Anda di halaman 1dari 1

Mengukur Tegangan dan Arus menggunakan Osiloskop

A. Mengukur Tegangan AC menggunakan Osiloskop


Langkah-Langkah Mengukur Tegangan Arus Bolak-Balik (AC) :
1) Sinyal AC diarahkan ke CH input dan stel saklar mode untuk
menampilkan bentuk gelombang yang diarahkan ke CH tersebut.
2) Distel saklar VOLT/ DIV untuk menampilkan kira- kira 5 DIV bentuk
gelombang.
3) Distel saklar SEC/ DIV untuk menampilkan beberapa gelombang.
4) Atur penampilan gelombang secara vertikal sehingga puncak
gelombang negatif, gelombang berhimpit dengan salah satu garis
gratikul horizontal.
5) Atur tampilan gelombang secara horizontal, sehingga puncak
berimpit dengan pusat garis gratikul vertikal.
6) Hitunglah tegangan puncak- kepuncak ( Peaks to peaks ) dengan
menggunakan persamaan:
VOLT ( p.p ) = ( difleksi vertikal ) x ( penempatan saklar
VOLT/ DIV ).
B. Mengukur Tegangan DC menggunakan Osiloskop
Langkah-Langkah Mengukur Tegangan Arus Searah (DC)
1) Pilih mode SOURCE pada LINE.
2) Pilh mode COUPLING pada DC.
3) Pilih DC pada tombol AC-DC.
4) Siapkan baterai yang akan diukur.
5) Dengan kabel penghubung, hubungkan battery dengan

salah

satu channel
6) Hal yang perlu diperhatikan sebelum mengukur adalah, letakkan
nilai 0 di layar sebaik mungkin.
7) Variasikan VOLTS/DIV pada beberapa angka (misalnya 1, 1.5, dan 2).
8) Catat semua hasil pengukuran yang didapatkan.
C. Mengukur Arus menggunakan Osiloskop
Untuk

mengukur

arus

dengan

menggunakan

Osiloskop

harus

menggunakan resistor dan resistor itu yang dihubungkan. Namun, ground


oscilloscope ke ground stop kontak, jangan dipasang.