Anda di halaman 1dari 9

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

PENGKAJIAN
I.

Data Umum
Pengkajian terhadap data umum keluarga meliputi :

1. Nama kepala keluarga (KK): Tn M


2. Usia

: 26 tahun

3. Alamat dan telepon

: Desa Karang Tengah RT: 06/ 01, Kabupaten Malang

4. Agama

: Islam

5. Pekerjaan kepala keluarga :


a. PNS/BUMN/TNI/Polri
b. Karyawan Swasta
c.Petani
d. Buruh
e. Wiraswasta

6. Pendidikan kepala keluarga :


a. SD tidak tamat
b. SD
c. SLTP
d. SLTA
e. Akademi/PT

7. Komposisi keluarga dan genogram


Komposisi keluarga
No
1

Nama
Ny. V

Jenis kelamin
P

Hub dg KK
Istri

umur
26 tahun

Pendidikan
SMK

Pekerjaan
IRT

Tn. T

Bapak

57 tahun

SD

Pedagang

Ny. S

Ibu

55 tahun

SD

Pedagang

An. F

Anak

13 Bulan

Genogram

Tn. T 57 th
Kerusakan gigi

Ny. S 55 th
kerusakan gigi

Ny. V
26 th Anemia,
kerusakan gigi

Tn. M
26 th Merokok
An. F
13 bulan sehat

8. Tipe keluarga :
a. Inti (nuclear)
b. Besar (extended)
c. Campuran (Blended)
d. Ayah/Ibu + anak (single parent)
e. Dewasa sendiri (single adult)
f.

Lansia

g. Lain-lain, sebutkan ...........................

9. Suku bangsa :
a. Sunda
b. Jawa
c. Betawi
d. lain-lain, sebutkan ...........................

10. Agama :
a. Islam
b. Protestan
c. Katholik
d. Hindu
e. Budha

11. Status sosial ekonomi keluarga :


a.

Pra Keluarga Sejahtera (Pra KS)

b.

KS I

c.

KS II

d.

KS III

e.

KS III Plus

12. Aktifitas rekreasi keluarga :


Keluarga jarang melakukan rekreasi. Keluarga memanfaatkan fasilitas yang
ada di rumah untuk rekreasi seperti menonton televisi.
II. Riwayat dan tahap perkembangan keluarga
13. Tahap perkembangan keluarga saat ini
a. Keluarga pemula
b. Keluarga mengasuh anak
c. Keluarga dengan anak usia prasekolah

d. Keluarga dengan anak usia sekolah


e. Keluarga dengan anak remaja
f.

Keluarga dengan anak dewasa

g. Keluarga usia pertengahan


h. Keluarga usia lanjut

14. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi :


Kebutuhan perawatan kesehatan yang terkait dengan pencegahan dan
promosi kurang, karena Ny. V sudah tahu kalau sakit gigi tapi tetep belum
rajin menggosok gigi.
15. Riwayat kesehatan keluarga inti :
Tn. M dan Ny V berasal dari suku jawa. Mereke menikah pada usia 24 pada
usia 24 tahun. Selama pernikahan sampai saat ini tidak ada masalah
kesehatan yang menonjol. Beberapa bulan yang lalu Tn. M kena tipu sebesar
6 juta, setelah kejadian itu keluarga nerasa harus berhati hati terhadap
orang lain yang baru dikenal. Walaupun keluarga habis kena tipu, kebutuhan
ekonomi keluarga masih terpenuhi, karena istri juga mempunyai usaha kecil
kecilan yaitu berjualan es dan juice pada anak anak MTS, selain itu orang
tua dari Ny. V juga berdagang, sehingga dapat membantu kebutuhan
ekonomi keluarga.
III. Pengkajian lingkungan
16. Karakteristik rumah
Keadaan Rumah keluarga Tn M mempunyai ukuran 6X13 meter. Bentuk
rumah permanen, terdiri dari teras depan, 4 kamar tidur, 1 ruang tamu, 1
ruang keluarga, 1 ruang dapur dan 1 kamar mandi dan 1 WC. Keadaan
lantai terbuat dari keramik berwarna hijau dengan keadaan tidak licin dan
terlihat bersih. Ventilasi cukup dan > 20 % dari luas lantai. Ventilasi berasal
dari jendela yang dapat ditutup dan dibuka sesuai dengan kebutuhan, selian
itu ventilasi juga berasal dari dan lubang lubang udara. Penerangan rumah
Keluarga

Tn.

cukup,

pada

siang

hari

terkena

sinar

matahari.

