Anda di halaman 1dari 72

Cara Membuat Minuman beralkohol

--- Untuk mengakomodir Foto dan Video,


silahkan kunjungi:
https://www.facebook.com/groups/blogfortr
oy/ --Untuk berdiskusi, silahkan menggunakan halaman
terakhir:
Halaman 2

Halaman 3

Sedikit Ulasan Awal:


Alkohol, disebut juga etanol, etil alkohol, alkohol murni, atau alkohol absolut, adalah
sejenis cairan yang mudah menguap, mudah terbakar, tak berwarna, dan merupakan alkohol
yang paling sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Senyawa ini merupakan obat
psikoaktif dan dapat ditemukan pada minuman beralkohol dan termometer modern. alkohol
adalah salah satu obat rekreasi yang paling tua.
Fermentasi gula menjadi alkohol merupakan salah satu reaksi organik paling awal yang
pernah dilakukan manusia. Efek dari konsumsi alkohol yang memabukkan juga telah
diketahui sejak dulu.
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Metil_alkohol

DUA JENIS ALKOHOL


Ada perbedaan mendasar yang harus anda ketahui dan harus saya jelaskan di sini, bahwa ada
dua jenis alkohol. Etil Alkohol dan Metil Alkohol atau Metanol. Supaya tidak terjadi kesalah
pahaman dan tidak ada tuntutan dikemudian hari.
Etil Alkohol dan Metil Alkohol TIDAK BISA DIBEDAKAN SECARA KASAT MATA.
HARUS MELALUI UJI LAB. Meskipun Wikipedia bilang bisa dibedakan baunya, jangan
coba coba.. NYAWA TARUHANNYA.
Metanol, juga dikenal sebagai metil alkohol, wood alcohol atau spiritus, adalah senyawa
kimiarumus kimia CH3OH. Ia merupakan bentuk alkohol paling sederhana. Pada "keadaan
dengan atmosfer" ia berbentuk cairan yang ringan, mudah menguap, tidak berwarna, mudah
terbakar, dan beracun (Ingaat... BERACUN) dengan bau yang khas (berbau lebih ringan
daripada etanol). Ia digunakan sebagai bahan pendingin anti beku, pelarut, bahan bakar dan
sebagai bahan additif bagi etanol industri.
Metanol diproduksi secara alami oleh metabolisme anaerobik oleh bakteri. Hasil proses
tersebut adalah uap metanol (dalam jumlah kecil) di udara. Setelah beberapa hari, uap

metanol tersebut akan teroksidasi oleh oksigen dengan bantuan sinar matahari menjadi
karbon dioksida dan air.
Reaksi kimia metanol yang terbakar di udara dan membentuk karbon dioksida dan air adalah
sebagai berikut:
2 CH3OH + 3 O2 2 CO2 + 4 H2O
Api dari metanol biasanya tidak berwarna. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati bila berada
dekat metanol yang terbakar untuk mencegah cedera akibat api yang tak terlihat.
Karena sifatnya yang beracun, metanol sering digunakan sebagai bahan additif bagi
pembuatan alkohol untuk penggunaan industri; Penambahan "racun" ini akan menghindarkan
industri dari pajak yang dapat dikenakan karena etanol merupakan bahan utama untuk
minuman keras (minuman beralkohol). Metanol kadang juga disebut sebagai wood alcohol
karena ia dahulu merupakan produk samping dari distilasi kayu. Saat ini metanol dihasilkan
melului proses multi tahap.
Secara singkat: gas alam dan uap air dibakar dalam tungku untuk membentuk gas hidrogen
dan karbon monoksida; kemudian, gas hidrogen dan karbon monoksida ini bereaksi dalam
tekanan tinggi dengan bantuan katalis untuk menghasilkan metanol. Tahap pembentukannya
adalah endotermik dan tahap sintesisnya adalah eksotermik.
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Metil_alkohol

Alkohol banyak digunakan sebagai pelarut berbagai bahan-bahan kimia yang ditujukan untuk
konsumsi dan kegunaan manusia. Contohnya adalah pada parfum, perasa, pewarna makanan,
dan obat-obatan.
Membuat alkohol Etanol sangat mudah. Simak berikut ini:
1. Rebus sepanci air. Masukkan 1/2 kg gula pasir. pakai

gula pasar biasa, jangan gula putih karena kalah manis. Mau pake juga boleh.. tapi resikonya
jadi boros.
2. Kalo sudah larut semua gulanya, dinginkan sampai ke suhu ruangan. Masukin ke panci
stainless atau panci kaca, biar gak kontaminasi sama logam.
3. Sekarang masuk tahap fermentasi. Untuk fermentasi,

kita butuh ragi. Jangan pake ragi tape, karena sifatnya beda. Ragi tape hidup kalo suasananya
kering. Kalo untuk cairan, bisa pake fermipan (ragi roti).
Ragi banyak macemnya. Beda ragi akan menghasilkan rasa yang berbeda juga. Bisa
eksperimen sendiri, baik merk maupun jenis.

Waktu fermentasi tergantung kadar gula yang ada di dalam air. Semakin banyak kadar
gulanya ya semakin lama waktu fermentasinya. Juga dipengaruhi banyak sedikitnya ragi yang
masuk. Semakin banyak ragi yang masuk ya semakin cepet.
Intinya, proses yang terjadi di sini adalah: Ragi makan gula. Karena makan gula dia jadi
capek. Karena capek, dia bernafas dan berkeringat. Sama kayak kita, nafasnya keluar CO2.
Bedanya kalo kita keringetan, rasanya asin plus asem bau badan, kalo ragi keringetan,
keluarnya alkohol. Mantap banget Bro Ragi ini..
Tanda tanda terjadinya proses fermentasi adalah keluarnya gelembung2 kecil mengandung
CO2. Sedikit trik di sini, kalau mau bikin minuman berkarbonasi tanpa perlu nambah
CO2setelahnya, fermentasinya pake panci tertutup rapat seperti panci presto.

4. Setelah sekitar 1 minggu, anda bisa buka itu panci presto, cicipin dah.. Itulah hasil akhir
eksperimen anda.
5. Untuk masalah rasa, anda bisa coba dengan memasukkan beraneka ragam bumbu atau
buah atau perasa alami lainnya. Rendam selama beberapa saat sampai rasa ato aroma yang
diinginkan tercapai. sistem ini namanya Infuse.
Catatan: Dengan sistem ini, kadar alkohol maksimal yang bisa dihasilkan adalah sekitar 15%
- 20%. Tergantung tinggi rendah kadar gulanya. Kenapa gak bisa lebih tinggi lagi? Karena di
level alkohol setinggi itu, ragi jenis ini akan "mati keracunan CO2 dan Alkohol" hasil
produksinya sendiri.
Sampai tahap ini, proses pembuatan minuman ini disebut brewing.

Mau Lebih Tinggi Lagi Alkoholnya?


Ada beberapa jenis ragi yang bisa mencapai 40%, namun jenis ragi seperti itu biasanya jenis
ragi industri yang kalaupun bisa beli, kudu dalam skala banyak..
Cara yang termudah adalah dengan di suling atau distilasi.

Caranya juga mudah seperti yang terlihat pada skema disebelah kiri ini..
1. Masukkan hasi brewing tadi ke panci presto.
2. Hubungkan pressure release pin dengan pipa alumunium.
3. Buat spiral untuk pendinginan. Spiral itu harus terendam air. Di situ uap akan dirubah
menjadi cairan.
4. Kalau airnya sudah terlalu panas, ganti dengan air dingin, supaya tidak banyak uap yang
terbuang.
5. Rata rata hasil penyulingan adalah sekitar 20% - 30% dari volume aslinya.
Dengan sistem ini, anda akan mendapatkan alkohol mencapai 30% - 40%. Lumayan lah kalo
untuk mabok aja..
Mau lebih tinggi lagi? Bisaaa... Ulang proses distilasinya, beres.. bisa mencapai 55%..
Lebih tinggi lagi? Kira kira bro... emang mau bunuh diri?
Selamat Mencoba.. Buatlah secara legal, dan konsumsilah secara bertanggung jawab.
Baca Undang Undang Bea Cukai tentang minuman mengandung alkohol dulu, baru produksi.
Ketangkep tanggung sendiri. Saya cuma berbagi ilmu, bukan mengajarkan cara berbuat
kriminal.
Piiiiiiis
Bro.....

Untuk berdiskusi,
terakhir:

silahkan

menggunakan

Halaman 1 Halaman 2
Halaman 3
Posted by ANDREAS at 1:52 AM
Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to FacebookShare to Pinterest
Labels: Minuman Beralkohol
343 comments:
1.

halaman

AnonymousJuly 22, 2012 at 10:08 AM


posting yang sangat berguna om, apa lagi buat orang yang suka mabok hehehe...
mau tanya nih untuk infuse yang paling enak menurut om apa ya...
Reply
2.

AndreasJuly 22, 2012 at 11:10 PM


Wah.. kalo untuk infuse, saya paling suka dengan kulit jeruk saja..
Mirip Cointreau deh..
Reply
3.

dedy supryadiJanuary 12, 2013 at 4:27 AM


kulit jeruknya diapain om, maaf kurang jelas nihh..
Reply
Replies
1.

ANDREASJanuary 12, 2013 at 9:34 PM


Hanya dikupas aja, diambil bagian yang berwarna orange. Sebisa mungkin,
putihnya jangan ikut karena akan pahit.
Masukkan ke dalam produk yang sudah jadi dan simpan selama kurang lebih 2
- 4 minggu tergantung selera.
Intinya sama dengan cara pembuatan Jack D.. yang disimpan dalam drum
kayu itu hanya alkohol saja. Warna, rasa dan aroma didapat dari kayu khusus
yang dipakai untuk menyimpan produk tersebut.
Reply

4.

AnonymousJanuary 17, 2013 at 10:58 PM


apakah hasil fermentasi dan destilasi tidak beracun dan tidak mengandung metanol?
Reply
5.

ANDREASJanuary 18, 2013 at 6:12 AM


Selama alkoholnya didapat dari gula konsumsi (edible sugar) hasilnya adalah Etanol
dan tidak berbahaya, asal jangan terlalu banyak mengkonsumsinya.
Kalau Metanol itu dihasilkan dari 'non-edible sugar' atau gula yang tidak untuk
dikonsumsi.
Reply
6.

AnonymousJanuary 19, 2013 at 12:01 AM


1/2 kg beras butuh ragi berapa banyak nih? makasih :)
Reply
Replies
1.

ANDREASJanuary 20, 2013 at 7:01 PM


Sebenarnya tidak ada takaran baku.
jumlah ragi menentukan kecepatan proses fermentasi.
karena saat fermentasi, ragi juga berkembang biak.
secara pengalaman saya, kalau beras sekitar 0,5 s/d 1 kg saya pakai 5 gram
ragi sudah lebih dari cukup.
Dengan komposisi tersebut, fermentasi berlangsung sekitar 7 - 10 hari.
Kalau mau ditambah ragi, maka proses fermentasi akan lebih cepat.

Jumlah penambahan tergantung selera kita. Mau 10 atau 15 gram juga tidak
apa. Hanya saja cost anda akan membengkak.
Reply
7.

AnonymousJanuary 27, 2013 at 5:29 AM


gula di mix sama jus nanas bisa ga om.. Perbandinganya berapa?.. Fermentornya pake
galon air mineral bisa apa ga?
Reply
Replies
1.

ANDREASJanuary 28, 2013 at 5:20 PM


Gula di mix dengan jus nanas hanya akan membawa hasil bila tidak di
distilasi.
Jadi sistemnya seperti bikin bir. Masak --> Fermentasi --> Hasil. Efeknya,
alkohol yang dihasilkan rendah.
Kalau utk sistem distilasi, pencampuran nanasnya diakhir proses. yaitu setelah
distilasi. Di infuse namanya. Saya sarankan dalam bentuk putongan kecil2
aja.. jangan jus. supaya hasilnya jernih dan mudah untuk dipisahkan dari
cairan alkoholnya.
Kalau sicampur di depan, trus di distilasi, semua perasa dan pewarna akan
hilang.
(pengalaman pribadi yang menyedihkan nih.. hilang 1 panci besar.. hiks..
hiks..)
Reply
8.

Fadli Sayendri.January 27, 2013 at 10:30 PM


ma'af gan biasa dalam 1/2 kg gula plus 5 kg ragi itu jadi berapa liter alcohol ya?
And bisa ga' kalow gula nya di rebus dengan bir pletok?

Reply
Replies
1.

ANDREASJanuary 28, 2013 at 5:22 PM


Koreksi dulu, raginya 5gram.. bukan 5kg.
Kalau gula hanya 1/2 kg jadinya dikit banget.
ane klo bikin: 20liter air, 3kg gula, 10gram ragi, biasanya dapat sekitar 2-3
liter.
Gulanya jangan direbus dengan bir.. pakai air aja..
Reply
9.

AnonymousJanuary 28, 2013 at 3:37 AM


kalo bahan dasarnya dari tetes tebu gmn caranya?
Reply
Replies
1.

ANDREASJanuary 28, 2013 at 5:42 PM


Wah.. Jangan pakai tetes tebu gan..
Karena tetes tebu itu gula kotor, meskipun kandungan gulanya tinggi (>50%)
Lagian, ane gak tau cara pengolahannya. Bisa jadi kalo untuk alkohol
konsumsi, bisa bisa berbahaya..
yang ane tau, Tetes tebu biasanya dipakai utk pembuatan bioetanol atau
tambahan pakan ternak.
Pakai aja Gula biasa. Hasilnya lebih memuaskan.
Reply

10.

AnonymousJanuary 29, 2013 at 10:40 PM


boleh tau ragi merek apa yg di rekomendasiin sama situ? yg mudah di dapet
kalo bikin wine berarti bisa pake jus anggur botolan + gula + ragi gitu doang ya bro?
Reply
Replies
1.

