0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
422 tayangan2 halaman

Poligon Terbuka

Poligon terbuka adalah rangkaian titik-titik dengan sudut yang memiliki titik awal dan akhir yang berbeda. Ada dua jenis poligon terbuka, yaitu poligon terbuka terikat sempurna dimana titik awal dan akhir serta arahnya diketahui pasti, dan poligon terbuka biasa. Poligon terbuka terikat sempurna merupakan poligon terbaik karena adanya kontrol koordinat. Koreksi kesalahan dapat dilakukan

Diunggah oleh

Dean Nugroho
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
422 tayangan2 halaman

Poligon Terbuka

Poligon terbuka adalah rangkaian titik-titik dengan sudut yang memiliki titik awal dan akhir yang berbeda. Ada dua jenis poligon terbuka, yaitu poligon terbuka terikat sempurna dimana titik awal dan akhir serta arahnya diketahui pasti, dan poligon terbuka biasa. Poligon terbuka terikat sempurna merupakan poligon terbaik karena adanya kontrol koordinat. Koreksi kesalahan dapat dilakukan

Diunggah oleh

Dean Nugroho
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Poligon Terbuka

Poligon terbuka adalah merupakan rangkaian titik-titik yang mempunyai sudut, dimana titik awal
dan titik akhirnya berlainan. Poligon terbuka menurut atau ditinjau dari cara pengikatannya
dibedakan beberapa macam, yaitu :
1. Poligon terbuka terikat sempurna
Poligon terbuka terikat sempurna, adalah dimana kedua ujung poligon diawali dan diakhiri pada
titik tetap serta azimuth awal dan azimuth akhir telah diketahui secara pasti. Poligon terbuka
terikat sempurna merupakan poligon terbaik karena adanya kontrol koordinat.

Keterangan Gambar. :
A, B, C, D = titik-titik ikat yang telah diketahui koordinatnya.
AB, CD = azimuth sisi poligon yang telah diketahui koordinatnya.
d 12, d 23, .. = panjang sisi poligon
1, 2, 3, ...= sudut-sudut hasil ukuran
persamaan penyelesaian poligon terbuka terikat sempurna :
1. Cara kontrol sudut.
akhir awal = ( n 2 ) x 180 { }
dalam hal ini :
n = banyaknya sudut yang diukur
{ } = jumlah sudut yang diukur
Adanya kesalahan-kesalahan dalam pengukuran maka persamaan tersebut tidak dapat terpenuhi,
sehingga timbul koreksi sudut sebesar f.
Persamaan tersebut menjadi :

akhir awal = ( n 2 ) x 180 { } f


Kesalahan penutup sudut f dibagi rata-rata pada semua sudut yang diukur. Bila kesalahan
penutup sudut tidak dapat dibagi rata, maka koreksi sudut terbesar diberikan pada sudut yang
mempunyai sisi terpendek.
Hitungan koreksi :
a. Sudut terkoreksi : i = i fi
b. Azimuth sisi poligon terkoreksi :
i = i fi
Hitungan koordinat :
X2 = X1 + d12 sin 12
Y2 = Y1 + d12 cos 12
Demikian pula untuk menghitung koordinat titik-titik yang lain dengan cara prinsip yang sama
seperti diatas.
2. Cara kontrol koordinat.
X akhir X awal = {d sin }
Y akhir Y awal = { d cos }
Adanya kesalahan accidental pada ukuran jarak, persamaan tersebut tidak dapat terpenuhi
sehingga persamaan tersebut menjadi :
X akhir X awal = { d sin } { fx }
Y akhir Y awal = { d cos ) { fy }
{ fx } : koreksi absis
{ fy } : koreksi ordinat
Kesalahan penutup koordinat fx dan fy dibagi rata pada proyeksi absis dan ordinat, besarnya
koreksi sebanding dengan panjang sisi poligon.
Xi = di/{d}x{fx}, misal X12 = d12/{d}x{fx}
Yi = di/{d}x{fy}, misal Y12 = d12/{d}x{fy}
Perhitungan koordinat titik poligon :
X2 = X1 + d12 sin12 + X12
Y2 = Y2 + d12 cos12 + Y12
Demilian pula untuk perhitungan koodinat titik-titik yang lain dengan cara dan prinsip yang
sama seperti diatas.

Anda mungkin juga menyukai