Anda di halaman 1dari 22

Cara Kerja Generator Set

( GENSET)

Alat Generator adalah sebuah mesin yang dapat mengubah tenaga mekanis menjadi tenaga listrik
melalui proses induksi elektromagnetik. Generator ini memperoleh energi mekanis dari prime mover.
Generator arus bolak-balik (AC) dikenal dengan sebutan alternator. Generator didesain untuk mampu
mensuplai tenaga listrik ketika terjadi gangguan, yang kemudian suplai tersebut digunakan untuk
beban prioritas.
Adapun genset (generator set) sendiri bagian dari generator. Genset ialah suatu alat yang dapat
mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Genset atau sistem generator penyaluran adalah
suatu generator listrik yang terdiri dari panel, berenergi solar dan terdapat kincir angin yang
ditempatkan pada suatu tempat.
Genset mampu digunakan sebagai sistem cadangan listrik atau "off-grid" (sumber daya yang
tergantung atas kebutuhan pemakai). Genset dipakai oleh rumah sakit dan industri yang
menginginkan sumber listrk yang besar dan relaif stabli.
Generator terpasang satu poros dengan motor diesel, yang biasanya memakai generator sinkron
(alternator) pada pembangkitan. Generator sinkron mempunyai dua bagian utama yaitu: sistem
medan magnet dan jangkar. Generator ini kapasitasnya besar, medan magnetnya berputar karena
terletak pada rotor.
Genset bekerja sepuluh detik ketika listrik padam, sepuluh detik berikutnya tenaga listrik diswitch ke
genset, saat itu lampu bisa menyala kembali. Cara kerja generator genset yang memberikan supply
listrik setelah duapuluh detik ini ditopang oleh AVR (Automatic Voltage Regulator).
Di dalam AVR, ada Mutual Reactor (MT) yaitu semacam trafo jenis CT (Current Transformer) yang
menghasilkan arus listrik berdasarkan besaran arus beban yang melaluinya (secara rangkaian seri).
Arus listrik yang dihasilkan ini digunakan untuk memperkuat medan magnet pada belitan rotor.
Sehingga untuk beban yang besar, arus yang dihasilkan juga besar (rumus: V=IxR, dimana
Vp/Vs=Ip/Vp dan P=IxV).
Namun untuk menjaga kestabilan AVR tidak cukup hanya dengan mengandalkan AVR saja, genset

juga dilengkapi System Governor untuk menjaga kestabilan RPM (Rotation Power Momentum)nya
sehingga bisa menghasilkan frekuensi putaran yang stabil pada saat ada atau tidak ada beban, hal ini
bisa dilakukan dengan mengatur supply BBM (biasanya solar) pada generator genset.
Adapun ketika listrik menyala, sebuah switch (biasanya ATS-Automatic Transfer Switch) otomatis
mengalihkan power supply dari genset ke PLN. Ini dilakukan tanpa memadamkan lampu sama sekali,
sehingga tidak mengganggu kenyamanan konsumen. Dalam 5 detik genset akan mati secara
otomatis.

GENSET CONTINOUS
RATING, PRIME RATING
dan STAND BY RATING
GENSET CONTINOUS RATING, PRIME RATING dan STAND BY RATING

Tiap genset yang baik memiliki 3 macam kapasitas, yaitu kapasitas Continuous, Prime, dan Stand By.
Beberapa produsen mesin genset secara eksplisit menuliskan 3 macam kapasitas ini, namun banyak
pula yang hanya mencantumkan 1 kapasitas saja, yaitu kapasitas Prime. Karena itu, dalam memilih
genset, hendaknya Anda jeli mencermati kapasitas genset apa yang ditawarkan oleh vendor, dan
tentukan pula bagaimana genset tersebut akan Anda pakai.
1. Prime Capacity
Prime Capacity (Kapasitas Utama) adalah kapasitas beban yang diharapkan dapat ditanggung genset
untuk waktu yang tak terbatas. Beban juga bisa naik turun (ada beban kejut), tetapi total beban