ANDREASJanuary 30, 2013 at 1:51 AM


Pake fermipan aja.. gampang carinya.
dari pengalaman berkali kali bikin, fermipan mantep banget.. harganya juga
murah.. cuma sekitar 5-6rb per pack.
Ada bermacam macam jenis ragi fermipan. pilih aja salah satunya. Tapi klo
ane mau bikin bir, pake yang untuk bakpao.. hasilnya wangi.
Kalo untuk distilasi, semua sama aja..
Ane pake 2 pack aja utk 20 liter udah ok.
Klo masalah bikin wine dari jus anggur botolan, mungkin hasilnya akan beda
dengan kalo pake buah asli ya..
Karena kalo wine dari buah asli, kulitnya ikut difermentasi juga, sehingga
menghasilkan sepet-sepetnya itu.. baru disaring kalo udah matang.
Klo dari jus botolan, sepet-sepetnya gak bakalan ada..
Reply
11.

AnonymousFebruary 1, 2013 at 5:11 AM


untuk memasak hasil fermentasi(destilasi) sebanyak 20 liter butuh waktu brp jam bro?
Reply
12.

ANDREASFebruary 1, 2013 at 9:33 PM


sekitar 3-4 jam.. itu pakai kompor listrik 600watt
Reply
13.

ANDREASFebruary 1, 2013 at 10:35 PM


Sekedar info tambahan: dari total 1 panci yg di suling.. ambil sekitar 20-30% aja. Biar
aman, tampung pakai gelas.. Setelah 5 gelas pertama, usahakan melakukan test
alkohol dengan menampung tetesan pakai sendok dan di icip. kalau sudah mulai
hambar, hentikan penyulingan dan ganti isi panci dengan hasil fermentasi yang belum
disuling.
Reply
14.

Fadli Sayendri.February 6, 2013 at 7:52 PM


Gan kalaw di infus dengan capura perasa buah apa nanti rasa nya daji seperti jus
Reply
Replies
1.

ANDREASFebruary 8, 2013 at 5:15 PM


mirip.. kalo agan pernah minum mikol jenis CIDER, itu seperti jus apel yang
beralkohol..
Reply
15.

AnonymousFebruary 8, 2013 at 9:40 AM

gan,,,buat spiral almunium na berapa putaran,,,


Reply
Replies
1.

ANDREASFebruary 8, 2013 at 5:18 PM


3-4 putaran dengan diameter 50 cm cukup.. yang penting suhu airnya harus
diperhatikan. Jangan sampai kepanasan. batasi suhu air utk merendap sipral
tsb dikisaran 40 derajat celsius, maksimal 50. Kalo lebih, kondensasi tidak
akan maksimal, sehingga banyak uap alkohol terbuang..
Reply
16.

AnonymousFebruary 8, 2013 at 9:47 AM


koq yg di atas ada beras beras gtu,,,,ane puyeng emg beras bwt apa bro,,,bukannya
cuma air, gula, ragi N perasa (infuse)
Reply
Replies
1.

ANDREASFebruary 8, 2013 at 5:23 PM


pada intinya memang cuma air, gula, ragi dan perasa. untuk yang ingin
mendapatkan gula alami, gula pasir bisa digantikan dengan 'zat gula' dari
bahan makanan.
Arak beras misalnya, gulanya diambil dari zat tepung yang ada di beras yang
terkonversi atau berubah menjadi zat gula.
Seperti juga vodka asli, sebenarnya terbuat dari kentang.
Intinya, jenis jenis makanan yang manis, bisa diambil zat gulanya.
Reply

17.

AnonymousFebruary 11, 2013 at 6:59 PM


gan gimana caranya spy minumannya tahan lama dan rasanya tidak asam klo gitu kan
tidak keras lagi....
Reply
Replies
1.

ANDREASFebruary 15, 2013 at 4:42 PM


Ada beberapa cara:
1. CO2
2. Pendinginan (kulkas)
3. Pasteurisasi (celup di air panas 60derajat selsius selama minimum 1/2 jam
2.

AnonymousFebruary 17, 2013 at 3:51 AM


caranya gmn gan
3.

ANDREASFebruary 17, 2013 at 4:50 AM


Kalau CO2, caranya persis prinsip gelembung oksigen di akuarium. jadi
minuman dimasukkan ke dalam tabung tertutup, kemudian ditekan pakai CO2.
Cara yang lebih mudah, pakai es kering. cari botol sprite atau coca cola 1 liter
yang dari kaca, isi dengan minuman, lalu masukkan es kering, kemudian tutup
rapat.
Es keringnya jangan banyak2.. seukuran bungkus korek api kayu lalu di pecah
kecil2 supaya bisa masuk botol. Kalau terlalu banyak, botol bisa meledak.
Saya sendiri belum pernah melakukan ini, jadi saya sarankan untuk mencoba

di luar rumah, jangan di dalam rumah. Bisa capek ngepel nantinya..


kalau pasteurisasi, ya masukkan botol berisi minuman ke dalam air pana. Itu
aja.. :)
Reply
18.

AnonymousFebruary 15, 2013 at 5:11 AM


gan infus tu maksd"nya bagaimana sich?? terus waktu di fermentasikan sudah
mengandung alkohol rendah..apakah itu bisa langsung di konsumsi??? makasih gan..
Reply
Replies
1.

ANDREASFebruary 15, 2013 at 4:47 PM


Infuse itu maksudnya adalah "menambahkan".
Yang ditambahkan bisa macam macam. Rasa, Warna, atau Aroma.
Infuse biasanya dilakukan untuk minuman yang disuling / distilasi.
Kalau yang tidak disuling, rasa, warna dan aroma di dapat dari campuran
bahan bahan sesuai resep yang nantinya akan di rebus.
Utk yang kadar alkohol rendah, selesai fermentasi bisa langsung dikonsumsi.
dengan catatan bahwa bahan yang difermentasi tersebut sudah melalui proses
perebusan dulu supaya bakterinya mati.
Reply
19.

AnonymousFebruary 15, 2013 at 7:19 PM


gan,,, kl ane mau eksperimen seperti yg agan jelasin di atas contoh gula 3kg,,airnya
kira2 berapa liter? trs berp lama rebusnya,,,,msh nubie nie gan he,,,kl bisa pm dch ke
email ane jc.martien@gmail.com detailnya,,,,txz gan

Reply
Replies
1.

ANDREASFebruary 16, 2013 at 9:12 PM


Supaya yang lain juga kebagian ilmunya:...
Klo gw bikin dengan 3 kg gula, airnya kurang lebih 20 liter. Biar gampang,
pakai 1 galon aqua aja.
Rebusnya diakalin.. gula + air 5 liter aja (atau yang penting gulanya terendam
dan tidak resiko gosong) biar cepet en hemat elpiji.
Tapi harus sampai mendidih. Klo udah larut semua gulanya baru masukkan
sisa airnya.
Trus biarin dingin sampe suhu ruangan. (+/- 30 derajat selsius) lalu masukkan
raginya.
Tutup dengan plastic wrap dan kasi lubang kecil pakai tusuk gigi. Satu lubang
aja cukup. Hanya utk keluarnya CO2 yang dihasilkan ragi.
Reply
20.

AnonymousFebruary 17, 2013 at 4:01 AM


gan, ngomong2 cari pipa bwt distilasi dmn yaa,,,susah gan,,,
Reply
Replies
1.

ANDREASFebruary 17, 2013 at 4:52 AM


di tukang AC banyak bro.. pipa kuningan yang untuk freon..
atau kalo gak, cari selang akuarium yang KW-1 yang tebal.. hanya saja, kalo

pake selang, rebus dulu selangnya pakai api kecil selama minimum 30 menit
supaya bau plastiknya hilang..
Reply
21.

Johanes SulaimanFebruary 20, 2013 at 7:35 AM


mas bro..
saya tertarik ttg cara pembuatan bir.
bisa jelaskan lebih jauh?
bahan2 apa saja? dan setelah direbus sepertinya tidak perlu sampai disuling kan?
terima kasih sebelumnya.
Reply
Replies
1.

ANDREASFebruary 20, 2013 at 7:23 PM


Cara pembuatan bir bisa dilihat dengan klik di 'label' BIR.
Untuk bahan bahan juga terinci disitu brother..
Untuk bir, tidak disuling..
2.

Johanes SulaimanFebruary 21, 2013 at 7:21 AM


maksudnya klik cari di google gtu mas?
penjelasannya ga lengkap.. lagian bahan yg mereka jelaskan itu tdk tersedia di
sini ..
oh ya activate itu apa yg di keprok bisa membesar bungkusannya?...apa itu
sama dengan fremipan juga.?
trims..
3.

ANDREASFebruary 21, 2013 at 4:46 PM


Hehehehe.. bukan di google Mas Jo.. di sini nih..
http://troydaunan.blogspot.com/2012/03/minum-bir-bukan-hal-yang-aneh.html
itu ada section khusus proses pembuatan bir.
Mas Jo, Activate itu apa ya? kok saya belum pernah denger..
4.

Johanes SulaimanFebruary 22, 2013 at 2:18 AM


ini lho mas.. coba liat di video nya
http://www.youtube.com/watch?v=htOAEFfsjgs di detik (0.55) itu ada
activator...(ragi cair ya??) apakah sama dengan fermipan? dan barley yg
digunakan apakah bisa dipakai gandum olahan yg telah jadi?
trims
5.

ANDREASFebruary 22, 2013 at 6:49 PM


Yup.. udah liat..
Intinya Activator itu adalah yeast. di dalam bungkusan tsb isinya ragi kering
dan air murni. Pas dikeprok itu bungkusan airnya pecah dan nyampur sama
ragi yang akhirnya ngembang.
Proses ini dinamakan 'pitching'.
Ada beberapa jenis ragi khusus bir yang harus melalui proses 'pitching' agar
dapat bekerja dengan maksimal.
di tmpt kerja ane juga pake pitching.. 1 kg ragi kering dicampur dengan 1/2
galon Aqua, klo udah ngembang bisa dapet seember ukuran 24 liter.
Yang anda maksud dengan gandum olahan yang telah jadi itu yang gimana ya?
6.

Johanes SulaimanFebruary 23, 2013 at 5:24 PM


gandum olahan itu maksud saya... gandum yg dijulan dalam kemasan... apakah
bisa juga?
oh ya mas... jadi raginya itu sama juga dengan Fermipan? bisa dipake juga

atau jenis lain? namanya apa?


trims..
7.

Johanes SulaimanFebruary 23, 2013 at 5:31 PM


gandum kemasan maksudnya yg biasa dibuat sereal itu lho mas. atau bahan
pembuat roti gandum itu..
8.

ANDREASFebruary 24, 2013 at 8:43 AM


Kalo yang dimaksud gandum olahan = sereal, itu gak bisa, karena
pengolahannya beda.
Gandum sereal yang 'dicari' adalah zat tepung, sedangkan gandum untuk bir
yang 'dicari' adalah zat gula.
Gandum untuk bir sudah melalui tahap germination, yaitu tahap dimana
kecambah sempat tumbuh lalu dimatikan. Disitu zat tepung berubah menjadi
zat gula.
Kalau masalah ragi, ragi Activator atau Fermipan sebenarnya sama saja. Yang
membedakan adalah hasil akhirnya.
Untuk ragi khusus bir, mereka sudah dimodifkan sedemikian rupa sehingga
yang dimakan adalah zat gula dan bisa mengeluarkan rasa dan aroma yang
diinginkan oleh para pembuat bir.
Kalau ragi untuk roti, modifnya adalah untuk 'makan karbohidrat'.. rasa dan
aroma tidak menjadi target pengembang biakkan.
Namun, pada intinya, ragi adalah 'pemakan segala'
Ragi khusus bir, kalo gak nemu gula, ya karbonya dimakan. begitu pula
sebaliknya.
kalo masalah merek mah banyak banget: Mauri, Saf, Bakers, dll.
9.

Johanes SulaimanFebruary 25, 2013 at 10:34 PM


Jadi...sepertinya tidak mungkin bagi kita utk membuat bir sendiri dirumah ya
mas?...kendalanya kalau mau mencoba mengolah birr dirumah...adalah soal
Dmana bisa mendapatkan gandumnya itu>??>> :)

10.

ANDREASFebruary 26, 2013 at 12:33 AM


Siapa bilang tidak bisa... :D
Biasa aja.. Orang Indonesia kan panjang akalnya..
Beli gandum mentah biasa yang butiran, itu masih banyak yang jual.
Kemudian ekstrak sari gandumnya supaya dapat rasa-nya.
Untuk alkoholnya, tambahkan gula saat merebus..
Ane udah pernah coba bikin hasilnya dapet nilai A+...
hehehe.....
Jangan menyerah bro.. coba dulu..
Reply
22.

AnonymousFebruary 21, 2013 at 3:30 AM


maap gan ,saya mau tny lagi cz saya agk kurang jelas..
inti dr langkah pertama itu adalah merebus gula/beras/ketan dengan air sampai
mendidih trus di dinginkan sampai suhu ruangan lalu di di campur dengan fremipan gt
y?
klo bnr,hasil dr perebusan tersebut di dinginkan sampai suhu ruangan lalu di masukan
ke botol yg di tutup ya?apakah tmpt penampungan hasil rebusan tersebut
mempengaruhi rasa dr hasil frementasinya?
rsa apa yg terasa dr hasil fermentasi tersebut apakah tawar tapi beralkohol?
n pertanyaan terakhir apaka proses infuse itu yg membuatnya jdi berabau n berasa ya?
Reply
Replies
1.

ANDREASFebruary 21, 2013 at 6:09 PM


Kayaknya anda agak tercampur antara proses BIR dan SPIRIT (minuman
dengan kadar alkohol tinggi).
Supaya tidak salah proses, saya jabarkan di sini ya..
Kalau untuk bikin BIR:

1. gulanya diambil dari jenis gandum atau beras.


