0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4K tayangan3 halaman

Cara Menghitung Nilai Induktor

Dokumen menjelaskan cara menghitung nilai induktor untuk sambungan seri dan paralel. Rumus untuk sambungan seri adalah penjumlahan nilai induktansi masing-masing, sedangkan untuk sambungan paralel adalah perkalian nilai induktansi dibagi penjumlahan nilai induktansi. Diberikan dua contoh soal untuk mendemonstrasikan penggunaan rumus-rumus tersebut.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4K tayangan3 halaman

Cara Menghitung Nilai Induktor

Dokumen menjelaskan cara menghitung nilai induktor untuk sambungan seri dan paralel. Rumus untuk sambungan seri adalah penjumlahan nilai induktansi masing-masing, sedangkan untuk sambungan paralel adalah perkalian nilai induktansi dibagi penjumlahan nilai induktansi. Diberikan dua contoh soal untuk mendemonstrasikan penggunaan rumus-rumus tersebut.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

CARA MENGHITUNG NILAI INDUKTOR

Rumus yang sesuai dengan cara menghitung nilai induktor penyambungan seri seperti gambar di
atas adalah:

Untuk sambungan seri dua induktor:

L = L1 + L2
Sedangkan untuk sambungan seri tiga induktor adalah:

L = L1 + L2 + L3
Gambar Induktor disambung secara paralel:

(A) Dua Induktor


disambung secara paralel, (B) Tiga Induktor disambung secara paralel
Rumus yang sesuai dengan cara menghitung nilai induktorpenyambungan paralel di atas adalah:

Untuk sambungan paralel dua induktor:

L = 1/L1 + 1/L2
Sedangkan untuk sambungan paralel tiga induktor adalah:

L = 1/L1 + 1/L2 + 1/L3


Rumus-rumus diatas bisa disederhanakan ke dalam rumus berikut:
L = (L1 x L2) / (L1 + L2)
Karena mengingat ini sebagai hasil nilai induktansi dari penggabungan dua buah induktor.

Agar lebih mudah memahami rumus diatas , perhatikan contoh soal di bawah ini:

CONTOH SOAL INDUKTOR 1


Dibutuhkan nilai induktansi sebesar 10mH (pada rating arus 2A), Bagaimana cara menghitung nilai
induktor untuk memperoleh nilai yang diharapkan tersebut?
Penyelesaian contoh soal:
Dua buah induktor dengan ukuran masing-masing 20mH bisa dirubah menjadi nilai yang diharapkan
(5mH) dengan perhitungan seperti ini:

L = (L1 x L2) / (L1 + L2)


L = (20mH x 20mH) / (20mH + 20mH)
L = 400mH / 40mH
L = 5mH
Karena kedua induktor yang digabungkan adalah identik, maka saat disambungkan keduanya
mendapat sama rata arus yang mengalir, yaitu 1A dari rating arus sebesar 2A.

CONTOH SOAL INDUKTOR 2:


Tentukan nilai induktansi efektif dari rangkaian sambungan gambar di bawah ini:

Gambar rangkaian soal


Penyelesaian:
Rangkaian dapat semakin disederhanakan dengan membutuhkan 3 langkah penyelesaian, yaitu:
L1 dan L2 adalah sambungan seri maka dapat dihitung dengan rumus:

LA = L1 + L2
LA = 20mH + 20mH
LA = 40mH
Rangkaian akan berubah menjadi seperti ini:
Gambar penyelesaian soal 1
Nilai LA(hasil penggabungan nilai L1 dan L2) adalah paralel dengan induktor L3 , maka dapat dihitung
dengan rumus berikut ini:

LB = (LA x L3) / (LA + L3)


LB = (40mH x 120mH) / (40mH + 120mH)
LB = 4800mH / 160mH
LB = 30mH
Rangkaian akan berbah menjadi seperti ini:

Gambar penyelesaian soal 2


Nilai LB (hasil penggabungan nilai LA dan L3) adalah tersambung seri dengan induktor L4, maka dapat
dihitung dengan rumus sebagai berikut:

L = LB + L4
L = 30mH + 40mH
L = 70mH

Anda mungkin juga menyukai