diharapkan berkisar pada 60-70% nilai kapasitas Prime yang tertera. Jika Anda tidak menanyakan
jenis kapasitas genset, biasanya Vendor akan memakai Prime Capacity sebagai dasar pembuatan
penawaran. Dalam kondisi ini genset dapat berjalan 24 jam sehari 7 hari seminggu (24/7), tanpa
henti, kecuali untuk perawatan rutin. Tapi jika hendak dipakai 100% nilai kapasitas Prime, lebih baik
genset tidak dipakai lebih dari 8 jam sehari.
Jadi, misalnya kapasitas Prime yang tertera adalah 100KVA, maka genset dapat dipakai secara terus
menerus (kontinu) pada kisaran 60-70KVA, dengan asumsi akan ada naik-turun beban atau beban
kejut. Namun jika genset diharapkan menanggung 100KVA + beban kejut, lebih baik batasi
pemakaian genset pada 8 jam sehari.
1. Continous prime
Continuous Capacity (Kapasitas Berkelanjutan) adalah beban konstan yang dapat ditanggung oleh
genset secara terus menerus (continuous). Kata kuncinya adalah KONSTAN.
Beban konstan artinya besar beban relatif stabil, tidak berubah-ubah dan minim beban kejut. Dalam
kondisi ini genset dapat dijalankan 24/7, kecuali untuk perawatan. Biasanya kapasitas Continuous
yang tertera adalah 90-95% dari kapasitas Prime. (Misal kapasitas Prime tertera 100KVA, maka
kapasitas Continuous bisa tertera 90-95KVA). Idealnya genset hanya dibebani 70-80% kapasitas
Continuous yang tertera.
1. Stand By Capacity (Kapasitas Siaga) adalah kapasitas genset yang ditetapkan dengan
pertimbangan bahwa genset jarang digunakan sehingga punya banyak waktu untuk
istirahat (menjadi dingin), sehingga kapasitas Stand By yang tertera bisa 5-10% lebih
besar daripada kapasitas Prime yang tertera. (Misal kapasitas Prime 100KVA, maka
kapasitas Stand By yang tertera bisa berkisar antara 105-110 KVA). Genset yang dipakai
berdasarkan kapasitas Stand By-nya tidak boleh menanggung beban lebih besar dari
yang kapasitas Stand By yang tertera. Jika dipakai untuk menanggung beban 100%
kapasitas Stand By tertera, genset sebaiknya hanya berjalan 1 jam saja, dan tidak lebih
dari 100 jam per tahun

Pada prinsipnya, tiap genset didesain untuk menanggung beban sesuai Prime Capacity-nya. Jika ia
dipaksa untuk menanggung beban lebih besar dari kapasitas Prima (kapasitas Stand By), ia masih
sanggup asalkan tidak terlalu sering dan terlalu lama. Namun jika ia diberi beban yang ringan dan
stabil (kapasitas Continuous), ia bisa berjalan terus menerus tanpa perlu istirahat. Ilustrasinya kurang
lebih seperti ini:

Seorang atlit pelari maraton terlatih untuk berlari dengan kecepatan 20 km/j selama 4-5
jam lomba maraton di medan berbukit. Ini adalah kapasitas Prime nya.

Kalau ia diminta jogging dengan kecepatan 10km/j di jalan rata (kapasitas Continuous), ia
pasti bisa dengan santai berjogging 8-10 jam!

Tapi jika ia dipaksa berlari sprint 36km/j di jalan yang menanjak (kapasitas Stand By), dia
masih sanggup, tapi 20 detik saja jangan 4-5 jam seperti halnya lari maraton!

Prosedur Pemasangan
Genset yang benar
Prosedur pemasangan genset yang benar

The National Fire Protection Association (NFPA) telah menerbitkan beberapa buku standar yang
berkaitan dengan sistem generator. NFPA 110 memberikan informasi penting tentang 'Standar
Darurat dan Standby Power Systems'.

Setelah membongkar generator dari karton pengiriman, pertama lakukan pemeriksaan


menyeluruh untuk mendeteksi kerusakan yang mungkin terjadi selama pengiriman.

Periksa apakah peringkat / rating kapasitas ampere / watt unit cukup untuk menangani
semua beban yang dibutuhkan jika terjadi pemadamam listrik.

Generator harus ditempatkan di luar ruangan dan memiliki pagar pelindung, di mana ada
udara yang cukup untuk mendingkan generator dan ventilasi tidak terhalang apapun.

Generator harus ditempatkan pada permukaan, yang tidak mudah terbakar, seperti
permukaan tanah dan letakan pondasi seperti kayu atau yang lainya untuk mencegah
kontak ketika air meluap.

