Anda di halaman 1dari 10

PEMBAHASAN SOAL KEGAWAT DARURATAN MEDIK TAHUN 2009

1. d. Menghambat asetilkolin esterase pembahasan: KERACUNAN FOSFAT ORGANIS KARBAMAT (INSEKTISIDA): Menghambat asetilkolin esterase Akumulasi asetilkolin endogen pada ujung saraf KOLINERGIK

2. c. Prolidoksin pembahasan: TERAPI Melonggarkan pernafasan Antidotum fisiologis (antagonis kompetitif terhadap asetilkolin) ATROPIN (2-4 mg IV) diulang 5-10 menit ATROPINISASI: o Muka merah o Hipersalivasi berhenti o Midriasis o Bradikardi takikardi o Tak berkeringat banyak Reaktivasi kolinesterase Prolidoksin 1 g IV pelan

3. b. Hipersalivasi pembahasan: gejala keracunan insektisida: Hipersalivasi Hipermotilitas saluran cerna Hipersekresi kelenjar saluran nafas Bronko-kontriksi Berkeringat banyak PADA SSP: Ketegangan mental, anxiety Tak dapat diam Labilitas emosi Konvulsi 4. c. Muka merah pembahasan:

ATROPINISASI: o Muka merah o Hipersalivasi berhenti o Midriasis o Bradikardi menjadi takikardi o Tak berkeringat banyak

5. b. jengkol pembahasan: pada jengkol terkandung senyawa asam jengkolat yang bersifat nefrotoksik karena bisa membentuk kristal. 6. e. Natrium bikarbonat 7. c. Antibiotik oral dosis dikurangi plus sulfonamid dosis optimum 8. a. Stafilococcus pembahasan: racun yang sering ditemukan pada makanan yaitu enterotoksin (entero: usus; toksin usus) yang dihasilkan oleh kuman stafilococcus. 9. d. 250 pembahasan: rumus indeks terapi: LD50/ED50 LD 50= 5 g= 5000 mg ED 50= 20 mg Jadi indeks terapi= 5000/20= 250 10. c. Lemak pembahasan: Hati dan ginjal : kapasitas tinggi (metabolik-ekskretorik) Jar lemak : menyimpan zat larut lemak (DDT, dieldrin) Tulang : utk penimbunan florida, timbal, stronsium 11. b. Retensi CO2 dalam tubuh sehingga PCO2 meningkat pembahasan: hypercapnia adalah kelebihan karbondioksida dalam darah disebut juga hypercarbia (dorland). 12. b. Beddoes pembahasan: Priestly (1774) : penemu oksigen

Beddoes (1800): menggunakan Oksigen dalam kedokteran Baraach (1920 : terapi oksigen pada pasien hipoksemia Chemiack (1967): terapi oksigen melaui kanula hidung dengan aliran lambat dengan hasil baik tanpa retensi CO2

13. d. Chemiack 14. E. 3 l/menit 15. D. 40 % atau E. 21 % Pembahasan: dibuku ilmu penyakit mata FK UI disebutkan 40% tetapi pada saat kuliah dosennya bilang 21% jadi terserah teman-teman mengikuti yang mana. 16. C. 60 mmHg 17. A. Konsentrasi O2 udara inspirasi harus dapat dikontrol Pembahasan: SYARAT - SYARAT a. Konsentrasi O2 udara inspirasi harus dapat dikontrol b Tidak terjadi penumpukan O2 c. Resistensi jalan napas cukup rendah d. Efisien dan ekonomis e. Enak untuk penderita tapi kalo syarat teknik lebih condong ke jawaban A ya, jwbn C dan E kan dari sisi penderitanya... 18. E. Nafas cepat dan dangkal Pembahasan: Gejala klinis hipoksemia: sesak nafas nafas cepat dan dangkal rekuensi nafas 35xpermenit ada gerak cuping hidung retraksi sela iga sianosis a9 sudah terlambat selain itu terdapat kelelahan, hipertensi, hipotensi dll 19. D. Gangguan oksigenasi jaringan a. Defisiensi sirkulasi jaringan Pembahasan:

diorientasi, takikardia, bradikardia, aritmia,

Hipoksia anoksia Penurunan kapasitas angkut oksigen misal : anemia, keracunan CO2, anemia sicle cell, gangguan Hb lain Hipoksia histotoksik Ketidakmampuan menggunakan O2 di jaringan misal: keracunan sianida, alkohol 20. C. Gangguan transportasi oksigen 21. C. Gangguan transportasi oksigen 22. A. Terjadi penurunan vital capacity (Vc) Pembahasan: Gejala keracunan O2: Terjadi penurunan vital capacity (Vc) Paraesthesia, sakit sendi, mual dan muntah Atelectesia Perubahan mental dan gangguan penglihatan 23. D. Hipoventilasi alveolar, V/Q mismatching, shunting dan gangguan difusi 24. D. Sungkup venture 25. C. Kontrak terapeutik 26. A. Pasal 1 ayat 1 UU no 29 th 2004

27. B. Autonomy 28. D. Paternalistic PATERNALISTIK SEJAK HIPPOCRATES DIANGGAP DASARNYA : SALING PERCAYA PRINSIP MORAL UTAMA : BENEFICENCE MENIADAKAN HAK PASIEN (CONSENT) MULAI DIKRITIK TAHUN 1956 29. E. Ius delictu IUS DELICTU : AKIBAT PERATURAN PERUNDANGUNDANGAN MIS : RAHASIA KEDOKTERAN IUS CONTRACTU : AKIBAT ADANYA HUBUNGAN KONTRAKTUAL MIS : UPAYA SESUAI STANDAR TERTINGGI

30. B. Menolak melakukan tindakan tertantu 31. D. 267-268 32. A. Sanksi pidana. Menurut kami sanksi pidana adalah yang paling berat. Kalo administratif kan ada beberapa tahapan, yang paling berat ijin praktik dicabut sih, tp di soal kan 33. Seorang wanita 82 th keluhan perdarahan dari dubur dan kemaluannya dan sangat sakit. Diagnose kanker. Kemudian dia meminta dokter untuk dilakukan euthanasia. Alasan yang dibenarkan adalah a. Karena dibayar mahal b. Mengurangi penderitaan c. Usia sudah tua d. Mati adalah hak manusia e. Karena permintaan pasien 34. Wanita 21 tahun dating ke IGD dengan keluhan telah diperkosa 3 jam yang lalu. Dokter jaga IGD memberi perawatan pada wanita tersebut. Empat hari pasca perkosaan polisi dating meminta hasil visum thd wanita tersebut. Bagaimana seharusnya dokter thd permintaan polisi tsb? a. V et R berdasar rekam medis sebelumnya b. Laporan medis berdasar rekam medis sebelumnya c. Meminta polisi membawa pasien kembali d. V et R berdasar rekam medis sesuai tanggal pemeriksaan e. Menolak V et R 35. Dympna (lupa nulis) 36. Protein yang terlibat dalam reaksi antigen antibody pada syok anafilaktik . a. Ig A b. Ig B c. Ig B d. Ig D e. Ig E 37. Elsa (lupa).tapi kayaknya ni soal 2008 38. Tuan Kasdi 40th dengan diagnosis app akut yang akan dilakukan operasi appendiktomi diberikan antibiotic profilaksis ceftazidim 1 gr IV 1 jam sebelum operasi 10 mnit setelah injeksi antibiotic

