Anda di halaman 1dari 3

PELARUTAN DAN PENGENCERAN LARUTAN NATRIUM KLORIDA

I. Tujuan Percobaan
1. Membuat larutan dari padatan murni NaCl 1 M dengan mencampurkan pelarut
dalam jumlah tertentu.
2. Melakukan pengenceran pada larutan NaCl 1 M dengan menambahkan pelarut
dalam larutan NaCl 1 M.
II. Dasar Teori
Larutan didefinisikan sebagai campuran homogen antara dua atau lebih zat yang.
terdispersi baik sebagai molekul, atom maupun ion yang komposisinya dapat
bervariasi. Larutan dapat berupa gas, cairan atau padatan. Larutan encer adalah
larutan yang mengandung sejumlah kecil solute, relatif terhadap jumlah pelarut.
Sedangkan larutan pekat adalah larutan yang mengandung sebagian besar solute.
Solute adalah zat terlarut, sedangkan solvent (pelarut) adalah medium dalam mana
solute terlarut (Baroroh, 2004).
Untuk menyatakan kadar zat terlarut dalam larutan dinyatakan dengan konsentrasi
larutan. Konsentrasi larutan mempunyai berbagai satuan seperti kemolaran (M),
kemolalan (m) dan fraksi mol (X). Menentukan jumlah mol zat terlarut, yaitu
dengan:
m = n x mm
Kemolaran adalah satuan konsentrasi larutan yang menyatakan jumlah mol zat
terlarut dalam 1 liter larutan.
M = n/V atau M = g/(Mr ) x 1000/V
Keterangan:
M = molaritas
n = mol zat terlarut (mol atau mmol)
V = volume larutan (L atau ml)
g = masa zat terlarut (gram)
Pelarutan adalah membuat larutan dari padatan murni dengan mencampurkan zat
terlarut dan pelarut dalam jumlah tertentu, sehingga konsentrasinya tetap.
Pengenceran adalah menurunkan atau memperkecil konsentrasi larutan dengan
menambahkan pelarut. Pada proses pengenceran, volume dan molaritas berubah
sedangkan jumlah molnya tetap. Oleh karena itu berlaku rumus:
V1 . M1 = V2 . M2
V1 : volume larutan sebelum diencerkan (L atau ml)
M1 : molaritas larutan sebelum diencerkan
V2 : volume larutan setelah diencerkan (L atau ml)
M2 : molaritas setelah diencerkan

III. ALAT DAN BAHAN


Alat Bahan
Labu ukur 100 ml Padatan NaCl 1 M
Gelas ukur 10 ml Aqudes
Gelas kimia 10 ml
Kaca arloji
Neraca Ohaus
Spatula
Corong
Pipet tetes
VI. Cara Kerja
Pembuatan larutan NaCl 1 M
1. Menghitung massa padatan NaCl 1 M sebanyak 100 ml, sehingga diketahui
massanya adalah 5,85 gr, kemudian timbang padatan NaCl 1 M pada neraca ohaus
yang dilapisi denga kaca arloji.
2. Masukkan massa zat yang sudah ditimbang kedalam labu ukur 100 ml dengan
menggunakan corong.
3. Tambahkan aquades sebanyak sepertiga labu ukur, setelah itu kocok dan aduk
rata larutan dengan menggunakan spatula dan kemudian tambahkan aquades
sampai batas 100 ml labu ukur .
Pengenceran larutan NaCl 1 M
1. Pindahkan larutan NaCl 1 M dari labu ukur ke dalam gelas ukur 10 ml.
2. Setelah itu pindahkan larutan NaCl yang tersisa di labu ukur ke dalam gelas
kimia.
3. Masukkan larutan NaCl 1 M yang telah di ukur dalam gelas ukur sebanyak 10 ml
ke dalam labu ukur kembali.
4. Tambahkan aquades 90 ml ke dalam labu ukur agar larutan NaCl 10 ml terukur
tepat pada garis ukur 100 ml labu ukur
5. Kemudian kocok larutan NaCl yang telah ditambahkan aquades dalam labu ukur
V. Hasil Pengamatan
Pembuatan larutan NaCl 1 M
No Reaksi Sebelum direaksikan Setalah direaksikan
1. NaCl (s) + H2O (aq) NaCl (l)
Padatan NaCl 1 M berwarna putih dan tidak berbau.
Padatan NaCl 1 M yang dilarutkan dengan aquades akan menjadi larutan NaCl,
dengan volume 100 ml dan konsentrasinya tetap yaitu 1 M.
Pengenceran larutan NaCl 1 M
Perlakuan Jumlah mol Volume Konsentrasi
Pengenceran larutan NaCl menggunakan aquades Tetap Bertambah dari 10 ml
larutan NaCl menjadi 100 ml larutan NaCl Berkurang dari larutan NaCl yang
memiliki konsentrasi 1 M menjadi larutan NaCl yang memiliki konsentrasi 0,1 M

VI. Analisis Data


1. Berapakah massa yang diperlukan untuk membuat larutan NaCl 1 M sebanyak
100 ml?
Jawab: Ar Na = 23 ; Cl = 35,5
V = 100 ml
M = 1 mol/L = 1 mmol/ml
n = V x M = 100 ml x 1 mmol/ml = 100 mmol = 0,1 mol
m = n x mm = 0,1 mol x (23+35,5) gr/mol
= 0,1 mol x 58,5 gr/mol = 5,85 gr/mol
2. Berapa ml air yang harus dicampur dengan 100 ml larutan NaCl 1 M sehingga
kemolarannya menjadi 0,1 M?
Jawab: V2 = Vlabu ukur = 100 ml
M1 = 1 M
M2 = 0,1 M
V1 . M1 = V2 . M2
V1 . 1 = 100 . 0,1
V1 = 100 . 0,1 V1 = 10 ml
Setelah diketahui volume awal larutan NaCl yang akan diencerkan sebanyak 10 ml,
hal selanjutnya yang dapat dilakukan untuk mengetahui jumlah air yang akan
ditambahkan pada labu ukur setelah larutan NaCl 10 ml dimasukkan adalah :
Vlabu ukur V1 = 100 ml 10 ml = 90 ml
VII. Kesimpulan
1. Berdasarkan hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa, percobaan pembuatan
larutan NaCl dan pengenceran larutan NaCl dapat dilakukan dengan menambahkan
zat pelarut aquades.
2. Setelah melakukan pengamatan dari kegiatan praktikum yang dilaksanakan
dapat diambil beberapa kesimpulan yaitu:
a. Sesuai dengan prinsip dan langkah yang ditetapkan untuk membuat larutan NaCl
1 M sebanyak 100 mL diperlukan padatan NaCl sebanyak 5,85 gram.
b. Untuk mengencerkan larutan NaCl 1 M menjadi larutan NaCl 0,1 M dapat
dilakukan menambahkan aquades sebanyak 90 ml

Anda mungkin juga menyukai