Anda di halaman 1dari 3

ASESMEN PASIEN RAWAT INAP ANAK

A. DEFINISI
Asesmen Pasien adalah tahapan dari proses dimana dokter, perawat
dan dietisan menganalisa data pasien baik subektif maupun objektif untuk
membuat keputusan terkait :
1.
2.
3.
4.

Status kesehatan pasien


Kebutuhan perawatan
Intervensi
Evaluasi

Asesmen Awal Pasien Rawat Inap Anak adalah tahap awal dimana
proses antara dokter, perawat, dietisan mengevaluasi data pasien dalam 24
jam pertama sejak pasien masuk rawat inap atau bias lebih cepat tergatung
kondisi pasien dan dicatat dalam rekam medik.
Asesmen pasen anak bertujuan untuk memperoleh informasi terkait
status kesehatan, intervensi, kebutuhan keperawatan dan gizi. Dalam
asesmen, pasien dan keluarga harus diikut sertakan dalam seluruh proses,
agar asuhan keperawatan mejadi optimal.
Asesmen Awal Pasien Rawat Inap pada pasien dewasa dan anak pada
dasarnya sama. Pada pasien anak asesmen dilakukan secara sistematis
karena anak sering tidak dapat mengungkapkan keluannya secara verbal.
Amati adanya pergerakan pasen terhadap area tertentu yang dilindungi.
B. TAHAPAN ASESMEN KEPERAWATAN ANAK
Tahapan asesmen awal rawat inap pada pasien anak adalah sebagai
berikut :
1. Identitas Pasien, meliputi :
a. Nama Pasien
b. Nama Orang Tua
c. Tanggal Lahir

d. Agama
e. Alamat
f. No telp/HP
g. Bahasa yang Digunakan
h. No. RM (Medical Record)
i. Unit
j. Diagnosa Medis Saat Masuk
k. Datang Dari
l. Transportasi Pasien
m. Waktu Pengambilan Data
n. Pengkajian Diperoleh dari
o. Dokter yang Merawat
2. Riwayat Kesehatan
a. Riwayat Kesehatan Sekarang
1) Keluhan Utama
2) Apakah Sudah Berobat, jika ya dimana
3) TB, BB, Lingkar Perut, Fontanel
b. Riwayat Kesehatan Sebelumnya
1) Pernah Dirawat
2) Apakah Mendapat Pengobatan
3) Riwayat Penyakit Keluarga
4) Riwayat Alergi
5) Riwayat imunisasi
6) Resiko Jatuh
7) Resiko Terjadi Infeksi
8) Resiko Memaparkan Infeksi
3. Pengkajian Tumbuh Kembang
a. Usia kurang dari 1 tahun : berfokus pada mainan
b. Usia Bermain : mulai meniru orang lain (menyapu, bernyanyi)
c. Pra Sekolah : Cemburu terhadap saudara kandung
d. Usia Sekolah : menyukai kompetitif
4. Sistem Saraf dan Muskuloskeletal
a. Kesadaran
b. Nyeri
c. Penglihatan
d. Pendengaran
e. Kemampuan Bicara
f. Kekuatan Otot
g. Rentang Gerak
h. Kemampuan Perawatan Diri
5. Sistem Kardiovaskuler
a. Pengukuran Nadi
b. Pengukuran Tekanan Darah
c. Pengukuran Suhu
d. Capillary refille Time
6. Sistem Pernafasan

a. Pernafasan
b. Suara Nafas
c. Batuk
d. Dahak
e. Alat Bantu Nafas
7. Sistem Pencernaan dan Metabolik
a. Makan / Minum dan Kebiasaan Makan
b. Mukosa Mulut & Lidah
c. Abdomen
d. Bising Usus
e. BAB
8. Istirahat Tidur
a. Istirahat dan Tidur
9. Sistem Perkemihan dan Integumen
a. BAK
b. Warna Urine
c. Integumen
10.
Psikososial
a. Persepsi Pasien/Keluarga terhadap Penyakit
b. Ekspresi Efek & Emosi
c. Pengetahuan Tentang Kondisi Penyakit
d. Orang yang terdekat dengan pasien
e. Kegiatan Agama

Setelah dilakukan asesmen, tahap selanjutnya adalah berkolaborasi dengan


dokter dan dietisan untuk melakukan therapy bersama dalam memberikan
asuhan keperawatan. Setelah itu melakukan Evaluasi yang merupakan
monitoring

yang

menjelaskan

factor-faktor

pencapaian hasil nyata yang diharapkan pasien.

yang

akan

menentukan