Proses ekstraknya dikisaran suhu 60-80 derajat saja. Prosesnya sekitar 60
menit. Untuk Ektraksi maksimal, disarankan gandum atau berasnya dipecah
agak kasar. Jangan sampai jadi tepung.
2. Setelah itu, disaring, dipisahkan antara gandum dan sarinya, kemudian
barulah direbus hingga mendidih sambil mencampur bumbu yang diinginkan.
Masukkan bumbu saat mulai mendidih. didihkan selama 30 menit.
Bumbu yang sering saya pakai (untuk 20 liter BIR):
Kulit Jeruk dari 3 buah jeruk.
Ketumbar - 10gram
Vanili - 1/4 sendok teh atau kurang. (sekitar 1 gram)
3. Dinginkan ke suhu ruangan, lalu masukkan ke botol, kasi ragi, tutup dengan
plastik dan dikareti, kasi 1 lubang pakai tusuk gigi, diamkan di suhu ruangan
sekitar 10 jam supaya raginya bekerja dengan maksimal.
Lalu pindahkan ke kulkas yang settingan suhunya +/- 3/4.
Maksudnya begini: setelan dingin kulkas kan ada MIN dan MAX, setel kira
kira 3/4 mendekati MAX.
4. Setelah hari ke 3 coba diicip. Seharusnya alkohol sudah mulai terasa.
simpan terus sampai ragi mengendap seluruhnya dan bir jadi sedikit bening
(Sekitar 10 hari).
5. Kalau sudah, pisahkan bir dari ragi, pindahkan ke botol baru yang bisa
ditutup dengan rapat.
6. Masuk ke proses karbonasi, cemplungin sekeping es kering ke dalam botol
tersebut, tutup rapat dan simpan lagi di kulkas selama 2-3 hari.
Jadilah dia BIR.
Kalau mau bikin SPIRIT, mending dari Gula aja langsung.. biar lebih praktis
(Perusahaan besar menggunakan kentang atau ketela untuk mendapatkan 'zat
gula' ini).
1. Gula direbus, kemudian dinginkan ke suhu ruangan, kasi ragi, simpan di
suhu ruangan juga dan biarkan sampai fermentasi selesai.
2. Selesai fermentasi, langsung di suling.
Catatan: saat proses fermentasi, larutan gula yg difermentasi kemungkinan jadi
'asem'.. itu normal. nanti setelah di suling akan hilang..
3. Selesai disuling, simpan dalam botol kaca.
4. beri perasa. bisa kulit jeruk, bisa isi jeruknya langsung, atau buah anggur
yang diulek kasar, tergantung selera. Inilah yang dinamakan proses infuse.
Tempat menyimpannya tentu akan mempengaruhi rasa hasil fermentasi. Jadi,
jangan menggunakan jenis botol plastik. Paling pas, gunakan botol dari kaca.
Catatan khusus tentang INFUSE:
Jangan terlalu banyak masukin bahannya. Nanti rasanya jadi terlalu tajam.
Contohnya: bila infuse dengan kulit jeruk, cukup sekitar 1/4 dari seluruh
kulitnya aja yg dimasukkan. Itupun hanya yang berwarna orange.. yg putihnya
jangan sampai ikut.. jadi pahit ntar..

2.

Johanes SulaimanFebruary 22, 2013 at 5:00 AM


melanjutkan penjelasan mas andreas ada yg ingin saya tanyakan disini..
. boleh tau rinciannya..? berapa byk gandum/ beras dalam jumlah air berapa
dan jumlah ragi berapa byk utk membuat bir? dan knp harus dimasak 60-80%
saja. ga sampai mendidih donk?
jadi tanpa gula sama sekali ya?
trims
3.

ANDREASFebruary 22, 2013 at 6:54 PM


secara rata rata, jumlah gandum adalah 20-25% dari jumlah air.
Untuk jumlah raginya, kalau untuk 20 liter air, pakai sekitar 10gram saja
sudah lebih dari cukup.
Kenapa dimasak di suhu 60-80 supaya gandumnya tidak menjadi bubur.
Mendidihnya nanti setelah gandum selesai dikeluarkan..
4.

ANDREASFebruary 22, 2013 at 6:56 PM


Kalau untuk bir, umumnya gula tidak diperlukan. tetapi kalau kadar
alkoholnya kurang, bisa saja ditambahkan gula..
Reply
23.

fadly al haqeemFebruary 25, 2013 at 7:23 AM


paten gan, boleh dicoba nih..
Reply
Replies

1.

ANDREASFebruary 25, 2013 at 9:17 AM


Monggo... silahkan dicoba..
Kalau perlu konsultasi, langsung aja ditanyakan di sini..
Free of Charge... hehehe...
Reply
24.

AnonymousFebruary 26, 2013 at 12:36 PM


nyoba air gula campur fermipan kok jadi rada bau tape ya?
belom di minum sih... baru berjalan 3 hari...
kira2 sampe berapa lama ya fermentasinya?
Reply
Replies
1.

ANDREASFebruary 26, 2013 at 5:42 PM


Yup.. betul.. kadang bau tape, kadang bau roti.. tidak masalah.
kalo air+gula, berarti minuman non bir.. Tunggu sampai gelembung2nya habis
total dan ragi mengendap ke bawah. Artinya fermentasi sudah selesai dan gula
sudah habis semua.
Kalau mau bersabar, tunggu sampe bening total.
Bisa 7 - 10 hari..
Reply
25.

AnonymousFebruary 27, 2013 at 12:25 AM

Mantab bro artikelnya, wa suka banget ama wawasan kek beginian, apalagi di tempat
saya org chinese, termasuk saya menyukai minuman bermerek,seperti jack
daniel,jhony walker, ama bir. Klo gitu wa boleh request bahan dan pembuatan
minuman bermerek gak gan. Pengen coba neh, sekalian usaha tar. Wakkaka. Klo
emang tujuan tercapai ntar bro dapat komisi dah.
Reply
26.

ANDREASFebruary 27, 2013 at 6:02 AM


Hahaha.... komisi ni yee....
Kalo resep minuman bermerek mah itu rahasia perusahaan masing masing..
Ada yang pakai kayu Oak untuk warna dan rasa, seperti Johnny Walker.
Ada yang menyaring alkoholnya pakai arang aktif (sempet liat di Discovery Channel)
Ada yang pakai rempah rempah, ada yang pakai buah.. banyak deh.
Dari sekian kali percobaan, gw baru berhasil niru cointreau.
Hanya dengan distilasi 3kg gula + 20 liter air dan 15gr fermipan ragi bakpao.
fermentasi 2 minggu, distilasi, dapet 3 liter alkohol kadar 30%. Simpan di botol kaca
selama 1 bulan sambil dikasi kulit jeruk dari 1/2 butir jeruk.... Eureka... dapet deh 3
liter cointreau.. :)
Reply
Replies
1.

ANDREASFebruary 27, 2013 at 6:11 AM


Pernah coba bikin pakai bahan kelapa muda.
Karena pendinginan kurang bagus, jadinya asem.
Terus nyoba lagi baru berhasil.
resepnya:
3 butir kelapa muda, diambil airnya dan daging kelapanya.
Daging kelapanya diblender, sisihkan.
Rebus air kelapa dengan 1 kilo gula.
Setelah mendidih, tambahkan air sehingga totalnya jadi 20 liter.
Setelah matang, dinginkan lalu campurkan blenderan kelapanya.
Ingat: blenderan kelapa jangan direbus. ntar hasilnya jadi kental seperti
minyak.
masukin ragi dan fermentasikan di kulkas selama 7-10 hari.
Kalau sudah jadi, saring pake kain tipis.
Hasilnya wangi banget dengan kadar alkohol sekitar 10%...

Reply
27.

ajay safelineMarch 1, 2013 at 3:18 AM


pengen coba pake air kelapa ah.......cma ane g ngerti ni gan....Setelah mendidih,
tambahkan air sehingga totalnya jadi 20 liter.
Setelah matang, dinginkan .apakah air yang 20liter ikut direbus dengan hasil rebusan
air kelapa?kalo cuma dicampurkan aja tanpa direbus gpp.....mohon penjelaannya
gan.....?
Reply
Replies
1.

ANDREASMarch 1, 2013 at 6:04 AM


Gunakan aqua aja, supaya hemat elpiji.
kalau mau merebus air 20 liter sih ya silahkan aja.. cuma kan boros.. :)
Harap diingat, bahwa hasil akhirnya adalah low alkohol ya.. jadi jangan
disuling. kalau disuling, akhirnya jadi alkohol biasa. aroma dan rasa kelapanya
hilang.
2.

ANDREASMarch 1, 2013 at 6:08 AM


Ingat, jangan menggunakan air matang yang sudah berumur lebih dari 2-3 jam
di suhu ruangan dalam kondisi tidak tertutup. Nanti bisa asem.
Karena kalau sudah terpapar udara / oksigen terlalu lama, maka bakteri akan
mudah masuk.
Bila menggunakan aqua, saat proses produksi, semaksimal mungkin galon
aquanya ditutup.
Ragi sangat sensitif terhadap kehadiran bakteri.
3.

ajay safelineMarch 19, 2013 at 7:57 AM


lagi nunggu hasilnya bang........cuma bang hasil rebusan gula + air kelapa
+kelapa yang diblender (pake kelapa yang tua) ane masukin langsung ke galon
trus cma ane simpen gitu j g dimasukin ke kulkas......jadi ga y kira2.........
4.

ANDREASMarch 19, 2013 at 5:22 PM


wah.. kemungkinan besar akan jadi asem.
udah berapa lama? coba diicip. kalau belum asem buruan masukin kulkas deh.
atau kalaupun sampai asem, paling2 ya kudu di distilasi.. :)
5.

ajay safelineMarch 19, 2013 at 7:11 PM


ha......iya bang rasanya jd asem........gagal dong ya tdnya sih g langsung
dimasukin ke kulkas tu ga muat......kalo didistilasi digimanain bang?p
kelapanya harus diblender ato ga......ato pke buah lain......?
6.

ANDREASMarch 19, 2013 at 8:15 PM


haha... terhitung gagal kalo untuk yang tidak disuling.
tapi jangan dibuang. lanjutin aja terus sampai selesai fermentasi. setelah itu
disuling..
yang sudah ada di dalam galon, biarin aja apa adanya.
nanti saat mau disuling, ambil airnya aja, trus disuling.
dari total 1 galon (kalo penuh) dapetnya sekitar 2-3 liter maks (kalo mau
alkohol diatas 35%)
bisa sampai 4 liter kalo mau alkoholnya sekitar 20%
tampung pakai gelas atau mangkok.
usahakan setiap panci baru disuling, setelah 3 gelas pertama, di icip hasil
sulingan yg keluar dari selang / pipa, pakai sendok. kalo udah hambar hentikan
penyulingan dan ganti dengan yang baru. supaya kadar akhir alkohol tidak jadi
terlalu rendah.
biasanya sekitar 1/2 panci tersuling, udah bisa dibuang sisanya.
Reply

28.

AnonymousMarch 3, 2013 at 9:08 AM


mau nanya nih Bos., mana yang lbh bagus hasilnya waktu proses fermentasi pake
wadah yg tertutup rapat/panci presto,atau pake galon aqua yg diberi sedikit lubang
diatasnya.?
Reply
29.

ANDREASMarch 3, 2013 at 4:22 PM


Saya sarankan pake galon aqua. karena bahan penampungnya tidak akan
mempengaruhi rasa produk.
Kalo panci presto, saya gak yakin bahannya. bisa bisa pengaruh ke rasa dan aroma.
Kalo bisa dapet presto yang asli stainless, bisa dipake. Malah disarankan sekali bila
yang akan dibuat adalah bir..
Karena dengan begitu, kita gak perlu masukin es kering utk karbobasi. Cukup dengan
'menahan' CO2-nya si ragi supaya gak keluar, kita sudah dapet bir + karbonasi.
Yang perlu diperhatikan adalah tekanan. Masalahnya presto gak punya pengukur
tekanan.
Kalo terlalu tinggi level karbonasinya juga gak enak minumnya.. :)
Reply
Replies
1.

AnonymousMarch 3, 2013 at 11:40 PM


oke thank's bos.,oh ya mana yg kbh tinggi kadar gulanya antara apel sm sawo
bos.?
2.

ANDREASMarch 6, 2013 at 1:10 AM

Kayaknya sawo deh.. lebih manis soalnya.. :)


Reply
30.

AnonymousMarch 4, 2013 at 8:17 AM


mau tny nih lagi nih,saya baca" di blog" nya org n liat dr youtube mengenai cara
membuat makkoli nah itu makkoli termasuk spirit ato beer?
misal klo mau mbikin nya pke bahan beras nya 1/2kg trusfremipant nya 100g cukup g
boz? kira" ntar jadi nya kadar alkohol brp yah?
Reply
Replies
1.

ANDREASMarch 6, 2013 at 1:24 AM


Baru denger ttg makkoli.. sesuai info yg saya dapet si katanya masuk golongan
wine, rice wine.. tapi ada yg bilang juga liquor..
Kalo 'hanya' dengan 1/2 kilo beras, alkoholnya pasti rendah, paling sekitar 12% aja tergantung volume air.
tambahin gula aja, supaya jadi alkoholnya banyak..
fermipan 100 gr kebanyakan bro.. 5-10 gram aja cukup. paling banyak juga
15gr.. kebanyakan ragi juga gak manfaat, malah akan lebih keruh.
2.

AnonymousMarch 7, 2013 at 4:46 AM


ditambahin gula?mksd nya nasi yg uda di ratain dgn fermipan trus di tambahin
gula pasir gt??mo tny fermipan / ragi roti itu kan ada 2 jenis yg kering n yg
basah.. klo mau membuat makkoli itu pke g ragi basah kan?pinacle itu ragi
basah kan??
Reply

31.

AnonymousMarch 9, 2013 at 11:49 AM


mao nanya Bos., bisa nggak alkohol hasil dr destilasi dicampurkan sm hasil yg sdh
difermentasi(brewing).? maksudnya saya ingin bikin jus buah yg difermentasi tp
kadar alkoholnya agak tinggi. bisa gak Bos.?
Reply
32.

AnonymousMarch 9, 2013 at 3:31 PM


nyoba bikin kilju, gula+air+ragi
tapi hasilnya malah kaya syrup gitu rada kentel tapi fermentasi udah selesai
coba di minum hasinya setenguk kerasa asam tapi berasa alkoholnya itu asamnya dari
mana ya? apakah ini batch gagal?
Reply
33.

