan pembayaran. Dilaksanakan selama 3 hari,
dibimbing langsung oleh pemilik utama.
5.4 Aspek Keuangan
Dalam mendirikan bisnis ini, kami menggunakan sumber dana dari modal sendiri,
dengan prosentase penyumbang dana terbesar adalah Tsaqif. Hal ini membuat keuntungan
bagi kami karena tidak perlu membayar beban bunga namun akan membayar sejumlah
dividen yang besarnya tergantung dari tingkat keuntungan yang diterima.
1. Sistem Penggajian
Dalam bisnis kami, sistem penggajian berdasarkan pada jenis pekerjaan yang dilakukan.
Tenaga kerja yang dibutuhkan antara lain:
a. Kasir
: 1 orang @Rp. 1.000.000
b. Kurir
: 1 orang @Rp. 750.000
c. Packing
: 2 orang @Rp. 750.000
d. Chef
: 2 orang @Rp. 1.250.000
e. Pramuniaga : 2 orang @Rp. 1.000.000

f. Admin

: 1 orang @Rp. 500.000

Pembagian perdivisi :
a. Manajemen Keuangan (Mega) Rp. 2.000.000
b. Manajemen Pemasaran (Aulia) Rp. 2.000.000
c. Manajemen SDM (Perdana) Rp. 2.000.000
d. Manajemen Operasional (Erisa) Rp. 2.000.000
e. Head Chef (Lois) : Rp. 2.000.000
2. Penetapan Harga
Kita produksi kue lontar, dan ini ada beberapa rasa.
1.
2.
3.
4.
5.

Pandan
: Rp 60.000 (1 piring utuh/12 slice) per slice @Rp 6.000
Original
: Rp 60.000 (1 piring utuh/12 slice) per slice @Rp 6.000
Keju
: Rp 65.000 (1 piring utuh/12 slice) per slice @Rp 7.000
Coklat
: Rp 65.000 (1 piring utuh/12 slice) per slice @Rp 7.000
Custom (request dari konsumen) : Rp 60.000-75.000 (1 piring utuh) untuk custom
tidak dijual per slice

Target per hari:


1.
2.
3.
4.

Toko
Online
Titip di Eureka
Custom
Total sehari
Sebulan

: 25 cake
: 10 cake
: 4 cake
: 5 cake
: 44 cake = Rp. 2.640.000
: 44 cake x 30 hari = 1.320 cake =Rp. 79.200.000

3. Biaya Perlengkapan
Peralatan
NO
1
2
3
4
5
6
7
8

Nama Barang
Mixer 4 liter
Oven
Piring ikan (gantinya
loyang)
Sendok
Pisau pemotong pie
Kotak
mika
(yg
bawahnya warna coklat)
Gelas ukur
Timbangan
TOTAL

Perlengkapan

Jumlah
3
3
1 lusin

Harga satuan
Rp. 450.000
Rp. 650.000
Rp. 600.000

Total
Rp. 1.350.000
Rp. 1.950.000
Rp. 600.000

1 lusin
2
4 lusin

Rp. 20.000
Rp. 5000
Rp. 20.000

Rp. 20.000
Rp. 10.000
Rp. 80.000

2
1

Rp. 10.000
Rp. 150.000

Rp. 20.000
Rp. 150.000
Rp. 4.180.000

NO
1
2
3
4
5
6
7
8
9
11
12
13

Nama barang
Kantong kresek kecil
Kantong kresek besar
Cetak label
Nota
Baskom stainless
Atk
Kursi
Sendok
Garpu
Banner
Meja Kasir
Etalase
TOTAL

Jumlah
100
100
30
10
5

Harga satuan
Rp.100
Rp.200
Rp. 180
Rp. 5000
Rp. 30.000

30
50
50
3
1
5

Rp. 50.000
Rp. 2000
Rp. 2000
Rp. 50.000
Rp. 5.500.000
Rp. 3.000.000

Total
Rp. 10.000
Rp. 20.000
Rp. 5400
Rp. 50.000
Rp. 150.000
Rp. 25.000
Rp. 1.500.000
Rp. 100.000
Rp. 100.000
Rp. 150.000
Rp. 5.500.000
Rp. 15.000.00
Rp. 22.610.400

