Anda di halaman 1dari 9

Welding 02-Ira Adelina-13064483311

1. Jelaskan prinsip kerja las resistansi listrik. Jelaskan tahapan kerja dari las
titik (spot welding). Serta jelaskan mengapa pelelehan terjadi pada bagian
tengah kedua pelat yang disambung
Prinsip kerja dari las resistansi listrik adalah menyambung (joining)
permukaan

logam

dalam

bentuk

lembaran

(sheet),

dalam

bentuk

sambungan tumpang (lap joint) dan sambungan tumpul (butt joint),


ditekan satu sama lain dengan menggunakan elektroda dan pada saat
yang sama arus listrik dialirkan sehingga permukaan tersebut menjadi
panas dan mencair karena adanya resistansi listrik. Panas diproduksi dari
ketahanan material yang timbul dan dibutuhkan untuk membawa kuat
arus dalam ampere yang tinggi. Makin besar ketahanan yang dimiliki
logam makin tinggi pula intensitas panas yang dihasilkan. Tekanan
diaplikasikan

untuk

mengkonsolidasikan

nugget

agar

mendapatkan

kekuatan las yang diinginkan.

Pelelehan terjadi di tengah kedua pelat yang disambung karena adanya


arus listrikyang mengalir dari permukaan sampai ke bagian tengah kedua
pelat, sehingga pelat melelehsaat pengelasan
2. Jelaskan pengaruh arus, waktu dan tekanan terhadap hasil las resistansi
listrik
a. Arus
Arus sangat berpengaruh terhadap besarnya resistensi yang terjadi
pada sambungan antara 2 plat yang ada, bila densitas arus meningkat

Welding 02-Ira Adelina-13064483312


maka ukuran nugget akan semakin melebar yang akan menghasilkan
properties kekuatan geser
b. Waktu
Waktu yang digunakan akan mempengaruhi besarnya resistansi listrik
yang akan dihasilkan oleh proses. Adapun pembagian waktu tersebut
adalah:
-

Tahapan waktu pada las resitansi listrik


Waktu tekan: periode antara saat penekanan dimulai sampai

arus mulai mengalir


Waktu las: interval waktu selama arus mengalir melalui

benda kerja
Waktu tahan: periode saat arus tidak mengalir namun
elektroda masih menekan benda kerja sampai terbentuk

deposit las yang membeku


Waktu berhenti: periode saat akhir dari waktu tahan sampai

waktu tekan berikutnya.yang dapat meingkat dengan cepat.


c. Tekanan
Tekanan yang terlalu besar bisa menghasilkan hasil lasan yang tidak
baik dan luber sedangkan untuk tekanan yang kecil tidak akan
menghasilkan sambungan yang baik karena penetrasi lelahan antara
satu plat dengan plat lain tidak terjadi dengan baik.
3. Jelaskan Prinsip Kerja Spot Welding berikut skematis gambar serta berikan
penjelasan Masukan Panas (heat input) yang dibutuhkan untuk
menyambung material dengan spot welding.

Prinsip kerja dari spot welding bisa dlihat dari gambar diatas,
pengelasan ini dilakukan dengan memanfaatkan resistansi yang terjadi
antara 2 plat yang hendak disambungkan. Biasanya material yang
sering menggunakan type welding ini adaalah baja lembaran. Plat yang
akan disambungan tersebut diletakkan diantara 2 buah elektroda yang
nantinya diberikan tekanan juga. Muatan listrik akan mengalir dari 1
elektroda ke elektroda lain sehingga akan menimbulkan resistansi

Welding 02-Ira Adelina-13064483313


diantara 2 plat yang ada sehingga akan menghasilkan panas yang
dapat melelehkan plat yang ada dan terjadi proses penyambungan.
Waktu yang digunakan untuk mencapai tahap ini disebut sebagai
waktu las. Setelah itu arus akan dihentikan namun material diberikan
tekanan selama waktu tenggang, setelah itu logam atau sambungan
akan dibiarkan melalui proses solidifikasi dan menghasilkan properties
material yang keras dan hasil lasan yang baik.
Masukan panas (Q) yang dibutuhkan untuk menyambung material
dengan spot welding adalah:
2

Q=I RT

; denganQ : heat input


I : arus yang digunakan (current)
R : tahanan (resistance)
T : waktu (time)

total panas berbanding lurus dengan kuadrat dari arus

total panas berbanding lurus dengan tahanan


total panas berbanding lurus dengan waktu
4. Jelaskan perbedaan antara Flash welding dan Upset Welding melalui
gambar skematisnya.
Jawab:

