NEGARA HUKUM (RULE OF LAW) Materi Pend.

Kewarganegaraan Untuk Perguruan Tinggi

PENGERTIAN
‡ Negara Hukum adalah negara yang penyelenggaraan kekuasaan pemerintahannya didasarkan atas hukum. Karena itu pemerintah dan lembaga-lembaga lain dalam melaksanakan tindakan apapun harus dilandasi oleh hukum dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. ‡ Hukum sebagai dasar diwujudkan dalam peraturan perundang-undangan yang berpuncak pada konstitusi (berisi kesepakatan/konsensus bersama) atau hukum dasar negara. Dengan demikian di dalam negara hukum, kekuasaan negara berdasar atas hukum bukan kekuasaan belaka serta pemerintahan negara berdasarkan pada konstitusi. Negara berdasarkan atas hukum menempatkan hukum sebagai hal yang tertinggi sehingga ada istilah supremasi hukum.

Sejarah perkembangan konsep negara hukum
‡ Neg hkm formal adlh neg yang membatasi ruang geraknya dan bersifat pasif terhadap kepentingan rakyatnya. Negara tidak campur tangan sec banyak thdp urusan & kepentingan warga negaranya. Urusan ekonomi diserahkan pada warga negara, yang berarti warga negara dibiarkan untuk mengurus kepentingan ekonominya sendiri maka dengan sendirinya perekonomian negara akan sehat (machtstaat). Konsep ini terjadi di Eropa sekitar abad ke 19 dan ternyata penerapannya mengundang kecaman banyak warga negaranya terutama pasca perang dunia ke 2 di mana neg dianggap lambat dan tidak bertanggung jawab atas segala dampak ekonomi yang timbul pasca perang tsb. Muncul gagasan baru yang disebut sbg welfare state, atau negara kesejahteraan. ‡ Neg kesejahteraan ini disebut sbg konsep neg hkm material. Pemerintah bisa bertindak sec lebih luas dalam urusan dan kepentingan publik jauh melebihi batas-batas yang pernah diatur dalam konsep neg hkm formal. Pemerintah memiliki keleluasaan untuk turut campur tangan dalam urusan warga negaranya dengan dasar bahwa pemerintah ikut bertanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyat.

NEGARA HUKUM
‡ Menurut Julius Stahl, konsep Negara Hukum (µrechtsstaat¶) mencakup : ± Perlindungan hak asasi manusia. ± Pembagian kekuasaan. ± Pemerintahan berdasarkan undangundang. ± Peradilan tata usaha Negara. ‡ A.V. Dicey Negara Hukum (³The Rule of Law´), : ± Supremasi hukum dalam arti tidak boleh ada kesewenang-wenangan sehingga seseorang hanya boleh dihukum jika melanggar hukum (Supremacy of Law). ± Kedudukan yang sama di depan hukum baik bagi rakyat biasa maupun bagi pejabat (Equality before the law). ± Terjaminnya hak-hak manusia oleh undangundang dan keputusankeputusan pengadilan (Constitution based on Individual Right).

Kebebasan menyatakan pendapat. artinya selain menjamin hak-hak individu konstitusi harus pula menentukan cara procedural untuk memperoleh perlindungan atas hak-hak yang dijamin.International Commission of Jurists Rumusan syarat-syarat (ciri-ciri) pemerintahan yang demokratis di bawah µRule of Law¶ (yang dinamis) ‡ Perlindungan konstitusional. Pemilihan Umum yang bebas. Badan Kehakiman yang bebas dan tidak memihak. Kebebasan berserikat/berorganisasi dan beroposisi. Pendidikan kewarganegaraan ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ .

c. masyarakat dapat mengadu ke pengadilan dan putusan pengadilan dilaksanakan oleh badan negara e. badan-badan negara menjalankan kekuasaannya dan hanya taat pada dasar hukum yg berlaku d. UUD menjamin HAM yg paling penting.Franz Magnis Suseno menyebut 5 (lima) ciri neg hkm sbg salah satu ciri neg demokrasi. . terhadap tindakan badan negara. a. krn tanpa jaminan tersebut. badan kehakiman yang bebas & tidak memihak. fungsi kenegaraan dijalankan oleh lembaga yg bersangkutan sesuai dgn ketetapan sebuah UUD b. hukum menjadi sarana penindasan .

yang diakui secara normatif dan dilaksanakan secara empirik. Asas Legalitas (Due Process of Law): Dalam setiap Negara Hukum. Supremasi Hukum (Supremacy of Law): Adanya pengakuan normatif dan empirik akan prinsip supremasi hukum.Pilar-pilar utama untuk menyangga tegaknya satu Negara Hukum modern (The Rule of Law. yaitu bahwa segala tindakan pemerintahan harus didasarkan atas peraturan perundang-undangan yang sah dan tertulis. dipersyaratkan berlakunya asas legalitas dalam segala bentuknya (due process of law). 2. yaitu bahwa semua masalah diselesaikan dengan hukum sebagai pedoman tertinggi. ataupun Rechtsstaat) 1. . 3. Persamaan dalam Hukum (Equality before the Law): Adanya persamaan kedudukan setiap orang dalam hukum dan pemerintahan.