4. Biaya Operasional
NO
1
2
3
4
5
6
7
8
TOTAL

Keterangan
Gaji karyawan
LPG 12kg
Bensin
Listrik
Pulsa (untuk penjualan via online)
Penyusutan mixer
Penyusutan meja
Penyusutan kursi

Total
Rp. 15.520.000
Rp. 130.000
Rp. 20.000
Rp. 150.000
Rp. 50.000
Rp.10.000
Rp. 5000
Rp. 5000
Rp. 15.890.000

5. Bahan Baku
NO
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Nama Bahan
3 margarine
4tepung terigu
2 botol vanili
4 kaleng susu kental manis
1kg telur
1 botol teh rhum
2 batang Keju
2 Coklat batangan
10 ikat Daun pandan
TOTAL

6. Biaya Investasi

Harga/kg
@25.000
@10.000
@7.000
@10.000
@20.000
@20.000
@25.000
@20.000
@5000

Total
75.000
40.000
14.000
40.000
20.000
20.000
50.000
40.000
50.000
369.000
11.070.000

Biaya peralatan & perlengkapan + Biaya pengeluaran 1 bulan + Estimasi biaya


produksi
(Rp. 26.790.400 + Rp. 26.960.000 + 10.000.000= Rp.63.750.400), dengan asumsi
pembulatan ke atas.
Sedangkan untuk estimasi penerimaan adalah sebahai berikut:
Produk

Harga Pokok naik 20 %

Target penjualan
selama 1 bulan

Jumlah harga

Pandan

Rp. 62.000

240 cake

Rp 14.880.000

Original

Rp 62.000

630 cake

Rp. 39.060.000

Keju

Rp. 67.000

150 cake

Rp.10.050.000

Coklat

Rp. 67.000

270 cake

Rp. 18.090.000

Jadi pendapatan per bulan sekitar

Rp 82.080.000

*Prosentasi kenaikan berlandaskan tingkat inflasi tahun 2014 (per Maret 2014)
Jadi pendapatan bulan pertama : Rp. 82.080.000
Pengeluaran Perbulan :

Rp. 63.750.400

Jumlah keuntungan laba perbulan :

Rp. 18.329.600

Jadi estimasi laba setahun adalah sebagai berikut :


Rp 18.329.600,00 x 12 bulan = Rp. 219.955.200
Total laba pertahun = Rp. 219.955.200 - Rp. 63.750.400 =

7. Capital Budgeting (Penganggaran Modal)


1. Capital Budgeting (Penganggaran Modal)
Bulan ke

Proceed (Arus Kas )

0 (investasi awal)

63.750.400

Rp. 156.204.800

18.329.600

18.329.600

18.329.600

18.329.600

18.329.600

Dengan tingkat suku bunga 7% per 31 Maret 2014.


a. Payback Period
PP adalah Tingkat pengembalian dari modal yang di investasikan, semakin
cepat waktunya semakin baik.
Investasi Awal

63.750.400

Arus kas bulan ke1 18.329.600


Sisa Investasi

45.420.800

Arus kas bulan ke2 18.329.600


Sisa Investasi

27.091.200

Arus kas bulan ke3 18.329.600


Sisa Investasi

3 bulan+

8.761.600

8.761 .600
=0.13
63.750 .400

PP = 3 Bulan 13 Hari

b. NPV

Net Present Value adalah selisih antara nilai sekarang dari proceed dengan
nilai sekarang dari investasi awal.
NPV = PV proceed - PV outlay
= 18.329.600 (5,76654) 63.750.400
= 105.698.371,6 63.750.400
= Rp 41.947.971,58

NPV > 0 maka investasi diterima

c. PI
Profitability Index adalah perbandingan nilai sekarang dari proceed
dengan nilai sekarang dari outlay.

