P. 1
Sifat Fisik Gas

Sifat Fisik Gas

|Views: 1,041|Likes:
Dipublikasikan oleh Andy Suherman
Berikut merupakan rangkuman dari sifat fisik gas dan persamaannya.
Berikut merupakan rangkuman dari sifat fisik gas dan persamaannya.

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: Andy Suherman on Jun 21, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/20/2013

pdf

text

original

Andy Suherman (08010031) Program Studi Teknik Perminyakan Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Sifat Fisik Gas dan Persamaannya
Ciri-ciri Gas Ideal : 1. Mempunyai volume yang dapat diabaikan jika dibandingkan dengan volume fluida keseluruhan. 2. Tidak mempunyai tenaga tarik-menarik maupun tolak menolak antara sesame molekulnya ataupun antara molekul dengan dinding wadah. 3. Tumbukkan antara molekul-molekulnya bersifat lenting sempurna, sehingga tidak terjadi kehilangan tenaga akibat tumbukkan tersebut. Gas hidrokarbon pada P dan T standar 1. Hukum Boyle V = 1/P atau PV konstan 2. Hukum Charles V/T konstan bila P konstan 3. Hukum Avogadro yang menyatakan bahwa pada kondisi tekanan dan temperature yang sama, suatu volume yang sama dari gas-gas ideal berisi molekul-molekul dengan jumlah sama pula. 1 lbmol gas ideal = 2,73.1026 molekul 1 lbmol gas ideal = 379,4 cuft pada 60oF dan 14,7 psi Berdasarkan hukum-hukum di atas dapat dibuat persamaan umum untuk gas ideal : P.V = m/M.R.T atau P.V = n.R.T Dimana : P V T M R = Tekanan gas ideal = Volume gas ideal = Temperatur absolute = Berat molekul gas ideal = Konstanta gas R = 82,06 (atm, cc/gr-mol), oK R = 0,08206 (atm, lt/gr-mol), oK R = 10,73 (psi, cc/gr-mol), oR n = Jumlah molekul gas ideal yang ada

Sumber : D. Subyar Mujihandono. 2006. Diktat Kuliah Kimia Fisika Hidrokarbon. Indramayu: Akamigas Balongan

Andy Suherman (08010031) Program Studi Teknik Perminyakan Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Sifat Fisik Gas dan Persamaannya
No. 1. Sifat Gas Faktor Kompresibilitas Gas (Z) Pengertian perbandingan volume Persamaan gas - Z = tanpa koreksi Tr = T/Tpc dlm Rankine Didapat z dari grafik Z = dengan koreksi ³pada lampiran´ 2. Specific Gravity (SG) Perbandingan densitas gas atau SG gas ( 
= Ma/29

sebenarnya dengan volume gas ideal Pr = P/Ppc pada kondisi P dan T yang sama.

campuran gas yang bersangkutan Ma = (yi.Mi) dengan densitas udara pada kondisi Campuran Gas P dan T yang sama.

Berat Mol

3.

Densitas Gas

Perbandingan antara berat molekul gas dengan volume gas itu sendiri dan juga dipengaruhi oleh P & T itu sendiri. 

4.

Viskositas Gas

Tahanan fluida terhadap aliran

Pada 1 atm : Dari grafik g = ( gi)(yi)(Mi)0,5

Pada P tertentu : 1. Tentukan viskositas gas pada 1 atm 2. Tentukan harga Ppc > Pr viskositas ratio ( g/ gi) Tpc > Tr ( g/ gi) 3. Persamaan 1 x persamaan 2 5. Faktor Volume Formasi Gas (Bg) Perbandingan antara volume gas pada kondisi reservoir dengan kondisi standart. Bg = 0,00504x Bg = 0,0283 x viskositas ratio

ft3/scf bbl/scf

Sumber : D. Subyar Mujihandono. 2006. Diktat Kuliah Kimia Fisika Hidrokarbon. Indramayu: Akamigas Balongan

