Anda di halaman 1dari 15

MAKALAH

DATABASE DAN SISTEM MANAJEMEN DATABASE

Disusun Oleh :

Laras Asokawati (11120964)

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI


BINA BANGSA BANTEN
2016-2017
Kata Pengantar

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang,
Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan
rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat
menyelesaikan makalah yang berjudul Database dan Sistem Manajemen
Database .
Makalah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan
dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk
itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah
berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada
kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena
itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca
agar kami dapat memperbaiki makalah ini.
Akhir kata kami berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat untuk
mahasiswa khususnya dan dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap
pembaca umumnya.

Serang, Oktober 2016

Penyusun

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.................................................................................... i

DAFTAR ISI................................................................................................... ii

BAB I PENDAHULUAN............................................................................... 1
A. Latar Belakang........................................................................................ 1
B. Rumusan Masalah................................................................................... 2
C. Tujuan...................................................................................................... 2

BAB II PEMBAHASAN................................................................................. 3
A. Pengertian Database................................................................................ 3
B. Karakteristik Database............................................................................ 5
C. Langkah- Langkah Menyusun Database................................................. 5
E. Alat Komunikasi Penyusun Database..................................................... 9

BAB III PENUTUP......................................................................................... 11


A. Kesimpulan.............................................................................................. 11
B. Saran........................................................................................................ 11

DAFTAR PUSTAKA

ii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pada era globalisasi seperti saat ini sistem informasi merupakan bagian yang tak
terpisahkan dari suatu organisasi dimana sistem informasi yang menghasilkan
hasil keluaran (output) dengan menggunakan masukan (input) dan berbagai proses
yang diperlukan untuk memenuhi tujuan tertentu dalam suatu kegiatan
manajemen. Sistem manajemen database merupakan perangkat lunak yang dapat
digunakan untuk mendefinisikan, menciptakan, mengelola dan mengendalikan
pengaksesan database.
Kebutuhan akan sistem database yang semakin meningkat menjadikan data
menjadi aset yang bernilai tinggi. Dengan demikian penting untuk menjaga data
agar tetap ada kapan saja dibutuhkan. Akan tetapi resiko terjadinya kerusakan
(failure) pada database yang mengakibatkan data tidak dapat diakses atau
bahkan mengakibatkan data loss dapat terjadi setiap saat. Gangguan
tersebut dapat berupa maintenance, kerusakan database, kerusakan media dan
data corruption. Database juga dapat rusak akibat adanya bencana alam seperti
kebakaran, gempa bumi dan banjir
Data adalah bahan baku informasi dan dikumpulkan dalam suatu database agar
pengumpulan, penyimpanan, pemeliharaan, pengolahan, dan pengamanannya
dapat dilaksanakan secara effektif dan effisien diperlukan manajemen data,
sehingga suatu informasi tersebut dapat menjadi informasi yang tepat guna, tepat
waktu, akurat dan relevan.
Sebagai contoh suatu sekolah harus membangun database akademik, minimal
memuat data siswa, data guru, data mata pelajaran, data kelas, jadwal, sehingga
dapat diperoleh informasi yang tepat tentang penyelenggaran akademik sekolah
tersebut. Dengan demikian agar suatu database yang efektif dapat dibangun,

1
diperlukan pengetahuan dasar tentang database dan juga Sistem Manajemen
Database.

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah pada makalah ini
adalah:
1. Apa pengertian database ?
2. Apa sajakah karakteristik database ?
3. Bagaimana langkah langkah menyusun database ?
4. Apakah alat komunikasi penyusun database ?

C. Tujuan
Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah :
1. Untuk mengetahui pengertian database
2. Untuk mengetahui apa saja karakteristik database
3. Untuk mengetahui bagaimana langkah langkah menyusun database
4. Untuk mengetahui apa saja komunikasi penyusun database

2
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Database
Pangkalan data atau basis data (bahasa Inggris: database), atau sering pula dieja
basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara
sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk
memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan
untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem
manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data
dipelajari dalam ilmu informasi.
Istilah "basis data" berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya
semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel ini mengenai
basis data komputer. Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada
sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan
data yang berhubungan dengan bisnis.
Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan
dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis
fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema
menggambarkan objek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara
objek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan
struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model
yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah
layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling
berhubungan di mana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang
sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan
antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang
lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih
eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.

