100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
77 tayangan3 halaman

Hipospadia: Gejala, Diagnosis, dan Penanganan

Hipospadia adalah kelainan bawaan dimana lubang kencing terletak di bagian bawah penis dan bukan di ujung. Ini menyebabkan urin tidak dapat dikeluarkan secara normal melainkan menyebar. Kelainan ini disebabkan gangguan hormon, genetik, lingkungan, atau kelahiran prematur dan bervariasi beratnya. Penatalaksanaannya meliputi pemeriksaan diagnostik dan operasi untuk memperbaiki letak lubang kencing.

Diunggah oleh

Rini Diana Cullen
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
77 tayangan3 halaman

Hipospadia: Gejala, Diagnosis, dan Penanganan

Hipospadia adalah kelainan bawaan dimana lubang kencing terletak di bagian bawah penis dan bukan di ujung. Ini menyebabkan urin tidak dapat dikeluarkan secara normal melainkan menyebar. Kelainan ini disebabkan gangguan hormon, genetik, lingkungan, atau kelahiran prematur dan bervariasi beratnya. Penatalaksanaannya meliputi pemeriksaan diagnostik dan operasi untuk memperbaiki letak lubang kencing.

Diunggah oleh

Rini Diana Cullen
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Rini

Diana Sari Suatu keadaan dimana


Beratnya hipospadia
bervariasi, kebanyakan
lubang uretra terdapat lubang uretra terletak di
Hipospadia adalah
di penis bagian bawah, dekat ujung penis glans
Ujung atau kepala penis suatu kelainan
Anak tidak dapat bukan di ujung penis
biasa disebut glans adalah bawaan congenital
bagian yang paling sensitif dimana meatus berkemih secara
Bentuk hipospadia yang lebih
pada tubuh pria karena normal, setiap kali
uretra externa berat terjadi jika lubang uretra
banyak terdapat ujung-ujung buang air kecil, urine
syaraf. Kecuali jika disunat, terletak di tidak dapat memancar Hiposp terdapat di tengah batang penis
glans tertutup oleh kulit yang permukaan ventral scr normal ttp adia atau pada pangkal penis, dan
disebut foreskin atau penis dan lebih menyebar shg kadang pada skrotum (kantung
prepuce. Kulit ini dapat keproksimal dari ETIOLOGI Kelainan ini b.d
disingkap sehingga Glan tempatnya yang Tanda dan Gejala Gangguan dan
normal (ujung glans Pancaran air kencing pada saat ketidakseimbangan hormone Kordi suatu jaringan
Bagian dalam terdiri dari
terdiri dari epididymis, vas BAK tidak lurus, biasanya (Hormon androgen) fibrosa yang kencang, yang
Penis terdiri dari kebawah, menyebar, mengalir
deferens dan prostat. Genetika (Terjadi karena menyebabkan penis
tangkai dan melalui batang penis, sehingga gagalnya sintesis androgen) melengkung ke bawah pada
kepala penis. anak akan jongkok pada saat Lingkungan (Biasanya faktor
Bagian eksternal BAK. lingkungan yang menjadi
terdiri dari penis, Pada Hipospadia grandular/ penyebab adalah polutan dan Anak dengan usia 8
skrotum dan rambut koronal anak dapat BAK zat yang bersifat teratogenik tahun masih aktif
pubic. dengan berdiri dengan yang dapat mengakibatkan untuk bermain dengan
mengangkat penis keatas. mutasi) teman seusianya.
Pada Hipospadia peniscrotal/ Prematuritas (Peningkatan insiden
perineal anak berkemih hipospadia ditemukan di antara