7. 6. Peradilan Bebas dan Tidak Memihak: Adanya peradilan yang bebas dan tidak memihak (independent and impartial judiciary). .4. di zaman sekarang berkembang pula adanya pengaturann kelembagaan pemerintahan yang bersifat µindependent¶. harus terbuka kesempatan bagi tiap-tiap warga negara untuk menggugat keputusan pejabat administrasi Negara dan dijalankannya putusan hakim tata usaha negara (administrative court) oleh pejabat administrasi negara. Peradilan Tata Usaha Negara: Dalam setiap Negara Hukum. Organ-Organ Eksekutif Independen: Dalam rangka membatasi kekuasaan itu. 5. Pembatasan Kekuasaan Adanya pembatasan kekuasaan Negara dan organ-organ Negara dengan cara menerapkan prinsip pembagian kekuasaan secara vertikal atau pemisahan kekuasaan secara horizontal.

10. Bersifat Demokratis (Democratische Rechtsstaat): Dianut dan dipraktekkannya prinsip demokrasi atau kedaulatan rakyat yang menjamin peran serta masyarakat dalam proses pengambilan keputusan kenegaraan. 9. Peradilan Tata Negara (Constitutional Court): Di samping adanya pengadilan tata usaha negara yang diharapkan memberikan jaminan tegaknya keadilan bagi tiap-tiap warga negara.8. . Perlindungan Hak Asasi Manusia: Adanya perlindungan konstitusional terhadap hak asasi manusia dengan jaminan hukum bagi tuntutan penegakannya melalui proses yang adil. Negara Hukum modern juga lazim mengadopsikan gagasan pembentukan mahkamah konstitusi dalam sistem ketatanegaraannya. sehingga setiap peraturan perundang-undangan yang ditetapkan dan ditegakkan mencerminkan perasaan keadilan yang hidup di tengah masyarakat.

Transparansi dan Kontrol Sosial: Adanya transparansi dan kontrol sosial yang terbuka terhadap setiap proses pembuatan dan penegakan hukum. 12. Cita-cita hukum itu sendiri. sehingga kelemahan dan kekurangan yang terdapat dalam mekanisme kelembagaan resmi dapat dilengkapi secara komplementer oleh peran serta masyarakat secara langsung (partisipasi langsung) dalam rangka menjamin keadilan dan kebenaran .11. baik yang dilembagakan melalui gagasan negara demokrasi (democracy) maupun yang diwujudkan melalaui gagasan negara hukum (nomocrasy) dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan umum. Berfungsi sebagai Sarana Mewujudkan Tujuan Bernegara (Welfare Rechtsstaat): Hukum adalah sarana untuk mencapai tujuan yang diidealkan bersama.

‡ Hukum dilaksanakan untuk mencapai kepastian. sesuai dengan asas Ius quia iustum (hukum adalah keadilan. dan 3) Keadilan (justice). dan 3) Kegunaan (kemanfaatan). dan Quid ius sine justitia (apalah arti hukum tanpa keadilan). ‡ Hukum adalah untuk mengatur hubungan. The law is a tool to ´social controlµ and ´social engineeringµ. 2) Kegunaan (kemanfaatan/utility). Tasrif: 1) Kepastian hukum (tertib/order). baik warga masyarakat maupun negara. ‡ Kesimpulan: ‡ Pencapaian Keadilan. .Tujuan Negara Hukum ‡ S. 2) Kepastian hukum. ‡ Ahmad Dimyati: 1) Pencapaian keadilan.

Bentuk-bentuk Negara Hukum No 1 2 Sistem Hukum Negara Hukum Wilayah Civil Law System Rechtsstaat Common Law System Eropa Barat (Kontinental) Kontinental) The Rule of Law Anglo SaxonSaxonAnglo America 3 4 5 Socialist Law System Islamic Law System Indonesian Law System Socialist Eropa Timur Legality Nomocraci Islam Arab-Islam ArabPancasila Indonesia .

8) Kesejahteraan. 7) Peradilan bebas. ‡ Socialist Legality : 1) Manifestation of Socialism . 2) Equality before the law. dan 4) Peradilan administrasi ‡ The Rule of Law : 1) Supremacy of law. dan 3) Pushed on Social right than individual right. 2) The law as a tool of Socialism. dan 3) Individual right. 2) Pembatasan kekuasaan. 3) Pemerintahan berdasarkan aturan hukum.HAM. 2) HAM. Unsur-unsur Negara Hukum ‡ Rechtsstaat : 1) Pengakuan dan perlindungan ‡ Nomokrasi Islam : 1) Kekuasaan adalah amanah. 4) Persamaan. 5) Musyawarah. 6) Perdamaian. 3) Keadilan. dan 9) Ketaatan .

