Anda di halaman 1dari 7

Radiography Test (RT)

edfarman chan Mohon advisenya, Adakah pengertian 100% RT dan Full RT yang secara jelas disebutkan ASME Sect.VIII Div-1? Sama atau berbedakah? Anto Mas Edfarman, Berbeda mas antara 100% RT dengan Full RT, biasanya 100% RT adalah requirement client yang ada didata sheet yang mengharuskan semua butt weld joint harus di RT termasuk nozzle <=10", sedangkan untuk Full RT sepengetahuan saya secara spesifik/definisi full RT tidak ada dicode (ASME Sect XIII Div-1), yang ditentukan adalah joint category & joint eff selain requirement pada UW-11 dan yang termasuk Full RT adalah sbb : 1. RT 1 untuk all buttweld joint (circum & longitudinal), except nozzle <= 10" and plate thk <= 1 1/8" 2. RT 2 untuk butt joint category A Full RT & joint category B spot RT Demikian mas yang dapat saya sampaikan, monggo untuk yang expert menambahkan atau mengoreksi. Nur Rohman Pak Edfarman, Setahu saya, kedua hal tersebut punya pengertian yang beda... 100% RT berarti semua weld yang dimaksud wajib dilakukan RT... Sedangkan Full RT berarti sebuah joint harus di-RT sepanjang lasan.... bila anda membaca ASME sect. VIII akan dijumpai juga Spot RT yang berarti hanya beberapa bagian (section) dari suatu joint saja yang di-RT. Bila suatu joint mandatory dilakukan RT maka RT tersebut haruslah Full RT. I Made Sudarta I Made Sudarta Urun rembug untuk masalah ini. Mari kita lihat tujuan penggunaan RT pada inspeksi pengelasan, RT adalah salah satu metodologi inspeksi

yang sifatnya tidak merusak (non destructive), digunakan dengan tujuan untuk mengetahui "kualitas" dari suatu pengelasan di mana hal ini tidak bisa dilakukan secara visual, kemudian seperti kita ketahui dan lakukan (common practice) bahwa RT digunakan hanya pada tipe join "butt weld" saja. Jadi untuk menterjemahkan pengertian 100% dan full RT adalah mempunyai makna yang sama (kuantitave dan kualitative), kembali kepada pengertian makna tersebut, dapat diartikan sebagai "seluruhnya" kecuali ada kata-kata spot atau note tertentu. agus suwarno Pak Edfarman, Secara umum ASME VIII tidak mengenal 100% RT, yang ada adalah joint effisiensinya 100% sedangkan kategori RT adalah full, spot atau none dengan status RT1, RT2, RT3 atau RT4. Tetapi terlepas dari istilah tsb diklarifikasikan dengan clientnya , karena masing-masing client mempunyai presepsi yang berbeda: 1. Presepsi 1:Menganggap 100% RT berarti semua lasan harus dilakukan radiography, bila tidak bisa diRT maka harus dicarikan penggantinya, seperti dilakukan UT, MT atau PT.seperti pendapat dari Pak Nur Rohman. 2. Presepsi 2: Menganggap 100% RT sama dengan full RT, hanya mereka menamakan RT 100%. Demikian sumbangan pendapat dari saya. Anshori Budiono Yang namanya RT itu bisa nya cuma untuk butt weld saja. Kalau ada Client yang punya tafsiran 100% RT itu sebagai semua lasan harus di RT wah itu namanya "keblinger". ASME Code yang dimaksud memang mengenal istilah 100% radiography. Kalau ada yang bilang 100% Rt maka maksudnya sama sama sajalah dengan full radiography nya di ASME tersebut. Zulkifli Taher Pak Anshori yth, Pernyataan bahwa RT itu bisanya cuma untuk butt weld saja, tidak sepenuhnya benar. Saya pernah minta dilakukan RT terhadap socket