ANDREASMarch 9, 2013 at 5:34 PM


alkohol dicampur langsung ke hasil brewing bisa banget.. malahan mantap..
kalau asam, berarti terjadi infeksi dengan bakteri.
mohon perhatikan cara mencuci peralatan masak dan fermentasinya. kalau perlu,
sitam dengan air panas supaya steril.
perhatikan juga cara penyimpanan. kalau untuk yang tidak disuling, fermentasi harus
di suhu dingin.
Reply
Replies
1.

AnonymousMarch 9, 2013 at 11:07 PM

thank' banget Bos.


Reply
34.

AnonymousMarch 13, 2013 at 10:11 AM


mo nanya nih Bos., bisa nggak hasil brewing kt tambahin gula + masak + fermentasi
lg.? atau hasil brewing kita tambahin air gula yg sdh dimasak trus difermentasi lg.?
Reply
Replies
1.

ANDREASMarch 13, 2013 at 9:29 PM


Kalau sebelum proses fermentasi, bisa.
Tapi kalau sudah fermentasi trus dimasak lagi, tidak bisa. karena akoholnya
akan rusak.
2.

AnonymousMarch 14, 2013 at 9:31 AM


Oke Bos., tp kl nggak dimasak lg gmn, bs nggak.,? maksudnya hasil brewing
ditambahin air gula yg sdh dimasak, trus difermentasi lg.,alkohol yg ada
dihasil brewing pertama td bs rusak nggak.?
3.

ANDREASMarch 14, 2013 at 5:49 PM


Kalo itu bisa..
dengan asumsi bahwa sudah terjadi fermentasi, kalo ditambah air gula lagi
maka ragi akan dapat 'makanan' lagi.
namun perlu diingat, bahwa kemampuan ragi fermipan untuk hidup dalam
cairan yg sudah mengandung alkohol ada batasnya. Kalau sudah terlalu tinggi

kadar alkoholnya, ragi akan mati.


Sesuai pengalaman saya, sampai dengan batas sekitar 15-20% alkohol, ragi
fermipan akan mati.
Reply
35.

AnonymousMarch 17, 2013 at 8:20 PM


-Mau tanya gan seandainya dari AQua masuk gula di tambah ragi tanpa perebusan
gimana hasilnya ..?
-perebusan di lakukan setelah hasil akhir apa mempengaruhi kwalitasnya ?
Reply
Replies
1.

ANDREASMarch 18, 2013 at 10:46 PM


Jangan dilakukan. prosesnya terbalik.
Yeast akan mati..
Reply
36.

AnonymousMarch 20, 2013 at 8:06 AM


mo tny klo misal dlm pembuatan fermentasi gini ragi nya kurang gmn?misal gula yg
di pke tidak tau pasti berapa kg otomatis akan kira" juga kan takaran ragi yg di
campuran.... apakah bila ragi kurang takaran nya masi bisa jdi??
Reply
Replies
1.

ANDREASMarch 21, 2013 at 12:58 AM


Kalau raginya kurang, jangka waktu fermentasi jadi lebih lama. itu aja sih.
Kekurangan ragi tidak menyebabkan produksi gagal. cuma lebih lama.
Kalau dirasa kurang cepat, tinggal tambah ragi aja bro.. :)
2.

AnonymousMarch 21, 2013 at 2:46 AM


lanjutan dr pertanyaan saya sebelum nya,saya mulai fermentasi hari mgu saya
cek hari ini uda lumayan banyak buih nya n berbau asem" kyk nasi basi gt...
kira" itu jdi apa g ya? klo misal bsk saya saring uda bisa di minum g yah?
3.

ANDREASMarch 21, 2013 at 6:31 AM


kayaknya gak dimasukkan ke kulkas ya?
kalau udah terlanjur basi, jangan dibuang. biarkan saja sampai fermentasi
selesai, lanjut dengan proses penyulingan..
jangan diminum dalam kondisi seperti sekarang. pasti sakit perut..
4.

AnonymousMarch 21, 2013 at 9:32 AM


aduh kyk nya salah ragi nya nih T_T
saya pke ragi basah , bahan nya saya pke nasi
wah kyk nya gagal total dah @@
5.

ANDREASMarch 21, 2013 at 10:25 AM


Emang ragi basahnya pakai jenis apa? mendingan pakai ragi kering aja, lebih
terjamin..
Reply

37.

AnonymousMarch 21, 2013 at 9:47 AM


Sob gw dah coba udh berjalan 7 hari saya coba kok rasanya pait ya padahal gula
banyak air 5 liter gula 1/2 kilo airnya berubah jadi agak kuning itu gagal apa berhasil
sob tenk..
Reply
Replies
1.

ANDREASMarch 21, 2013 at 10:26 AM


agak kuning itu dapet dari raginya. kalo pahit.. hmm.. kok belum pernah
terjadi ya.. selain ragi, dimasukin apa lagi?
Reply
38.

AnonymousMarch 21, 2013 at 10:41 AM


Yang saya pakai aqua,bibit ragi sama gula itu saja rasa manisnya ilang pait" tawar gitu
tp aroma tapenya tajem betul
Reply
39.

steveMarch 23, 2013 at 6:44 PM


saya mau tanya, klo masukin raginya selagi air gulanya masih panas/hangat boleh
gak? klo air terlalu panas apa ragi bisa mati? thx
Reply

40.

steveMarch 23, 2013 at 6:52 PM


tanya lgi, setelah di masukin fermipan lalu tutup dngn plastik wrap lalu di beri lubang
kecil dngn tusuk gigi, setelah itu saya biarkan selama 12 jam dlm ruangan agar
fermentasi maksimal, setelah itu di masukan kedalam kulkas. boleh gak seperti itu?
thx
Reply
41.

ANDREASMarch 23, 2013 at 9:20 PM


prinsipnya, ragi boleh masuk di suhu maksimal suhu ruangan, atu makaimal
30derajat.
1 hari disuhu ruangan masih bisa, hanya saja harus tetap diperhatikan.. karena beda
daerah beda suhu dan tingkat kontaminasinya..
Reply
42.

steveMarch 23, 2013 at 10:02 PM


Thx bro!
Reply
43.

steveMarch 26, 2013 at 9:49 PM


Bro mau tanya, bedanya ethanol absolute, ethanol teknis sama food grade? klo abolute
bisa di konsumsi jugakan ya?
Reply

44.

Stefanny LungMarch 27, 2013 at 8:53 AM


malam mas,
"Pernah coba bikin pakai bahan kelapa muda.
Karena pendinginan kurang bagus, jadinya asem.
Terus nyoba lagi baru berhasil.
resepnya:
3 butir kelapa muda, diambil airnya dan daging kelapanya.
Daging kelapanya diblender, sisihkan.*
TANYA: mas kalo saya cincang halus boleh ga? kira" mengurangi rasa dan aroma ga
ya?
Rebus air kelapa dengan 1 kilo gula.
Setelah mendidih, tambahkan air sehingga totalnya jadi 20 liter**
* TANYA : setelah ditambah air boleh diaduk?
Setelah matang, dinginkan lalu campurkan blenderan kelapanya.***
***TANYA: boleh diaduk juga gaa?
Ingat: blenderan kelapa jangan direbus. ntar hasilnya jadi kental seperti minyak.
masukin ragi dan fermentasikan di kulkas selama 7-10 hari.
****TANYA : kira" raginya berapa banyak? boleh saran jenis raginya? yang murah
namun ga mengurangi kualitas minumannya :) dan saat dimasukin ke kulkas
cairannya dimasukkan kedalam botol kaca/ dipanci aja gpp?
Kalau sudah jadi, saring pake kain tipis.
*****TANYA: kain khusus? atau kain apa saja yang sudah dicuci boleh?
Hasilnya wangi banget dengan kadar alkohol sekitar 10%..."
maaf ya banyak nanya, makasih banyak mas Lucky me ketemu blog anda!
ini akan saya jadikan bahan skripsi saya . Mohon bantuannyaaa :)
Reply
45.

Stefanny LungMarch 27, 2013 at 8:58 AM

satu lagi mas ketinggalan hehehehe


kan diatas mas ada jelaskan karena pendinginnya kurang bagus jadinya asem
pertanyaan:
1. harus berapa ya suhu kulkasnya??
2. terkadang suhu kulkas suka ga stabil karena sering dibuka / banyaknya barang yang
masuk kedalam kulkas ( anak kos pada sumpel makanan banyakk -___-)
ada solusi mas? thx :)
Reply
46.

ANDREASMarch 27, 2013 at 4:20 PM


bro Steve,
Etanol absolut itu maksudnya Etanol murni. biasanya mendekati 100%.
kalau Etanol teknis itu maksudnya Etanol yang dipakai di Lab. umumnya kisarannya
sekitar 70% aja.
sedangkan masalah food grade, itu adalah suatu kondisi dimana etanol itu dianggap
layak konsumsi atau tidak. karena etanol juga ada yg dibuat utk fungsi yg tdk ada
kaitannya dengan makanan. disini prosesnya sering tidak steril. misalnya: pancinya
kotor atau gak pernah dicuci.
kalo yg food grade, berarti pembuatannya sudah pasti sgn rujuan utk dikonsumsi.
sehingga kebersihan saat proses pembuatan akan dijaga.
level food grade ini ditentukan oleh BPOM.
Reply
47.

ANDREASMarch 27, 2013 at 4:33 PM


sista Stef..
pertanyaanya buanyak amaaaaat.. wkkkk....
to ga papa.. no problem..
1. untuk daging kelapa, dicincang juga boleh. sama saja..
2. setelah mendidih, mau diaduk juga tidak masalah.
3. kalo ragi murah paling ya fermipan.. na kalo masalah jumlahnya, biasanya saya
paka 3 pack utk 20liter air dan 3kg gula.
4. kalau bisa pakai btl kaca. klo panci ga stainless takutnya pengaruh ke rasa.
5. kain sembarang boleh.. usahakan putih.. jangan yg berwarna. biar aman, rebus dulu

kainnya.
6. suhu ideal sih kisaran 10-5 derajat sih.. tapi kalo naik ke 15 derajat, masih bisa. asal
panci or botol jgn sampe gak sengaja terbuka.. kalo ini sih solusinya cuma satu..
pengatur suhu kudu di set ke 'max'... ato....... beli kulkas sendiri... hahahaha.....
(smoga bermanfaat sista....)
Reply
Replies
1.

Stefanny LungMarch 29, 2013 at 5:41 AM


klo yg dr kelapa ini perlu di disuling ga mas?
Reply
48.

steveMarch 27, 2013 at 11:39 PM


thx bro!
Reply
49.

budi santosoMarch 27, 2013 at 11:59 PM


mas bro gmn caranya membuat minuman jowo(ciu) yang sperti daerah bekonang
karangayar jawa tengah.thxnya mas bro
Reply
50.

Stefanny LungMarch 28, 2013 at 5:16 AM

thx for reply mas Andreas ahahha banyak yaaa jadi maluu =D, saya ada coba
konsultasiin ke dosen pembimbing saya mengenai rasanya
nah saya mw tanya nih mas untuk rasa kira" yang dari air kelapa ini hampir sama ga
seperti minuman merk coconut malibu? sejenis rhum gitu mas
untuk pembuatan yang seperti cointreau yang sudah pernah mas coba
"Hanya dengan distilasi 3kg gula + 20 liter air dan 15gr fermipan ragi bakpao.
fermentasi 2 minggu, distilasi, dapet 3 liter alkohol kadar 30%. Simpan di botol kaca
selama 1 bulan sambil dikasi kulit jeruk dari 1/2 butir jeruk"
alatnya bisa ga mas bikin sendiri tapi ga pake panci prestooo, ak ga ada :(
thanksss mass

Reply
51.

ANDREASMarch 28, 2013 at 7:23 AM


@mas Budi Santoso: Sori mas.. saya gak tau cara pembuatan ciu.. :(
Reply
52.

ANDREASMarch 28, 2013 at 7:43 AM


@ mbak Stef:
enggak sama mbak. kalo malibu sistem pebuatannya adalah dgn cara menambahkan
etanol ke dalam syrup 'santan'.
kalo tanpa panci presto kayaknya akan susah.
mungkin bisa dicoba pake panci+tutup yg 'diikat' jadi satu dan lubang tmpt
pegangannya dikasi selang. hanya saja mungkin akan banyak uap yg terbuang karena
tidak adanya 'seal' antara body dan tutup.
Reply
Replies

1.

Stefanny LungMarch 29, 2013 at 4:54 AM


ohh beda yah masss, jadi minuman yang berbahan dasar kelapa ini kira" bisa
digambarkan ga mas rasanya seperti apa? seperti tuak kah kira"?
1. mas broo, kalo saya buat pake air sama daging kelapa tua kira" akan jadi
seperti apa itu rasa? sama kah?
2. mass temen saya ad yg melakukan pembuatan homemade wine
menggunakan anggur merah yang difermentasikan didalam botol rapat tapi ga
ditambahin ragi&gula sama sekali setelah didiamin 7 bulan nah setelah dibawa
ke lab alkoholnya cuma 12,5% mas, kira" kalau saya gantikan dengan anggur
hijau dan menambahkan gula dan ragi supaya proses fermentaasinya lebih
cepat boleh ga ya mas?
banyakkk nanyanyaaa, mohon dibantu ya mas hahahhahahaha
Reply
53.

ANDREASMarch 29, 2013 at 8:11 AM


Stef,
kalo yg sy buat, rasanya kayak cointreau juga tapi ga ada bau jeruknya. manis,
beralkohol, smooth.. jauh dong sama tuak.. beda banget..
Kalo pake kelapa tua sy belum pernah coba..
Gimana kalo anda yg coba.. :p ntar sharing hasilnya yaa... hahaha....
utk bikin wine, diganti dgn anggur hijau dan kasi gula dan ragi bisa aja.. nanti jadinya
white wine..
dan pasti lebih cepat. karena teman anda menggunakan bakteri alami yg ada di dlm
cairan dan anggur yg dia pakai..
Reply
Replies
1.

Stefanny LungMarch 29, 2013 at 10:11 PM


This comment has been removed by the author.
2.

