Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN PRAKTIKUM 3

WORKSHOP INSTALASI TENAGA LISTRIK


MOTOR INDUKSI 3 FASA
DENGAN DUA ARAH PUTAR

OLEH :
RIZAK FEBRIAN RAMADHAN
140531505510

PRODI D3 TEKNIK ELEKTRO


JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MALANG
2016

A. TUJUAN
1.
2.
3.
4.

Mahasiswa mampu membuat rangkaian pembalik putaran motor


Mahasiswa mampu mengaplikasikan motor dua arah putar
Mahasiswa dapat melakukan wiring motor dua arah putar
Mahasiswa dapat memahami prinsip kerja dari motor dua arah putar

B. DASAR TEORI

Untuk membalik arah putaran Motor Induksi Tiga Fasa dapat dilakukan dengan
menukar salah satu fasa dengan fasa yang lainnya yang terhubung pada belitan stator
motor induksi. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam membalik arah putaran sebuah
motor induksi adalah jangan langsung membalik arah putaran motor ketika motor
tersebut sedang dalam keadaan berputar. Jika hal itu dilakukan, maka akan
menyebabkan kejutan pada motor sehingga dapat memperpendek life time dari motor
itu sendiri dan juga dapat membuat motor tersebut jadi panas. Untuk itu, kita harus
men-stop putaran motor terlebih dahulu sebelum membalik arah putarannya.
1. Diagram Rangkaian Kontrol Arus
Rangkaian Kontrol Arus adalah rangkaian untuk mengatur operasi kontaktor dan
relay melalui kontak bantu dan kontak relay.

2. Diagram Rangkaian Utama ( Beban )


Rangkaian Utama adalah rangkaian beban dan kontak-kontak utama kontaktor serta
kontak breaker dan komponen pengaman yang dihubungkan ke arus beban.

Untuk membalik arah putaran motor induksi 3 fasa adalah dengan


membalik salah satu polaritas tegangan yang masuk ke motor. coba
perhatikan gambar dibawah ini.

Pada gambar diatas terlihat kalau motor akan berputar ke


kanan (forward) jika terminal belitan/winding motor menerima
tegangan RST dengan R terhubung dengan U, S terhubung dengan
V dan T terhubung dengan W. Dan motor akan berputar ke arah
sebaliknya (reverse) jika terminal winding motor menerima
tegangan RST dengan R terhubung dengan U, S terhubung dengan
W dan T terhubung dengan V. Dengan kata lain tegangan RST
dibalik menjadi RTS. Membalik dengan polaritas yang lain juga bisa,
seperti R dengan S, atau R dengan T.Untuk mengubah atau
membalik polaritas tegangan RST itu biasanya digunakan rangkaian
pengendali mekanik dan magnetik yaitu rangkaian kontaktor. Dan
sebagai pengaman motor dipasang juga pelindung motor (thermal
overload).

C. ALAT dan BAHAN


1.
2.
3.
4.
5.

Obeng
Obeng +
Tang kombinasi
Tespen
Kabel jumper

6. Push button NO/NC


7. Kontaktor magnet
8. MCB 1 fasa
9. MCB 3 fasa
10. Motor 3 fasa

D. GAMBAR RANGKAIAN
11.
1. Rangkaian control
12.

13.
14.
2. Rangkaian utama
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.
E. LANGKAH KERJA
31.

1.
2.
3.
4.
5.

Teliti dengan baik gambar kerja.


Buat dahulu gambar pengawatan sesuai gambar diagram.
Siapkan semua peralatan yang diperlukan.
Mulailah bekerja sesuai rencana.
Setelah selesai melaksanakan pengawatan, cek dahulu kebenaran rangkaian
dengan menggunakan multimeter.
6. Dalam pengawasan instruktur hubungkan rangkaian ke sumber tegangan.
7. Lakukan pengoperasian :
- Tekan tombol Rev, motor berputar ke arah kiri
- Tekan tombol Fwd, motor akan berputar ke arah kanan
- Pastikan motor mati terlebih dahulu.
8. Amati hasil percobaan anda.
9. Buatlah kesimpulan hasil percobaan anda.
10. Bongkar kembali rangkaian dan bersihkan kembali tempat kerja anda.
32.
F. KESELAMATAN KERJA
33.
1. Letakkan semua peralatan pada tempat yang aman.
2. Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya.
3. Tanyakan pada instruktur bila mengalami kesulitan.
34.
G. ANALISA
35.
36. Pada rangkaian kendali :
On-kan MCB
Tekan tombol START 1, maka motor akan berputar arah kanan (forward) dan
Indicator berwarna hijau (green) akan menyala.
Kemudian tekan tombol STOP, maka motor akan berhenti bekerja.
Tekan tombol START 2, maka motor akan berputar arah kiri ( reverse) dan
Indicator bewarna kuning akan menyala.
37.
38.
39.
40.
41.
42.
43.
44.
45. Pada rangkaian utama :
46.

Bila MC1 bekerja maka arus dari fasa R masuk ke pangkal kumparan U, arus
dari fasa S masuk ke pangkal kumparan V, arus dari fasa T masuk ke pangkal
kumparan W, motor akan berputar dengan arah kanan ( forward )
Bila MC2 bekerja maka arus dari fasa R masuk ke pangkal kumparan W, arus
dari fasa S masuk ke pangkal kumparan V, arus dari fasa T masuk ke pangkal
kumparan U, motor akan berputar dengan arah kiri ( reverse )
47.
H. KESIMPULAN
48. Cara yang sering dilakukan dalam pembalikan arah putaran adalah
dengan menukar salah satu fasa dengan fasa yang lainnya yang terhubung
pada belitan stator motor induksi. Dalam hal ini, jenis motor yang digunakan
adalah motor induksi tiga fasa.Hal-hal yang harus diperhatikan dalam
membalik arah putaran sebuah motor induksi adalah jangan langsung
membalik arah putaran motor ketika motor tersebut sedang dalam keadaan
berputar terutama jika motor tersebut sedang berada pada kecepatan
maksimumnya. Jika hal itu dilakukan, maka akan menyebabkan kejutan pada
motor sehingga dapat memperpendek life time dari motor itu sendiri dan juga
dapat membuat motor tersebut jadi panas (menimbulkan arus urutan negatif).
Untuk itu, kita harus men-stop putaran motor terlebih dahulu sebelum
membalik arah putarannya.
49.
I. DAFTAR RUJUKAN
http://ilmulistrik.com/kontrol-foward-reverse-motor-ac-3-phase.html
http://insyaansori.blogspot.com/2014/12/rangkaian-motor-3-fasa-duaarah-putar.html
http://ichsandi.blogspot.co.id/2010/09/memasang-instalasi-motor-3-fasabekerja.html
50.
51.
52.
53.
54.
55.
56.
57.
58.
59.
60.

LAMPIRAN

61. Foto-foto praktikum

62.

Gambar 2

63. Gambar 1
64.
65.
66.
67.
68.
69.
70.
71.
gambar 5

Gambar 3

72.
73. Keterangan gambar
74. Gambar 1 : wiring pada kontaktor
75. Gambar 2 : wiring kontaktor, push button, motor
76. Gambar 3 : indicator STOP
77. Gambar 4 : indicator FWD
78. Gambar 5 : indicator REV

Gambar 4