3
Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan,
dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis
data (database management system/DBMS). Jika konteksnya sudah jelas, banyak
administrator dan programer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti
tersebut.
Jadi secara konsep basis data atau database adalah kumpulan dari data-data yang
membentuk suatu berkas (file) yang saling berhubungan (relation) dengan tatcara
yang tertentu untuk membentuk data baru atau informasi. Atau basis data
(database) merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan (relasi) antara
satu dengan yang lainnya yang diorganisasikan berdasarkan skema atau struktur
tertentu. Pada komputer, basis data disimpan dalam perangkat hardware
penyimpan, dan dengan software tertentu dimanipulasiunruk kepentingan atau
keguanaan tertentu. Hubungan atau relasi data biasanya ditunjukkan dengan kunci
(key) dari tiap file yang ada. Data merupakan fakta atau nilai (value) yang tercatat
atau merepresentasikan deskripsi dari suatu objek. Data yang merupakan fakta
yang tercatat dan selanjutnya dilakukan pengolahan (proses) menjadi bentuk yang
berguna atau bermanfaat bagi pemakainya akan membentuk apa yang disebut
informasi. Bentuk informasi yang kompleks dan teritegrasi dan pengolahan
sebuah database dengan komputer akan digunakan untuk proses pengambilan
keputusan pada manajemen akan membenuk Sistem Informasi Manajemen (SIM),
data dalam basis data merupan item terkecil dan terpenting untuk membangun
basis data yang baik dan valid. Data dalam basis data bersifat integrated dan
shared:
Terpadu (integrated), berkas-berkas data yang ada pada basis data saling
terkait (terjadi dependensi data);
Berbagi data (shared), data yang sama dapat dipakai oleh sejumlah
pengguna dalam waktu yang bersamaan. Sering dinamakan sebagi sistem
multiuser.

4
B. Karakteristik Database
a. Data yang sama dapat diakses secara bersamaan oleh beberapa pengguna
untuk berbagai kegunaan yang berbeda
b. Data tidak tergantung pada struktur penyimpanan atau cara membaca
data dari program aplikasi, atau data bersifat transparan terhadap
program aplikasi
c. Data memiliki integritas (akurasi dan validasi) yang terkendali
d. Database memiliki sifat terbahas dan keadaan fisik data yang dapat
menyebabkan database dapat mengembangkan ukurannya, tapi hal ini
dapat dengan mudah diatasi dengan dipindahkan ke sistem yang lebih
besar lagi tanpa menulis ulang aplikasinya.

C. Langkah Langkah Menyusun Database


- Perancangan Database
Dalam suatu organisasi yang besar, sistem perancangan database
merupakan bagian yang sangat penting pada suatu sistem informasi hal
ini karena diperlukan untuk mengelola sumber informasi pada organisasi
tersebut. Untuk itu yang pertama sekali dilakukan adalah merancang
suatu sistem database agar informasi yang ada dalam organisasi tersebut
dapat digunakan secara maksimal.
- Tujuan Perancangan Database
a. Untuk memenuhi kebutuhan akan informasi dari pengguna dan
aplikasi.
b. Menyediakan struktur informasi yang natural dan mudah dimengerti
oleh pengguna.
c. Mendukung kebutuhan pemprosesan dan beberapa objek kinerja dari
suatu sistem database.
- Proses Penyusunan Database
Pengumpulan Data Dan Analisis
Sebelum menyusun suatu database yang harus kita lakukan adalah
mengetahui dan menganalisis apa keinginan dari si pengguna aplikasi.

