0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
257 tayangan12 halaman

Panduan Keperawatan untuk SARS

Dokumen ini membahas tentang asuhan keperawatan pada pasien penyakit SARS. SARS adalah penyakit pernapasan akut yang disebabkan oleh virus corona dan menyebabkan gejala seperti demam, batuk, dan kesulitan bernapas. Penatalaksanaan pasien SARS meliputi pemberian oksigen, fisioterapi paru, dan ventilasi mekanik untuk membantu pernapasan pasien. Pencegahan penularan penyakit penting untuk mencegah penyebaran SARS.

Diunggah oleh

ayu
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
257 tayangan12 halaman

Panduan Keperawatan untuk SARS

Dokumen ini membahas tentang asuhan keperawatan pada pasien penyakit SARS. SARS adalah penyakit pernapasan akut yang disebabkan oleh virus corona dan menyebabkan gejala seperti demam, batuk, dan kesulitan bernapas. Penatalaksanaan pasien SARS meliputi pemberian oksigen, fisioterapi paru, dan ventilasi mekanik untuk membantu pernapasan pasien. Pencegahan penularan penyakit penting untuk mencegah penyebaran SARS.

Diunggah oleh

ayu
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ASUHAN KEPERAWATAN

PENYAKIT SARS KELOMPOK

11 :

ANNISA SAFITRI
AYU NOVIDIA ARIF
MOHAMMAD LUTFI
MUBESIR

DEFENISI
SARS (severe acute respiratory
syndrome) adalah sekumpulan gejala
sakit pernapasan yang mendadak dan
berat atau disebut juga penyakit
infeksi saluran pernafasan yang
disebabkan oleh virus Corona Family
Paramyxovirus (Mansjoer, Arif dkk
2004).

ETIOLOGI

SARS di sebabkan oleh coronavirus (family


paramoxyviridae) , corona menyebar lewat udara, masuk
melalui saluran pernapasan, lalu bersarang di paru-paru.
berinkubasi dalam paru-paru selama 2-10 hari yang
kemudian menyebabkan paru-paru akan meradang .
Penyebab lainnya yang secara langsung ataupun tidak
langsung yang melukai paru-paru, diantaranya :
Pneumonia
Tekanan darah yang sangat rendah (syok)
Terhirupnya makanan ke dalam paru
Kerusakan paru-paru karena menghirup oksigen
konsentrasi tinggi
Emboli paru
Cedera pada dada
Overdosis obat seperti heroin, metadon, propoksifen
atau aspirin
Trauma hebat
Transfusi darah (terutama dalam jumlah yang sangat
banyak).

Gejala umum seperti flu


Suhu diatas 38C
batuk

Tanda Gejala
Napas pendek
Kesulitan bernapas.
Sakit kepala
Kaku otot
Anoreksia
Lemah
Diare

Menurut pembagian stadium


SARS dibagi dalam 2 yaitu :
a. Stadium 1
b. stadium 2
SARS juga dapat dibagi menjadi 3
derajat :
c. Derajat 1
d. Derajat 2
e. Derajat 3

pathway

komplikasi

Abses paru
Efusi pleural
Empisema
Gagal nafas
Perikarditis
Meningitis
Atelektasis
Hipotensi
Delirium

Penatalaksanaan
Terapi oksigen
Humidifikasi dengan nebulizer
Fisioterapi dada
Pengaturan cairan
Pemberian kortokosteroid pada fase sepsis
berat
Obat inotropic
Ventilasi mekanis
Drainase empyema

pencegahan
Menggunakan pelindung pernapasan (masker)
Menjaga kebersihan dengan mencuci tangan
Membatasi interaksi langsung dengan
penderita SARS
Menjaga imun dengan asupan nutrisi yang
seimbang
Hubungi puskesmas terdekat jika mengalami
tanda gejala penyakit SARS

n Diagnosa
NOC
o keperawatan
1. Ketidakefektifa Respiratory
n bersihan
status :
Intervensi
jalan nafas
Ventilation
Keperawatan
Respiratory
status : Airway
patency
2. Nyeri akut

Pain level
Pain control
discomfort level

3. Ketidakefektifa Respiratory
n pola nafas
status :
ventilation
Respiratory
status : airway

NIC
Airway
suction
Airway
Management

Pain
Management

Airway
Mnagement
Vital Sign
Monitoring

Anjurkan pasien dan keluarga,agar biasakan hidup bersih


dan cuci sebelum dan sesudah aktivitas
Anjurkan pasien memakai masker sampai 14 hari setelah 2
hari bebas panas dan terus berada dirumah. Jika memiliki
peliharaan jagalah kebersihan dan kesehatan peliharaan.

Discharge
planning Anjurkan pasien dan keluarga untuk menghindari kontak

langsung dengan penderita SARS. Serta hindari bepergian


ke daerah yang epidermic penyakit tersebut sebelum
disterilkan.

Anjurkan pasien dan keluarga untuk hindari menggunakan


barang atau tempat makan yang sama dengan penderita.
Anjurkan pasien unutk desinfeksi kamar tidur dan kamar
mandi penderita secara berkala sampai sembuh. Serta
membakar sampah penderita untuk menghidari penularan.
Selalu menutup mulut apabila batuk dan bersin serta
tidak meludah disembarang tempat.
Ketahui gejala dan penyebabnya serta cara menghindarinya
atau tindakan pertama saat menemukan gejala dari SARS.

TRIMAKASIH

Anda mungkin juga menyukai