Tn Kasdi mengalami hipotensi (80/40 mmHg) takikardi, sesak napas, mual,muntah, keringat dingin. Tindakan pertama kali yang dilakukan a. Injeksi dexamethason 1 ampul b. Injeksi aminophilin 1 ampul c. Injeksi adrenalin 1 ampul d. Jaga airway, kaki 30 derajat e. Beri dopamine injeksi 39. Tuan Kasdi 40th dengan diagnosis app akut yang akan dilakukan operasi appendiktomi diberikan antibiotic profilaksis ceftazidim 1 gr IV 1 jam sebelum operasi 10 mnit setelah injeksi antibiotic Tn Kasdi mengalami hipotensi (80/40 mmHg) takikardi, sesak napas, mual,muntah, keringat dingin. Berapa dosis pemberian adrenalin untuk Tn kasdi pada kondisi tersebut? a. 0,5 mg IM b. 0,5 mg SC c. 0,5 mg IV d. 0,3 mg IV e. 0,3 mg drip infuse 40. Kasus no 39. Apakah cairan infuse yang sebaiknya diberikan? a. NaCl 0,9% b. D5 % c. D10% d. D40% e. RL 41. Kasus no 39. Mediator apa yang berperan pada kasus di atas? a. Histamine dan bradikinin b. IgE c. IgE dan TNF d. Tidak melibatkan IgE e. IL-10 42. Adrenalin yang diberikan pada kasus tersebut ditujukan untuk a. Meningkatkan tekanan darah b. Menghilangkan sesak nafas c. Menaikkan kadar gula darah d. Mencegah cAMP e. Mencegah degranulasi mast cell 43. Kasus no 39. Berapa dosis maintenance Tn Kasdi a. 5mg/kgBB/jam b. Cukup bolus 5 mg/kgBB c. 1mg/kgBB/jam

d. 1 mg/kgBB/menit e. 3mg/kgBB/menit 44. Kasus no 39. Penyebab syok tersbut . a. Ceftadizim sebagai antigen b. Hipoglikemi karena puasa terlalu lama c. Tn Kasdi menderita jantung d. Komplikasi appendicitis e. Hipovolemik 45. Laki-laki gemuk 45 tahun perokok, 3 jam sebelum masuk RS mengeluh nyeri dada kiri mendadak saat dorong mobil. Nyeri hilang timbul selama 30 menit menjalar ke lengan kiri. DM (+) saat 32 th. Minum obat tidak teratur. TD 170/90. Penyakit yang diderita pasien ? a. Miokarditis b. Acute myocard infark c. Pneumothoraks d. Pleuritis e. Kanker paru kiri 46. Seorang wanita 20 tahun datang dg keluhan demam. Demam dirasakn selama 3 hari disertai sakit kepala, nyeri sendi, mual, muntah, perdarahan gusi, BAB hitam. Pada pemeriksaan pasien tampak mengantuk, nadi teraba kecil dan cepat, TD 80/60 mmHg, akral dingin. Apa diagnosis yang paling mungkin ? a. Malaria b. Avian influenza c. Typhoid fever d. Demam berdarah dengue e. Tetani berat 47. Afwan.. yang nyatet lupa 48. Afwan.. no 49 kecatet dobel, no 48 g kecatet 49. Seorang lelaki setengah baya dibawa ke IGD RS oleh teman-temannya dalam keadaan tidak sadar. Temannya membawa botol berisi minuman keras. Dari hasil pemeriksaan didapat TD 100/70mmHg, nadi 96 x/menit, pernapasan 32 x/menit. Apakah gejala lain yang dapat muncul selain tidak sadar? A. Anxiety B. Hipersalivasi C. Bronkodilatasi D. Gerakan usus berkurang E. Synkope Pembahasan: lihat pembahasan soal ttg gejala klinis keracunan disitu ada anxietas dan hipersalivasi. Tapi karena tidak sadar jadi lebih memilih hipersalivasi.