weld untuk melihat gap antara ujung pipa dengan bagian dalam fitting apakah terlalu besar atau tidak ada gap sama sekali. Bisa juga RT untuk threded joint untuk melihat sebanyak apa threaded yang masuk. ASME Code kalau menurut saya adalah minimum requirement. Kalau ada client yang minta lebih dari itu sah-sah saja dan bukan sesuatu yang keblinger. Masalaah konsekuensinya kepada tambahan biaya atau tambahan nilai kontrak itu adalah hal lain yang perlu ditinjau kepada bentuk kontraknya. Mungkin ada pendapat lain? Anshori Budiono Sebatas yang saya tahu, RT yang difungsikan untuk melihat kualitas suatu lasan, hanya reliable (terpecaya hasil dan intepretasinya) hanya untuk butt weld. Pada jenis lasan yang lain tentunya tidak reliable. Fillet weld misalnya. Memang bisa ditembak dan sinarnya juga tembus. tapi yang ditembusi oleh sinar radioaktif itu kan bukan hanya lasan saja tapi juga plat yang disambung oleh lasan tersebut. Client emang sering nya usil, pengen tahu macem-macem dan terkadang kebliner. Contoh yang disampaikan Pak Taher cukup keblinger deh. Clientnya usil banget sih... kok pengen tahu gap antara Gap antara pipa dengan fitting pada socket weld pake RT ya...?? Terus contoh yang kedua menurut saya juga usil tuh Clientnya.... Jumlah threaded yang masuk kok ya dicheck segala pake RT. Kembali ke rekan kita yang menanyakan 100% RT itu, saya reconfirm lagi bahwa maksudnya adalah Full RT yang dimaksud oleh ASME tersebut untuk butt weld dengan aturan2 nya. Kalau ada Client "keblinger" cuekin aja tuh, kalau Clientnya maksa.... itung-itung duitnya dulu deh sebelum permintaannya itu dilaksanakan. Zulkifli Taher Saya berpengalaman kerja lebih banyak di operasional ketimbang projek baru. Kalau di operasional kita banyak mengalami kasus kasus kerusakan. Bebarap kasus kerusakan yang ditemukan antara lain terlalu besarnya gap dalam sockect weld dan jumlah threded yang masuk kedalam

pasanganya kalau threaded joint. Kedua hal ini ada dasarnya teknisnya dalam standard ASME 31.3. Ada batasan-batasan yang harus dipenuhi dalam konstruksinya (acceptance criteria). Kalau kontraktor yang berpengalaman, mengetahui betul cara-cara mem-fitting pipa pipa dengan socket weld ini sehingga gap yang ada selalu dalam range acceptance criteria nya. Tapi bagi kontraktor yang kurang pengalaman, banyak ditemukan sambungan yang hanya kelihatan bagus secara visual tapi di dalamnya berantakan apakah gapnya kebesaran atau malah gak ada gap sama sekali. Sehingga berpotensi besar terjadinya kerusakan setelah beroperasi. Begitu juga dengan jumlah threaded yang masuk, secara logika biasa saja semakin banyak threaded yang masuk akan semakin kuat sambunganya. Demikian juga bila threaded yang masuk kurang sambunganya relatif lebih lemah dan pengalaman menunjukan berpotensi besar terjadi bocor saat operasi. Atas dasar ini, owner secara teknis memang beralasan untuk minta dilakukan RT secara random pada kedua jenis sambungan tersebut. Secara komersialpun juga tidak salah, karena kalau owner minta tambahan kerja kan juga tidak gratis karena bisa dicover dengan kerja tambah kurang. Istilah keblinger atau usil secara teknis maupun komersial belum pernah saya temui. Kalau anda merasakan hal yang demikian, mungkin kualitas pekerjaan anda masih diragukan oleh owner. Permintaan RT seperti ini akan berkurang atau habis dengan sendirinya bila setiap yang di RT selalu acceptable. Anto P'Zulkifli, Masih dalam rules UW-11(a), RT hanya diaplikasikan untuk butt weld saja, bahwa ada requirement untuk yang lainnya selama fisible & safe untuk diaplikasikan ya silakan saja. Anto P'Anshori, Berbeda persepsi dengan saya P', 100% RT = Full RT. Full RT belum tentu semua/100% butt weld di RT P', mis: untuk RT-1 ada pengecualian P', yaitu lilmitasi Nozzle & Plat Thk.

RT-2 juga termasuk kategori Full RT, tetapi hanya joint category A, sedangkan joint category B spot. edfarman chan Pada dasarnya saya lebih sepaham dengan Pak Ashori dan Pak Made, bahwa 100% RT adalah sama dengan Full RT. :). Namun kenyataannya memang penafsiran setiap engineer bisa beda. Ini yang seringkali sedikit menjadi problematik pada saat eksekusi project. Dan ribetnya 100% RT tsb kadang dipahami lebih tinggi requirementnya dari Full RT di UW-11(a) of ASME. Sekedar berbagi, aktualnya ASME VIII-1 memang menggunakan term of 100% radiography di beberapa sectionnya. Saya temukan wording nya di ASME, for example: <AA> Part UW Reqr't for PV Fabri'd by Weldings UW-52, see at the last sentence of note: *100% RT* shall be applied while the previous spot result radiographically disclosed welds defects must be eliminated. <BB> Part ULW, See also section ULT-57 Examination, all butt joints shall be examined by *100% radiography* except as permitted by UW-11 (a) (7) (*buat saya ini artinya gunakan UT instead of Full RT (baca: 100% RT) as per UW-11 (a) *). Jika memang 100% RT punya arti berbeda dengan Full RT, setidaknya ASME juga membuat detail definisi dan requirement of 100% RT (at least dengan cara yang sama seperti halnya Code ini men-specify Full RT at section UW-11(a) ). Unfortunately - sampai sejauh ini saya tidak temukan dan saya coba sharing ke forum dalam original mail saya sebelumnya. At the time being -in my humble opinion- this 100% RT should be the same meaning of Full RT. Terimakasih untuk semua response yang informatif dan argumentatif. Silakan lanjutkan diskusi ini jika masih ada masukan lainnya.