Generator harus dipasang di dekat lokasi saklar transfer dan pasokan bahan bakar, untuk
mengurangi pemasangan kabel dan pipa yang panjang, anda mungkin harus memiliki izin
jika anda berniat untuk menyimpan tangki bahan bakar yang besar.

Sebuah plat penyambung biasanya disediakan untuk meletakan rangka dan konduksi
eksternal, dan ini merupakan bagian dari peralatan. Dalam hal ini penting untuk
berkonsultasi dengan teknisi listrik untuk menentukan persyaratan peletakan dan
mengikuti prosedur yang memenuhi peraturan daerah.

Semua baterai harus benar-benar diisi sebelum mereka dimasukkan ke dalam generator.

Hal serupa juga harus dipastikan saat membuka kemasan dan menginstal saklar transfer.
Saklar harus diletakan di dinding dan semua poin harus dalam tingkat / rating yang sama
satu sama lain untuk mencegah distorsi switch.

Generator harus dihubungkan ke sistem listrik yang disediakan oleh utilitas hanya
dengan cara menggunakan transfer switch otomatis. Ini akan memastikan isolasi antara
sistem listrik generator dan sistem listrik distribusi dari utilitas.

Perbedaan kW dan kVA


serta pengertian factor daya
APA PERBEDAAN kW dan kVA, serta yang dimaksud dengan power factor?

Perbedaan utama antara faktor daya kW (kilowatt) dan kVA (kilovolt ampere). kW adalah satuan daya
nyata dan kVA adalah satuan daya semu (atau daya nyata ditambah aktif power). Faktor daya, bila
ingin ditentukan dan diketahui, karena itu adalah nilai perkiraan (biasanya 0,8), dan nilai kVA akan
selalu lebih tinggi dari nilai kW. Sehubungan dengan generator industri dan komersial, kW ini paling
sering digunakan pada generator di Amerika Serikat, dan beberapa negara lain ada yang
menggunakan 60 Hz, sedangkan sebagian besar seluruh dunia biasanya menggunakan kVA sebagai
nilai utama saat mereferensikan generator set.
Untuk memperluas lebih sedikit, rating kW pada dasarnya output ialah daya yang keluar yanf dapat
dihasilkan generator berdasarkan pada tenaga kuda (HP) dari mesin. Menentukan kW biasnya
ditentukan oleh rating tenaga kuda (HP) kali mesin 0,746. Misalnya jika Anda memiliki mesin 500

tenaga kuda, maka generator anda memiliki rating kW 373. kilovolt ampere (kVA) adalah kapasitas
pembangkit akhir. Generator biasanya memiliki kedua peringkat ini . Untuk menentukan kW dan kVA
rasio gunakan rumus dibawah.
0.8 (Pf) x 625 (kVA) = 500 kW

Apa yang dimaksud dengan faktor daya(power factor) ?

Faktor daya (pf) biasanya didefinisikan sebagai rasio antara kilowatt (kW) dan ampli kilovolt (kVA)
yang diambil dari sebuah beban listrik. Lebih rinci, hal ini ditentukan oleh beban yang terhubung ke
generator. Faktor daya (pf) pada nameplate yang ada di generator terhubung dengan kVA dan rating
kW (lihat rumus di atas). Generator dengan faktor daya yang lebih tinggi lebih efisien mentransfer
energi ke beban yang terhubung, sedangkan generator dengan faktor daya yang rendah tidak efisien
dan akan mengakibatkan peningkatan biaya listrik. Standar faktor daya untuk generator yaitu tiga fasa
0,8.

APA KEUNTUNGAN
GENSET DIESEL ?
APA KEUNTUNGAN DARI GENSET DIESEL ?

Harga minyak solar memang lebih tinggi dari minyak bensin akan tetapi minyak solar memiliki tingkat
kepadatan energy yang lebih tinggi. Yang berarti lebih banyak energy yang dapat dihasilkan solar dari
bensin dalam volume yang sama. Karena itu penggunaan mesin diesel di kendaraan mempunyai
daya tempuh yang lebih jauh, yang membuat penggunaan mesin diesel menjadi pilihan yang pantas
untuk transportasi dan alat berat.

