0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
249 tayangan9 halaman

Lengkung V & H-Sipil

Lengkung H dan V digunakan untuk menyambung jalan secara horizontal dan vertikal. Lengkung H biasanya memakai bagian lingkaran sedangkan lengkung V memakai parabola. Keduanya memiliki titik-titik penting seperti titik pusat, jari-jari, kemiringan, dan elevasi yang dihitung dengan rumus matematika.

Diunggah oleh

Della
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
249 tayangan9 halaman

Lengkung V & H-Sipil

Lengkung H dan V digunakan untuk menyambung jalan secara horizontal dan vertikal. Lengkung H biasanya memakai bagian lingkaran sedangkan lengkung V memakai parabola. Keduanya memiliki titik-titik penting seperti titik pusat, jari-jari, kemiringan, dan elevasi yang dihitung dengan rumus matematika.

Diunggah oleh

Della
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Lengkung H & V

1. Lengkung Horisontal
* Kegunaan : untuk menyambung
secara horisontal antara dua jalan
lengkung peralihan
* Sering digunakan bagian dari lingkaran
( lainnya : spiral, klotoide, dll.)
* Bagian-bagian penting : Jari-jari, titik
pusat dan garis tangen
Geometri

TS
PI
M

R R

ST

R
O

Jalan lurus
penyambung

Jari-jari

O , R, TS, ST, M, dan PI : titik-titik utama


Penyambung jalan dapat dilakukan
pematokannya dengan 5 (lima) cara :

* selisih busur sama panjang


* selisih absis sama panjang
* polar
* perpanjangan tali busur
* poligon
Selisih busur sama panjang

TS
PI
M

R R

ST

R
O
1. Hitung panjang busur TS-ST

2. Hitung sudut pusat


3. Bagi sudut sama banyak, mis. 5
4. Patok untuk beberapa titik, sesuai selisih busur
5. Dapat dikonversi dengan x,y atau sudut, jarak
1. Lengkung Vertikal
* Kegunaan : untuk menyambung jalan
antara dua jalan secara vertikal
* Sering digunakan parabola
* Bagian-bagian penting : titik potong
kemiringan (PVI), kemiringan (g), titik
awal lengkung (PVC), titik akhir (PVT)
Lengkung keluk) vertikal
PVI
g2
g1
PVC PVT

g1, g2 = grade = kemiringan dinyatakn dalam prosen


PVC = titik awal lengkung
PVT = titik akhir lengkung
L = panjang lengkung , dihitung mendatar
R = rate of change of grade = (g2-g1)/L
Bentuk parabola :

* Simetris (panjang lengkung erbagi dua


sama panjang) yang dibahas
* Tidak simetris

Nilai grade ( g1 dan g2)


g1+
g1- g2+ g2-

g1+ g2+
g1-
g2-
Tinggi (elevasi) titik pada lengkung :

(g2-g1). x2
Y = Yo + g1 * x + 2L

Y = elevasi pada lengkung dengan jarak x dari PVC


Yo = elevasi titik awal lengkung PVC
g1,g2 = grade (dalam prosen)
x = jarak dihitung dari titik awal lengkung
L = panjang lengkung (dihitung yg. Lurusnya)
Soal Latihan
Diketahui lengkung vertikal g1 = - 3 %, g2 = +4%, L = 500 meter.
Elevasi titik awal PVC Yo = +10,547 m. Tittik PVC terletak pada
Station 5+25.00

Hitung : elevasi titik pada lengkung vertikal tersebut pada tiap station
per 100 meter

Elevai pada : Sta 5 +25.00 = + 10,547 m (titik PVC)


Sta 5 +25.00 = .
Sta 5 +100.00 = .
Sta 5 +200.00 =
dst .. = ..
Sta 5 +500.00 = ..
Sta 5 +525.00 = .. ( titik PVT)

Anda mungkin juga menyukai