Keserasian hubungan antara rakyat dan pemerintah berdasarkan asas kerukunan. Tahir Azhary: 1. Berdasarkan asas kekeluargaan dan kerukunan. . 4.M. 5. Penyelesaian sengketa melalui musyawarah dan peradilan merupakan sarana terakhir. 2. 3. Bertumpu pada Ketuhanan yang Maha Esa. 3. Kebebasan beragama dalam artian positif. 2. Atheisme tidak dibenarkan dan Komunisme tidak diperkenankan. 4. Hubungan fungsional yang proporsional antar kekuasaan negara. ‡ M. Keseimbangan antara hak dan kewajiban. Adanya hubungan erat antara agama dan negara. Hadjon: 1.‡ Negara Hukum Pancasila F.

yaitu konfigurasi politik demokratis dan konfigurasi politik otoriter. Konfigurasi politik demokratis adalah susunan sistem politik yang membuka kesempatan (peluang) bagi partisipasi rakyat secara penuh untuk ikut aktif menetukan kebijakan umum. ‡ ‡ . Konfigurasi politik otoriter adalah susunan sistem politik yang lebih memungkinkan negara berperan sangat aktif serta mengambil hampir seluruh inisiatif dalam pembuatan kebijakan negara.HUBUNGAN KAUSALITAS ANTARA POLITIK DAN HUKUM DI INDONESIA ‡ Konfigurasi Politik diartikan sebagai susunan atau konstelasi kekuatan politik yang secara dikotomis dibagi atas dua konsep yang bertentangan secara diametral.

KONFIGURASI POLITK KARAKTER PRODUK HUKUM DEMOKRATIS RESPONSIF OTORITER KONSERVATIF .

Kekuasaan politik didominasi oleh satu kelompok atau koalisi kelompok elite.TIPE KARAKTER PRODUK HUKUM KONSERVATIF/ELITIS Konteks Konfigurasi Politik yang melahirkannya Lahir dari Konfigurasi Politik Otoriter. Sentralistik Didominasi oleh lembagalembaga negara. . Proses Pembuatan Hukum Partisipatif Mengundang sebanyakbanyaknya partisipasi masyarakat melalui kelompok-kelompok sosial dan individu di dalam masyarakat. terutama pemegang kekuasaan eksekutif RESPONSIF/POPULISTI K Lahir dari Konfigurasi Politik Demokratis. yang memegang kekuasaan eksekutif. Kekuasaan politik tersebut di berbagai kelompok masyarakat yang beragam kepentingannya.

TIPE KARAKTER PRODUK HUKUM KONSERVATIF/ELITIS Sifat Hukum Fungsi Positif-instrumentalis Memuat materi-materi yang lebih merefleksikan visi sosial dan politik pemegang kekuasaan atau memuat materi yang lebih merupakan alat untuk mewujudkan kehendak dan kepentingan program pemerintah. Sehingga produk hukum itu dapat dipandang sebagai kristalisasi dari kehendak masyarakat. . Pemerintah Memuat materi hal-hal penting secara cukup rinci. Peluang sempit untuk Kemungkinan Penafsiran oleh Interpretasi. RESPONSIF/POPULISTIK Aspiratif Memuat materi-materi yang secara umum sesuai dengan aspirasi atau kehendak masyarakat yang dilayaninya. sehingga memberi sedikit peluang bagi pemerintah untuk membuat penafsiran sendiri melalui berbagai peraturanh pelaksanaan dan peluang yang sempit itu pun hanya berlaku untuk hal-hal yang betul-betul bersifat teknis. Peluang luas untuk Interpretasi Memuat materi singkat dan pokok-pokoknya saja. sehingga memberi pekluang luas kepada pemerintah untuk membuat berbagai interpretasi dengan berbagai peraturan lanjutan yang berdasarkan visi sepihak dari pemerintah dan tidak sekedar masalah teknis.

Hubungan Negara Hukum dengan Demokrasi ‡ seperti dua sisi mata uang. Konsep negara hukum material mensyaratkan adanya demokrasi. dalam pasal lainnya (pasal 1 ayat (2)) dinyatakan kedaulatan ada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut UUD . ‡ Negara Indonesia yang dalam konstitusinya (pasal 1 ayat (3)) secara nyata menyatakan diri sebagai negara hukum. begitupula demokrasi mensyaratkan adanya wadah negara hukum dalam pelaksaksanaannya.