Mesin diesel modern telah menanggulangi kelemahannya dari mesin diesel versi awal
yaitu, mahal dalam perawatan dan lebih bising pada saat digunakan, sekarang mesin

diesel tidak membutuhkan perawatan yang mahal dibandingkan mesin bensin di ukuran
yang sama dan jelas tidak lagi bising pada saat digunakan.

Mesin diesel lebih tahan lama dan lebih bisa diandalkan dari mesin bensin.

Dengan tidak adanya busi berikut kabelnya maka tidak ada percikan api ketika
dihidupkan, yang tentunya mempermudah biaya perawatan.

Biaya yang dipergunakan untuk memproduksi listrik per kilowatt sekitar 30-50% lebih
rendah dari mesin bensin, yang artinya lebih irit.

Mesin bensin lebih cepat panas dari mesin diesel, sehingga mesin bensin mempunyai
umur yang lebih pendek daripada mesin diesel.

GENSET OPEN TYPE


GENSET OPEN TYPE

Genset open type atau juga dikenal dengan genset tipe terbuka biasanya digunakan bagi pengguna
yang mempunyai power house sendiri dan dirancang khusus untuk penempatan genset di dalam
ruang/gedung yang kedap suara.

Genset jenis open type ini bisa digunakan untuk pemakaian secara paralel (sinkron) beberapa unit
genset. genset open type mempunyai kelebihan dalam hal kemudahan perawatan karena kondisinya
yang terbuka tanpa box / kanopi. Proses bongkar pasang mesin lebih mudah dilakukan.
Genset dibuat untuk kondisi siap pakai dan sudah dilengkapi dengan panel kontrol yang mudah
dibaca, tangki solar yang mudah dipasang dan knalpot yang sudah terpasang langsung di mesin.
Pemakai hanya tinggal memasang slang solar ke tangki solar, memasang battery yang tersedia, dan
memeriksa kondisi air radiator, oli mesin dan memasang kabel load di terminal genset.
Engine yang tersedia adalah Perkins, Cummins,Yanmar,Volvo, lovol, foton, fawde dan untuk
alternator nya , STAMFORD, DAIGENKO, dan MARATHON
Untuk mendapatkan info lebih lanjut tentang harga dan jenis berbagai GENSET, bisa menghubungi
Hargen Genset sebagai distributor genset ternama serta perakitan berbagai GENSET DAN PANEL :

PERBEDAAN LOVOL
DENGAN PERKINS
PERBEDAAN LOVOL DENGAN PERKINS
Sebelum mengetahui perbedaan genset lovol dengan genset perkins maka kita bahas masing masing
genset tersebut.
1. 1.

Lovol genset

Lovol adalah pabrikan genset asal china. Dahulu lovol lebih dikenal sebagai perkins china karena
memang sempat bekerja sama dengan perkins dalam perkembangan mengembangkan produk mesin
genset. Lovol mengadopsi teknologi yang ada pada perkins, maka tidak mengherankan jika lovol
sama percis dengan perkins. Selepas dari perkins mereka menggunakan brand Tianjin lovol enggine

Gambar : Lovol genset type silent

1. 2.

Perkins genset

Perkins merupakan salah satu pelopor dalam industri mesin genset yang telah berpengalaman dalam
memproduksi mesin genset selama 80 tahun. Pabrikan yang berpusat di Peterborough, inggris ini

selalu mengutaman kualitas mesin no 1 di setiap mesin genset yang mereka produksi. Dengan
pengalaman sebagai leader dalam pembuat mesin genset dan dengan didukung oleh tenaga kerja
yang memiliki keahlian dibidangnya, maka tidak salah bila Perkins menjadi salah satu pabrikan yang
sangat terkenal di seluruh dunia sebagai pembuat mesin genset terbaik

.
Gambar : Perkins genset

Setelah kita mengetahui asal usul dari lovol dan perkins mari kita memahami perbedaan dari mesin
lovol dengan perkins sebagai berikut:
1. Mesin lovol
-

Untuk mesin lovol 135 kva sudah memakai GAC untuk mengatur injeksi pump

Sudah memakai sistem injeksi pump

Noise tinggi

Daya mesin di bawah perkins

1. Mesin perkins
-

Pada perkins 45-135 masih menggunakan rotary untuk mengatur pembakaran solar

Sudah memakai ECM untuk mengtur enggine serta kelistrikan yang terintegrasi dengan
software