Terdapatkandang ayam dan kandang sapi di belakang rumah. Jaraknya


5m. Keluarga, Ny. Vselalu menggunakan sumber air yang berasal dari
sumber air alam, kondisi air memenuhi syarat kesehatan seperti tidak berasa,
tidak berbau dan tidak berwarna. Pembuangan kotoran disalurkan melalui

lubang tertutup. Kondisi jamban tipe leher angsa artinya jamban yang
digunakan posisi jongkok, keadaan cukup tertata dan bersih, alat-alat untuk
membersihkan lantai di jamban memadai, lantai dijamban tidak licin.
Pengolahan sampah Keluarga Tn. M adalah membuang sampah di depan
rumah, dan set.iap hari di ambil oleh petugas, untuk sampah plastik biasanya
keluarga membakarnya.
Denah :
III

IV

VI

IX

XI

XII

I
6m
II

VII

XIII

VIII

13

Keterangan
: R. Tamu

III

: Kamar 1

II

: Teras

IV : Kamar 2
V

: kamar 3

VI : kamar 4
VII : R. Tengah + R. Keluarga
VIII : Tempat Makan
IX : Dapur
X

:Kamar Mandi

XI : WC
XII : Kandang Ayam
XIII : Kandang Sapi
17. Karakteristik tetangga dan komunitas RW :
Lingkungan luar rumah bersih, tidak terlihat sampah yang berserakan di
depan rumah. Termasuk tipe Desa, jalan besar di sekitar lingkungan sudah

diaspal, pembuangan sampah rata-rata diambil oleh petugas secara rutin


setiap hari. Pembuangan limbah air ke lubang tertutup yang dibuat oleh
keluarga. tetangga kebanyakan berasal dari suku

Jawa, akses ke

warung/pertokoan dan sekolah dasar, dan SMP/ MTS dekat, akses ke


Puskesmas jauh, akses transportasi umum jauh dan menggunakan
kemdaraan sendiri jika mau ke jalan raya. Rata-rata penduduk terdiri dari
anak-anak , keluarga lansia dan dewasa. Jarak antara rumah Ny. A dengan
tetangga saling berdekatan. Hubungan dengan tetangga baik terbukti dengan
Ny. V dapat menerima tamu dengan baik, dan dapat berbicara santai dengan
tetangga.
18. Mobilitas geografis keluarga :
Keluarga Ny. W termasuk asli penduduk Desa Karang Tengah sehingga 26
tahun tinggal di wilayah tersebut. Perjalan yang pernah dilakukan kadang ke
Batu untuk berekreasi. Selama ini tidak pernah berpindah-pindah rumah
karena merupakan penduduk asli di Desa Karang Tengah.
19. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat :
Keluarga rajin mengikuti kegiatan di lingkungan rumah. Ny. V dan Ny. S
biasanya mengikuti yasinan/ pengajian rutin di desanya yang dilaksanakan,
begitu juga Tn. M dan Tn.T.
IV. Struktur keluarga
20. Sistim pendukung keluarga :
Ny.W mengatakan dalam menyelesaikan masalah dalam keluarga lebih
banyak dipecahkan sendiri dengan cara musyawarah dengan suami dan
orang tua, kecuali beberapa masalah yang meurut Ny. V dan Tn. M tidak
perlu diketahui keluarga, seperti kasus penipuan yang dialami sumai Ny. V
beberapa blan yang lalu.
21. Pola komunikasi keluarga :
Bahasa yang digunakan dalam keluarga adalah bahasa jawa yang
bercampur dengan bahasa Indonesia, keluarga banyak menggunakan
bahasa verbal untuk mengekspresikan maksudnya, tetap juga mengunakan
non verbal. Keluarga mengatakan Pola Komunikasi Keluarga terbuka dengan
keluarga terbukti jika ada masalah di anggota keluarga selalu diselesaikan
dengan jalan musyawarah. Waktu yang digunakan lebih banyak malam hari

