Anda di halaman 1dari 13

Bab 1 Mengenal metode Numerik.

KULIAH MINGGU Ke-1

MATA KULIAH : METODE NUMERIK


JURUSAN : TEKNIK MESIN S-1
FAKULTAS : TEKNIK INDUSTRI
DOSEN :
Dra. HARMASTUTI M.Kom

MTK Metode numerik 1


Bab 1 Mengenal metode Numerik.

Pendahuluan :
Menjelaskan materi yang akan dibahas dalam satu semester, model tugas, evaluasi
aturan/ tatacara perkuliahan pada matakuliah Metode Numerik. Dan distribusi
materi kuliah pada setiap tatapmuka dengan harapan mahasiswa dapat membaca
materi yang akan dibahas diklas sebelum mengikuti kuliah.

GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)


Nama Mata Kuliah : Metode Numerik
Kode Mata Kuliah :
Semester : V
Jurusan : Teknik Mesin
Fakultas : Teknologi Industri
Jenjang Studi : Strata 1
SKS : 2 (dua)
Waktu Pertemuan : 100 menit (Total : 100 menit x 13
pertemuan = 1.300 menit)

Diskripsi singkat :

Perkuliahan diselenggarakan 13 kali tatap muka dalam satu semester.


Perkuliahan diawali dengan menjelaskan rancangan pembelajaran
mempelajari yang akan digunakan( Materi,cara penilaian, materi tiap tatap
muka,referensi yang digunakan, macam evaluasi). Materi Metode Numerik :
pentingnya mempelajari metode numerik, Model matematik untuk masalah
Rekayasa, sekilas pemrograman dan software yang bisa digunakan untuk
menyelesaikan masalah numerik, Nilai pendekatan dan galat (error), uraian
deret taylor untuk menentukan nilai fungsi, pendeferensialan, Interpolasi,
Menentukan akar persamaan non linier, menyelesaikan sistem persamaan
menggunakan metode: Eleminasi, Eleminasi Gaus, Eleminasi Gauss jourdan,
Dekomposisi LU. Integrasi Numeris, Pensamaan diferensial tingkat dua,
Metode Runge Kutta, Aplikasi penggunaan metode numerik.
Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester dilaksanakan secara
terjadwal. Untuk mengevaluasi tingkat pemahaman mahasiswa setiap
materi diberi tugas individu maupun kelompok.

Tujuan Intruksional Umum :

Setelah mengikuti mata kuliah ini diharapkan mahasiswa dapat


menyelesaikan masalah rekayasa (riil) dengan alat pemecah masalah
Matematika Komputer, aljabar, statistika dan mengenal beberapa software
sebagai alat pemecah masalah dan mengimplementasikan kembali ke
permasalahan semula.

MTK Metode numerik 2


Bab 1 Mengenal metode Numerik.

W : Pustaka Wajib; P : Pustaka Pendukung:

No. Tujuan Pokok Sub Pokok Bahasan Estimas Pusta


Instruksion bahasan i waktu ka
al Khusus
Mahasiswa Pendahulu - Pengertian metode
1 dapat mema an Numerik. 100 menit W: 1,2
hami materi - Pentingnya mempelajari
matakuliah metode numeriK
P : 1,2
metode - Model matematik untuk
Numerik dan menyelesaikan masalah
penggun rekayasa(riil).
aannya - Sekilas Pemrograman.
-Mengenal software yang
digunakan untuk
menyelesaikan Metode
Numerik.
2,3 Mahasiswa Galat - Definisi Galat 200 menit W: 1,2
dapat membe (Error) dan -Macam-macam Galat P:1
dakan dan Nilai -Menentukan Nilai fungsi
mengerti Pendekata dengan uraian deret
galat n. Taylor
(error)yang
muncul
karena
operasi
perhitu-ngan
4,5 Mahasiswa Pendefere - Selisih terbagi maju 200 menit W: 1,2
memahami nsialan ,mundur dan terpusat P:1
tentang Numeris untuk turunan pertama.
pendefe - Selisih terbagi maju
rensialan ,mundur dan terpusat
Numeris untuk turunan yang
lebih tinggi.
- Contoh aplikasi
6,7 Mahasiswa Interpolasi - Definisi Metode kuadrat 200 menit W: 1,2
dapat menen Polinomial terkecil. P:1
tukan nilai - Menentukan nilai antara
antara suatu dengan menggu nakan
titik data metode kuadrat terkecil
dengan - Definisi Inter polasi
interpo- lasi - Jenis Interpolasi :
dan metode Interpolasi Newton,
kuadrat Lagra nge, spilne
terkecil. - Kuis I (pra midterm)
8 Mahasiswa Membahas soal Mid/ diskusi 100 menit W: 1,2
Memahami Diskusi P : 1,
materi yang
telah
diberikan
pada
pertemuan
Ke 1-7