.

perbudakan. penguasaan) DEKLARASI UNIVERSAL HAK ASASI MANUSIA Piagam PBB 10 DESEMBER 1948 .SEJARAH PERJUANGAN UMAT MANUSIA Perjuangan: Pertentangan Permusuhan Peperangan Hak Asasi: Individu Kelompok (Bangsa) Belum ada penghargaan/pengakuan Kesederajatan umat manusia (penjajahan.

KECUALI AMALNYA.HAKIKAT HAK ASASI MANUSIA Pengertian HAM: HAM HAK DASAR YG MELEKAT & DIMILIKI SETIAP MANUSIA SBG ANUGERAH TUHAN YME HAM: HAM HAK-HAK DASAR YG DIBAWA MANUSIA SEJAK LAHIR YG MELEKAT PD ESENSINYA SBG ANUGERAH ALLAH SWT (MUSTHAFA KEMAL PASHA) HAM: HAM HAK-HAK DASAR YG DIBAWA MANUSIA SEJAK LAHIR & MELEKAT DNG POTENSINYA SBG MAKHLUK & WAKIL TUHAN (GAZALLI) HAM: HAM HAK-HAK DASAR YG DIBAWA MANUSIA SEJAK IA HIDUP YG MELEKAT PD ESENSINYA SBG ANUGERAH ALLAH SWT 2 LANDASAN PENGAKUAN THD HAM: a. . LANDASAN PERTAMA & LANGSUNG : KODRAT MANUSIA b. LANDASAN KEDUA & LBH DALAM : TUHAN MENCIPTAKAN MANUSIA SAMA.

hak milik) . Hak berkeluarga g. Hak mengembangkan diri h. Hak kemerdekaan . Hak kesejahteraan. hak kemerdekaan.HAKIKAT HAK ASASI MANUSIA Pengertian HAM: -Natural right (John Locke. Hak memiliki sesuatu h. Hak mendapatkan pendidikan i. Hak utk memperoleh nama baik b. dan d. Hak keamanan c. Hak keadilan i. Hak utk memperoleh pekerjaan c. Hak perlindungan e.Human right (Eleanor Roosevelt) Piagam PBB ttg Deklarasi Universal of Human Rights 1948 a. 1632-1704) Hak-hak alamiah manusia (hak untuk hidup. Hak berpikir & mengeluarkan f. Hak utk kemerdekaan hidup pendapat g. Hak menganut aliran kepercayaan atau agama e. Hak berkomunikasi b. Hak utk mendapatkan & pengajaran perlindungan hukum d. Hak utk hidup f. Hak utk hidup UU 39/1999 ttg HAM a.

b. Hak pensiun.HAKIKAT HAK ASASI MANUSIA Pengertian HAM meliputi bidang: a. hak mendapat hidup layak. Hak berkumpul. hak bekerja. Hak berserikat. d. e. Hak asasi sosial & kebudayaan (Social & cultural rights Social rights) Hak mendapatkan pendidikan. Hak berekspresi. c. Hak mengembangkan kebudayaan. Hak asasi pribadi (personal rights personal rights) Hak kemerdekaan. Hak utk mendapat perlakuan yg sama dlm tata cara peradilan & perlindungan (Procedural rights Procedural rights) . Hak mengadakan perjanjian. Hak asasi politik (political rights political rights) Hak utk diakui sbg warga negara Hak memilih & dipilih. Hak memeluk agama. Hak utk mendapat perlakuan yg sama dlm hukum & pemerintahan (Rights of Legal Equality Rights Equality) f. Hak asasi ekonomi (property rights property rights) Hak memiliki sesuatu. Hak menyatakan pendapat. Hak mendapat santunan.

tentara tdk boleh gunakan hkm perang pd masa damai. pajak-uu. Perkembangan HAM di Inggris . Aristoteles (384-322 SM) Ajaran utk mengkritik pemerintah yg tdk berdasarkan keadilan.Petition of Rights (1628) pertanyaan ttg hak2 rakyat & jaminannya: pajak & pungutan hrs dng persetujuan.Socrates (469-399 SM). parlemen berhak mengubah keputusan raja. . cita-cita.Hukum Hammurabi di Babylonia (2000 SM) jaminan keadilan bg WN .Magna Charta ± Piagam Agung (1215) batasi kekuasaan Raja John: bertindak sewenang2 thdp rakyat & pok bangsawan . Perkembangan HAM masa sejarah . alasan penahanan hrs disertai bukti sah mnrt hukum . WN tdk boleh dipaksa terima tentara di rumah.Habeas Corpus Act (1679) UU mengatur ttg penahanan seseorang: tahanan sgr diperiksa dlm waktu 2 hari stlh ditahan. kebebasan dlm berbicara & mengeluarkan pendapat.Bill of Right (1689) UU yg diterima parlemen Inggris utk perlawanan thd Raja James II: kebebasan dlm pemilihan anggt parlemen.Nabi Muhammad SAW (600 M) Membebaskan bayi wanita & wanita dr penindasan bangsa Quraisy.Nabi Musa (6000 SM) bebaskan umat yahudi dr perbudakan . b. . Plato (429-347 SM).SEJARAH PERKEMBANGAN HAM a. hak WN memeluk agama & kepercayaan masing2.pembentukan tentara seijin parlemen. . kebijaksanaan.