Noise rendah

Daya tahan mesin tinggi

PERAWATAN DAN
PENGOPERASIAN
RINGAN PADA GENSET
AGAR TETAP OPTIMAL
Bagaimana cara pengoperasian dan perawatan secara ringan agar mesin genset tetap optimal dan
bekerja effisien ? berikut adalah tips tips ringan dalam merawat genset

Gambar mesin Yanmar 8 kva stamford

1. PERAWATAN
-

Jika Genset rutin dipakai gantilah oli setiap 150 jam ( 1 bulan)

Cek filter solar setiap 300 jam dan lakukan penggantian filter setiap 600 jam

Bersihkan kotoran dan debu debu pada radiator genset agar radiator bekerja secara optimal

Cek sparepart, apabila ada yang haus harus segera di ganti agar genset awet dan tahan lama

Lakukan pemeriksaan distilled water pada battery, pada battery tersedia disttiled yang harus di
isi ulang dalam kurun waktu tertentu biasanya 2 tahun
Taruh genset di tempat yang sirkulasi udaranya baik dan jauhkan dari tempat mudah tergenang
air antisipasi kalau ada kebocoran arus dari genset dan bisa terjadi shock electrical
Nyalakan genset walau tidak pernah dipakai , bertujuan agar menjaga mesin dan elektronik lain
dalam kelistrikan genset tidak rusak dan dapat bekerja secara baik .
1. PENGOPERASIAN

Periksa secara umum mesin mesin : baut, belting dan battery

Periksa oli, aair dan solar dalam keadaan cukup

Atur handle gas dalam posisi start

Hidupkan mesin dengan starter atau engkol

Biarkan mesin hidup pada putaran rendah selama +- 2 menit

Posisikan switch voltase dan ampere pada panel listrik ke arah kiri manual

Posisikan MCB pada genset kearah ON

Naikan putaran mesin dengan menarik handle gas kearah kiri dan atur sampai voltase pada
panel pada angka 380, mesin genset siap diberi beban
-

Selama beroperasi perhatikan terus tegangan listrik dan keadaan mesinnya

Setelah selesai digunakan matikan tombol pompa utama, kembalikan posisi switch panel
semula, MCB pada genset posisi OFF dan genset sudah dapat dimatikan perlahan lahan
Jika dalam pengoperasian ada sesuatu yang janggal , ada baiknya mesin di berhentikan dan
panggil ahli nya

MACAM MACAM PANEL


GENSET DAN FUNGSINYA
MACAM MACAM PANEL GENSET DAN FUNGSINYA
Pemakaian Panel ATS pada instalasi dalam gedung dimaksudkan untuk mengantisipasi pada saat
PLN gagal dalam mensuplai listrik (mengalami pemadaman), maka dalam hal ini genset yang akan
menggantikan peranan dari PLN untuk mensuplai sumber daya listrik, disini peranan Panel
ATS adalah memindahkan secara otomatis distribusi dari PLN ke Genset, sehingga Genset tersebut
dapat menggantikan peranan dari PLN untuk mensuplai sumber daya listik pada Gedung/lokasi
tersebut. Selanjutnya apabila PLN kembali normal, maka Fungsi ATS secara otomatis memindahkan
distribusi daya listrik dari Genset ke PLN. Mari kita bahas tentang AMF dan ATS serta panel
sinkronisasi.

1. 1.

ATS ( AUTOMATIC TRANSFER SWITCH)

ATS sendiri adalah kependekan dari Automatic Transfer Switch yaitu sebuah rangkain elektrik listrik
yang memiliki fungsi sebagai saklar yang beroperasi otomatis ketika terjadi pemutusan arus listrik
terencana atau mendadak, maka secara otomatis panel akan bekerja sendiri memindahkan
pengambilan sumber listrik dari sumber lain yang pada umumnya menggunkan mensin genset atau
diesel. Sebagai sumber listrik baru. Begitu pula sebaliknya ketika daya listrik dari PLN sudah menyala
maka secara otomatis pula genset akan mati sendiri dan kembali sumber listrik PLN yang di pakai.
1. 2.