Stefanny LungApril 1, 2013 at 1:42 AM


kalo tuak rasanya seperti apa mas?? maklum sy ga pernah minum tuak.. kata
dosen kalo liquer dari air kelapa tersebut mirip tuak saya ga bisa ngajuin itu
untuk tugas akhir saya. :) sekarang saya udah beli bahan untuk cobain
pembuatan cointreau dulu sih mas hehe tinggal nyoba nih takut salah tapi..
tolong di check mas dari yang saya tangkap cara pembuatannya :
untuk liquer kelapa:
1. gula+air kelapa direbus dinginkan tambah air sampe jd 20lt
2. masukin daging kelapa sama ragi ke botol kaca
3. tutup rapat masukin ke kulkas diemin 7-10hr
4. saring langsung siap minum
5. penyimpanannya di kulkas/ ruang terbuka mas?
untuk pembuatan cointreau:
1. rebus air+gula dinginkan tambah air sampe 20lt
2. tambah ragi di panci diaduk
3. tutup panci pake plastik wrap bolongin pake tusuk gigi 1 bolongan, diamkan
di ruang terbuka selama 2 mgg untuk fermentasi.
4. setelah di fermentasi langsung dipindahkan ke panci presto untuk disuling
dengan api kecil, ( kalo mw lebih baik ambil sulingan 5 gelas pertama)
5. setelah disuling masukkan ke botol kaca masukkan kulit jeruk(infuse)
kedalam botol.(jeruk jenis apa mas?+kulit jeruk yg ud dikeringin/basah?)
6. diamkan minimal 2mgg - 4mgg di ruang terbuka dalam proses infuse
7. setelah itu disaring sehingga tidak ada sisa" kulit jeruk
8. siap diminum
9. penyimpanan di ruang terbuka/kulkas mas?
mas bener ga cara yang saya tangkep? ada yang diralat mas? mohon
bantuannyaa yaah mass
Reply
54.

ANDREASApril 1, 2013 at 2:42 AM

Dengan Senang Hati.. No Problem..


Saya jamin rasanya tidak akan sama dengan Tuak. jauh banget..
Kalo pakai contoh sekolahan, Tuak itu SD sedangkan dari air kelapa ini udah S1.. :D
Cara fermentasi tuak adalah dengan menggunakan jamur alami, sehingga sudah pasti
tercampur dengan bakteri yang ada di jamur tersebut. Ini yang membuat tuak rasanya
agak asem dan baunya keras sekali.
Kalau menggunakan fermipan, baunya akan sangat soft dan wangi.
Untuk pembuatan Liquer kelapa sudah benar. Penyimpanan di kulkas.
Jangan lupa, saat fermentasi dengan menggunakan botol, mulut botolnya tutup pakai
plastic wrap juga dan dikasi bolongan.
Jangan tutup pakai tutup botolnya supaya tidak meledak kena tekanan fermentasi ragi.
Untuk pembuatan Cointreau:
yang nomor 4 itu tidak mutlak maksimumnya 5 gelas. saat penyulingan, sambil diicip
aja. Kalau udah mulai hambar, hentikan penyulingan. Saat sisa air di panci
penyulingan dibuka, baunya mirip cuka.
Kulit jeruknya yg fresh aja.. saya pake ponkam atau sejenis.. sunkist juga boleh..
Saat infuse diruangan terbuka juga bisa, botolnya ditutup rapat ya, kalo gak
alkoholnya menguap.
saya sarankan, saat penyulingan dan setelah produknya jadi, mbak Stef icip meski
hanya seujung sendok teh, jadi anda tau rasanya. Jangan khawatir mabuk.. itu juga
bagian dari proses pembuatannya.. hahaha...
Emang kapan skripsinya?
Reply
Replies
1.

Stefanny LungApril 1, 2013 at 9:11 AM


malam mas,saya sih sudah bisa mengajukan judul skripsi mas secepatnya
supaya ga ad yang sama,nasib baik saya buka blog mas andreas, kalo ga saya
ud pake tutup botol dan ga kebayang gimana kulkas ibu kos saya
hahahahahahah, kebetulan saya sudah buat sih mas jam9 tadi jadi untuk liquer
kelapanya, tapi saya ga chop halus.. saya chop kasar mas.. dan dari resep yang
sudah mas kasih saya bagi4 semua untuk takarannya..
nah kemungkinan besok saya mau nyobain yang buat cointreau, cuma emang
lagi bermasalah di pipa nya mas untuk atas presto, :(

nah mas untuk yang versi kelapa, saya harus mencari minuman yang udah
beredar dipasaran yang mirip dengan minuman cointreau rasa kelapa ini, kira"
mas andreas tau ga minuman merk apa yang kira" mengacu pada minuman
kelapa ini? soalnya saya harus beli jg mas yg aslinya -___thxx mass klo bs bales cpt enak nih saya mau share foto yang ud saya buat
tadii
2.

Stefanny LungApril 1, 2013 at 11:02 AM


ntuk pembuatan Cointreau:
1.mas saat fermentasi beneran 2mgg ditaro dipanci ditutup?/ digalon aqua
yang ak tutup pake plastik tutup botolnya dan bolongin pake tusuk gigi?
2. abis nyuling kan baunya kan mirip cuka tuh mas, baunya berbekas ga di
panci prestonya? masalahnya itu pny mamanya temen sayaa hahaha bole
minjem ;p
Reply
55.

ANDREASApril 1, 2013 at 7:43 PM


Kalo gak dapet pipa, pakai selang juga bisa kok..
diakalin aja. yang penting bisa ngalir uapnya ke gelas..
Untuk pembanding, bisa pake Bols Coconut atau De Kuyper Coconut.
Bedanya dikit di ketajaman rasa dan aroma..
utk Cointreaunya, iya.. sekitar 2 minggu di panci atau galon aqua yg ditutup pake
wrap + 1 bolongan..
Kalo masalah panci prestonya, baunya hanya saat dibuka aja pas mau dibuang.. cuci
pake mama lemon pasti ilang baunya.
Tenang aja.. aman ngembaliin pinjeman prestonya.. :D
Reply
56.

Stefanny LungApril 1, 2013 at 10:12 PM


selang airrr mass??
untuk klpa:
1. oh lebih mirip kemana nih mas liqueur bols coconut atau de kuyper coconut?
2. minimal 7hari sudah bisa saya ujikan kepada dosen mas?/lebih lama lebih baik?
untuk cointreau:
1. di panci mana aja boleh mas/ harus di panci presto saat fermentasi?
2. kira" pas infuse efektifnya berapa lama mas? lama waktu terbaik dan lama waktu
minimal sudah bisa diminum?
makasih mass :)
Reply
57.

ANDREASApril 1, 2013 at 11:25 PM


Iya.. selang air.. atau pakai selang yg utk kompresor yg melingkar2 kaya per itu juga
lebih bagus..
Kalo masalah mirip, rasanya lebih mirip ke bols.
7 hari kan belum matang.. tapi udah mulai mengandung alkohol.. cuma masih rendah..
Usahakan pancinya yang ada lapisan stainless ato krom.. jangan panci full
alumunium.
infuse terbaik 1 bulan minimum.. lebih lama lebih baik..
Reply
Replies
1.

Stefanny LungApril 2, 2013 at 3:10 AM


pake selang air nih kayaknya ak strilin dlu,
ohh 7 hari belum matang tp baru mengandung alkohol? kira" hari ke berapa
dia matang dan sudah boleh saya kasi ke dosen untuk dicicip mas?
__________________________
kalo udah jadi mas penyajiannya menurut mas enakan dingin/sesuai ruang

terbuka? gini mas soalnya setelah saya nanya" ke seluruh dosen foodbeverage
rata" kurang demen sm coconut bols kan sulit untuk diminum straight dan
jarang disajikan straight mas,disebabkan aromanya yg kurang diminati.
untuk percobaan yang sedang saya buat ini kira" mas nih sebagai yg ud jagoo
doyan yang mana mas bols/buatan homemade ini? dan bs ga disajikan
straight?
thx atas bantuannya mass :)
2.

ANDREASApril 2, 2013 at 6:30 PM


Kalo saya sarankan, tunggu sampai fermentasi bener2 kelar, simpan sekitar 34 hari dalam keadaan tertutup rapat di kulkas.. baru enak. Sajikan dingin.
Kalo saya lebih suka straight on the rock (pake es batu).. dibandingkan dengan
bols coconut asli, yg homemade ini baunya lebih soft.. Asal kita tidak masukin
kelapanya terlalu banyak.
Kalo udah jadi cocktail, ciri coconutnya tercampur dengan yang lain jadi gak
terasa..
Reply
58.

Stefanny LungApril 2, 2013 at 8:24 AM


mas satu lagi :)
saya ada search ternyata minuman bols coconut terbagi lagi menjadi 5 jenis ya mas?
1 June Bug
2 Key West Cooler
3 Lights of Havana
4 Gadfly
5 Tropical Cream
diantara 5 ini mana yg lebih mirip mas sm yg sekarang sedang saya buat? mau nitip
tante beli di duty freee heheheheh
Reply
Replies

1.

ANDREASApril 2, 2013 at 6:48 PM


Kalau yg anda sebut di atas itu cocktailnya mbak Stef..
yg saya inget June Bug.. campuran dari 3 jenis bols. Melon, Banana dan
coconut + beberapa juices.
kalo yg sedang anda buat itu bols coconut liqueur-nya.
http://www.bols.com/products/bols-coconut/
Reply
59.

Stefanny LungApril 3, 2013 at 3:20 AM


ohh gituu , iya deh mass sorry tuh ga ngerti bgt akuuuu :(, hari ini fermentasi ud
berjalan ke hari3 mas , nanti kalo udah bener" jadi rasanya manis dan ga ada asem kan
mas??
Reply
Replies
1.

ANDREASApril 3, 2013 at 3:50 AM


Hehehe.. gak pa pa Sist.. kita sama sama belajar kok..
Kalu diskusi gini kan ilmu kita sama sama nambah.. :)
saya juga jadi tau klo coconut liqueur ternyata kurang disuka karena
aromanya.. :D
kalau masalah rasa final produk, selama tidak terjadi kontaminasi bakteri, pasti
tidak asem..
Kalau masalah manisnya, itu bisa ada bisa tidak. terganting tingkat
fermentasinya..
logikanya begini:
ragi mampu menghasilkan 15% alkohol. selebihnya, ragi akan mati keracunan
alkoholnya sendiri.
Sedangkan untuk menghasilkan 15% alkohol di dalam 20 liter air, katakanlah

diperlukan 2kg gula.


Nah, pas bikin, ternyata anda masukkan 3 kilo gula.. jadi yg sekilo pasti gak
terurai jadi alkohol.. tetep gula..
sehingga hasil akhirnya pasti ada manisnya.
Namun ini hanya berlaku untuk yang tidak disuling lho ya.. kalo disuling,
manisnya akan hilang.
untuk produk yang disuling, kalo mau ada manisnya, tambahkan simple syrup
(gula cair) aja setelah proses penyulingan.. :)
Begitu ceritanya Sist..
Reply
60.

edi guitaraApril 3, 2013 at 8:33 AM


malam Bos.,liat obrolan Bos sm mbak Stefanny diatas, jd kl 3 kg gula + 20 liter air itu
difermantasi cm sktr 2 kg aja gulanya yg terurai jd alkohol,smntr yg 1 kg nya tdk.,? kl
misalnya waktu proses fermentasinya diperpanjang lg, apakah yg sekilonya lg bs
terurai jd alkohol..? Apa proses destilasi dpt mengurai semua gula yag ada di brewing
jd alkohol Bos..? Soryy Bos saya jd bingung.
Reply
Replies
1.

ANDREASApril 4, 2013 at 8:26 PM


Pagi Mas Edi..
itu hanya sebagai contoh aja mas.. :)
saya sih belum pernah menghitung berapa tepatnya.
Namun, dari beberapa kali 'produksi' dengan gula 3 kg / 20 liter air, masih
tersisa sedikit manis.. jadi pas diminum jadi nikmat.. (soalnya saya suka yg
ada manisnya)
Masalah proses fermentasi, tidak dapat diperpanjang selama kita
menggunakan jenis ragi yang sama..
jadi, intinya, proses fermentasi terhenti karena dua hal berikut:
1. karena kandungan gula sudah habis
2. karena kandungan alkohol sudah terlalu tinggi untuk raginya. pada tahap ini
ragi akan mati.

pada dua tahap di atas, proses fermentasi tidak dapat diperpanjang.


Sedangkan pada tahap distilasi, 'sisa gula' tidak akan diurai lagi, melainkan
'ditinggal' atau 'dibuang'
proses distilasi hanya 'memadatkan' kandungan alkohol dengan cara
mengeluarkan kandungan airnya.
Semoga tidak bingung lagi.. hehehe... :)
2.

edi guitaraApril 7, 2013 at 7:16 PM


Thank's Bos.,he..he..he..
Reply
61.

Stefanny LungApril 4, 2013 at 2:24 AM


wah makasih ya masss, hehehe nanti hari selasa itu 1 minggu sudah mas, kira" hari ke
berapa saya bisa buka untuk disaring dan dicobain ya mas? hari ke 10 / 12 baiknya?
Reply
Replies
1.

ANDREASApril 4, 2013 at 8:27 PM


Sebaiknya ditunggu sampai proses fermentasi benar2 selesai dan seluruh ragi
mengendap. kalo saya, biasanya saya tunggu sampai hasil fermentasi jadi
bening.. :)
Reply
62.

edi guitaraApril 7, 2013 at 7:18 PM


Thank's Bos.,he..he...he..
Reply
63.

edi guitaraApril 8, 2013 at 10:15 AM


Malam Bos, mau tny lg nih, tingginya kadar gula yg ada dlm brewing itu
menghasilkan banyaknya/jmlh alkohol yg didpt atau tingginya kadar/prosentase
alkohol yg didpt stlh proses destilasi.? Tlng dijelasin Bos, thank's.
Reply
Replies
1.