MTK Metode numerik 3


Bab 1 Mengenal metode Numerik.

9,1 Mahasiswa Sistem - Sekilas Sistem 200 menit W: 1,2


0 dapat persamaan per samaan P : 1,2
menyelesaika - Menyelesaikan Sistem
n sistem Persamaan Linier
persamaan - Contoh Aplikasi
dan dapat
meng-
aplikasikanny
a
11,1 Mahasiswa - Definisi Integral 300 menit W: 1,2
2,13 dapat Integral -Menentukan nilai Integral. P : 1,2
menentu kan dan - Persamaan
nilai pende Persamaan Diferensial tingkat dua
katan untuk Diferensial - Contoh Aplikasi
integral, dan tingkat - Kuis II
Menyelesai- dua
kanPers.
Diferensial
tingkat dua

Buku pustaka
Wajib :
1. Kreizig E , ' Advanced Engineering Mathematics." John, Willey and
Sons
2. Robert W. Hornbeck Ph.D, Numerical methods , prentice-Hall, Inc
3. Steven C.Chapra, Numerical Methods for Enginer, International Edition,
McGraw-Hill, Inc 2002.
Pendukung:
1. Duane Hanselman & Bruce Littlefied Matlab Andi Offset Yogyakarta
2. Charles G.Cullen 1993, 'Aliabar linier dan penerapannya‘, edisi
terjemahan PT Gramedia Pustaka Utama , Jakarta.
3. Samuel D.Conte, 1981. Elementary Numerical Analysis An
algorithmic Approach

KRITERIA PENILAIAN
1. Penilaian akan dilakukan oleh pengajar dengan menggunakan kurva
sebaran normal. sehingga penentuan nilai A, B,C ,D dan E akan
dilakukan setelah pengolahan nilai Ujian tersebut.
2. Dalam penentuan nilai akhir akan digunakan pembobotan sbb :

Presensi : 10 %
Tugas(PR,Kuis) : 20 %
Ujian Tengah Semester : 30 %
Ujian akhir : 40 %

MTK Metode numerik 4


Bab 1 Mengenal metode Numerik.

Materi Pertemuan Pertama

Mengenal Metode Numerik

Metode Numerik :
adalah teknik-teknik yang digunakan untuk memformulasi kan masalah
matematis agar mereka dapat dipecahkan dengan operasi perhitungan
1. Manfaat Mempelajari Metode Numerik
Diharapkan :

 Mampu menangani sistem persamaan besar, Ketaklinieran dan


geometri yang rumit, yang dalam masalah rekayasa tidak mungkin
dipecahkan secara analitis.
 Mengetahui secara singkat dan jelas teori matematika yang
mendasari paket program.
 Mampu merancang program sendiri sesuai permasa- lahan yang
dihadapi pada masalah rekayasa.
 Metode numerik cocok untuk menggambarkan ketang- guhan dan
keterbatasan komputer dalam menangani masalah rekayasa yang
tidak dapat ditangani secara analitis.
 Menangani galat (error) suatu nilai hampiran (aprog simasi) dari
masalah rekayasa yang merupakan bagian dari paket program
yang bersekala besar.
 Menyediakan sarana memperkuat pengertian mate- matika
pembaca. Karena salah satu kegunaannya adalah
menyederhanakan matematika yang lebih tinggi menjadi operasi-
operasi matematika yang mendasar.

2. Pemodelan Matematik dan Pemecahan Masalah Rekayasa

Pemodelan matematik diperlukan untuk membantu menyelesaikan


permasalahan rekayasa (permasalahan riil).
Gambaran tahapan pemrosesan masalah rekayasa yang secara analitis
sulit diselesaikan selanjutnya dibawa ke bentuk model matematik dan
diselesaikan secara matematis, aljabar atau statistik dan komputasi.

