Anda di halaman 1dari 77

PEMBUATAN LUBANG BUKAAN

(contruction of development)
PEMBORAN DAN PELEDAKAN
MEKANISASI dalam DEVELOPMENT

Siklus Operasi

PEMILIHAN PERALATAN TAMBANG BAWAH TANAH


SBM, TBM, RBM
ROD HEADER
JUMBO DRILL

DEVELOPMENT

JUMBO DRILL
JACK DRILL
ROCK BREAKER
DRUM CUTTER

EXPLOITASI

SAFETY DAN MAINTENANCE

POMPA
KOMPRESSOR
FAN

-PENIRISAN
-VENTILASI
-PENUNJANG
LAINNYA

TRANSPORTASI

HOIST
BELT CONVEYOR
LOKOMOTIVE
TRUCKING

Peralatan dan unjuk kerja


metode drilling

Peralatan dan unjuk kerja


metode longhole drilling

Unjuk kerja alat muat

JUMBO DRILL

JUMBO DRILL

BOR KECIL (KONVENSIONAL SMALL DRILL)

BOR KECIL (KONVENSIONAL SMALL DRILL)


Sinker (pengeboran ke arah bawah); alatnya

Jackhammer yang dioperasikan oleh tangan atau


dipasang penopang yang dapat dilepas
Jackdrill atau Jackleg; alat bor yang sudah dilengkapi
penopang yang dapat diatur tinggi rendahnya
digunakan untuk pengeboran ke arah atas atau
horizontal
Stoper (pengeboran ke arah atas); alat bor ini
dilengkapi dengan silinder penopang yang dapat diatur
tingginya (telescopic) sesuai ketinggian lubang bukaan
Mounted drill disebut juga drifters; mesin pengeboran
ke atas horizontal yang sudah dilengkapi penyangga.

BOR JUMBO
Bor Jumbo adalah unit pengebor yang
memiliki satu atau lebih mesin bor yang
ditopang pada alat transportasi. Terdapat
mesin jumbo mulai dari mesin penggerak
sederhana sampai diesel dengan alat
transportasi roda ban karet atau track dan
dengan sistem pengoperasian yang manual
sampai fully automatic dilengkapi cabin.

Komponen-Komponen Jumbo
Rail Undercarriages; bor jumbo terletak dan bergerak diatas rel

Crawler Undercarriages; dipakai untuk medan yang tidak begitu banyak air,

kebanyakan dipakai pada tambang batubara, bijih besi, tambang yang memproduksi
material alkaline, dll.
Pneumatic-Tired Undercarriages; hampir dapat dipakai pada setiap tambang
bawah tanah dgn mobilisasi cepat.Tetapi tidak baik dipakai pada tambang dengan air
yang korosif seperti tambang tembaga karena akan cepat merusak ban.
Boom adalah struktur yang dapat bergerak bebas berfungsi sbg tempat kedudukan
mesin bor, pemusat arah, dan penyumbang feed terhadap permuka kerja.
Feed shell adalah lajur pengarah laju mesin bor pada saat pengeboran berlangsung
dan kembali ke posisi semula setelah selesai pengeboran
Drills; tipe bor yang dipasang pada Jumbo bisa berupa percussive, rotary, rotarypercussive, atau auger. Percussive drill digunakan pada batuan dengan kekuatan
138000 kPa; rotary-percussive drill pada batuan berkekuatan 82,7 165,5 kPa,
termasuk tambang batugamping dan timbal/seng; rotary drill pada batuan
berkekuatan 55,2 110,3 kPa; dan auger drill digunakan pada tambang batubara,
talk, garam dan bahan galian berlapis lainnya.

APLIKASI JUMBO DRILL


Pembuatan shaft; mesin bor jumbo digunakan untuk mengebor formasi

batuan yang kompak pada saat pembuatan shaft. Mesin bor ini mampu
membuat shaft dengan diameter 1,5 2,1 m.
Development; membuat drift dengan dimensi dari 2.1 m tinggi x 2,1 m
lebar sampai 5,5 m tinggi x 6,7 m lebar. Drift bisa datar, sedikit miring,
miring, atau mengikuti bentuk spiral karena jumbo mempunyai radius belok
yang cukup memadai
Room-and Pillar Mining; dapat mengebor sesuai pola yang dirancang
untuk menghasilkan room lebar 7,9 m dan tinggi 5,5 m sampai dimensi
room yang besar yaitu 15,2 m lebar dan 18,3 tinggi
Cut-and Fill Stoping dan Sublevel Stoping; penggunaan bor jumbo akan
mempercepat pengeboran, sedikit tenaga kerja, peningkatan produksi per
satuan waktu, sehingga secara keseluruhan dapat mengurangi biaya
produksi.
Roof Bolting; terdapat dua klasifikasi umum penggunaan bor jumbo
sebagai alat bantu roof bolting, yaitu:lapisan tambang batubara dengan
headroom operation yang rendah (0.8 3 m) dan tipe bor yang digunakan
rotary drill; dan digunakan pada tambang bijih yang keras dengan higher
headroom (3 6 m) dan digunakan bor percussive

SKEMATIK ALAT TAMBANG BAWAH TANAH (Fowell, 1993)