.Didasari pemikiran John Locke :hak hidup (life hak kebebasan (liberty hak life).Sidang Majelis umum PBB 1966 covenants on Human rights dlm hukum internasional diratifikasi negara-negara anggota PBB.Perjuangan sebagai emigran Inggris. bersifat suci.Deklarasi 10 Des 1948 10 Des : Hari HAM . f of want want) f.D. d. Mereka dikaruniai akal & budi & dan hendaknya bergaul satu sama lain dlm persaudaraan. Fraternity Konstitusi Perancis (1791) e. Perkembangan HAM di Perancis . Roosevelt The Four Freedom ( f of religion. Pengakuan HAM PBB . .Naskah awal revolusi Perancis (1789) Declaration des Droits de L¶ homme et Du Citoyen (pernyataan ttg HAM & WN) : ketidakpuasan kaum borjuis & rakyat thdp Raja Louis XVI HAM adlh hak alamiah sesuai kodrat manusia & tdk dpt dipisahkan.PD II F.Revolusi Perancis perjuangan penegakan HAM di Eropa : Liberty. milik (property Declaration of Independence of The United States property) (4 Juli 1776) Konstitusi negara. . Egality. Perkembangan HAM di Amerika Serikat .SEJARAH PERKEMBANGAN HAM c. . f of fear. Atlantic Charter (1941) . f of speech & thought. liberty).Pasal 1 : Sekalian orang dilahirkan merdeka & mempunyai martabat & hak2 yg sama.

Pasal 28 F Hak berkomunikasi & memperoleh informasi. «´ landasan idiil pengakuan & jaminan HAM di Indonesia.Pasal 28 A Hak hidup. Hak mendapatkan pendidikan & memperoleh manfaat iptek & seni budaya.Pasal 28 E Hak beragama & beribadah. Hak kebebasan meyakini kepercayaan. Hak perlindungan dr kekerasan & diskriminasi .Pasal 28 C Hak mengembangkan diri. Hak memilih dikjar-pekerjaan-WNtempat tinggal. Pembukaan UUD 1945 Alinea keempat ³Kemudian daripada itu. Hak kebebasan berserikat-berkumpul-mengeluarkan pendapat. Hak perlakuan sama di hadapan hukum. hak mempertahankan hidup & kehidupan . . Hak status WN .Pasal 28 D Hak pengakuan-jaminan-perlindungan-kepastian hukum.Pasal 28 B Hak membentuk keluarga & melanjutkan keturunan. Hak mencarimemperoleh-memiliki-menyimpan-mengolah-menyampaikan informasi . Hak kelangsungan hidup-tumbuh-berkembang utk anak. Pembukaan UUD 1945 Alinea Pertama ³«Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa«´ b. Hak bekerja. c. Hak memajukan diri dlm perjuangkan hak scr kolektif . «. Batang Tubuh UUD 1945 . Kemanusiaan yang adil dan beradab. Hak WN memperoleh kesempatan sama dalam pemerintahan.HAM DI INDONESIA Pengakuan Bangsa Indonesia HAM a.

Hak tdk disiksa. 19 Hak utk memperoleh keadilan. Ps 20 s. Hak atas kebebasan informasi. Hak tdk dituntut atas dsr hukum yg berlaku surut. Hak berkeluarga & melanjutkan keturunan. Ps 11 s. Ketetapan MPR . 51 Hak wanita.Pasal 28 H Hak hidup sejahtera. Hak rasa aman & perlindungan dr ancmn ketakutan. Ps 43-44 Hak turut serta dlm pemerintahan.d. Hak bebas dr perlakuan diskriminatif. Hak keadilan. Macam-macam HAM dlm Tap Nomor XVII/MPR/1998: Hak utk hidup.Tap MPR Nomor XVII/MPR/1998 ttg HAM Tlh dicabut dng Tap Nomor Tap MPR Nomor I/MPR/2003. Hak jaminan sosial. Hak kemerdekaan.d.Pasal 28 I Hak utk hidup.Ps 4 Hak utk hidup. Hak milik pribadi . Hak mendapat kemudahan & perlakuan khusus utk peroleh kesempatan & manfaat sama capai persamaan & keadilan. e. 66 Hak anak . Ps 17 s. Ps 45 s. Ps 10 Hak utk berkeluarga.HAM DI INDONESIA Pengakuan Bangsa Indonesia HAM .d. 16 Hak utk mengembangkan diri.Pasal 28 G Hak perlindungan. Ps 36 s.d.d. Hak kemerdekaan pikiran-hati nurani. 27 Hak atas kebebasan pribadi.d. Ps 28 s. Kewajiban. Hak masyarakat tradisional dihormati d. UU 39/1999 ttg HAM + UU 26/2000 ttg Pengadilan HAM . Ps 52 s. 35 Hak atas rasa aman. Hak kesejahteraan. Hak memperoleh suaka politik . Hak bebas dr penyiksaan/perlakuan merendahkan derajat martabat manusia. perlindungan & pemajuan. 42 Hak atas kesejahteraan. Hak keamanan.d.