Apabila telah diperoleh penyelesaian matematik proses selanjutnya


mengimple- mentasikan hasil matematis ke masalah rekayasa sbb:

MTK Metode numerik 5


Bab 1 Mengenal metode Numerik.

Definisi
masala
h

Model
Teori matematis Data

Alat pemecah masalah


komputer, statistika, met. Numerik,
Hasil grafik dll
numerik
atau

dikembalikan ke permasalahan
impleme semula
ntasi

Gambar. 1.1 Proses pemecahan masalah rekayasa.

Keterangan :
Dalam menangani masalah rekayasa(masalah riil) perlu melakukan :
1. Pendefinisian masalah (apa yang diketahui dan apa yang diminta).
2. Membawa permasalahan rekayasa kedalam teori matematika (model
matematika)
3. Model matematika yang diperoleh diselesaikan dengan cara matematika
yaitu digunakan komputasi, statistika dan matematika yang disebut
dengan alat pemecah masalah.
4. Hasil dari pemecah masalah masih berupa nilai numeris atau grafik
5. Hasil numeris yang diperoleh diimplementasikan kembali ke permasalah
semula (masalah rekayasa) sehingga dapat dipublikasikan sesuai dengan
permasalahan yang dimaksud.

Contoh 1.1 :
Seorang perakit komputer akan merakit komputer dengan tiga merek
yaitu merek Gajah, Harimau, Kelinci. Proses pembuatan melalui tiga
tahapan pertama seleksi peralatan(periperal), kedua perakitan, dan

MTK Metode numerik 6


Bab 1 Mengenal metode Numerik.

(ketiga uji coba dan finising). Untuk merek Gajah tahapan seleksi
memerlukan waktu 3 jam, waktu perakitan 5 jam, tahap uji coba dan
finising memerlukan waktu 5 jam. Untuk merek harimau seleksi
peralatan(periperal), memerlukan waktu 4 jam, perakitan memerlukan
waktu 4 jam, uji coba dan finising memerlukan waktu 6 jam. Untuk merek
Kelinci seleksi peralatan(periperal) memerlukan waktu 3,5 jam, perakitan
memerlukan waktu 4 jam, uji coba dan finising memerlukan waktu 7 jam.
Bagian seleksi periperal menyediakan 24 jam per orang perhari, bagian
perakitan menyediakan 12 jam per orang perhari dan bagian uji coba dan
finising menyediakan 12 jam per orang perhari. Berapa banyak hasil
rakitan yang diperoleh setiap hari ?.
Penyelesaian.

Definisi masalah :
Jika diasumsikan bahwa
G : menyatakan banyak komputer merk Gajah yang dihasilkan,
H : menyatakan banyak komputer merk Harimau yang dihasilkan
K : menyatakan banyak komputer merk Kelinci yang dihasilkan maka

- Komputer merek Gajah tahapan seleksi memerlukan waktu 3 jam,


perakitan 5 jam, uji coba dan finising memerlukan waktu 5 jam.
- Komputer merek harimau seleksi peralatan(periperal) memerlukan
waktu 4 jam, perakitan 4 jam, uji coba dan finising memerlukan
waktu 6 jam.
- Komputer merek Kelinci seleksi peralatan(periperal) memerlukan
waktu 3,5 jam, perakitan 4 jam, uji coba dan finising 7 jam.
- Waktu yang disediakan masing-masing devisi :
 periperal menyediakan 24 jam per orang perhari,
 perakitan menyediakan 12 jam per orang perhari
 uji coba dan finising menyediakan 12 jam per orang perhari.
Berapa banyak hasil rakitan yang diperoleh setiap hari ?.

Dari permasalahan tersebut diperoleh model matematika sebagai berikut.

Model matematika :

Permasalahan diatas dapat dinyatakan dalam bentuk model


matematika sebagai berikut .