Perbedaan Flash welding dan upset welding:


Flash Welding

Upset Welding

Welding 02-Ira Adelina-13064483314


pemanasan benda kerja dan

permukaan benda kerja yang akan

penekanan/penempelan benda kerja

dilas, ditekan secara bersamaan

dilakukan secara terpisah.


untuk menyambung komponen dengan

dengan proses pemanasan


untuk menyambung kawat atau batang

cross section yang sama dari ujung ke

dengan luas penampang yang kecil,

ujung
Kapasitas mesin lebih besar

untuk menyambung pipa


Kapasitas mesin lebih kecil

5. Jelaskan dengan gambar skematis siklus kerja dari Seam Welding.

Seam welding merupakan proses pengelasan yang kontinu pada 2 plat


logam yang ditumpuk, sambungan terjadi karena adanya panas yang
dihasilkan karena adanya resistansi diantara kedua material. Metode ini
merupakan sebuah pengelasan yang terjadi secara kontinu yang biasanya
menggunakan elektroda dengan bentuk lingkaran.
6. Jelaskan keuntungan dan keterbatasan dari proses pengelasan resistansi
welding.
Jawab:
Keuntungan :
- Proses pengelasan dapat dilakukan dalam waktu yang cepat.
- Proses penyambungannya cepat untuk logam yang ringan
- Hasilnya lebih rapi karena hanya menggunakan resistansi panas yang
tingi untuk melelehkan logamnya.
- Proses penyambungannya cepat untuk material yang berukuran besar
- Lebih efisien karena banyak dilakukan dengan robot.
Keterbatasan :
- Perawatannya juga membutuhkan perhatian khusus.

Welding 02-Ira Adelina-13064483315


-

Menghasilkan kekuatan yang berpusat pada 1 daerah lasan sehingga

berpotensi terjadi kegagalan.


Peralatan terlalu mahal.
High short duration current load

7. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Percussion Welding dan gambarkan


skematisnya dan beri contoh aplikasinya!

Percussion

welding

(PEW)

hampir

serupa

dengan

flash

welding.

Perbedaannya terletak pada durasi proses PEW yang sangat cepat. Proses
PEW paling tidak membutuhkan waktu sekitar 1 sampai 10 ms.
Pemanasan yang cepat disebabkan oleh pelepasan energi listrik yang
cepat antara dua permukaan benda kerja. Pemanasan yang bersifat lokal
membuat proses PEW diterapkan pada bidang elektronik di mana
dimensinya sangat kecil dan sensitif terhadap panas.
8. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Mash Seam Welding dan gambarkan
skematisnya serta beri contoh aplikasinya.
Mash seam welding adalah gabungan dari proses welding konvensional
resistance seam welding dan projection welding. Alat yang dipakai pun
hampir sama dengan yang dipakai oleh proses welding konvensional
resistance seam welding yaitu large resistance welding frame dan rotating
wheel type electrode untuk menghasilkan arus.

Welding 02-Ira Adelina-13064483316

Skema mash seam welding


Contoh aplikasinya adalah pada bidang transportasi, produksi pangan,
peralatan gardening, dll.
9. Untuk material logam Tembaga, Aluminium dan Baja, urutkan mana yang
material yang memiliki weldability yang baik dengan menggunakan
pengelasan las titik (spot welding).
Jawab:

Tabel weldability beberapa logam


Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa baja memiliki weldability
yang paling baik untuk spot welding, lalu Al dan paduannya dan yang
terakhir adalah tembaga yang memiliki weldability yang buruk.
10.Pada pembuatan pipa ERW, mengapa digunakan arus frekwensi tinggi
serta jelaskan peranan frekwensi tersebut terhadap sambungan di pipa
tersebut.
Proses high frequency resistance welding adalah pengelasan yang
dilakukan dengan menggunakan peningkatan frekuensi hingga mencapai
niai 450 Hertz dengan ditingkatkan juga nilai voltase yang awalnya ernilai

Welding 02-Ira Adelina-13064483317


satuan menjadi puluhan. Frekuensi ini memiliki peranan penting terhadap
sambungan pipa yaitu dapat membuat kontak ringan antara proses
produk dengan sambungan yang ada sehingga arus yang diperluan
menjadi rendah.