AMF ( AUTOMATIC MAIN FAILURE)

AMF merupakan kependekan dari ungkapan automatic Main Falure ialah sebuah rangkaian elektrik
pada panel yang bekerja secara otomatis untuk mematikan atau menghidupan dan mematikan
generator genset secara sendiri tanpa campur tangan manusia alias otomatis. Prinsip standarnya
adalah apabilan listrik pln mati maka panel AMF akan langsung menyalakan jenset secara otomatis
dan mengalirkan aliran listrik dan sebaliknya apabila listrik PLN hidup makan secara otomatis pula
panel AMF akan mematikan generator genset.
1. PANEL SINKRONISASI
Panel Sinkron berfungsi untuk mensinkronisasikan kinerja dari 2 atau lebih unit Genset. Panel
Sinkronisasi biasa digunakan apabila load bervariasi cukup besar dan pemakaian genset non-stop.
Apabila load bervariasi cukup besar dari waktu ke waktu, akan cukup boros untuk memakai 1 genset.
Sebagai ilustrasi, misalkan load bervariasi dari 400 kVA s/d 1.000 kVA, akan lebih efisien untuk
menggunakan 2 x 500 kVA, dibanding menggunakan 1 x 1.000 kVA. Apabila menggunakan 2 x 500
kVA yang disinkron, apabila beban masih berada di bawah 500 kVA, maka hanya 1 genset yang akan
menyala. Apabila beban berada di 750 kVA, maka beban akan dibagi seimbang 375 kVA / unit
dengan kedua Genset menyala.
PANEL ATS AMF

GENSET SOLUSI CERDAS


UNTUK MENANGANI
LISTRIK PADAM SECARA
MENDADAK
Iistrik padam adalah hal yang paling di hindari di dalam industri karena bisa mengakibatkan kerugian
yang tidak sedikit dalam sistem produksi . Bagaimanakah untuk mengantisipasi nya? Kini hal
tersebut bisa diantsipasi dengan alat namanya Generator Set atau biasa disebut genset.

BAGAIMANA GENSET BEKERJA SAAT LISTRIK PADAM TIBA TIBA ?


Genset sekarang di kombinasikan dengan panel yang bernama panel ATS dan AMF . AMF dan ATS
yang sering kita temukan adalah kombinasi untuk pertukaran sumber baik dari genset ke pln maupun
sebaliknya, bilamana suatu saat sumber listrik dari PLN tiba-tiba padam, maka AMF bertugas untuk
menjalankan diesel genset sekaligus memberikan proteksi terhadap sistim genset, baik proteksi
terhadap unit mesin/engine yang berupa pengamanan terhadap gangguan rendahnya tekanan
minyak pelumas (Low Oil Pressure) maupun kondisi temperatur mesin serta media pendinginannya,
dan juga memberikan perlindungan terhadap unit Generatornya. baik berupa pengamanan terhadap
beban pemakaian yang berlebih maupun perlindungan terhadap karakterlistrik lain seperti tegangan
maupun frequensi genset, apabila parameter yang diamankan melebihi batasan normal/setting maka
tugas ATS adalah melepas hubungan arus listrik ke beban sedangkan AMF bertugas untuk
memberhentikan kerja mesin.
Apabila generator yang dijalankan beroperasi dengan baik, berikutnya ATS bertugas memindahkan
sambungan dari sebelumnya yang tersambung dengan pln dipindahkan secara otomatis ke sisi
generator sehingga aliran listrik bisa tersambung ke sisi pengguna.
Apabila kemudian pln kembali normal, selanjutnya ATS bertugas untuk mengembalikan jalurnya
dengan memindahkan switch kembali ke sisi utama dan untuk kemudian disusul dengan tugas AMF

untuk memberhentikan kerja mesin diesel tersebut, demikian seterusnya semua sistim kontrol
dikendalikan secara otomatis berjalan dengan sendirinya. Panel AMF dan ATS.

TROUBLESHOOTING
PADA GENSET
Terkadang banyak masalah yang sering timbul di genset anda,sangat membingungkan apalagi bagi
yang masih baru mengenal genset. Berikut adalah tabel untuk troubleshooting yang sering terjadi
pada genset.

