Anda di halaman 1dari 44

ELECTRO

PNEUMATIK

Instruktur :

Wahyu Kustriratno
(082139573419 ; 087853846981)
Email : wahyu.kustriratno@gmail.com
wahyu.blksurabaya@gmail.com

KARAKTERISTIK DAN APLIKASI PNEUMATIK

PNEUMATIK
PNEUMA

Hembusan / Tiupan
Ilmu yang mempelajari pemanfaatan energi yang didapat
hembusan udara untuk menggerakan peralatan mekanik
Bentuk pemanfaatan energi udara secara tradisional :
Baling-baling untuk menggerakan
Pompa Air
Generator Listrik
Penggilingan

Kapal Layar

dari

PENGERTIAN PNEUMATIK :
Pneumatik merupakan teori atau pengetahuan tentang udara yang
bergerak, keadaan-keadaan keseimbangan udara dan syarat-syarat
keseimbangan
Perkataan pneumatik berasal dari YUNANI
PNEUMA berarti NAFAS atau UDARA
Pneumatik berarti : Terisi udara atau digerakan oleh udara mampat
Pneumatik merupakan cabang Teoritis Aliran atau Mekanika
Fluida
Pneumatik menggunakan hukum-hukum AERO
menentukan keadaan Keseimbangan Gas dan
udara atmosfir)

MEKANIKA yang
Uap (khususnya

Pneumatik dalam pelaksanaan teknik udara mampat dalam industri


(dunia perusahaan dan khususnya dalam teknik mesin), merupakan
ilmu pengetahuan dari semua proses mekanis , dimana udara
memindahkan suatu gaya atau suatu gerakan

Pengertian Pneumatik
Jadi pneumatik itu meliputi semua komponen mesin atau peralatan,
dalam mana terjadi proses pneumatik
Dalam pengertian teknik pneumatik digunakan meliputi :
Alat-alat pergerakan
Pengukuran
Pengaturan
Pengendalian
Penghubung
Perentangan
Dan sebagainya

KAP:

Penggunaan pneumatik sudah lama sekali membantu dalam pelaksanaan


pekerjaan mekanis sederhana. Bahkan sekarang ini memegang peranan
penting dalam bidang Otomasi
Sebagian besar aplikasi memanfaatkan pneumatik sebagai satu atau lebih fungsi
dari :
Sensor untuk menentukan status proses
Pengolah informasi
Pengaktifan aktuator melalui elemen kontrol
Pelaksana kerja berupa aktuator
Sebelum th.1950 pneumatik telah banyak digunakan sebagai media kerja dalam
bentuk energi tersimpan dan kebutuhan sensor dan prosesor berkembang
sejalan dengan kebutuhan penggerak
Pengembangan Sensor ; Prosesor ; Aktuator memungkinkan munculnya berbagai
sistem pneumatik. Sejalan dengan munculnya sistem tersebut, berbagai
komponen terus dikembangkan baik berupa perubahan material, proses
manufaktur dan disainnya
Silinder pneumatik banyak dipakai sebagai penggerak linier,
relatif murah, mudah dipasang, sederhana dan konstruksi
mudah diperoleh dalam berbagai ukuran dan langkah kerja.

karena harganya
yang kokoh serta

KAP:

Karakteristik umum dari silinder pneumatik adalah sbb:


Diameter : 6 s/d 320 mm
Panjang langkah :1 s/d 2000 mm
Gaya : 2 s/d 50000 N
Kecepatan piston : 0,02 s/d 1 m/s
Jenis gerakan yang dapat dilaksanakan dengan
pneumatik yaitu gerak lurus, ayun dan putar.

elemen

penggerak

Beberapa bidang aplikasi yang menggunakan pneumatika adalah sebagai


berikut :

Secara umum dalam penanganan material :


Pencekaman benda kerja
Penggeseran benda kerja
Pengaturan posisi benda kerja
Pengaturan arah benda kerja
Penerapan umum :
Pengemasan
Pemakanan
Pengukuran
Pengaturan buka dan tutup
Pemindahan material
Pemutaran dan pembalikan benda kerja
Pemilahan bahan
Penyusunan benda kerja
Pengerjaan stempel dan embosing pada benda kerja

KAP:

Pneumatika diterapkan dalam permesinan dan operasi kerja, seperti :

Pengeboran
Pembubutan
Pengefraisan
Penyelesaian akhir
Pengubahan bentuk
Kontrol kualitas

Keunggulan dan karakteristik khas dari udara bertekanan :