dan pagi hari sebelum berangkat kerja, semua anggota kelurga dapat
menerima dengan jelas komunikasi dalam kelurga terbukti semua anggota
keluarga patuh terhadap tugasnya masing-masing
22. Struktur kekuatan keluarga :
pengambilan keputusan lebih banyak dilakukan oleh Ny. W terkait dengan
kebutuhan rumah tangga (kebutuhan anak, masakan, membayar listrik, dan
mengasuh anak) dan suami lebih banyak berperan dalam mencari nafkah,
meskipun begitu dalam mengambil keputusan yang sangat penting suami
selalu dilibatkan seperti pembelian alat elektronik atau kebutuhan
kebutuhan rumah tangga yang lain seperti karpet.
23. Struktur peran :
Tn. M berperan sebagai pelindung dan mencari nafkah, Ny. V. sebagai IRT
(mengurus kebutuhan, mengasuh dan mendidik anak-anak). Jika ada
anggota yang sakit Ny. V lebih banyak berperan sebagai perawat
24. Nilai atau norma keluarga :
Nilai dan Norma yang ditanamkan dalam kelurga adalah jika bepergian harus
ijin. Norma agama juga ditanamkam pada anggota keluarga seperti ketaatan
untuk sholat.
V. Fungsi keluarga
25. Fungsi afektif :
Hubungan keluarga harmonis, belum pernah terjadi pertengkaran besar,
anak-anak dekat dengan orang tua, Eyang kakung dan eyang Uti. Anggota
keluarga saling mengenal kareakter dari masing-masing anggota keluarga
yang lain
26. Fungsi sosialisasi :
Keluarga mengajarkan dalam kehidupan sehari-hari akrab dengan yang
lainnya. Kontrol perilaku sopan santun merupakan hal yang penting dalam
keluarga, saling memberi dan menerima kasih saying.
27. Fungsi perawatan kesehatan :
1.

Pengetahuan keluarga tentang sehat sakit


Pada saat dikaji keluarga mengatakan bahwa sehat adalah badan tidak
ada keluhan. sebaliknya sakit merupakan keadaan yang tidka nyaman.
Usaha pencegahan menjadi prioritas dalam keluarga, contohnya Ny. S

saat sakit biasanya keluarga memanggil petugas kesehatan kerumah


karena Ny. S tidak suka berobat datang ke pelayanan kesehatan, Ny. V
saat sakit gigi juga datang ke pelayanan kesehatan untuk mencabut Gigi.
Tn. M saat gusinya sakit datang ke pelayanan kesehatan untuk berobat.
2.

Kesanggupan keluarga dalam melaksanakan 5 tugas


kesehatan keluarga
a. Kemampuan keluarga mengenal masalah kesehatan
Keluarga

mengatakan

kurang

mengetahui

tentang

efek

yang

ditimbulkan oleh rokok dan kopi. Ny. V juga mengalami tekanan darah
rendah, Ny. V mengkonsumsi obat Sangobion jika terasa pusing, obat
tersebut di konsusinya sejak 1 tahun yang lalu tanpa resep dokter.
b. Kemampuan keluarga mengambil keputusan
Pada saat pengkajian keluarga dapat mengambil keputusan terbukti
bahwa ketika Ny. V sakit gigi Ny. V datang ke pelayanan kesehatan
untuk berobat dan untuk mencabut gigi, begitu juga ketika sumai Ny. V
sakit, suami Ny. V juga pergi ke pelayanan kesehatan. Ny. S saat sakit
memang tidak mau pergi ke pelayanan kesehatan, namun Ny. S selalu
menyusuruh anaknya untuk memanggil petugas layanan kesehatan
datang ke rumah. Orang tua dari Ny. V tidak mengajarkan untuk rutin
menggosok gigi sehingga Ny. V jarang menggosok gigi dan akhirnya
gigi kedua orang tua Ny. V sudah ompong, dan Ny. V juga memiliki gigi
yang lubang dan kadang terasa sakit.
c. Kemampuan keluarga merawat
Pada saat dikaji Ny. V tahu perawatan dan cara mencegah gigi
berlubang, yaitu dengan ruton menggosok gigi minimal 2x sehari,
namun Ny. V mengatakan bahwa hal tersebut sulit dilakukan karena
tidak terbiasa. Ny. V mengatakan jika orang tuanya sakit sakit ringan
seperti batuk atau pilek biasanya dibelikan obat di warung.
d. Kemampuan keluarga memodifikasi lingkungan
Pada saat dikaji lingkungan rumah Tn. H cukup bersih dan tata letak
barang-barang serta sarana rumah tangga terlihat rapi. Di rumah tidak
terdapat

wastafle,

jika

gosok

gigi

dikamar

mandi

menggunakan gayung untuk mengambil air kumur.


