Anda di halaman 1dari 6

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Tema

: Stase Gerontik

Pokok Bahasan

: Penyakit pada lansia

Sub Pokok Bahasan

: Apa dan Bagaimana Nyeri Sendi

Sasaran

:Kelompok Lansia Wisma Anyelir PSTW Budi Sejahtera

Tempat

: PSTW Budi Sejahtera Martapura

Waktu

: Jumat, 21 Agustus 2015

Waktu

: 1 x 30 menit

I.

TUJUAN
Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan diharapkan lansia mampu mengerti dan
memahami nyeri sendi yang sering terjadi dan pengobatan secara tradisional.
Tujuan Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan diharapkan lansia mampu :
1. Menyebutkan pengertian nyeri sendi
2. Menyebutkan penyebab nyeri sendi
3. Menyebutkan tanda dan gejala nyeri sendi
4. Mengerti hal-hal yang harus dilakukan dalam mencegah timbulnya nyeri
sendi
5. Penanganan nyeri sendi (ROM)
6. Menyebutkan tentang bahan makanan yang boleh dan tidak boleh
diberikan

II.

METODE
1. Ceramah
2. Tanya jawab

III.

MEDIA
1. Poster

IV.

MATERI
1. Pengertian nyeri sendi
2. Penyebab nyeri sendi
3. Tanda dan gejala nyeri sendi
4. Hal-hal yang harus dilakukan dalam mencegah timbulnya nyeri sendi
5. Penanganan nyeri sendi (ROM)
6. Bahan makanan yang boleh dan tidak boleh diberikan

V.
No.
1.

KEGIATAN PENYULUHAN
WAKTU
3 menit

KEGIATAN PENYULUH

KEGIATAN PESERTA

Pembukaan :

Menjawab salam

Membuka kegiatan dengan


mengucapkan salam.

2.

Memperkenalkan diri

Menjelaskan tujuan dari penyuluhan Memperhatikan

Menyebutkan materi yang akan

Mendengarkan

Memperhatikan

diberikan.
15 menit Pelaksanaan :

Memperhatikan

Hal-hal yang harus dilakukan dalam

Memperhatikan

Menjelaskan tentang pengertian,


penyebab, tanda dan gejala nyeri
sendi pada lansia

mencegah timbulnya nyeri sendi

Bahan makanan yang boleh dan tidak

Memperhatikan

boleh diberikan.

3.

Penanganan nyeri sendi (ROM)

Memberi kesempatan kepada peserta

untuk bertanya
10 menit Evaluasi :

Mempraktekkan
Bertanya

dan

menjawab

pertanyaan yang diajukan

Menanyakan kepada peserta tentang Menjawab pertanyaan


materi yang telah diberikan, dan

reinforcement kepada para lansia


4.

2 menit

yang dapat menjawab pertanyaan.


Terminasi :

Mengucapkan terimakasih atas peran Mendengarkan


serta peserta.

Mengucapkan salam penutup

Menjawab salam

VI. SETING TEMPAT :


I. Peserta penyuluhan duduk berhadapan dengan penceramah, membentuk
huruf U
VII. PENGORGANISASIAN
Leader

: Rizky Wahyu W, S.Kep

Co leader

: M. Darkuni, S.Kep

Fasilitator

: 1. Henny Aulia Fitri, S.Kep


2. Noor Afipah, S.Kep

Observer

: 1. Tity Riezka Rianthi, S.Kep

VIII. EVALUASI
1.

Sebutkan pengertian nyeri sendi !

2.

Apa saja penyebab nyeri sendi ?

3.

Sebutkan tanda dan gejala nyeri sendi !

4.

Sebutkan apa saja yang harus dilakukan dalam mencegah timbulnya


nyeri sendi !

5.

Mempraktekkan penanganan nyeri sendi (ROM) !

6.

Sebutkan bahan makanan yang boleh dan tidak boleh diberikan !

MATERI PENYULUHAN

NYERI SENDI
1. Pengertian Nyeri Sendi
Penyakit peradangan sendi yang sering muncul pada usia lanjut. Jarang
dijumpai pada usia dibawah 40 tahun dan lebih sering dijumpai pada usia
diatas 60 tahun.
2. Penyebab Nyeri Sendi
a. Umur
b. Jenis Kelamin
Wanita lebih sering terkena pada lutut dan sendi, dan lelaki lebih sering
terkena pada paha, pergelangan tangan dan leher.
c. Genetik
d. Kegemukan
3. Tanda-Tanda Gejala Umum
a. Nyeri pada sendi yang terkena, terutama waktu bergerak.
b. Umumnya timbul secara perlahan-lahan yaitu :

Mula-mula rasa kaku

Kemudian timbul rasa nyeri yang berkurang saat istirahat.

c. Terdapat hambatan pada pergerakan sendi-sendi tangan dan sendi besar


yang menanggung beban
d. Kaku pagi
e. Krepitasi
f. Pembesaran sendi
g. Perubahan gaya berjalan.
4. Hal-hal yang harus dilakukan dalam mencegah timbulnya nyeri sendi
a. Pembatasan purin
b. Kalori sesuai dengan kebutuhan. Hindari kelebihan dan kekurangan gizi
c. Tinggi karbohidrat
d. Rendah protein

e. Rendah lemak dan Penurunan berat badan (bila kegemukan).


f. Tinggi cairan tanpa alkohol
5. Penanganan Nyeri Sendi (ROM)

6. Bahan Makanan
a.

Yang boleh diberikan

Semua karbohidrat

Protein hewani = daging ayam (tetapi dibatasi)

Protein nabati = kacang-kacangan (tetapi dibatasi)

Semua buah-buahan (kecuali nenas)

Minumlah air putih sebanyak 200 cc setiap 2 3 jam pada siang hari
dan saat terbangun untuk buang air kecil pada malam hari

b.

Yang tidak boleh diberikan

Protein hewani = usus, kerang, paru, hati, limfa, otak, kaldu

Sayuran = buncis, bayam, jamur, kembang kol

DAFTAR PUSTAKA

Doenges E Marilynn, 2000., Rencana Asuhan Keperawatan, EGC, Jakarta


Kalim, Handono, 1996., Ilmu Penyakit Dalam, Balai Penerbit FKUI, Jakarta.
Mansjoer, Arif, 2000., Kapita Selekta Kedokteran, Media Aesculaapius FKUI,
Jakarta.