Anda di halaman 1dari 6

HANDOUT

TEOREMA PYTHAGORAS
Standar kompetensi :
Menggunakan teorema Pythagoras dalam pemecahan masalah
Kompetensi Dasar :
Menggunakan teorema Pythagoras untuk menentukan panjang sisi-sisi segitiga sikusiku
Tujuan Pembelajaran :
-

Siswa dapat mengetahui teorema Pythagoras

Siswa mampu menghitung panjang salah satu sisi segitiga siku-siku jika
kedua sisi lain diketahui

Siswa mampu menghitung perbandingan sisi-sisi segitiga sudut khusus

Siswa dapat mengetahui kebalikan teorema Pythagoras

Siswa dapat menetukan jenis segitiga jika diketahui panjang sisi-sisinya

Siswa dapat mengenal triple Pythagoras

1. Teorema Pythagoras
Teorema Pythagoras merupakan sebuah teorema yang berhubungan
dengan segitiga siku-siku. Dalam teorema Phytagoras melibatkan bilangan
kuadrat dan akar kuadrat dalam sebuah segitiga.

Bilangan kuadrat adalah bilangan bulat yang merupakan hasil kali dari

bilangan yang sama


Kebalikan operasi kuadrat, yaitu akar kuadrat. Akar kuadrat adalah
bilangan tak negatif yang apabila dikuadratkan akan menghasilkan
bilangan yang sama dengan bilangan semula.

Teorema Pythagoras menyatakan bahwa :


Untuk setiap segitiga siku-siku, berlaku kuadrat
panjang sisi miring sama dengan jumlah kuadrat
panjang sisi siku-sikunya

Dengan

dan

adalah panjang sisi siku-siku atau sisi apit,

yaitu sisi yang mengapit sudut siku-siku, dan

adalah panjang sisi miring

atau hipotenusa yaitu sisi di hadapan sudut siku-siku. Berdasarkan teorema


Pythagoras di atas maka diperoleh hubungan:
2

c =a + b

2. Menghitung Panjang Salah Satu Sisi Segitiga Siku-Siku Jika Kedua Sisi
Lain Diketahui
Pada

sebuah

segitiga

siku-siku ABC

hipotenusanya berlaku hubungan

dengan

sebagai

c 2=a 2+ b2 . Hubungan tersebut dapat

dinyatakan dalam berbagai cara yang saling ekuivalen sebagai berikut.


3. Menghitung Perbandingan Sisi-Sisi Segitiga Sudut Khusus
A. Rumus perbandingan segitiga siku-siku salah satu sudutnya 30
Segitiga siku-siku yang salah satu sudutnya membentuk sudut

30

diperoleh dengan cara membagi sebuah segitiga sama sisi menjadi dua
bagian.
Perbandingan panjang sisi-sisi segitiga siku-siku ABC sebagai berikut:

AB : BC : AC =1 : 3 :2

B. Rumus perbandingan segitiga siku-siku sama


kaki
Segitiga siku-siku sama kaki diperoleh
dengan cara membagi sebuah persegi melalui diagonalnya menjadi dua
bagian
Perbandingan panjang sisi-sisi segitiga siku-siku ABC yaitu :
AB : BC : AC =1 :1: 2

4. Menentukan Jenis Segitiga Jika Diketahui Panjang Sisi-Sisinya


A. Kebalikan Teorema Pythagoras

Jika kuadrat sisi miring atau sisi terpanjang sebuah segitiga


sama dengan jumlah kuadrat panjang kedua sisinya, maka

segitiga tersebut merupakan segitiga siku-siku, atau


a2=b2 +c 2
Jika pada suatu segitiga berlaku

maka

segitiga ABC tersebut merupakan segitiga siku-siku dengan


besar salah satu sudutnya 90 .

B. Menentukan jenis segitiga jika diketahui panjang sisi-sisinya


Pada suatu segitiga berlaku
Jika kuadrat sisi terpanjang sama dengan jumlah kuadrat sisi-sisi
lainnya maka segitiga tersebut adalah segitiga siku-siku.
c 2=a 2+ b2

Jika kuadrat sisi terpanjang lebih besar dari jumlah kuadrat sisi-sisi
lainnya maka segitiga tersebut adalah segitiga tumpul
2

c > a +b

Jika kuadrat sisi terpanjang lebih kecil dari jumlah kuadrat sisi-sisi
lainnya maka segitiga tersebut adalah segitiga lancip.
c 2< a2 +b 2

C. Triple Pythagoras
Tiga bilangan a, b, c dengan a < b < c dikatakan tripel Pythagoras
c 2=a 2+ b2 . Bentuk tripel Pythagoras dapat

jika memenuhi hubungan

digunakan untuk membuktikan apakah segitiga tersebut siku-siku atau


tidak. Tripel Pythagoras dari suatu bilangan bulat sembarang dapat
ditentukan sebagai berikut.
Jika m dan n sembarang bilangan bulat positif dengan
bilangan-bilangan

m +n

dari tripel Pythagoras.

2 mn , dan

m n

m>n

maka

adalah bentuk

m 2 + n2

m2n2

2
3
3
4

1
1
2
2

5
10
13
20

3
8
5
12

2 mn

4
6
12
16