Pengadilan HAM [Dasar: UU No 26/2000 ttg Pengadilan HAM] j Pengadilan khusus di lingk pengadilan umum. penelitian. j Khusus bertugas & berwenang memeriksa & memutus pelanggaran HAM berat (termasuk di luar batas teritorial wil RI oleh WNI). j Tujuan: Mengembangkan kond yg kondusif plaks HAM suai PS.HAM DI INDONESIA Bangsa Indonesia Penegakan HAM a. berkedudukan di kab/kota. penyuluhan. Pengadilan HAM Ad Hoc dibentuk atas usul DPR. Pembentukan Lembaga 1. Deklarasi Universal HAM. . Komisi Nasional HAM [Dasar: Keppres No 5/93 tgl 7 Juni 1993 UU No 39/1999 ttg HAM] j Lembaga mandiri. Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi. j Fungsi: pengkajian. mediasi HAM. UUD 45. dibentuk berdasarkan undang-undang Alternatif penyelesaian di luar Pengadilan HAM. pemantauan. Meningkatkan perlindungan & penegakan HAM guna perkemb pribadi manusia Indonesia seutuhnya & kemampuannya berpartisipasi dlm brbagai bid kehdupan. 26/2006 4. dengan Keppres. Peristiwa Pelanggaran HAM berat sebelum terbit UU No. 3. kedudukan setingkat lembaga negara yg lain. 2. Piagam PBB.

Social & Cultural Rights (1966) ± Optional Protocol ± Declaration on the Rights of Peoples to Peace (1984) ± Declaration on the Rights to Development (1986) ± African Charter on Human & Peoples¶ Rights (1981) ± Cairo Declaration on Human Rights in Islam (1990) ± Bangkok Declaration (1993) ± Deklarasi Wina (1993) . Konvensi Internasional tentang HAM wujud nyata keperdulian masy internasional: ± The International on Civil & Political Rights (1966) ± The International Covenant on Economic. Contoh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM): ± KONTRAS (Komisi untuk orang hilang dan tindak kekerasan) ± YLBHI (Yayasan lembaga bantuan hukum Indonesia) ± ELSAM (Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat) ± HRW (Human Right Watch) b.HAM DI INDONESIA 5.

29 th 1999) . ± Konvensi internasional ttg HAM yg diratifikasi oleh Indonesia: a. Konvensi Jenewa 12 Agust 1949 (UU No. Production and Stockpiling of Bacteriological (Biological) and Toxic Weapons and on their Destruction (Keppres No. Convention of the Elimination of Discrimination Against Women (UU No.83 th 1998) i. Convention on the Prohibition of the Development.58 th 1991) f. Convention on the Elimination of Racial Discrimination (UU No.5 th 1998) h. Torture Convention (UU No. Convention of the Rights of the Child (Keppres No.87 Concerning Freedom of Association and Protection on the Rights to Organise (UU No. Convention on the Political Rights of Woman (UU No. International Convention Against Apartheid in Sports (UU No.68 th 1958) c.HAM DI INDONESIA c. & ketentuan2 itu mnjdi hukum nasionalnya. Keikutsertaan Indonesia dalam Konvensi Internasional ± Ratifikasi perjanjian: pengikatan diri suatu negara utk melaksanakan ketentuan2 dlm perjanjian. ILO Convention No.36 th 1990) e.7 th 1984) d.59 th 1958) b.48 th 1993) g.