5
- Kegiatan Pengumpulan Data dan Analisis
a. Menentukan kelompok pemakai dan area bidang aplikasinya
b. Peninjauan dokumen yang ada
Dokumen yang berhubungan dengan aplikasi yang akan dibuat,
dipelajari dan dianalisis. Sedangkan dokumen lainnya ditinjau
kembali untuk mengetahui apakah dokumen tersebut berpengaruh
terhadap pengumpulan data dan proses spesifikasi.
c. Analisa lingkungan operasi dan kebutuhan pemprosesan
Lingkungan operasional yang sekarang dan informasi yang di
rencanakan akan digunakan dipelajari, termasuk menganalisa
jenis-jenis dari transaksi dan frekuensi seperti alur informasi dengan
sistem input dan output data untuk transaksi tersebut harus
terperinci.
d. Pengumpulan respon terhadap daftar pertanyaan dan pengumpulan
angket yang telah dibuat sebelumnya yang berisikan prioritas para
pengguna dan penempatan mereka di dalam aplikasi.
- Perancangan Database Secara Konseptual
Tujuannya untuk menghasilkan sistem konseptual untuk database yang
tidak tergantung pada sistem manajemen database yang spesifik.
Adapun kegiatan di dalam perancangan atau penyusunan database
secara konseptual :
a. Perancangan Skema Konseptual
Pada tahap ini kegiatan yang dilakukan mengecek tentang
kebutuhan-kebutuhan pemakai data. Tujuannya untuk menyatukan
pemahaman dalam struktur database.
Ada dua pendekatan perancangan skema konseptual, yaitu :
- Terpusat
Kebutuhan dari aplikasi atau kelompok pemakai yang berbeda
digabung jadi satu set kebutuhan pemakai dan kemudian
dirancang menjadi satu skema konseptual.
- Integrasi view-view yang ada

6
Untuk masing-masing aplikasi atau kelompok pemakai yang
berbeda dirancang sebuah skema eksternal (view) kemudian
view-view tersebut disatukan ke dalam sebuah skema konseptual.
Ada 4 strategi dalam perancangan skema konseptual, yaitu :
a. top down
b. bottom up
c. inside out
d. mixed
- Strategi
Merancang karakteristik dan transaksi-transaksi yang akan di
implementasikan tanpa tergantung dengan DBMS yang telah
dipilih.
Pemilihan Sistem Manajemen Database
Pemilihan sistem manajemen database ada beberapa faktor :
a. Faktor Teknik
- Tipe model data (hirarki, jaringan atau relasional)
- Struktur penyimpanan dan jalur pengaksesan yang didukung sistim
manajemen database
- Tipe interface dan bahasa pemrograman
- Tipe bahasa queri
b. Faktor Ekonomi
- Biaya penyediaan hardware dan software
- Biaya pembuatan database
- Biaya personalia
- Biaya pelatihan
- Biaya pengoperasian
- Biaya pemeliharaan
c. Faktor Organisasi
- Struktur Data
Jika data yang disimpan dalam database mengikuti struktur hirarki,
maka struktur hirarkinya harus dipikirkan.

7
- Personal yang Terbiasa Dengan Sistem yang Terdahulu
Jika staf programmer dalam suatu organisasi sudah terbiasa dengan
suatu sistem manajemen database, maka hal ini dapat mengurangi
biaya pelatihan dan waktu belajar.
- Ketersediaan Dari Service Vendar
Keberadaan fasilitas pelayanan personal sangat dibutuhkan untuk
membantu memulihkan masalah sistem.
- Perancangan Database
Ada dua proses perancangan database
a. Transformasi yang tidak tergantung pada sistem. Pada tahap ini
transformasi tidak mempertimbangkan karakteristik yang spesifik atau
hal yang khusus yang akan diaplikasikan pada sistem manajemen
database.
b. Penyesuaian skema ke sistem manajemen database yang spesifik.
Dilakukan suatu penyesuaian skema yang dihasilkan untuk
dikonfirmasikan pada bentuk implementasi yang spesifik dari suatu
model data.
- Perancangan Database Secara Fisik
Proses pemilihan struktur penyimpanan yang spesifik dan pengaksesan
file-file database untuk mencapai kinerja yang terbaik di
bermacam-macam aplikasi.
- Kinerja Pemilihan Perancangan Fisik :
1. Waktu Respon
Waktu transaksi database selama eksekusi untuk menerima respon.
2. Penggunaan Ruang Penyimpanan
Jumlah ruang penyimpanan yang digunakan oleh database file dan
struktur jalur pengaksesannya.
3. Terobosan Yang Dilakukan File Transaksi
Merupakan nilai rata-rata transaksi yang dapat diakses permenit oleh
sistem database dan merupakan parameter krisis dari sistem transaksi.

