Anda di halaman 1dari 2

Paul Vidal de la Blache ( 1845-1918)

Vidal adalah geografi perancis. Ia adalah pelopor posibilisme (teori kemungkina


n)dalam geografi . ia menegaskan bahwa lingkungan menawarkan sejumlah kemungkina
n kepada manusia untuk hidup dan berkembang. Atas dasar itu, Vidal mengemukakan
konsepnya yang disebut genre de vie atau mode of life (cara hidup). Dalam konsep
ini , geografi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari bagaimana proses produks
i dilakukan manusia terhadap kemungkinan yang ditawarkan oleh alam.
Posibilis/ posibilisme adalah teori yang mengungkapkan bahwa manusialah yang men
entukan kehidupannya. Teori ini dikemukakan oleh Vidal de la Blache.
Posibilisme adalah Bumi tidak menentukan perilaku manusia, bumi hanya menyediaka
n berbagai Manusia memiliki keterbatasan, oleh Paul Vidal de la Blache (1854-19
18)
aliran possibilisme (fakor manusia gejala kehidupan), dengan tokohnya adalah Pau
l Vidal de La Blache dari Perancis. Dia mengemukakan bahwa yang menentukan kehid
upan manusia adalah Genre de Vie, yaitu tipe proses produksi yang dipilih oleh m
anusia dari kemungkinan-kemungkinan yang diberikan oleh alam. Faham possibilisme
lebih menekankan pada manusia dalam mengelola alan ini. La Blache dianggap seba
gai bapak geografi sosial modern. Dari dua aliran di atas maka dapat disimpulkan
bahwa fisis determinis memandang manusia sebagai figur yang pasif, sedangkan po
ssibillisme sudah mulai memandang manusia sebagai makhluk yang aktif.

Paul Vidal de la Blache (1854-1918), Profesor Universitas Sorborne Perancis.


Paul Vidal de la Blache awalnya adalah ahli Sejarah yang kemudian mempelopori ge
ografi di Perancis, menjadi Profesor pada Universitas Sorborne, Paris pada tahun
1872 setelah melalui perjalanan yang panjang. Pandangannya banyak dipengaruhi o
leh paham determinis-anthropogeographie karena banyak membaca karya Ritter, Von
Humbolt dan geograf Jerman lainnya.
Setelah menyaksikan sendiri pembukaan terusan Suez, Ia melepaskan diri dari paha
m fisis determinis, yang karenanya dia dianggap sebagai tokoh peralihan. Ia mela
kukan pengamatan di lapangan dan banyak melakukan perjalanan ke berbagai penjuru
Eropa termasuk ke daerah pedalaman, terutama di tanah airnya. Ia juga mendalami
geologi dan botani, karenanya ia berpendapat bahwa seorang Geograf harus berwaw
asan luas. Ia seringkali menjelajahi berbagai daerah dengan membawa peta geologi
sambil berjalan kaki.
Sebagai seorang ahli sejarah dia memiliki ketajaman penglihatan tentang adanya h
ubungan erat antara daerah dengan penduduk serta sejarahnya. Perhatiannya yang b
esar atas hal-hal tersebut telah mendorongnya untuk melahirkan metode Geografi.
Geografi Vidal de la Blache dimulai dengan mengenal dan mendalami terlebih dahul
u lapangan, ia baru kemudian menulis dan menyusun buku. Langkah metodologinya ad
alah, bahwa geograf harus beranjak dari kenyataan. Setiap teori dan kerangka pem
ikiran harus dapat dibuktikan. Dia sering membawa mahasiswanya ke lapangan untuk
membiasakan diri mengenal kenyataan dengan banyak menggunakan peta yang di dala
m studi geografi merupakan kebutuhan mutlak.
Karya besarnya yang pertama, adalah Atlas General, historique et geographique yang
diterbitkan di Paris pada tahun 1894. Karya tulis lainnya dalam bidang metodolo
gi diantaranya, Les genres de vie dans la geographie humaine dan les caracteres d
istinctifs de la Geographie yang diterbitkan pada tahun 1912 dan 1913.
Pandangannya dikemukakan pada tulisan yang berjudul Principe de Geographiehumaine
yang diterbitkan setelah dia meninggal dunia atas bantuan Emmanuel de Martone pa
da tahun 1922. Pandangannya terhadap Geografi bukanlah pengetahuan buku semata-m
ata, Geografi ditempatkan di antara natural science dan human studies. Menurut V
idal de la Blache, studi tentang lingkungan fisikal dan masyarakat telah atau se
dang dipengaruhi oleh lingkungan fisikalnya. Daerah dimana proses ini telah atau
sedang berlaku akan membentuk suatu unit yang disebut wilayah atau region .