Pelanggaran demokrasi ± HAM bukan urusan internal negara . menjamin perlindungan dan penegakan atas hak-hak dasar manusia  Unsur utama demokrasi: o Kontrol rakyat atas proses pembuatan keputusan politis o Kesamaan hak/kesetaraan politis dalam menjalankan kendali  Konsep pokok demokrasi: o Kebebasan/persamaan (freedom/equality) o Kedaulatan rakyat (people¶s sovereignty)  Unsur pokok pemerintahan demokrasi: o Pengakuan atas HAM o Partisipasi rakyat dalam pemerintahan Sehingga: 1. HAM ± demokrasi persyaratan hubungan internasional 3.HAK ASASI MANUSIA dan DEMOKRASI  Demokrasi: sistem politik yang dapat memberi penghargaan. Keinginan negara demokrasi ratifikasi aturan HAM 2.

c. h. b. c. g. b. d. f. e. e. a. i. d.Piagam PBB ttg Deklarasi Universal of Human Rights 1948 a. Hak berpikir & mengeluarkan pendapat Hak memiliki sesuatu Hak mendapatkan pendidikan & pengajaran Hak menganut aliran kepercayaan atau agama Hak utk hidup Hak utk kemerdekaan hidup Hak utk memperoleh nama baik Hak utk memperoleh pekerjaan Hak utk mendapatkan perlindungan hukum Hak utk hidup Hak berkeluarga Hak mengembangkan diri Hak keadilan Hak kemerdekaan Hak berkomunikasi Hak keamanan Hak kesejahteraan Hak perlindungan UU 39/1999 ttg HAM . g. h. f. i.

Undang-Undang 39 Tahun 1999 Pasal 1 ayat 6 menyebutkan bahwa : ³pelanggaran hak asasi manusia adalah setiap perbuatan seseorang atau kelompok orang termasuk aparat negara baik disengaja maupun tidak disengaja atau kelalaian yang secara melawan hukum mengurangi. atau dikhawatirkan tidak akan memperoleh penyelesaian hukum yang adil dan benar. dan tidak mendapatkan. . dan atau mencabut hak asasi manusia seseorang atau kelompok orang yang dijamin oleh undang-undang ini. menghalangi. berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku´. membatasi.

5. Membantu menyembuhkan dan merehabilitasi korban 2. Tujuan dari Investigasi atau pencarian fakta adalah: 1. memantau kepatuhan pemerintah terhadap persetujuan internasional di bidang HAM. Pendampingan hukum (advokasi dan litigasi) 3. Mendorong perubahan kebijakan yang menghormati dan melindungi hak asasi manusia 4.Dalam rangka menegakkan hak asasi manusia dan menjamin perlindungan bagi semua orang maka diperlukan upaya-upaya investigasi atau pencarian fakta manakala terjadi pelanggaran hak asasi manusia. Sarana pendidikan publik 6. Bahan pelurusan sejarah .

HAK AZASI MANUSIA Menurut Undang-Undang No 39 tahun 1999 tentang HAM dalam pasal 1 Hak Asasi Manusia adaläh : seperangkat hak yang melekat pada hakikát dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati. dijunjung tinggi. . dan dilindungi oleh negara. hukum. pemerintah dan setiap orang demikehormatan dan perlindunganharkat dan martabat manusia.

Hak-hak asasi sosial dan kebudayaan (social and culture rights). yang meliputi kebebasan menyatakan pendapat. Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan (rights of legal equality).Hak-hak asasi manusia itu dapat dibeda-bedakan Menjadi sebagai berikut: Hak-hak asasi pribadi (personal rights). yaltu hak untuk ikut serta dalam pemerintahan. dan peradilan. Misalnya hak untuk memilih pendidikan dan hak untuk mengembangkan kebudayaan. membeli dan menjual serta memanfaatkannya. penangkapan. Misalnya. kebebasan memeluk agama. . Hak asasi untuk mendapatkan perlakuan tata-cara peradilan dan perlindungan (procedural rights). dankebebasan bergerak Hak-hak asasi ekonomi (property rights). peraturan dalam hal penahanan. penggeledahan. Hák-hak asasi politik (political rights). dan hak untuk mendirikan partal politik. yaitu hak untuk memiliki sesuatu. hak pilih (dipilih dan memilih dalam suatu pemilihan umum).

Tanggung Jawab Pemerintah .Mendahulukan Hukum Nasional 12.Keseimbangan 5.Perlindüngan Masyarakat Adat 11. Bersifat Relatif 3. Prinsip Memperoleh & Menuntut Perlakuan yang Sama 10. Kerja Sama Internasional yang Saling Menghormati 6. Taat pada Peraturan 7. Keterkaitan Sistem Politik 8.Keseimbangan Antara Hak dan Kewajiban 2.Prinsip-prinsip Pelaksanaan HAM di Indonesia 1. Keterpaduan 4. Kesamaan Harkat dan Martabat 9.