ANDREASApril 8, 2013 at 5:31 PM


Betul sekali bro Edi..
Hanya saja, dengan menggunakan Fermipan, maksimum kadar alkohol
terbatas.
Ragi Fermipan hanya mampu menghasilkan sekitar 15% - 20% saja.
Ada beberapa jenis ragi khusus brewing yang bisa menghasilkan alkohol
dikisaran 30%. tapi harganya juga selangit.
Tinggi rendah kadar alkohol dalam cairan yang akan diproses distilasi
mempengaruhi hasil akhir setelah distilasi.
Kalau kandungan awalnya rendah, bisa dijadikan tinggi dengan melakukan
dua atau tiga kali proses distilasi.
dengan catatan, volume yang dihasilkan akan berkurang.
Minuman berkualitas seperty grey goose, sky vodka, dll, rata rata 2-3 kali
distilasi.
Reply
64.

ajay safelineApril 10, 2013 at 9:19 PM

siang bang.........eksperimen dri kelapa dah jadi bang yang pertama mah ane suling
semua bang abisnya hasil akhirnya jadi asem g tau nih mo di apain alkoholnya trus
ane buat lagi yg kedua wah mantep bang hasilnya ane ampe mabuk bang soalnya ane
minum hampir setengah galon abis enak bang.........kalo masa kadaluarsanya berapa
hari ni bang yang untuk dari kelapa.....?trus bang ane mocoba pake buah lontar kira2
sama ga prosesnya sama pake kelapa........?
Reply
Replies
1.

ANDREASApril 11, 2013 at 6:56 PM


Wah.. selamat yaa.. meskipun yang pertama gagal, gak pa pa.. anggap aja itu
proses pembelajarannya.
Kalo jenis yang tidak disuling, dalam keadaan tertutup rapat dan disimpan di
kulkas, bisa mencapai 30 hari rata rata.
kalau yg sulingan bisa lama banget, sekitar 6-12 bulan bahkan lebih.
Utk pemakaian buah lontar terus terang saya belum pernah coba. Buah lontar
itu buah siwalan bukan?
2.

ajay safelineApril 12, 2013 at 6:48 PM


wah apa y namanya.......biasanya sih airnya sukadijual dipinggir2 jalan kalo ga
salahnamanya lagen gitu.......kalo disuling rasa dari kelapanya bisa hilang
ga.........kalo iya apakah bisa di kasih kulit jeruk seperti testi diatas......
3.

ANDREASApril 12, 2013 at 8:16 PM


Oh iyaa... Legen.. tapi sy belum pernah coba tuh.. :D
tapi kemungkinan sama mengingat jenis buahnya kurang lebih sama.
Kalo disuling, rasa dan aroma sudah pasti hilang.
bisa di kasi kulit jeruk setelah di suling.. hasilnya akan sama..
Reply

65.

edi guitaraApril 14, 2013 at 9:46 AM


Malam Bos, waktu saya destilasi hasil fermentasi kenapa hasil pertamanya berwarna
agak keputihan/spt air beras, apakah itu normal Bos.? tp pd hasil berikutnya bening.
Waktu destilasi saya masukin sktr 6 gelas, dan saya ambil hasilnya 2 gelas. Apakah
kebanyakan hasil yg saya ambil Bos, atau cukup 1 gelas aja.?
Reply
Replies
1.

ANDREASApril 14, 2013 at 5:49 PM


Iya.. itu terjadi juga sama saya..
kalo masalah itu, belum nemu pemecahannya.. hehehe..
disatu sisi dia alkoholnya paling tinggi (karena keluar paling awal) di satu sisi,
warnanya bikin bete..
kalau masalah jumlah hasil yg mau ditampung berapa, intinya tergantung
kebutuhan kita.
tapi 6 gelas diambil 2 gelas itu sangat wajar. secara volume hasilnya sekitar
33%. secara kadar alkohol bisa mencapai 40%
2.

eApril 20, 2013 at 9:23 AM


Emang bener Bos, tetesan yg agak keruh waktu saya cicpin terasa olkoholnya
lumayan tinggi., sesudah saya tampung semua hasilnya kedlm botol (termasuk
yg bening/gelas ke2) waktu saya cicip malah terasa hambar/alkoholnya nggak
terasa Bos.? Apa saya salah wkt proses destilasinya.? Waktu proses destilasi
hasil tetesnya saya tampung pk gelas yg saya ksh tutup.,maksud saya spy tdk
bnyk uap yg keluar.
Reply
66.

Stefanny LungApril 15, 2013 at 7:22 AM


mas andreasss, hasil dari buah kelapa yang ak buat udah jadii tapi rasanyaaa asemm,
ga enakk hiks... baunya jg..
apa itu krn kurang steril ya? / karena takaran bahannya saya salah?( krn saya buat
jumlah nya sedikit hasil cm 2 botol sirup mas)
saya kasi bapak kos saya nyoba katanya rasanya kaya buah kelapa yg udah jatuh dr
pohon 1mingguan.. sy ga ngerti tuh mas gimana rasanya.. ad saran mas untuk saya??
makin telat ngajuin judul tugas akhirr hhuhuhuhu
_________________________________
buat mas ajay: mas kemarin bikinnya berapa ya takarannya?? pelajaran ap yg didapet
smpe bisa sukses?
Reply
Replies
1.

ANDREASApril 15, 2013 at 5:47 PM


Mbak Stef,
itu terjadi karena infeksi.
Yang pasti bukan karena takarannya.
Penyebab asem banyak, mulai dari kebersihan alat, tempat penampungnya,
atau suhu kulkasnya kurang dingin.
prinsipnya sama seperti kalau kita nyimpen teh manis di kulkas.
saran saya, lebih diperhatikan pada kebersihan peralatan dan suhu
pendinginan. kalo perlu, titip sama kulkasnya bapak kos.. (semoga isi kulkas
bapak kos lebih sedikit..)
Reply
67.

Stefanny LungApril 15, 2013 at 10:06 PM


oh gituu mas, iyaa thx ud di reply mas.. hari ini saya coba buat lagi
oh iya mas misal nih botol habis saya rebus itu harus nunggu kering dulu baru bisa
saya masukin cairan gula dan kelapa yg ud direbus/ basah" udah bisa? itu sudah di
kulkas bapak kos sih...

kalo buat 20 liter ragi 15 gr ya mas? kmrn sy buat yg tkrann raginya 15gr;4
jadi yang asem kalo saya suling rasanya alkohol plain ya mas? seetelah itu bs ga sy
infuise sm potongan daging kelapa muda? thxx mas andreas.
Reply
68.

AnonymousApril 16, 2013 at 1:35 AM


sore mz..iktn nanya niy
klo hasil dari rebusan gula + ragi yg dah jd alkohol,dicampur dgn air aqua g b,bahaya
y..mksdny ttp msh bs dikonsumsi kan? mgkn kadar alkoholnya aj yg b'krg y?
Reply
69.

susyApril 16, 2013 at 1:52 AM


nanya lagi mz''
dr 3kg gula + 20 litr air hasilnya jd brp ltr alkohol y
Reply
70.

Stefanny LungApril 16, 2013 at 7:17 AM


mas andreas maaf nanya lagi,
untuk kelapa takarannya:
"kalo ragi murah paling ya fermipan.. na kalo masalah jumlahnya, biasanya saya paka
3 pack utk 20liter air dan 3kg gula."
nah mas saya ada beli fermipan 1 bungkus 11 gr mas itu yg saya pake mas, sama ga
kayak pny mas 1 bgks 11 gr? kalo 3 fermipan= 33 gram bnr mas?
sy mw double check itu aja bsk saya buat ulang hehe doakan lancar mas, aminn.

Reply
Replies
1.

ANDREASApril 16, 2013 at 7:52 PM


Iya.. sama Mbak..
amiin... semoga lancar..
Jangan lupa sterilnya di jaga yaa..
karena jenis bir sangat rentan dengan bakteri..
GBU..
2.

Stefanny LungApril 17, 2013 at 5:43 AM


mas maaf saya jadi bingung maksudnya jenis bir? apakah produk kelapa yang
saya buat ini sejenis bir?
oh iya mas ada buka toko/shop gitu? jadi saya sama teman bisa dateng
langsung untuk konsul dengan cepat.. :(
ato maaf ni mas apakah ada pin bb/nomor yg bs saya dan teman"hubungi
sehingga bisa send picture dan konsultasi lebih mendalam mengenai hasil
eksperimen untuk skripsi kami dan di koreksi secara cepat mas?
makasih mas maaf bgt ngerepotin..
Reply
71.

ANDREASApril 17, 2013 at 6:54 AM


Gini mbak Stef,
saya sebut jenis bir, karena produknya hanya dimasak dan fermentasi lalu dikonsumsi.
Untuk jenis yang anda buat, bila tidak disuling, aslinya gak ada sebutan
internasionalnya. Jadi saya sebut jenis bir. hehehe.. sebenarnya sih bukan bir..
kalo fermentasinya lama dan mengandalkan infuse dari gentong penyimpanan, masuk

jenis wine.
Kalau dilanjut penyulingan, masuknya golongan liquor.
kalo dibumbuin dan ditambah gula lagi akan jadi liqueur.
begitu.
Saya gak punya toko.. kebetulan saya kerja di pabrik bir sebagai brewer.. :)
Jadi mohon maaf, gak bisa berkunjung.. soalnya tempat kerja sih.. :D
kirim aja pin bb mbak stef ke carando130869@yahoo.co.uk, nanti saya add.. :)
Reply
72.

Stefanny LungApril 17, 2013 at 10:20 AM


mas maaf saya baru balas, saya baru selesai menyuling kelapa saya yang asam itu
masss dari jam 9 sampe jam 12 tadi baru selesaii.. bingung sama apinya mas saya..
saya kirim foto porsesnya nanti ke pin bb mas, mohon add saya secepatnya mas
trus rasanya ga begitu ada alkohol dan masih asam(cuma lebih mendingan), kedua
malah berbau plastik banget mas padahal saya sudah rebus plastiknya dengan api
kecil selama 35 menit
dan pas hasil sulingan jatuh ke botol penampung masih panas mas cairannya trus saya
cmpurin simple syrup kedalem botol dan diaduk..
skrg sih sudah hangat dan saya kasi 1/4 kulit jeruk ponkan hasilnya sih bau plastiknya
jauh tersamarkan jadi seger bau jeruk aja hanya pas dicobain masi ad bau plastik dikit
bercampur sm kulit jeruknya
saya iseng" tuang digelas sedikit mas dan cobain masukin api kedalem gelas buat
ngetes kadar alkoholnya daaaaannn apinya mati mas.....
hahaha kacaoooo~ saya ga tau ap yg salah mas.. ud jam12 belom mandi saya liatin
suulingan saay dari tadi hahahahahahahahah
Reply
73.

ANDREASApril 17, 2013 at 10:38 AM

Itu total yang disuling brapa liter, trus stlh di suling dpt brapa banyak?
3 jam itu sangat normal..
Saya klo nyuling 20liter bisa 5 jam.. :D
Klo rasa alkoholnya sedikit, ada dua penyebab:
1. fermentasinya tidak maksimal karena terganggu bakteri (ditandai dengan asem)
2. Nampung hasil sulingannya terlalu banyak.
bau plastik sebenernya cukup normal, nanti setelah disimpan sebulan akan hilang
sendiri ketimpa bau jeruknya.
Kalo test alkohol kadar segitu (apalagi mbak Stef tadi bilang gak begitu ada) gak bisa
dengan api.
Yang saya punya, 39,9% aja gak mau nyala.. hahahaha...
Reply
74.

Stefanny LungApril 17, 2013 at 11:18 AM


wah itu mah paling 2 botol sirup mas, 1 setengah liter lah mas, saya suling cuma
ngambil kurang lebih 200ml aja mas,
mungkin karena fermentasi yah mas saya kan menyuling dari hasil kelapa yang asam
hahhahahahah waduhhh okehh mas masi banyak yang saya mau tanyainnn
besok saya buat lagiii~
Reply
Replies
1.

ANDREASApril 17, 2013 at 7:31 PM


Sharusnya kalau 1,5lt diambir 30% kan masih sekitar 0,5 liter.. Jadi kalau
dapet 200ml saja, seharusnya kadar alkoholnya tinggi..
Reply

75.

susyApril 21, 2013 at 2:54 AM


sore mz andreas,kmrn koq g djwb yah pertanyaan saya
maap ni tny lg (mg djwb y) cz sy dah mo praktek ni
1.hasil fermentasi gula,aqua,ragi itu sama g ma lapen?
2.trus hasilnya bs tahan brp lama y (masa konsumsinya)
mksh sblmnya :)
Reply
Replies
1.

ANDREASApril 21, 2013 at 7:29 PM


@mbak Susy...
Aduh.. maap mbak.. gak keliatan postingnya... ma'aaaaaaaap banget....
(nyembah mode: ON)... :)
Untuk hasil alkohol yang sudah jadi dan dicampur air itu tidak berbahaya.
Bisa dikonsumsi dengan aman. itu prinsipnya sama dengan mencampur
minuman di Bar.. dicampur dengan sirup, minuman lain dll.
Kalau dari pengalaman saya, 20liter air + 3kilo gula rata rata dapet 3-4liter.
Biasanya saya stop di 3 liter supaya kandungan alkoholnya tinggi. (mencapai
39,5%)
Lapen itu apa ya? kok belum pernah denger..
Untuk masa simpan alkohol biasanya lama. di atas 1 tahun dengan
penyimpanan secara tertutup tentunya.
ada pengecualiannya: yaitu bila kadar gulanya masih tinggi atau sudah
ditambah gula setelah proses penyulingan, maka umurnya akan lebih pendek.
demikian mbak Susy... :)
Reply
76.