Loading Mucking in Metal Mine


(Russel, 1982)
Capacity, Ft3

Out Put

Out Put

(M3)

TONS/HR

TONNES/HR

Clamshell

10 ( 0.3)

30

27

Fixed-Boom clamshell

10-20 ( 0.3-06)

25-80

23-73

Overhead Loader

5-9 ( 0.1-0.3)

50-100

45-91

Cactus grab

15-30 ( 0.4-0.8)

100-200

91-181

Machine

SHAFT ; grouting, concrete-lining

Instalasi steel lining dalam


terowongan untuk PLTA

RAISE
Lubang bukaan vertikal atau hampir vertikal
Dibuat pada badan bijih untuk

menghubungkan level bawah ke level di atasnya


Penggaliannya dimulai dari level bawah menuju
ke level yang lebih atas

LEVEL
raise
arah penggalian

FUNGSI
Sebagai manway (jalan untuk

pekerja)
Sebagai jalur ventilasi
Sebagai jalur material yang akan
dibawa ke stope

Metode Pembuatan

Timber Raise
Alimak Methode
Raise Boring Machine

Timber Raise

Alimak Methode

Siklus Alimak Methode

Raise Boring Machine


Dilakukan pengeboran (pilot raise)

Setelah tembus mata bor diganti dengan reamer


Dimulai pemotongan mengarah ke atas
Broken ore hasil cutting diangkut.

DRIFTING IN ROCK
ROD HEADER
CHAIN CONVEYOR

BELT CONVEYOR

LORI

DRIFTING IN SEAM

CONTINOUS MINER

SHUTLE CAR

BELT CONVEYOR

SHIP SHAPE

ALPIN MINE

Continous Miner

Perkembangan Coninuous Surface Miners (CSM) mulanya


berasal dari Continuous Miner tambang bawah tanah
sekitar 30 tahun yang lalu. Keuntungan alat gali mekanis
tampaknya meningkat untuk proyek penggalian, hal ini
disebabkan oleh faktor :
Keuntungan ekonomis
Memiliki keamanan yang lebih baik
Lebih mudah atau Otomatisasi
Dapat melakukan penggalian dengan akurat
Dinding penggalian tidak hancur, terawat dan tetap

stabil
Hasil bongkaran dapat langsung diangkut dengan belt
conveyor

THE ADVANTAGE OF CONTINOUS MINER


EASY TRANSPORTATION
EASY OPERATION
INCLINE 18

Dosco / Road Header

Dosco Header

Dosco Thumb

Rock Bolting with weld mesh

ROCK STRAPS

Kabel baut batuan pada dinding power cavern di


Mingtan Pump Storage Taiwan

DESFORD CHOCK

59

HYDRAULIC PROOP

BANPU INDONESIA
PT. KITADIN - EMBALUT

Retreating Long Wall Method

DESFORD CHOCK
DIPAKAI PADA PENYANGGAAN DENGAN SISTEM SEMI

MEKANIS
TEKANAN 69 BAR
MAMPU MENAHAN BEBAN 25 SAMPAI 100 TON

62

BAGIAN BAGIAN DESFORD CHOCK


TILTING TOP
EXTENTION

DESFORD CHOCK
RAM
BASE

HYDRAULIC PROOP
TOP EXTENSION

FITTING
BREATHER UNIT
RELEASE VALVE
INNER TUBE
RING
MAIN SILINDER
GUARD TUBE

DIGUNAKAN DI LUBANG

DENGAN SISTEM SEMI


MEKANIS
DIGERAKAN SECARA

MANUAL ATAU DENGAN


POWER PACK
BISA DISET 8 TON DAN JUGA

MAMPU MENAHAN BEBAN


SAMPAI 25 TON

PENYANGGA BAJA

FULL STEEL RIB

PENYANGGA BAJA KOMBINASI


DENGAN KAYU

POWER ROOF SUPPORT

PRS

PRS

Shearer

DATA TEKNIK 4 LEG 325 TON


KEMAMPUAN MENAHAN BEBAN MAKSIMUM 325 TON.
KAKI DEPAN DAN BELAKANG MASING-MASING

BERKEKUATAN 81,25 TON.


KEKUATAN RAM UNTUK MEMAJUKAN PRS SEBESAR 23,3
TON.
KEKUATAN UNTUK MENDORONG CONVEYOR 10,9 TON
MASING-MASING PADA TEKANAN POWER PACK SEBESAR 172
BAR
UKURAN TINGGI MINIMAL = 1220 MM
UKURAN TINGGI MAKSIMAL
= 2700 MM
BERAT RATA-RATA
= 8400 KG
TEKANAN HIDROLIK MAIN PRESSURE 172 BAR HIGH
PRESSURE = 310 BAR YIELD PRESSURE = 400 BAR

Perbandingan biaya pembuatan


lubang bukaan (Hoskins, 1982)
Shaft, small
Shaft, large
Declined atau
Ramp
Drift atau
cross cut
Raise

$ 120/ft
$300-1200
$180-300

($ 400)/m
( 1000-4000)/m
( 600-1000)/m

$90-120

( 300-400)/m

$90

( 300)/m