Ketersediaan : udara praktis terdapat dimana-mana dalam jumlah yang tidak terbatas
Transportasi : udara sangat mudah di transportasikan melalui pipa saluran sampai
jarak jauh
Penyimpanan : udara bertekanan dalam kompresor dapat disimpan dalam tabung
untuk dipergunakan dan tangki/tabung penyimpanan dapat mudah dipindahpindahkan
Temperatur : udara bertekanan relatif tidak peka terhadap perubahan temperatur
Tahan ledakan : udara bertekanan tidak mengandung resiko terbakar atau meledak
Bersih : udara bertekanan tanpa lubrikasi adalah bersih. Meskipun ada kebocoran
tidak akan menyebabkan pencemaran lingkungan
Konstruksi : elemen kerja mempunyai konstruksi komponen yang sederhana dengan
demikian harganya murah
Kecepatan : udara bertekanan merupakan media kerja yang cepat. Kecepatan kerja
yang tinggi dapat tercapai
Pengaturan : kecepatan dan gaya yang dihasilkan perkakas dapat diatur
Beban berlebih : perkakas dan elemen kerja pneumatik akan tetap aman terhadap
beban berlebih yang diberikan. Peralatan akan berhenti, tanpa ada kerusakan
sedikitpun

KAP:

Agar dapat lebih cermat menentukan cakupan dari aplikasi pneumatik, tentu
harus diketahui pula kekurangan-kekurangannya :
Pengadaan : udara bertekanan harus disiapkan dengan baik untuk
mencegah timbulnya resiko keausan komponen pneumatik yang terlalu
cepat karena partikel debu dan kondensasi.
Mampu dimampatkan : udara bertekanan dapat dimampatkan, sehingga
tidak mungkin diperoleh kecepatan piston yang teratur dan konstan.
Gaya : udara bertekanan hanya efisien sampai kebutuhan gaya tertentu.
Pada tekanan kerja normal antara 6-7 bar dan kondisi lintasan dan
kecepatan tertentu, maka gaya berkisar antara 20.000-30.000 Newton.
Gangguan Suara : udara buangan menimbulkan suara yang sangat bising
tetapi masalah ini dapat diatasi dengan adanya materi peredam suara
(silencer).
Biaya : pemakaian udara bertekanan memerlukan biaya yang relatif
mahal. Biaya energi yang mahal dikompensasikan oleh harga komponen
yang murah dan prestasi kerja yang tinggi.
Dibandingkan dengan bentuk energi yang lain, maka pneumatik perlu
dipertimbangkan sebagai alternatif untuk media kendali atau kerja.
Penilaian ini mencakup seluruh total sistem mulai dari sinyal input melalui
bagian kontrol dan ke peralatan keluaran. Semua faktor berikut harus
dipertimbangkan yaitu :
Kebutuhan kerja atau keluaran
Metoda kontrol yang diinginkan
Sumber daya dan pengetahuan teknik yang memadai
Keterpaduan antara sistem yang ada dengan yang akan dipilih

KRITERIA UNTUK MEDIUM KERJA


Berbagai pilihan media kerja yaitu :
Listrik
Hidraulik
Pneumatik
Gabungan media diatas
Kriteria pemilihan media kerja berdasarkan :
Gaya
Langkah kerja
Jenis gerakan (lurus, berayun, berputar)
Kecepatan
Ukuran
Usia pemakaian
Kepekaan
Keamanan dan keandalan
Biaya energi
Penanganan
Pengaturan
Penyimpanan

KRITERIA UNTUK MEDIUM KONTROL


Berbagai pilihan media kontrol yaitu :
Mekanik
Listrik
Elektronik
Pneumatik tekanan normal
Pneumatik tekanan rendah
Hidraulik
Kriteria pemilihan dan sifat sistem yang perlu dipertimbangkan
dalam penerapan :
Keandalan komponen
Kepekaan terhadap pengaruh lingkungan
Kemudahan dalam pemeliharaan dan perbaikan
Waktu hubung komponen
Kecepatan sinyal
Kebutuhan tempat
Usia pemakaian
Persyaratan pelatihan bagi operator dan petugas perawatan
Kemungkinan modifikasi dari sistem kontrol

PENGEMBANGAN SISTEM KONTROL PNEUMATIK


ePengmbangan produk pneumatik, dapat ditinjau berdasarkan katagori :
Aktuator
Sensor dan elemen masukan
Prosesor
Sistem kontrol
Komponen pelengkap
Masing-masing elemen penting di dalam pemecahan masalah pneumatik.
Tuntutannya adalah keandalan sistem/komponen yang disertai
dengan :
Kemudahan untuk perbaikan dan pemeliharaan
Biaya rendah untuk penggantian
Mudah dilakukan pemasangan dan penyambungan
Keperluan perawatan rendah
Mudah mengadakan perubahan dan fleksibel
Desain yang kompak
Biaya sepadan
Mudah tersedia
Dokumentasi yang lengkap
Hanya diperlukan pelatihan sedikit untuk memahami produk

PERKEMBANGAN MEKANISASI
Peralatan pneumatik memberikan keuntungan pada pekerjaan yang
membutuhkan otomatisasi & sinkronisasi rangkaian operasional
secara kontinyu.

MEKANIKAL

DAHULU

SEKARANG