ANDREASApril 21, 2013 at 7:37 PM


Utk Saudara E, seharusnya tidak ada yang salah dengan proses penyulingan anda,
karena hasil awalnya sudah terasa alkohol.
Mungkin anda menampungnya agak terlalu banyak, sehingga kadar alkohol di dalam
panci sudah habis, sehinggga yang keluar hanya air saja.
Karena itu, saya selalu cek proses penyulingan supaya ketahuan sampai batas mana
alkoholnya sudah hilang.
Prinsipnya begini:
misalnya saat tetesan pertama katakanlah kandungannya 70% alkohol dan tertampung
hingga 50ml.
tetesan terakhir saat mencapai 50ml kadar alkoholnya sudah tidak lagi 70%, tapi
mungkin 60%.
Jadi 50ml itu adalah hasil campuran dari 70% hingga 60%. kemungkinan hasilnya
berkisar di tengah2nya.. Sekitar 64-65%..
Reply
77.

susyApril 22, 2013 at 4:52 AM


mlm mz andreas,
mksh dh dreply...
mw tny lg mz,ni q dh proses bwt 6ltr air + 1kg gula + 5,5 fermipan
1.aq mskn ragine wkt msh hangat,dtmpg pake galon,kemungkinan bs jadi g y
2.klo prosesnya g sampe destilasi,cm fermentasi (brewing) aja,alkoholnya dpt brp ltr?
trs dh bs dikonsumsi blm?disaring tdk
3.q bingung soal penyimpanan pd proses fermentasi,ditaruh diruangan biasa atw musti
msk kulkas y
hehehe..bny y prtnyaane,cz q penasaran bgt mz
makasiiihh...
Reply
Replies
1.

ANDREASApril 22, 2013 at 9:28 PM

Wah.. semoga gak terlalu panas pas masukin raginya.. biasanya sekitar 30-35
derajat sih masih bisa. suhu ruangan kan sekitar 30-31 derajat.. toleransi
naiknya rata2 15% dari suhu ruangan. Memang lebih baik kalau suhunya bisa
dibawah suhu ruangan, biar raginya gak 'kaget'.
Sebatas brewing, rata2 kadar alkohol sekitar 10-15%. bisa langsung
dikonsumsi bila gak asem.
Caranya ya dengan didinginkan di kulkas.
saya pernah coba simpan di ruangan gelap (gudang) 2x gak asem, 5x asem..
gak tau kenapa... :D
Reply
78.

Noza faul gabrielApril 22, 2013 at 8:48 AM


mas andreas mau tanya ne,,, kan mren aku nyoba dr 20 liter air 3 kg gula, trs setngh
kg anggur q jadikan satu,, proses saya biarkn 1 mnngu,, stlh distilasi hasil airnya kok
kurang jernih ya mas,, hasilnya sprt air kelpa agak keputihan kyk pocari swet gtho..
yg jadi pertnyaan dr saya,, g mn caranya biar hasi sulingan menjadi benging banget
sprt air putih.. apa pipa ac di bnyakin gulunganx pa g mn,, soalnya yg saya boat mren
sekitr 6 putarann, mksh seblmnx mas andreas
Reply
Replies
1.

ANDREASApril 22, 2013 at 9:35 PM


Bro Noza, itu kondisi normal bila kita tidak menggunakan penyaringan /
penjernihan.
Betul.. keruhnya kayak pocari.
Supaya jadi bening, ada beberapa cara.
kalo saya pernah pakai arang yang sudah dibersihkan. Cuma volume jadi
menyusut.. karena arang menyerap cairan.
Tergantung jumlah arangnya, bisa hilang 1/2 ltr - 1 ltr.. :(
Tapi hasilnya jernih banget. :p
Putaran pipa gak pengaruh sama kejernihan, pengaruhnya lebih pada volume
yg dihasilkan. semakin banyak putaran berarti semakin dingin (dgn catatan,
airnya gak boleh ikut jadi panas)..
Reply

79.

AnonymousApril 22, 2013 at 11:05 AM


Keren mas ilmunya membuat aku mabuk kemaren hahaha
Reply
Replies
1.

ANDREASApril 22, 2013 at 9:35 PM


Hahaha.... congrats yaa....
Reply
80.

watucilikApril 23, 2013 at 3:59 AM


mas andre mo nanya ni,kalo air:500 mili,gula 0,5 kg,nanas dipotong kecil,direbus
sampai mendidih diam kan sampai dingin lalu di masukkan fermipan 8 grm,terus di
fermentasi pake botol sirup di atas nya dilubang kecil di kasih selang dan selang di
hubungkan ke botol satunya yg berisi air aqua,co2 yg di hasilkan ragi tadi ber pindah
mengluarkan gelembung,ujung botol di rapatin pakek lilin mainan fungsinya biar
udara tidak masuk kedalam,cara ini didapat dari temen lab kimia,kayanya airnya
kurang ya,kira2 jadi ngk ya mas andre?
Reply
Replies
1.

ANDREASApril 23, 2013 at 7:47 PM


wiih... airnya kurang banget.. Dengan jumlah sesuai deskripsi anda, air bisa
ditambah sampai dengan 2,5liter lho..

Jangan lupa untuk disaring sebelum dimsukin ragi. takutnya raginya mati kena
potongan nanasnya..
Utk sistem fermentasi sesuai saran teman lab anda, itu benar sekali.. istilahnya
'water trap'
Hanya saja kalo dimasukkan kulkas, bakal makan tempat.. :)
Selama tidak terjadi infeksi, pasti jadi.. Jangan khawatir.. coba aja dulu,
supaya ada pengalaman..
Reply
81.

Noza faul gabrielApril 23, 2013 at 10:09 AM


oh ya lok selain pake arang, pake apa lagi mas kira'' biar jernih?? dan umpama pake
arang caranya di apain ne cara nyaringya,,mren 20 liter air , 3kg gula, ragix saya kasih
60grm kbnykn apa enggk tue raginya.... trs masalah putaran pipa yg paling bagus pke
brp putaran mas andre.. mksh bnyk mas andre dh di replay..
Reply
Replies
1.

ANDREASApril 23, 2013 at 8:13 PM


Klo anda punya saringan dari bahan keramik yg utk air minum, itu juga boleh.
Kalo pake arang, sistemnya cuma ditetesin ke atas arang aja, trus dibiarin
merembes ke penampungan..
Arangnya cuci dulu, dikucurin air sampe bersih, trus hasil cuci terakhir diicip..
sampai terasa air aja..
Selain menjernihkan, arang juga berfungsi untuk disinfektan.
Raginya gpp segitu. fermentasi akan lebih cepat..
klo masalah putaran pipa, tergantung kemampuan kita mengganti air. Semakin
dingin suhu air dan semakin banyak putaran, volume yg di dapat semakin
banyak.
Reply
82.

watucilikApril 24, 2013 at 5:22 AM


cari biji gandum ngk nemu"di mana belinya ya mas?pake beras merah bisa ngk ya
untuk bikin bir selain biji gandum,kalo bikin sendiri apa ya seperti bir aslinya bening
dan ber warna kekuning2an?sory mas nanya lg ni
Reply
Replies
1.

ANDREASApril 24, 2013 at 11:27 PM


Pakai beras merah bisa saja.. Tapi apa gak mahal? Mending pake ketan aja.
Kalau masalah warna ya akan mengikuti warna bahannya. :)
Reply
83.

Noza faul gabrielApril 24, 2013 at 7:09 AM


wokehhh mass saya cba ntr ne g buat 3 galon hahah mantabzz.... pngen bersulang
sama mas andre lok bisa ketemu... mksh bnyk mas andre ilmunya... moga sukses sllu
boat mas andre...
Reply
Replies
1.

ANDREASApril 24, 2013 at 11:28 PM


Wooo... 3 galon... mantab neeek...
Thank you juga bro..
Senang bisa berbagi ilmu..
Reply

84.

edi guitaraApril 24, 2013 at 10:10 AM


Malam Bos,ngulang pertanyaan saya diatas,mmg tetesan yg agak keruh waktu saya
cicpin terasa olkoholnya tinggi.,tetapi sesudah saya tampung semua hasilnya kedlm
botol (termasuk yg bening/gelas ke2) waktu saya cicip malah terasa
hambar/alkoholnya nggak terasa Bos.? Apa saya salah wkt proses destilasinya.?
Waktu proses destilasi hasil tetesnya saya tampung pk gelas yg saya ksh
tutup.,maksud saya spy tdk bnyk uap yg keluar.,(tp gelas terasa panas),trus putaran
slang pendinginnya saya cm pk 3 putaran, apa krng bnyk Bos.? Tlng dijelasin lg Bos,
Thank's.
Reply
Replies
1.

ANDREASApril 24, 2013 at 11:43 PM


Bro Edi,
bisa dijelaskan dari awal?
Kira2, jumlah yang anda buat berapa?
kemudian yang tertampung berapa?
Kalo merujuk ke posting anda sebelumnya, masuk 6 gelas, tertampung 2 gelas.
Seharusnya itu sudah OK..
Apa hambarnya bener2 hambar seperti air?
Kalo begitu, ada sesuatu yg gak bener.
Apa sebelum disuling, sempat diicip gak? apa sudah terasa alkoholnya?
Kemungkinannya begini, kadar alkohol yang ada dalam hasil fermentasi yang
akan disuling tidak terlalu tinggi, sehingga saat anda menampung +/- 30% dari
jumlah yang disuling, alkohol sudah keluar dulu, kemudian diikuti oleh air aja.
sehingga kadar alkohol secara keseluruhan (setelah dicampur dengan gelas
kedua) jadi rendah.
Ini bisa terjadi karena alkohol menguap lebih dulu dibandingkan dengan air.
cara paling jitu mengatasi masalah ini adalah dengan mencicip hasil destilasi
secara rutin.
Begitu sudah hambar, selanjutnya jangan ditampung.
Tentang gelas menjadi panas, itu normal. karena putaran pendingin anda cuma
3. ada baiknya ditambah 3 putaran lagi.
Dan juga, mohon di cek ulang air pendinginnya saat distilasi. Usahakan air
pendinginnya tetap dingin.
kalau saya, air pendinginnya selalu saya jaga di suhu sekitar 25-27 celcius. itu
aja hasilnya masih hangat.. :D

Kalau bisa, gunakan air mengalir (kran nyala perlahan)


Monggo dicoba Mas.. :)
2.

edi guitaraApril 27, 2013 at 9:05 AM


Thank's Bos,saya akan coba lg.
Reply
85.

susyApril 24, 2013 at 4:51 PM


pagi mz andre..
pe hr ni q msh proses fermentasi,tadinya sih g mo tak suling,tp q tkt klo asem krn g
msk kulkas (mskpn g pk camprn buah apapun)..
dr uraian yg diatas,kl mo bwt cntrw raginy pk fermipn bakpao y?
pdhl q pk fermipn biasa mz,kr2 ngaruh g ke hasil?
trs klo dh jd alkohol,dh dinfuse,nyimpen biar lm ttp dikulkas atw ruangn biasa?
mksh lagee y mz..
Reply
Replies
1.

ANDREASApril 24, 2013 at 11:49 PM


Kalo masalah asem ato tidak, saat selesai fermentasi di icip aja Mbak Suz..
siapa tau tidak asem, jadi bisa langsung dinikmati setelah didinginkan..
Masalah fermipan bakpao itu hanya masalah selera aja.. karena hasilnya lebih
wangi.
Tapi menggunakan fermipan biasa bisa kok. bedanya paling di aroma saja.
Penyimpanan produk akhir bila disuling, di suhu kamar tidak masalah. yang
penting tertutup rapat. Karena alkohol mudah menguap.
kalau yg tidak disuling, harus di kulkas supaya bisa tahan lebih lama (karena
kadar alkohol rendah, bakteri masih bisa hidup) Dengan didinginkan, aktivitas
bakteri akan diminimalkan.

Reply
86.

surosomunarwanApril 25, 2013 at 4:27 AM


Mas andre,percobaan saya,fermentasi gula sekitar setengah kg kurang,air 550
mli,nanas saya potong "dan fermipan 8gr,dan 4 hari kemudian,saya coba icip terasa
gula+buah nanasnya,dan sedikit bau tape,bau alkoholnya kaya ngk ada,apa fermipan
nya bener mati ya mas?....soalnya fermipan dah mengendap di bawah tapi msh sedikit
ngluarin buih nya,apa fermipan kurang ya,bila di tambah bisa ngk mas......?setelah
menjalani fermentasi 4 hari?.....
Reply
Replies
1.

ANDREASApril 26, 2013 at 11:41 PM


Iya mas Suro.. Kemungkinan raginya mati kena nanasnya.
Kalau memang tidak asem, coba keluarkan nanasnya, pindahkan ke tempat
baru kemudian masukkan ragi tambahan. Siapa tau bisa lanjut..
Reply
87.

susyApril 25, 2013 at 10:29 PM


met siang mz andreas..
sy repot mw pasang pipa pd presto,kira2 ada yg jual alat distilasi g ya n hrgnya brp?
Reply
88.

ANDREASApril 26, 2013 at 11:37 PM

wah.. saya belum pernah cari sih..


coba cari di google..
Tapi kayaknya mahal.. apalagi untuk kapasitas besar..
Kalo ada yang mau beli kapasitas 500 liter, di singaraja ada yang jual.. hahaha...
Reply
89.

AnonymousApril 28, 2013 at 1:53 AM


Mas tolong jelasin pembuatan cider dong, kalo buat dari beras itu berasnya di masak
dulu apa engga? Kurang jelas nih. Makasih banyak jurus mabuknya haha
Reply
Replies
1.

ANDREASMay 2, 2013 at 5:40 AM


Setau saya, cider itu jus apel cuka apel yg ringan. (dalam arti, asamnya tidak
terlalu tinggi)
cuma tinggal direbus aja, kemudian difermentasikan. itu aja.
Yang dibuat dari beras itu apa dulu.. Kalau bikin cider ya gak nyambung dong.
kalo bikin minuman beralkohol dari beras, berasnya memang harus di masak
dulu di suhu rendah. sekitar 50-70 derajat. lalu difermentasikan, kemudian
disuling. jadinya arak deh.. :)
Reply
90.

Fadli Sayendri.April 28, 2013 at 8:42 PM


Btw mas selaen ragi fermipan bisa ragi apa lagi?
Reply

91.

ANDREASMay 2, 2013 at 5:48 AM


Bisa hampir semua ragi kering untuk roti. seperti Baker's, Lesafrre, Fleischmann's
atau yang lainnya.
Intinya sih sama saja bro Fadli.. ragi roti bisa mengubah gula menjadi alkohol.
yang beda nanti adalah hasilnya. Beda merek akan beda di aroma, rasa dan kecepatan
fermentasinya..
Reply
92.