Pipa ERW ini menggunakan frekuensi yang tinggi, dengan tujuan untuk
menghasilkan kontak yang ringan antara bagian sambungan dan tidak
menambahkan beban pada pipa yang ada. Dengan menggunakan
frekuensi yang tinggi maka arus yang diperlukan akan semakin rendah,
sehingga sangat cocok diggunakan untuk menyambungkan pipa ERW.
11.Jelaskan keuntungan dan keterbatasan High Frequency Welding.
Keuntungan:
1. Kecepatan las yang tinggi dan konsumsi energi rendah
2. Dapat digunakan untuk las pada dinding pipa yang sangat tipis
3. Memproduksi lasan dengan daerah HAZ yang sempit
4. Efisiensi tinggi
5. Meminimalisir oksidasi
Keterbatasan:
1. Biaya akibat frekuensi arus tinggi
2. Harus diperhatikan untuk menghindari radiasi
3. Kurang ekonomis untuk produk kecil
12.Jelaskan prinsip kerja projection welding, beserta keunggulan dan
keterbatasannya.
Jawab: Prinsip kerja projection welding ini sama dengan pengelasan titik,
pengelasan dengan metode ini plat akan diberi tonjolan terlebih dahulu.
Ukuran tonjolan mempunyai diameter yang sama dengan tebal pelat yang
dilas dengan tinggi tonjolan lebih kurang 60% dari tebal pelat. Hasil
pengelasan biasanya mempunyai kualitas yang lebih baik dari pengelasan
titik.

Welding 02-Ira Adelina-13064483318


Keunggulan
Kecepatan pengelasan tinggi
Menghasilkan hasil las yang lebih rapih

Keterbatasan
Kesalahan hasil las sulit diperbaiki
Peralatan cukup mahal

akibat arus dan elektroda terfokus


Mudah beradaptasi u/ otomatisasi dlm

Lap joint menyebabkan penambahan

produksi tinggi

berat

13.Jelaskan persyaratan kualitas hasil las dengan spot welding, jelaskan hal
tersebut dengan menganalisa ukuran nugget lasan-nya dan hasil uji tarik
gesernya.
Jawab: Syarat kualitas hasil las dengan spot welding dianalisa dari ukuran
nugget dan hasil uji tarik gesernya ialah sebagai berikut:
Ukuran Nugget
Ukuran nugget dari logam yang mencair sangat berkaitan dengan luas
kontak antara benda kerja dan elektroda, dimana dalam hal ini konsentrasi
arus juga dipengaruhi oleh luas kontak. Ukuran diameter dari nugget
sebagai syarat dari kualitas hasil las spot welding adalah 6-10 mm.
Hasil Uji Tarik Geser
Hal penting yang perlu diperhatikan adalah kekuatan las titik yang
dapat diperoleh melalui uji mekanik berupa shear strength dan uji cross
section. Indikator yang sering digunakan untuk menetukan keuletan
lasan khususnya pada material
yang memiliki mampu keras yang tinggi adalah besarnya rasio antara
cross section strength (ft) dan shear strength (fs). Bila rasio fs/ft
mendekati satu, lasan dapat dikatakan ulet sedangkan rasio fs/ft
mendekati nol, lasan bersifat getas.
14.Bila saudara di tugaskan untuk menyambung dengan metoda spot welding
terhadap dua belah pelat dengan tahanan listrik yang sama namun
memiliki ketebalan yang berbeda dimana t1 = 2 x t2. Buatlah skematis
disain posisi elektroda yang akan dipakai terhadap sampungan kedua
pelat tersebut.
Misalnya:
t1= 4 mm
t2 = 2mm
Apabila D = 5s
Maka, D1 = 54 = 10mm
D2 = 52 = 7.07mm
15.Jelaskan weldability baja lapis seng (galvanil) bila dilas dengan spot
resistant welding process.
Diperlukan arus

yang

karena adanya lapisan

lebih

tinggi pada pengelasan baja lapis seng

coating

Zn pada permukaan baja. Lapisan Zn

Welding 02-Ira Adelina-13064483319


tersebut

harus

dilelehkan

terlebih

dahulu

penyambungan baja. Melting

point yang

dari

selama

baja.

Sehingga

sebelum

dimiliki

Zn

berlanjut pada
lebih

rendah

proses pengelasan, Zn yang

dikombinasikan dengan baja akan menurunkan resistivitasnya.

Referensi
http://ardra.biz/sain-teknologi/metalurgi/teknologi-pengelasan-logam/teknologiproses-las-resistansi-listrik-electric-resistance-welding/
http://www.kompasiana.com/apri711/jenis-jenispengelasan_5500b399a333111d72511941