. 5 Tahun 1998 tentang pengesahan Convention Against Torture and Other Cruel. 129 Tahun 1998 tentang Rencana Aksi Nasional Hak-Hak Asasi Manusia Indonesia. 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia. Inhuman or Degrading Treatment or Punishment (Konvensi Menentang Penyiksaan dan Perlakuan atau Penghukuman Lain yang Kejam.Ketetapan MPR No.UU No. 6.Inpres No.UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. 2. 8.Keppres No.INSTRUMEN HUKUM HAM 1. ataupun Pelaksanaan Kegiatan Penyelenggaraan Pemenintahan. Perencanaan Pro­gram.UU No. 3. 26 Tahun 1998 tentang Menghentikan Penggunaan Istilah Pribumi dan Nonpribumi dalam Semua Perumusan dan Penyelenggaraan Kebijakan. 4. XVII/MPR/1998 tentang Hak Asasi Manusia. atau Merendahkan Martabat Manusia). 5.Amandemen kedua UUD 1945 (2000) Bab XA Pasal 28A ³ 28J mengatur secara eksplisit Pengakuan dan Jaminan Perlindungan Terhadap Hak Asasi Manusia. 181 Tahun 1998 tentang Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan.Keppres No. 7. Tidak Manusiawi.

1)Letak geografis Indonesia yang luas 2)Sarana dan prasarana komunikasi dan informasi yang belum terbangun secara baik 3)Sistem informasi untuk kepentingan sosialisasi yang masih sangat terbatas.2. persoalan hak asasi manusia sering diabaikan. 1) Tidak semua penguasa memiliki kebijakan yang sama tentang pentingnya jaminan hak asasi manusia. Hambatan penegakkan HAM a. C. d.Faktor Perangkat Perundangan. 1)Pemerintahan tidak segera meratifikasi hasil-hasil konvensi internasional tentang hak asasi manusia.Faktor Kondisi Sosial-Budaya. b. .Faktor Kebijakan Pemerintah. peraturan perundang-undangannya masih sulit untuk diimplementasikan.Faktor Komunikasi dan Informasi. 2)Kalaupun ada. 2) Ada kalanya demi kepentingan stabilitas nasional.

. 3)Pelaksanaan tindakan pelanggaran oleh oknum aparat masih diskriminatif. tidak konsekuen.Faktor Aparat dan Penindakannya (Law Enforcement). dan tindakan penyimpangan berupa KKN (Korupsi. Kolusi. dan Nepotisme). 1)Masih adanya oknum aparat yang secara institusi atau pribadi mengabaikan prosedur kerja yang sesuai dengan hak asasi manusia. 2)Tingkat pendidikan dan kesejahteraan sebagian aparat yang dinilai masih belum layak sering membuka peluang ¶jalan pintas· untuk memperkaya din.e.

. 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia. sesuai dengan UU No.Pelanggaran HAM berat Perihal pelanggaran berat yang dimaksudkan. mencakup Kejahatan Qenosida dan Kejahatan Kemanusiaan.3.

kelompok agama. . dengan cara: a. b. ras.menciptakan kondisi kehidupan kelompok yang akan mengakibatkan kemusnahan secara fisik baik seluruh atau sebagiannya.membunuh anggota kelompok. c. d. kelompok etnik.memaksakan tindakan-tindakan yang bertujuan mencegah kelahiran di dalam kelompok.memindahkan secara paksa anak-anak dan kelompok tertentu ke kelompok lain.I) Kejahatan Genosida Adalah setiap perbuatan yang dilakukan dengan maksud untuk menghancurkan atau memusnahkan seluruh atau sebagian kelompok bangsa. atau e.mengakibatkan penderitaan fisik atau mental yang berat terhadap anggota-anggota kelompok.

h.penghilangan orang secara paksa.penganiayaan terhadap suatu kelompok tertentu atau perkumpulan yang didasari persamaan paham politik. pemaksaan kehamilan. berupa: a.pembunuhan b. . perbudakan seksual. etnis. budaya. agama. jenis kelamin.pengusiran atau pemindahan penduduk secara paksa. atau j. pelacuran secara paksa. pemandulan atau sterilisasi secara paksa atau bentuk-bentuk kekerasan seksual lain yang setara. ras.perampasan kemerdekaan atau perampasan kebebasan fisik lain secara sewenangwenang f. pemusnahan c.kejahatan apartheid.perkosaan. e. perbudakan. g. d. tau alasan lain yang telah diakui secara universal sebagai hal yang dilarang menurut hukum internasional. i. kebangsaan.2)Kejahatan Terhadap Kemanusiaan Adalah salah satu perbuatan yang dilakukan sebagai bagian dan serangan yang meluas atau sistematik yang diketahuinya bahwa serangan tersebut ditujukan langsung terhadap penduduk sipil.penyiksaan.

SANKSI INTERNASIONAL ATAS PELANGGARAN HAM 1.Pemutusan hubungan diplomatik 4.Embargo Ekonomi .Pemboikotan produk eksport 7.Pengurangan tingkat kerjasama 6.Pengurangan bantuan ekonomi 5.pengalihan investasi atau penanaman modal asing 3.Di berlakukannya travel warning terhadap warga negaranya 2.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.