MASALAH WIRING KONTROL GENERATOR

Lampu pilot tidak menyala


Amperemeter tidak menunjuk
Frekuensi tidak tampak
Tegangan tidak keluar

MASALAH WIRING KONTROL


MESIN

PENYEBAB

Air Accu kurang


Charge alternator tidak bekerja

Battery drop

Mesin jarang dihidupkan


Start terlalu panjang
Battery diletakkan di lantai dalam waktu yang
lama
Fuse ada yang putus
Sambungan kabel kurang baik / kendor

Solenoid tidak membuka

Relay tidak bekerja


Timer tidak bekerja
Solenoid rusak

Solenoid rusak

Start terlau panjang (synchrostart)


Tegangan battery rendah
Pemasangan solenoid salah

Sender oli kemasukan oli kotor

Tekanan oli goyang / jarum menunjuk


mentok

Sender oli putus / rusak


Sambungan kabel ke meter putus / kendor
Tegangan battery salah
Sender temperatur retak

Temperatur meter goyang / jarum


penunjuk mentok

Sender oli rusak


Sambungan kabel putus / kendor
Tegangan accu salah
Charge alternator tidak bekerja

Lampu indicator charge menyala


Kunci kontak rusak
Kunci kontak rusak

Starter berlangsung lama / tidak mau


berhenti

Relay untuk starter / starter switch rusak


(platina lengket)
Crank pinion (bendit) rusak / menyangkut
flywheel

Alarm bunyi terus

Mesin overheating
Mesin rendah tekanan olinya
Mesin overspeed (jika dilengkapi)

Relay / timer ada yang rusak


Fuse kontrol mesin putus
Oil pressure switch bekerja (shutdown)
Temperatur switch bekerja (shutdown)
Mesin tiba-tiba mati
Relay kontrol rusak
Solenoid / EFC rusak
Ada masalah mesin
EFC tidak dapat power
Magnetic pick up tidak keluar sinyal
RPM mesin tidak bisa tinggi
Setting run-speed pada EFC kurang tinggi
Actuator kotor / macet
Setting stability terlalu rendah
Setting gain terlalu tinggi
RPM mesin hunting / goyang

Magnetic pick up kotor


Pengkabelan kurang bagus / kendor
Beban naik turun

RPM Mesin droop

Setting droop pada EFC terlalu besar


Setting gain terlalu kecil

PENYEBAB
Tegangan tidak keluar
Fuse panel AC putus
Lampu pilot rusak
Beban belum diberikan
Selector switch belu di putar
Kabel atau sambungan kurang bagus
Amperemeter rusak
Current transformer / CT rusak
RPM mesin kurang atau lebih tinggi dari skala
Tegangan terlalu kecil
Kabel atau sambungan kurang bagus
Fuse ada yang putus
Frekuensi meter rusak
RPM mesin kurang
Fuse ada yang putus
Selector belum di putar pada posisinya
Kabel atau sambungan kurang bagus
Voltmeter rusak
AVR belum di setel

AVR rusak

5 Tips Memilih Genset


dengan Tepat dan Benar

Berikut adalah 5 Tips Memilih Genset dengan Tepat dan Benar. Dapatkan Genset yang sesuai
dengan kebutuhan dan budget Anda.
1. Daya Genset yang dibutuhkan. Pastikan anda menghitung dengan tepat daya yang
dibutuhkan untuk gedung, rumah, atau di gudang anda. Usahakan genset tersebut
melebih 10 % dari daya total listrik anda saat ini. Cntoh membutuhkan kapasitas listrik
13000 watt maka Genset yang cocok adalah 14300 watt atau genset yang umum adalah
15Kva

2. Jaminan Sparepart, pastikan tempat dimana anda memesan genset harus juga bisa
menyediakan sparepart
3. Tim engineer yang handal dan berpengalaman serta bersertifikat , ini guna memastikan
untuk installasi atau test di lapangan serta diskusi lebih mendalam agar genset yang
telah dibeli dapat tepat guna di pakai
4. Tipe genset, genset terbagi menjadi dua tipe yaitu Silent tipe( low noise) dan Open Tipe .
untuk di gudang atau pabrik atau tempat terpencil untuk tipe open sangat cocok karena
tingkat kebisingan yang sesuai dengan lingkungan, untuk tipe silent cocok untuk
lingkungan yang ramai dan tidak melanggar kebisingan peraturan lingkungan sebagai
contoh : hotel, perumahan, rumah sakit, institusi pemerintahan, bank,lembaga
pendidikan, universitas .
5. Layanan vendor, pilihlah tempat jual genset dengan aftersales yang baik dan ramah,
serta menjamin GARANSI dan AFTER SALES
Demikian tips tips untuk memilih genset dengan tepat dan benar