8
- Implementasi
Implementasi skema database logic dan fisik ke dalam penyatuan DDL
dan SDL dari sistem manajemen database yang telah dipilih untuk
digunakan dalam pembuatan file-file database yang masih kosong.

D. Alat Komunikasi Penyusun Database


1. Komputer atau Laptop (Server dan Client)
2. Pemrograman (Front End)
- PHP
- Java
- Visual Basic
- dll
3. Perangkat Lunak Database (Back End)
- MySQL
- Oracle
- PostgresSQL
- Interbase
- MongoDB
- dll
4. Komponen Sistem Database
- Field
Merupakan sistem terkecil dari tabel yang menggambarkan suatu item
data, contoh : NIS, Nama, Alamat dll.
- Record
Kumpulan dari file-file yang menggambarkan suatu unit data individu,
contoh : data siswa dengan NIS 07 451 2016 dengan nama Rudi di
Cilegon dan informasi lain yang berhubungan dengan siswa tersebut.
- Table
Kumpulan dari beberapa record yang menggambarkan satu kesatuan
data dan sudah dimiliki orang tertentu, contoh : siswa, mata pelajaran,
dll.

9
- Primay Key
Field yang berisi nilai yang unik, field itu tidak pernah memiliki data
yang sama, contoh : file NIS dimiliki oleh lebih dari satu orang siswa,
maka NIS dapat dijadikan sebagai primary key.
- Foreign Key
Field yang digunakan sebagai perhubungan antara satu tabel dengan
tabel yang lainnya agar saling berelasi, contoh : tabel nilai juga
memiliki tabel NIS, tapi field NIS disini merupakan field forergh key
yang digunakan untuk menghubungkan tabel siswa dengan tabel nilai.

10
BAB III
PEMBAHASAN

A. Kesimpulan
Database merupakan kumpulan data yang saling berhubungan. hubungan
antara data dapat ditujukan dengan adanya file atau kolom kunci dari
tiap-tiap file atau tabel yang ada. dalam satu file atau tabel terdapat
record-record yang sejenis, sama besar, sama bentuk yang merupakan
kumpulan entitas yang seragam. satu record terdiri dari field yang saling
berhubungan menunjukkan bahwa field tersebut dalam satu pengertian yang
lengkap dan disimpan dalam satu record.
Jika kita lihat dan perhatikan dengan seksama keadaan dan lingkungan
sekitar kita, maka akan kita temukan begitu banyak hal-hal yang dapat
diterapkan sistim database.
Ada beberapa kriteria database :
1. Bersifat data oriented dan bukan program oriented
2. Dapat digunakan oleh beberapa program aplikasi tanpa perlu mengubah
hasil datanya.
3. Dapat dikembangkan dengan mudah
4. Dapat memenuhi kebutuhan sistem sistem baru secara mudah
5. Dapat digunakan dengan cara-cara yang berbeda

B. Saran
Penulis menyadari bahwa ilmu dan pengalaman yang penulis miliki dalam
pembuatan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan dan tidak luput dari
kekurangan dan keterbatasan, untuk itu diharapkan kritik dan saran serta
masukan yang diperlukan untuk kesempurnaan makalah ini kedepannya.

11
DAFTAR PUSTAKA

https://id.wikipedia.org/wiki/Basis_data

http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/39721/5/Chapter%20I.pdf

http://handiswanblog.blogspot.co.id/2014/06/makalah-basis-data-dbms-data-base.
html

http://www.ayoholiday.com/shl/?p=247

12