e. Kemampuan keluarga memanfaatkan fasilitas kesehatan

dengan

Pada saat dikaji keluarga sudah dapat memanfaatkan pelayanan


kesehatan secara optimal terbukti dengan An. F selalu dibawa ke
Posyandu tiap 1 bulan sekali, selain itu jika sakit Ny. V dan Tn. M pergi
ke pelayanan kesehatan, dan Ibu dari Ny.V jika sakit juga meminta
petugas pelayanan kesehatan datang ke rumah.
28. Fungsi reproduksi :
Ny. V saat ini menggunakan kontrasepsi suntik. Kontrasepsi suntik sudah
digunakan selama 11 bulan, Ny. V melakukan suntik KB setiap 3 bulan sekali.
Hubungan suami-istri tidak ada masalah.
29. Fungsi ekonomi :
Penghasilan keluarga Tn. M 2,5 juta per bulan. Penghasilan ini digunakan
untuk makan sehari-hari, kebutuhan anak, dan kebutuhan keluarga. Dari
penghasilan suami, Ny. V masih dapat menyisakan uang untuk ditabung.
VI. Stress dan koping keluarga
30. Stressor jangka pendek dan panjang :
Stressor yang dialami adalah masalah keuangan, kebutuhan yang terus
meningkat sementara beberapa bulan yang lalu Tn. M dan Ny. V habis kena
tipu sebesar 6 juta. Uang tabungan yang dimiliki klien berkurang karena
penipuan, akan tetapi klien dapat mengatasi masalah ekonomi tersebut,
karena istri klien juga membantu suami dalam mencari nafkah, yaitu dengan
usaha kecil kecilan dengan menjual es dan juice di MTS. Begitu juga orang
tua Ny. V, kedua orang tua Ny. V juga berjualan di pasar.
31. Kemampuan keluarga berespon terhadap stressor :
Keluarga Ny. V menghadapi masalah terhadap emosi. Semenjak kena tipu
beberapa bulan yang lalu Tn. M lebih sensitif dan mudah murah serta
emosinya kadang kurang terkontrol.
32. Strategi koping yang digunakan :
Dalam menghadapi masalah, Tn. M merokok untuk mengurangi stress, Ny.
Vlebih banyak sabar dan pasrah.
33. Strategi adaptasi disfungsional :
Ny. V membantu suami untuk mencari nafkah, yaitu dengan berjualan es dan
juice di MTS dekat rumah.

VII. Pemeriksaan fisik


Nama
Ny. V

Hasil Pemeriksaan Fisik


TD: 120/80 Mm Hg, N: 80x/menit, RR: 20x/menit, KU :
baik, rambut bersih, warna hitam, tidak mudah rontok,
bersih, tampak rapi, penglihatan mulai menurun jika
melihat jarak dekat, secret telingan bersih, secret hidung
bersih, tidak ada pembesaran vena jugularis, gigi masih
utuh, caries gigi tidak ada, mulut bau rokok, bentuk dada
normal, tidak ada wheezing, tidak ada ronchi, tidak ada
massa abdomen, ekstrimitas tidak ada kelainan, luka
pada kulit tidak ada, jamur kuit tidak ada dan terasa
hangat.

An. N

N: 85x/menit, RR: 22x/menit, KU : baik, rambut bersih,


warna hitam, bersih, tampak rapi, secret telingan bersih,
secret hidung bersih, tidak ada pembesaran vena jugulari.
Gigi tidak berlubang pada graham atas dan bawah,
bentuk dada normal, tidak ada wheezing, tidak ada
ronchi, tidak ada massa abdomen, ekstrimitas tidak ada
kelainan, luka pada kulit tidak ada, jamur kuit tidak ada
dan terasa hangat.