PV of Proceed
PV of Outlay

105.698 .371,6
= 1.658
63.750 .400

PI > 1 maka investasi diterima.

5.5 Aspek dalam Lingkungan


Analisis dampak lingkungan (di Indonesia, dikenal dengan nama AMDAL) adalah
mengenai dampak besar dan penting suatu usaha atau kegiatan yang direncanakan
pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang
penyelenggaraan usaha atau kegiatan di suatu daerah. AMDAL ini dibuat saat perencanaan
suatu proyek yang diperkirakan akan memberikan pengaruh terhadap lingkungan hidup di
sekitarnya.
Dengan demikian pada proposal Study Kelayakan Bisnis ini juga dikaji beberapa
dampak AMDAL yang akan terjadi.

1. Dampak Sosial Usaha.


Berdirinya suatu usaha terkadang menimbulkan kegelisahan bagi masyarakat sekitar
karena masyarakat kawatir akan adanya dampak kerusakan lingkungan yang mungkin
muncul atau perubahan tatanan letak pada suatu daerah, penggusuran, penebangan hutan
secara liar, dan lain sebagainya.
Namun pada usaha Omah Pie ini tidak terdapat dampak seperti yang penggusuran
rumah penebangan hutan secara liar, dll. Karena usaha ini berdiri di perumahan.
2. Dampak Ekonomi Usaha
Pendirian suatu usaha, pasti akan menimbulkan dampak ekonomi. Pada usaha Omah
Pie ini terdapat dampak positif dari ekonomi usaha dimana bisa menyerap tenaga kerja
yang terserap oleh usaha yang akan didirikan itu adalah warga sekitar dari tempat
pembuatan Omah Pie.
3. Dampak Fisik
Studi kelayakan usaha dilihat dari sudut pandang dampak fisik ini bertujuan untuk
mengetahui ada tidaknya kemungkinan bahwa akibat dari pendirian dan proses produksi dari
usaha baru itu akan menimbulkan pencemaran udara, pencemaran air, sangat bising dan
kerusakan penglihatan baik bagi karyawan usaha maupun bagi masyarakat di sekitar lokasi.
Dalam usaha Omah Pie ini tidak telalu banyak dampak negativ dari dampak fisik, hanya
terdapat kebisingan saat melakukan mixer pada saat pembuatan kue lontar. Namun
dikarenakan lokasi pembuatan brownis yang terletak di daerah perumahan, dampak negatif
itu tidak terlalu membuat kebisingan sehingga tidak mengganggu aktivitas warga sekitar
karena posisi rumah yang berjauhan satu dengan yang lainnya.

BAB VI
PENUTUP

6.1 Kesimpulan
Dari hasil analisa yang telah dilakukan mengenai berbagai aspek dalam studi
kelayakan bisnis antara lain yaitu aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis, aspek sumber
daya manusia, aspek keuangan dan aspek dampak lingkungan. Dapat dilihat bahwa usaha
proposal Omah Pie ini dapat diimplementasikan karena telah dianalisis dari 5 aspek bisnis.
Peluang pengembangan produk yang labih luas dan pengembangan bentuk usaha yang sangat
terbuka menjadikan usaha ini membuat semakin menarik untuk dijalankan. Tentunya hal
tersebut juga harus ditunjang dengan semangat serta keuletan dalam menjalankan usaha.
6.2 Rekomendasi
Demikianlah proposal studi kelayakan bisnis yang kami susun dengan serinci-rincinya
dan sedetail mungkin. Semoga dengan ide usaha tersebut menjadi bermanfaat bagi kami dan
orang lain serta menjadi inspirasi bagi semua orang. Pada umumnya 5 aspek yang telah
dianalisa tersebut masih bisa dikembangakan dan digali lagi potensinya untuk terciptanya
usaha yang

semakin berkembang dan kuat.

landasan dasar penilaian usaha.

5 aspek yang sudah dijelaskan hanyalah