50. Setelah mendapat injeksi antibiotika gol ceftriaxon di IGD 15 menit kemudian pasien pusing, muntah, jatuh pingsan dan ngorok, nadi kecil, akral dingin, dipanggil tidak respon. Derajat kesadaran pasien tersebut A. Awake B. Verbal respon C. Pain respon D. Unrespon E. Mati Pembahasan: ini soalnya masi ngambang, untuk tes GCS kan tidak hanya memakai verbal tetapi juga pain, tapi disini tidak dilakukan. Jadi jawabannya bisa un respone ato pain respone. 51. Manakah yang paling tepat dikatakan sebagai posisi syok? A. Kepala lebih rendah daripada badan B. Kepala lebih tinggi daripada badan C. Kepala sama tinggi dengan badan (kaki diangkat 30 derajat) D. Kepala sama tinggi dengan badan E. Posisi setengah duduk 52. Udah di SMS ke fika 53. Donor darah selain menyehatkan tubuh juga sebagai upaya peduli kepada sesama manusia. Donor darah adalah salah satu contoh yang halal dalam transaksi terapeutik. Apakah contoh lainnya? A. Abortus provocatus criminalis B. Involuntary euthanasia C. Kidney transplantation for family D. Surrogate mother in IVF E. Uteri rental for get some money 54. Termasuk golongan manakah dalam hukum, sifat dan karakteristik kontrak terapeutik? A. Anorechtmatigdaad B. Zaakwarneming C. Resultantverbintenis D. Inspanningverbintenis E. h.i.r 55. Euthanasia sering diartikan sebagai mati dengan cara yang baik. Namun, dari aspek hukum, euthanasia merupakan suatu tindak pidana menghilangkan nyawa seseorang meskipun tidak secara tegas menyebutnya dengan euthanasia, namun KUHP telah mengatur tentang tindakan tersebut. Euthanasia sering dilakukan pada penderita kronis apalagi yang sudah terminal/end stage. Apa jenis euthanasia yang diatur pada KUHP tersebut? A. Euthanasia aktif

B. C. D. E.

Euthanasia pasif Auto euthanasia Pseudo euthanasia Euthanasia absolute

56. Setelah mendapat injeksi antibiotik gol cephalosporin di tempat praktik dokter, 15 menit kemudian pasien pusing, muntah, jatuh pingsan dan ngorok kecil, akral dingin dipanggil tidak berespon, dicubit membuka mata. Mengapa pasien mengalami obstruksi jalan napas? A. Menutup mulut B. Lidah jatuh C. Aspirasi D. Tertelan benda asing E. Banyak dahak 57. Setelah mendapat injeksi antibiotic golongan sefalosporin di tempat praktek, 15 menit kemudian pasien mengalami pusing, muntah, pingsan dan ngorok, nadi kecil, akral dingin, dipangggil tidak merespon, dicubit membuka mata. Cara pembebasan jalan napas apa yang paling ideal? A. Intubasi orotrakheal B. Oropharingeal air way C. Chinlift head tilt D. Crycothyroidotomy surgical E. Needle crycothyroidotomy 58. Tindakan dokter penolong melakukan posisi syok, membebaskan jalan napas dengan jaw thrust, injeksi adrenalin 0,3 ml sub cutan, telepon ambulans dari RS terdekat. Manakah yang paling tepat disebut sebagai jaw thrust? A. Mendorong ramus mandibula ke belakang B. Mendorong ramus mandibula ke depan C. Membuka mulut D. Sama dengan Heimlich Maneuver E. Sama dengan Chinlift 59. Tindakan dokter penolong melakukan posisi syok, membebaskan jalan napas dengan jaw thrust, injeksi adrenalin 0,3 ml sub cutan, telepon ambulans dari RS terdekat. Setelah pemberian injeksi adrenalin 0,3 ml sub cutan, apa yang harus dilakukan? A. Pasang infus D5% B. Pasang infus Dextran 40% C. Pasang infus RL D. Pasang infus albumin E. Pasang infus manitol 60. Manakah yang paling tepat disebut sebagai henti jantung?

A. B. C. D. E.

Hilangnya denyut nadi arteri radialis Hilangnya denyut nadi arteri tibialis Hilangnya denyut nadi arteri brachialis Hilangnya denyut nadi arteri carotis comunis Hilangnya denyut nadi arteri femoralis