Anda di halaman 1dari 3

BAB IV PEMBAHASAN

Pertumbuhan mikroba pada umumnya sangat tergantung dan dipengaruhi oleh faktor lingkungan, perubahan faktor lingkungan dapat mengakibatkan perubahan sifat morfologi dan fisiologi mikroba. Hal ini dikarenakan, mikroba selain menyediakan nutrient yang sesuai untuk kultivasinya, juga diperlukan faktor lingkungan yang memungkinkan pertumbuhan optimumnya Beberapa golongan sangat tahan terhadap perubahan lingkungan, sehingga dapat menyesuaikan diri dengan kondisi baru. Adapula golongan mikroba yang sama sekali peka terhadap perubahan lingkungan sehingga tidak dapat menyesuaikan diri. Faktor lingkungan sangat penting artinya di dalam usaha mengendalikan kegiatan mikroba baik untuk kepentingan proses ataupun pengendalian. Mikroba memerlukan kondisi lingkungan yang sesuai untuk pertumbuhannya. Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan mikroba dapat berupa faktor abiotik (fisikawi maupun kimiawi) dan faktor biotik (meliputi kehidupan aksenik dan adanya asosiasi kehidupan). Faktor abiotik diantaranya temperatur, pH, kebutuhan air, tekanan osmosis dan oksigen molekuler. Bakteri, berasal dari kata Latin, bacterium (jamak, bacteria); adalah kelompok raksasa dari organisme hidup. Mereka sangatlah kecil (mikroskopik) dan kebanyakan uniselular (bersel tunggal). Bakteri adalah yang paling berkelimpahan dari semua organisme. Mereka tersebar (berada di mana-mana) di tanah, air, dan sebagai simbiosis dari organisme lain. Adapun sruktur bakteri yaitu: struktur dasar ( dimiliki oleh hampir semua jenis bakteri ) Meliputi: dinding sel, membran plasma, sitoplasma, ribosom, DNA, dan granula penyimpanan. Struktur tambahan (dimiliki oleh jenis bakteri tertentu) Meliputi: kapsul, flagelum, pilus(pili), klorosom, Vakuola gas dan endospora

Sedangkan Morfologi dari bakteri itu sendiri dapat dibagi menjadi : Morfologi Makroskopik

Populasi bakteri tumbuh sangat cepat ketika mereka disertakan dengan gizi dan kondisi lingkungan yang memungkinkan mereka untuk berkembang. Beberapa koloni mungkin akan berwarna, ada yang berbentuk lingkaran, sementara yang lain tidak teratur. Karakteristik koloni (bentuk, ukuran, warna, dll) yang diistilahkan sebagai "koloni morfologi".

Morfologi Mikroskopik Morfologi mikroskopik adalah karakteristik bakteri yang dilihat melalui pengamatan dibawah mikroskop. Bentuk bakteri sangat bervariasi, tetapi secara umum ada 3 tipe, yaitu: Bentuk batang/basil,bentuk bulat/kokus,bentuk spiral/koloni.

Struktur dasar dari bakteri yaitu dinding sel,sitoplasma,dan membran plasma.Sedangkan struktur tambahan dari bakteri yaitu kapsul atau lapisan lendir dan flageum. Pada pertumbuhan bakteri terjadi sintesis yang khas dan berimbang dari komponenkomponen protoplasma dari bahan-bahan gizi (nutrient) yang terdapat dalam lingkungannya.ini merupakan proses yang terus berubah menurut waktu dan merupakan sifar utama makhluk hidup.Bakteri-bakteri merupakan kelompok organism yang sangat omnivor .tidak ada satu pun persenyawaan organik yang tak dapat di manfaatkan bakteri meskipun dianatara bermacam-macam spesies bakteri terdapat perbedaan dalam keperluannya akan gizi,tetapi ada bahan gizi yang diperlukan oleh setiap jenis bakteri. Substansi umum yang diperlukan oleh bakteri yaitu air,garam-garam mineral,mineral,sumber nitrogen dan Co2. Potensial oksidasi-reduksi (Eh) merupakan faktor yang menentukan apakah suatu bakteri yang dibiakkan dapat tumbuh atau tidak .pembentukan suasana anaerob didalam perbenihan dapat diperoleh dengan jalan mengisap O2 atau dengan jalan memasukkan persenyawaan mengandung sulfihidril seperti Na-tioglikolat kedalam perbenihan tersebut . Ph perbenihan juga mempengaruhi pertumbuhan bakteri .hal itu terutama dijumpai pada bakteri-bakteri yang bersifat fermentative yang menghasilakn sejumlah besar asam-asam organik yang bersifat menghambat . Bakteri berkembangbiak secara ametosis dengan pembelahan menjadi 2 bagian .diantara 2 pembelahan disebut generation time ,dan inu berlainan untuk tiap jenis bakteri ,bervariasi antara 20 menit sampai 15 jam

Pembelahan bakteri disini didahului oleh peleburan bahan kronosom dari dua bakteri.reproduksi semacam ini hanya terjadi antara bakteri-bakteri sejenis dari suatu famili,misalnya enterbacteriaceae ,antara escherichia coli dengan salmonella typhosa.