M. Teguh Pak Edfarman, bisa dilihat di UW-52 spot examination. Disitu dibandingkan antara spot RT dan 100% RT.

Jadi bisa disimpulkan: 100% RT = Full RT. Bukan berarti seluruh joint di vessel di RT, tapi RT di sepanjang (100%) sebuah butt joint. Saya setuju kalau RT bisa juga untuk yang bukan butt joint, tapi dlm hal ini bukan dilakukan untuk mengecek kualitas lasan. Contohnya spt dilakukan Pak Zulkifli dibawah (shadow radiography). Film hasil menunjukkan profil potongan longitudinal. Kusnadi Mau urun rembug pak, Sebatas yang saya tahu, 100% RT = Full RT, tapi Full RT bukan berarti 100% RT. Biasanya yang disebut full RT adalah RT-1 & RT-2, spot adalah RT-3, sedangkan RT-4 selain dari yang tercover di RT-1, RT-2 & RT-3 - 100% RT: full untuk semua butt-weld joint category A & B termasuk semua nozzle - Full RT: - RT-1, full untuk semua butt-weld joint category A & B kecuali nozzle diameter ? 10" dan atau wall thickness ? 1 1/8" - RT-2, full untuk butt-weld joint category A dan spot untuk joint category B Silakan dikoreksi atau ditambahkan jika masih ada yang kurang tepat. Dwi A.S. Utomo Dear bapak-bapak, Ikut urun pendapat saja: Tentang 100% RT vs Full RT: Saya sepakat dengan penjelasan Pak Anshori bahwa 100% RT = Full RT. Saya sepakat pula tentang 100% RT tidak berarti semua lasan harus di RT. Saya juga setuju bahwa Full RT tidak berarti selalu 100% RT, ada RT-1 anda RT-2, keduanya berhak mendapat predikat Full RT dengan Joint Efiiciency = 1 (=100%).

UW-11 & UW-12 sudah mengkategorikannya dengan jelas. Hitung2anlah dengan client kalau permintaannya "keblinger" Tentang pemanfaatan RT untuk diluar Butt Joint: Ini cakupannya diluar pembahasan 100% RT vs Full RT untuk PV. Sangat banyak pemanfaatan RT diluar untuk inspeksi kualitas Butt Joint. Contoh yang disampaikan Pak Taher adalah salah satu contohnya. Saya pernah juga mempelajari pemanfaatan RT untuk melakukan inspeksi pengganti UT (corrosion survey & thickness measurement) pada piping system yang sulit di UT akibat insulated atau external coating (too rough and/or too thick). Tekniknya dikenal sebagai TRT (Tangential Radiographic Technique). Saya yakin masih banyak lagi pengembangan teknik-teknik radiography lainnya yang tujuannya bukan untuk mengevaluasi kualitas butt joint. bandi sabandi Rekan-rekan milis YTH saya lihat ini adalah masalah filosofi dan bahasa saja barangkali tetapi kalau kita lihat di ASME Sec VIII div I tidak ada istilah 100% RT & Full RT yang ada adalah , RT 1 , RT2, RT3 dan RT 4 perlakuan RT berdasarkan Joint Eff ( 1: 0,85 : 0.7 etc). Kalau dari segi bahasa (EYD dalam bahasa Indonesia )yang pas saya rasa hanya RT1 karena semua weld butt joint tampa melihat Joint Eff mesti di lakukan RT karena produk yang akan di proses dalam PV adalah Lethal dan berbahaya. Makanya saat mulai di design harus dicantumkan RT1, RT2....RT4 dan di buat di name plate harus di stamp juga RT1, RT2...RT4. jika ada pendapat & masukan lain monggo silahkan ......mas....