DedeMay 6, 2013 at 9:22 PM


"Kalau CO2, caranya persis prinsip gelembung oksigen di akuarium. jadi minuman
dimasukkan ke dalam tabung tertutup, kemudian ditekan pakai CO2."
Maksudnya gimana ini bro? CO2nya ditekan didalam cairannya atw diluarnya?
Gw kepikiran masukin CO2nya dari CO2 hasil fermentasi, jadi wadah fermentasi gw
tutup rapet n dikasih selang aquarium... trus selangnya gw masukin ke minuman yg
mo dikasih CO2.
klo kaya gitu bisa g bro? n brp lama tuh nyuntik CO2nya?
Reply
Replies
1.

ANDREASMay 7, 2013 at 2:58 AM


Di dalam cairan Gan..
Menggunakan CO2 dari hasil fermentasi lebih bagus, karena lebih wangi.
Namun harus dipertimbangkan kemampuan tempat penyimpanannya bila ente
berencana menutup rapat.
Bila tidak menggunakan alat pengukur tekanan, takutnya nanti tekanan terlalu

tinggi trus bisa meledak tempatnya.


Sistem itu bisa dilakukan. kalo gw, biasanya 2 hari dengan sistem 'automatic
pressure release'..
jadi stlh tekanan mencapai nilai tertentu, ada alat yg membuang sebagian
tekanan secara otomatis.
Hati hati ya kalo menggunakan sistem ini tanpa alat pengukur tekanan..
Kalo tanpa dibuang, biasanya lebih lama dan membutuhkan suhu rendah, yaitu
0,5 derajat celsius supaya CO2 mau larut kedalam bir..
2.

DedeMay 7, 2013 at 4:07 AM


wah ribet juga y gan...
ujung2nya biaya jadi bengkak krn kudu beli alat lagi hehehe
3.

ANDREASMay 16, 2013 at 10:23 AM


Supaya murah, pakai Es Kering aja Gan.. bisa minta sedikit sama tukang es
krim.. (kalo di kasi.. ) hehehe...
Atau beli 1 blok, kurang lebih sekitar 12-14 ribu..
Es keringnya dikeprok, lalu masukkan ke dalam botol beberapa keping,
kurang lebih 1-2 sendok makan, lalu tutup rapat dan simpan selama 1 hari di
kulkas.. :)
Reply
93.

DedeMay 6, 2013 at 9:45 PM


oh iy bro... tau resepnya Potato Vodka yg simple g? (yg bahannya ga susah dicari)
baca2 di forum luar katanya klo bikin potato vodka sendiri bahaya bisa keluar
metanolnya... bner g tuh bro?
sori ya bnyak nanya hehehe

Reply
94.

ANDREASMay 7, 2013 at 3:33 AM


Bener Gan.. Vodka dari kentang bisa mengandung metanol. Karena itu disarankan
untuk membuang 50ml pertama saat distilasi.
Dan juga, jangan memilih kentang yang terlalu tua (keras).
Pada intinya, kentang yang sudah terlalu tua, akan berubah tekstur menyerupai kayu.
Dan: Metanol adalah alkohol dari kayu (wooden alcohol)
Demikian juga dengan umbi2an seperti singkong dan ketela.
Resep bikin Vodka dari Kentang:
10kg kentang di rebus selama 1 jam (gak perlu dikupas, yg penting dicuci bersih)
Kemudian kentangnya dilumat. (air rebusannya dibuang ya..)
lalu kentang hancur td di campur dengan air 1 galon aqua. Tambahkan +/- 10%
gandum atau ketan atau beras.
Rebus selama 2 jam dengan suhu 65 derajat celsius.
Dinginkan ke suhu kamar semalaman.
Saring hasilnya dan fermentasikan selam 2 minggu dengan sekitar 20-30gr yeast.
Pisahkan yeast lalu distilasi cairannya dengan suhu maksimum 78 derajat celsius.
Buang 50ml pertama, karena kandungan metanolnya tinggi di awal distilasi.
Setelah itu tampung sisanya.
Monggo di coba.. :)
Supaya lebih yakin, ini ada referensi masalah metanol dan cara membuangnya..
Reply
Replies
1.

DedeMay 7, 2013 at 4:16 AM


manteb nih patut dicoba hahahaha.....
berarti biar udah dibuang 50 ml pertama sisanya masih tetep ada kandungan
metanolnya ya bro?

2.

DedeMay 7, 2013 at 4:26 AM


bro buat yg Sugar Wine klo ga dimasukin ke kulkas pasti asem ya hasilnya?
gw kmrn bikin ga dimasukin ke kulkas soalnya ga muat krn tutup botolnya
pake DIY Airlock jadinya panjang bener......
Hari ini gw lagi eksperimen bikin pake sirop leci... mudah2an berhasil hehehe
3.

ANDREASMay 8, 2013 at 5:53 PM


Ada gan.. tapi sedikit sekali..
Untuk pastinya begini:
Sebenarnya, bila kita minum alkohol, otomatis kita juga minum metanol
dengan jumlah sekitar 2 /d 3 miligram per liter alkohol.
Jangankan alkohol, Jus apel yang kita minum pun mengandung metanol
sekitar 0.2 s/d 0.3 persen.
(2-3 ml per liter)
Namun jangan khawatir, karena secara data survey, dibutuhkan:
10 ml metanol untuk mengakibatkan kebutaan,
30 ml dianggap fatal untuk tubuh dan
100 ml agar menyebabkan kematian.
Nah..
dengan asumsi 100 ml setara dengan 80.000 mg
berarti 1 ml = 800 mg, 2 ml = 1.600 mg, 3 ml = 2.400 mg.
Dengan minum 300 ml jus apel, maka otomatis kita mengkonsumsi 0,9 ml
metanol.
Jadi, perlu 10 gelas (3 liter) untuk mendekati 10 ml.. :)
Catatan: dengan asumsi, 10 ml tersebut bukan merupakan akumulasi dan tidak
dikeluarkan sama sekali oleh tubuh (1x minum = 10ml metanol murni).
Sedangkan bila kita minum segitu banyak jus apel, pasti sebagian sudah
terbuang melalui urine dan keringat.

Referensi:
http://en.wikipedia.org/wiki/Methanol
http://homedistiller.org/intro/methanol/methanol
http://archive.food.gov.uk/maff/archive/food/infsheet/1993/no17/17orange.ht
m

Tentang SugarWine, kemungkinan besar pasti asem, karena ada infeksi bakteri
dari udara.
menggunakan airlock sebenarnya bisa mencegah bakteri, asal mulai dari
selesai merebus, langsung di'airlock' sehingga bakteri nya tidak bisa masuk.
masalahnya adalah, bagaimana cara memasukkan ragi bila sudah di 'airlock',
itu yang perlu dicari solusinya.. :p
Reply
95.

DedeMay 8, 2013 at 8:37 PM


wih manteb nih... thx bro buat infonya
kayanya susah tuh bro bakteri ga masuk sama sekali.... kecuali bikinnya diruangan
steril...
masa bikinnya kudu di Lab hahahahaha
punya trik g bro buat ngilangin rasa yg kurang enak dari fermipan? soalnya ane
bikinnya ga sampe didistilasi n rencana mo bikin wine n bir aja
oh iy bro.. ane kan coba bikin pake sirop leci 2 hari yg lalu, tapi smp skrng ga ada
gelembung co2nya....
proses buatnya sirop 3/4 botol ditambahin aer mineral yg baru dibuka 1/4nya tanpa
direbus.... trus ane masukin fermipan 5 gr... awal2nya bereaksi tuh keluar busa tapi
pas busa dah abis ga ada glembung sama skali.
sedangkan kmrn coba bikin lagi pake sirop cocopandan pas busanya dah abis
langsung keluar tuh glembung2nya... tapi proses bikinnya ane bedain.
sirop 1/2 botol ane tambahin aer panas 1/2 botol... pas udah dingin ane tambahin
fermipan 5 gr... smp hari ini glembungnya keluar banyak bgt
kemungkinan yg leci gagal y bro? penyebabnya apa krn aernya ga dimasak atw krn
siropnya kebanyakan? trus klo mau diproses lagi bisa g bro apa kudu dibuang?
Reply

96.

ANDREASMay 9, 2013 at 12:47 AM


Hahaha.. buat dua liter bikin Lab.. ide bagus tuh.. wkkk...
Kalo utk ngilangin rasa kurang enak fermipan belum ada sementara ini. Satu2nya cara
adalah mencoba, ragi mana yg paling cocok dari segi rasa..
Mengenai sirup leci dan cocopandan, coba dilihat komposisinya. Apakah ada
kandungan asam atau acid?
Kemungkinan itu yg membuat raginya mati.
Tapi ini baru teori lho.. belum tentu benar.
Sirop lecinya selama belum basi, coba dipisah dari ragi, kemudian dimasak, lalu
difermentasi lagi.
Ini teori bila memang ada kandungan asamnya.
Cara lain adalah dengan dipisah dari raginya kemudian dicampur air dan dihidangkan
untuk tamu.. Sayang tuh 3/4 botol.. :D
Reply
97.

DedeMay 9, 2013 at 3:09 AM


bner tuh bro soal ragi harus dicobain dari tiap2 merek kayanya... sapa tau ktemu yg
pas rasanya hehehe....
sirop leci ga ada acidnya cuma ada anti oksidan vit c.... klo yg coco pandan ada
acidnya....
klo mnurut ane acid g ngaruh tuh bro... soalnya ane dpt beberapa resep wine yg pake
citric acid.
bukan cuma sayang doank bro, masalahnya pas ane bikin tuh sirop bini ngoceh2...
apalagi klo dia tau sampe gagal n dibuang.... ga kebayang ngoceh2nya kaya apa
wkkkkkkk
Reply
98.

surosomunarwanMay 9, 2013 at 7:48 AM


Mas andre saya udh coba bir dariketan,waktu fermentasi udh seperti apa yg di katakan
mas andre di atas resep n teori di atas udh saya terapkan,udh 12 hari dan udh saya
coba minum rasa sih sangat mirip dgn bir asli,tapiii saya dh habis 1 botol ngk
merasakan pusing/mabok,emang kadar alkohol bir buatan seperti ap yg di katakan
resep mas andre di atas berapa ya mas kira2????kalo gini apa nya yg slah dri buatan
saya ya?
Reply
Replies
1.

ANDREASMay 16, 2013 at 10:10 AM


Maaf lama jawabannya..
Kalau dari ketan, seharusnya kadar alkohol bisa tinggi. Bisa mencapai 10 15%
Kalau masalah maboknya sih relatif mas Suro.. :D
Kemungkinan anda memang tipe 'tahan' terhadap alkohol atau bisa juga
kondisi anda pas lagi fit.
Saya juga pernah seperti itu pas ada 'undangan' dari tetangga, 2 botol Mansion
Vodka dan whisky ber 3.. Tetangga saya yg tukang minum udah tepar duluan,
saya masih bisa pulang dan buka kunci pagar tanpa susah.. hahaha...
Pada prinsipnya, kalau sudah 12 hari, seharusnya fermentasi sudah selesai dan
alkohol bisa mencapai 10-15%.. :)
Reply
99.

AnonymousMay 9, 2013 at 10:12 AM


thx banget nih bang Andre, sudah dicoba dgn infuse apel dan hasilnya memuaskan,
tapi saya pingin tanya bang, klo cara buat wine gimana ya? thx b4
Reply
Replies

1.

AnonymousMay 9, 2013 at 9:05 PM


Sya coba bantu jawab
sebenernya resep diatas yang cuma gula dan air yang tidak melalui proses
distilasi bisa disebut sebagai wine, klo org luar bilangnya Sugar Wine. Arak
beras pun mereka bilang Rice wine, intinya berbagai jenis buah yg di
fermentesi dapat dikategorikan sebagai wine.
kalo mau bikin wine yg simple bisa pakai juice botolan yg dijual di
supermarket
2.

AnonymousMay 15, 2013 at 7:52 AM


Thx bgt, tanya lagi ya, jus.a sya kurang tau nih, jus kya merk Country Juice itu
kah?? :)
3.

ANDREASMay 16, 2013 at 10:13 AM


Betul sekali..
Klasifikasinya sih masuk ke dalam jenis Wine..
Meskipun, seharusnya Arak sudah masuk Liquor atau Spirit.
Yang pasti, kalau bikin dari jus botolan, harus dipilih yang kandungan
pengawetnya paling rendah, supaya tidak membunuh raginya..
Reply
100.

Stefanny LungMay 16, 2013 at 3:27 AM


buat anonymous:
mengikuti dari yang diatas mengenai resep minuman dari kelapa dari mas andreas
yang ga disuling lebih kearah sugar wine? ato coconut wine?
thxxx :)

buat mas andreas:


mas saya sudah nyoba dari kelapa hibrida(yg biasa dijual abang") sm kelapa hijau
sejauh ini sih untuk aroma dan rasa kelapa hibrida lebih oke tapi untuk warna kelapa
hijau lebih jernih. tapi mas untuk minuman kelapa ini kan ga jernih" amat kalo saya
jernihin pake arang yang udah dibersihkan bisa ya mas?
Reply
Replies
1.

ANDREASMay 16, 2013 at 10:20 AM


Supaya yang lain juga kebagian ilmunya, meskipun sudah sempet diskusi
melalui BB, kalau pakai arang lebih disarankan untuk yang jumlah
produksinya banyak. Karena kalo sedikit, cairannya keserap sama arangnya,
yang keluar cuma dikit. Karena sifat arang sama kaya sepon cuci.. Cairan yang
di serap tidak di lepas lagi kecuali ada penambahan, sehingga melebihi
kapasitas serap arang tsb, baru akan ada tetesan.
Saya sarankan pakai Towel Tissue. Saya sendiri pakai merk Multi - Tisu
Dapur.
Caranya, pakai saringan tepung, lalu di beri alas tissue tersebut. saya pakai 4
lapis.
Untuk jumlah cairan yg lebih sedikit, bisa pakai saringan plastik yang ada
gagangnya, kemudian tissue nya dilipat 2 atau 4 supaya tidak banyak yg
terserap ke tissue tsb.