3G + 4H + 3.5K = 24 i)
5G + 4H + 4K = 12 ii)
5G + 6H + 7K = 12 iii)

MTK Metode numerik 7


Bab 1 Mengenal metode Numerik.

persamaan ke i) menyatakan pemanfaatan total waktu seleksi


periperal, ii) total waktu perakitan dan iii) menyatakan total waktu uji
coba dan finising.
Apabila ditulis dalam bentuk matrik adalah sbb :

 3 4 3.5   G   24
    
 5 4 4   H  =  12
 5 6 7   K   12
 
3. Alat pemecah masalah :
Dengan alat pemecah masalah seperti komputasi numerik, statistika,
aljabar akan diperoleh hasil numeris (G = ... , H =.. dan K = …)
Pada contoh ini digunakan Matlab diperoleh hasil numeris G =
-2.7692,
H = 19.3846 dan K = -12.9231

Implementasi :

Dari hasil numeris yang pada point 3) dapat diartikan (di implementasikan
ke permasalahan semula) bahwa pada hari yang diinginkan tersebut
dirakit tiga unit komputer merk Gajah (G = -2.7692 ) tetapi belum selesai
(hasilnya negatif). H = 19.3846 menyatakan banyak komputer merk
Harimau dapat dirakit 19 unit dan satu unit belum selesai. Sedangkan
Komputer komputer merk Kelinci (K = -12.9231) dirakit tiga belas unit
komputer tetapi belum selesai semua.

3. Komputer dan perangkat lunak yang digunakan

Pemanfaatan komputer disini diharapkan mampu menjawab


permasalahan rekayasa yang cukup besar. Misal setelah ditemukan model
matematik dari masalah rekayasa tersebut harus menyelesaikan seratus
persamaan dengan 100 variabel. Disini jelas tidak mungkin diselesaikan
secara manual sehingga diperlukan bantuan komputer untuk
menyelesaikannya. Sebelum digunakan komputer diperlukan pengubahan
masalah matematika kedalam bahasa yang dapat dibaca oleh komputer
yaitu bahasa pemrograman ( bahasa Pascal,Bahasa C, Matlab dll).

3.1. A. Desain Algoritma.


Algoritma adalah merupakan sederetan(sequence) langkah logika yang
diperlukan untuk melakukan suatu tugas tertentu seperti pemecahan
masalah.
Algoritma yang baik mempunyai sejumlah kriteria berikut :

MTK Metode numerik 8


Bab 1 Mengenal metode Numerik.

1. Setiap langkah harus determinestik.


2. Hasil akhir tidak boleh tergantung kepada siapa yang menjalani
algoritma tersebut.
3. Proses harus berakir setelah sejumlah berhingga langkah.
4. Suatu algoritma tidak boleh berakhir terbuka.
5. Algoritma harus cukup umum untuk menangani keperluan
apapun.

B. Bagan alir ( flowchart)


Bagan alir merupakan pernyataan visual atau grafis suatu algoritma.
Bagan alir menggunakan deretan blok dan anak panah, yang masing-
masing menyatakan operasi atau langkah tertentu dalam algoritma. Anak
panah menyatakan urutanbagaimana seha-rusnya operasi
dijalankan.

Manfaat bagan alir :


1. Dipakai untuk menyatakan dan mengkomunikasikan algoritma.
2. Dapat membantu dalam perencanaan, menyelesaikan keruwetan.
3. Mengkomunikasikan logika program.
4. Merupakan wahana yang menarik untuk memvisualisasikan
beberapa struktur yang mendasar yang diterapkan dalam
pemrograman Komputer.
Tetapi ada kalanya akan mengalami kesulitan untuk membuat diagram
alirnya.
Tabel 1 menggambarkan lambang-lambang ANSI yang biasa dijumpai pada
diagram alir.

LAMBANG NAMA KEGUNAAN


Ujung Menyatakan awal( START) atau
akhir (STOP) program.

Garis alir Menyatakan aliran logika.

Proses Menyatakan perhitungan atau


mani pulasi data

Masukan/Kelua Menyatakan masukan(input),


ran keluaran (output)data atau
informasi.
Keputusan Menyatakan pembandingan,
perta-nyaan, keputusan yang

MTK Metode numerik 9


Bab 1 Mengenal metode Numerik.

menentukan jalur alternatif


yang harus diikuti.

Penghubung Menyatakan pemutusan jalur


kehalaman bagan alir dari satu titik ke
yang sama titik yang lain dalam halaman
yang sama.
Menyambung
ke halaman
lain

Gambar 1.2. Lambang ANSI yang umumnya dipakai

dalam Bagan Alir.