Andy Suherman (08010031) Program Studi Teknik Perminyakan Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Lampiran Z = dengan koreksi Kobayashi Cari Tpc koreksi = Tpc+(TcN2.yiN2 x 100)+(TcH2S.yiH2S x 100)+(TcCo2.yiCo2 x 100) Cari Ppc koreksi = Ppc+(PcN2.yiN2 x 100)+(PcH2S.yiH2S x 100)+(PcCo2.yiCo2 x 100) Pr = P/Ppc Tr = T/Tpc Ppc = yi.Pc Tpc = yi.Tc Cari Pr koreksi di dapat dari P/Ppc koreksi Cari Tr koreksi di dapat dari T/Tpc koreksi Cari Z dari grafik dari koreksi cari hal 75 Ppc > Pr Tpc > Tr Z normal dari Ppc > Pr Tpc > Tr Z Co2 dari hal 77 Z H2S dari hal 78 Z N2 dari hal 79 Z Cn dari hal 79 Lacey Cari Za = (Zn x Yn + Z Co2 y Co2 + H2S y H2S) + (1 ± yn ± y Co2 ± y H2S)(Zg) Z true = Za x Cn jika terdapat unsure N2

Sumber : D. Subyar Mujihandono. 2006. Diktat Kuliah Kimia Fisika Hidrokarbon. Indramayu: Akamigas Balongan

Andy Suherman (08010031) Program Studi Teknik Perminyakan Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Pada tekanan dan temperature rendah, gas hidrokarbon juga memenuhi hukumhukum campuran gas ideal, antara lain : 1. Hukum Dalton (tekanan parsial) P = ™Pi = ™yi.P Dimana : P = Tekanan campuran gas Pi = Tekanan parsial komponen gas ke-1 Yi = Fraksi mol komponen gas ke-1 2. Hukum Amogat (volume parsial) V = ™Vi = ™yi.V Dimana : V = Volume campuran gas Vi = Volume parsial komponen gas ke-1 Yi = Fraksi mol komponen gas ke-1 Karena campuran gas terdiri atas beberapa gas murni yang mempunyai berat molekul yang berbeda-beda, maka untuk campuran gas berat molekulnya disebut berat molekul tampak (apparent molecular weight) yang dapat dinyatakan dengan : Ma = ™yi.Mi Specific gravity suatu gas/campuran gas adalah perbandingan densitas ( ) gas/campuran gas yang bersangkutan dengan densitas udara pada kondisi tekanan dan temperature yang sama. Untuk suatu gas murni :
g

=

g/ u

Bila gas murni dan udara dianggap gas ideal maka :
g=

Mg/Mu = Mg/29 Berdasarkan persamaan di atas, maka untuk setiap campuran gas dapat ditulis

persamaan :
g=

Ma/Mu = Ma/29 = Specfic gravity gas atau campuran gas pada kondisi standar = Densitas gas murni

Dimana :
g g

Mg = berat mol gas murni

Sumber : D. Subyar Mujihandono. 2006. Diktat Kuliah Kimia Fisika Hidrokarbon. Indramayu: Akamigas Balongan

Andy Suherman (08010031) Program Studi Teknik Perminyakan Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Ma = Berat mol campuran gas Mu = Berat mol udara, biasanya diambil harga 2 Gas hidrokarbon pada P dan T tinggi Pada kondisi tekanan dan temperature tinggi, gas hidrokarbon tidak sesuai lagi dengan gas ideal, sehingga gas hidrokarbon merupakan gas non-ideal atau gas nyata. 1. Persamaan Van Der Waals (P + n2a/v2)(v ± nb) = n.R.T Harga n2a/v2 merupakan harga koreksi terhadap tekanan gas ideal kepada dinding wadah, sedangkan nb merupakan koreksi terhadap volume gas akibat volume molekul gas. Konstanta a dan b untuk beberapa senyawa hidrokarbon dapat dilihat pada table. 2. Persamaan Keadaan Benedict-Web-Rubin P = RT/Vm + (BoRT ± Ao ± Co/T2)/Vm2 + (bRT ± a)/Vm3 + a /Vm6 + c/T2Vm3 (1 + /Vm3Exp(/Vm2) Untuk Bo, Ao, Co, a, b, c, , dan adalah konstanta-konstanta dari gas murni yang merupakan

fungsi dari komposisi campuran gas. Untuk gas campuran, maka harga konstanta-konstanta tersebut harus dicari dengan persamaan : Ao = (™yi.Aoi0,5)2 Bo = ™yi.Boi Co = (™yi.Coi0,5)2 a = (™yi.ai0,3)3 b = (™yi.bi0,3)3 c = (™yi.ci0,3)3 = (™yi. i0,3)3 = (™yi. i0,5)2

Sumber : D. Subyar Mujihandono. 2006. Diktat Kuliah Kimia Fisika Hidrokarbon. Indramayu: Akamigas Balongan

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->