Uraian tersebut menunjukkan, secara jelas bahwa yang dimaksud dengan wilayah ole
h Vidal de la Blache merupakan arena dimana berlaku interaksi antara manusia den
gan lingkungan fisikal yang bersifat lokal. Kondisi ini menunjukkan bahwa ciri p
enting suatu wilayah mungkin berbeda dengan dengan ciri wilayah lain. Pengertian
tentang regio pertama kali dikemukakan dalam bukunya yang berjudul La France yang t
erbit tahun 1897 pada bab Des divisions du sol francais. Tulisannya tersebut men
unjukkan pentingnya geografi mempelajari kenyataan-kenyataan di daerah. Pemikira
nnya yang lebih jauh tentang geografi dan metode yang dipakainya diterangkan dal
am buku Tableau geographique de la France yang terbit tahun 1903.
Konsep Vidal de la Blache sesuai dengan keadaan Eropa sebelum revolusi industri
dan sesuai pula dengan wilah yang ekonominya masih berdasarkan peasant agricultu
re dan local self-sufficiency. Konsep ini tidak sesuai bagi negara yang telah ma
ju, karena negara yang telah maju tidak lagi bersifat lokal. Sumbangan Vidal de
la Blache bagi Geografi, adalah :
a. Pentingnya Geologi dalam mencari hubungan alam dan manusia sebagai dasar areal
differentiation .
b. Manusia memerankan peranan aktif dan pasif.
c. Hubungan manusia tidak statis, melainkan berubah-ubah sesuai dengan proses pe
nyesuaiannya dengan alam atau stimulus pengaruh alam terhadapnya.
Vidal de la Blache juga mengajarkan bahwa Geografi harus :
a. Merupakan kesatuan gejala alam, interdependendi dan interkoneksi antara fakto
r-faktor fisis.
b. Merupakan kombinasi yang beragam beserta modifikasi gejala alam terutama ikli
m di dunia.
c. Mempunyai hubungan dengan gejala-gejala di permukaan bumi.
d. Mengenal kekuatan lingkungan dalam beragam bentuk.
e. Memiliki metode ilmiah dalam memberi definisi dan klasifikasi yang ada.
f. Mengetahui peranan manusia dalam menguasai lingkungan alam.
Tugas geografi yang ditekankannya antara lain Geografi menyelidiki dan mempelaja
ri akibat usaha manusia pada permukaan bumi serta peninggalannya sesudah daerah
itu dipakai sebagai tempat tinggalnya, baik penyebaran, kepadatan, gerak horizon
tal penduduk, sistem transportasi dan akhirnya berusaha memberikan suatu perenca
naan guna memajukan daerah tersebut.
Berdasarkan padangan tersbut, Vidal de la Blache menunjukkan bahwa setiap indivi
du memberi sejumlah kemungkinan (possibilities) yang berbeda bagi setiap tempat
dan human society yang menentukan kemungkinan-kemungkinan tersebut. Aliran ini k
emudian banyak dikenal dengan istilah posibilisme . Uraian tersebut menunjukkan bah
wa Vidal de la Blache menyangkal adanya fisis determinis, dan selanjutnya diriny
a mengemukakan bahwa manusia adalah free agent yang darinya segala sesuatu dapat d
imungkinkan.
Vidal de la Blache juga menekankan bahwa Geografi merupakan pengetahuan tentang
tempat-tempat yang berhubungan dengan kualitas produksi dari daerah serta ciri k
has daerah tersebut dinyatakan oleh keseluruhan gejala dan keragaman tempat. Fak
tor yang menentukannya adalah Genre de Vie yaitu tipe proses produksi yang dipilih
oleh manusia dari kemungkinan yang diberikan oleh alam dan tingkat kebudayaan s
uatu daerah.