Ada beberapa perangkat lunak yang dapat digunakan sebagai alat


pemecah masalah seperti bahasa FORTRAN, BASIC, PASCAL , BAHASA C
dan MATLAB.

Contoh 2 :
Buatlah algoritma dan bagan alir untuk menghitung jumlah dua
bilangan A dan B.
Algoritma :
Langkah 1. Mulai perhitungan(start)
Langkah 2. Masukkan suatu nilai untuk A dan B (input)
Langkah 3. Tambahkan nilai A dan B dan katakan jawabannya
C(perhitungan)
Langkah 4. cetak nilai C ( output)
Langkah 5 Akhir perhitungan /selesai ( stop)

Diagram alir :

START

INPUT
A,B

HITUNG
C = A+B

MTK Metode numerik 10


Bab 1 Mengenal metode Numerik.

OUTPU
T
C = ?

STOP

3.2. Perangkat lunak (software)


A. Sekilas Exel
MS. Exel dapat juga membantu untuk menyelesaikan permasalahan sederhana
numerik terutama untuk penghitungan matematis akar persamaan nonlinier
(Metode Newton Raphson, secant, Regula falsi),menggambarkan grafik fungsi
dll.berikut ilustrasi penggambaran fungsi menggunakan Matlab MS. Exel

Diberikan fungsi f(x)=(0.9-0.4*x)/x


f' x=-0.9*x^2
menentukan akar persamaan non lilier menggunakan Metode Newton
Raphson
Metode Newton Raphson x(i+1)= xi-f(xi)/f'x

Kriteria
iter Akar penghentia
asi xi f(xi) f'(xi) pendekatan eror(Ea) n

MTK Metode numerik 11


Bab 1 Mengenal metode Numerik.

(xi+1)
1 3 -0.1 -8.1 2.987654321
2.987654 -0.09876 -8.0334 0.00413 proses
2 321 033 71 2.975360714
18 selesai
2.975360 -0.09751 -7.9674 0.00413 proses
3 714 567 94
2.963121525 051 selesai
Maka akar pendekatan yang diharapkan adalah 2.963121525
B. Sekilas Matlab :
Perangkat lunak ini dapat digunakan untuk menye-lesaikan permasalahan
Rekayasa yang telah dimodelkan ke dalam model matematika dalam
pengope rasiannya digunakan program yang dapat dituliskan dalam
Matlab editor. Untuk melihat hasil file yang telah disimpan dapat dilihat di
Matlab Command Windows. Berikut diberikan contoh program Matlab
untuk operasi matriks.

% Contoh Operasi Matriks


program ditulis di Matlab editorM-File)
% menuliskan matriks A, B, C
A =[2 3 4 ; 1 3 5; 4 9 0 ];
B =[1 3 5 ; 4 7 8; -3 4 7 ];
C =[1 3 ; 4 7 ; 3 10 ];
% Menjumlahkan Matriks A dan B
D = A+B;
% Perkalian matriks dengan konstanta
K=2*A;
% Perkalian dua matriks
F=D*C;
N=A*C; S=B*C;
% Tuliskan matriks A,B,C,D,K,F,N,S
A,B,C,D,K,F,N,S

Disimpan dengan nama file matrik4


Keterangan : Operator penjumlahan (+); Operator perkalian (*) ;
Menuliskan matriks [ ...; ...;...]
Berisi konstanta
Jawab :

Dibuka pada Matlab Command Windows

» matrik4

A= 2 3 4 B= 1 3 5
1 3 5 4 7 8

MTK Metode numerik 12


Bab 1 Mengenal metode Numerik.

4 9 0 -3 4 7

C= 1 3 D= 3 6 9
4 7 5 10 13
3 10 1 13 7
(Matriks D= A+B)

K= 4 6 8 F= 54 141
2 6 10 84 215
8 18 0 74 164
(Matriks K = 2A) (Matriks F = DxC)

N= 26 67 S= 28 74
28 74 56 141
40 75 34 89
(Matriks N = A*C) (Matriks S = B*C)
Penyelesaian numeris contoh soal 1.1, dapat digunakan program Matlab
Atau pascal adalah sbb :

MTK Metode numerik 13