dengan jongkok. bayi yang lahir dari ibu dengan Anak merasa malu
terapiestrogen selama kehamilan.
Penis akan melengkung dengan temann-
temannya kelainan
Penatalaksan yang tejadi padanya
Manifestasi klinis:
aan karena anak pasa saat
1. Lubang penis tidak
Klasifikasi berkemih menyebar
terdapat di ujjung
menurut letak penis tidak memancar
orifisium 2. Glans penis bentuknya
Pemeriksaa Operasi eksternum : lebih datar dan ada
lekukan di bagian Ganggua
n Pembedahan
diagnostik: 1. Tipe sederhana bawah n citra
2. Tipe penil/ 3. Preputium (kulup)
1.Rontgen Hospitalisa middle tidak ada di bagian
si 3. Tipe bawah penis
2. USG sistem 4. Ada chordae, jaringan
penosktotal
kemih kelamin. fibrosa yg mengelilingi
dan tipe meatus.
Nyeri
3.BNO-IVP 5. Kulit penis sangat tipis
berhubungan
6. Tunika dartos, fasia Gangguan citra tubuh
dengan pasca buch, dan korpus
berhubungan dengan urin yang
spongiosum tidak ada
7. Sering disertai tidak bisa memancar secara
undescended testis
NOC : Gangguan citra tubuh
berhubungan dengan urin yang tidak bisa
memancar secara normal
NOC :
NIC :
Nyeri berhubungan dengan pasca pembedahan.
1. Identifikasi kekuatan personal
NIC : 2. Deskripsikan secara faktual
1. Kaji skala nyeri perubahan fungsi tubuh
2. Gunakan manajemen nyeri dengan teknik relaksasi 3. Dorong klien mengungkapkan
nafas dalam perasaanya
3. Observasi reaksi nonverbal dari ketidaknyamanan
4. Berikan analgetik untuk mengurangi nyeri
5. Kontrol lingkungan yang dapat mempengaruhi
nyeri
Keengganan
VARIASI untuk tidur
NORMAL` TIDUR Kurang Perubahan lingkungan, Gangguan
ANAK Tidur Bangun malam munculnya stressor Perubahan Pola
Tidur pola tidur
hari
Tidur Normal
Disaat Yang Bangun lebih Gangguan pola tidur: kurang
Masalah besar dan pagi Pengkajian dari kebutuhan berhubungan
Anak akan Salah
menimbulkan keperawatan dengan kecemasan akan
dilakukan operasi
ketakutan, cemas, dilakukan prosedur operasi
Gangguan
bagi anak Bruxism atau
Awal Tidur Selama Tidur NREM Tahap I & II gigi gemeretak
Muncul Stressor pada (PARASOMNIA)
Perubahan yang
anak yang dirawat di bersifat fisik, psiko-
rumah Sakit dan akan sosial, maupun Anak juga mempunyai Kecemasan/ansi
Hypnagogic
melakukan operasi spiritual. keterbatasan dalam mekanisme
Confusional Arousal Kecema etas
Hallucination Tahap REM NREM Tahap IIIkoping
& IV untuk mengatasi san/ans berhubungan
Perubahan status dengan akan
Menyebabkan masalah maupun kejadian-
kesehatan dilakukan
perubahan pola tidur kejadian yang bersifat
Berjalan saat tidur NOC : Gangguan pola tidur:
anak, perubahan
padaRhythmic
anak karena di Semua Tahap Tidur
lingkungan, maupun kurang dari kebutuhan
movement
rawat di rumah sakit Mimpiperubahan
buruk berhubungan dengan
disorder
dan akan melakukan Night terrors
kebiasaan sehari- NOC : Kecemasan/ansietas
kecemasan akan dilakukan
operasi hari prosedur operasi
Sleep Paralysis Mengigau berhubungan dengan akan
dilakukanNIC
prosedur
: operasi
Pola tidur pada
anak
NIC : 1. Kontrol jam tidur dalam
batas normal 6-8
1. Mengukur TTV
jam/hari
FASE TIDUR NREM : 2. Anjurkan teknik relaksasi
2. Kualitas tidur dalam
Tahap I : meliputi tahap paling dangkal dari tidur, untuk mengontrol cemas
pergerakan mata dan aktifitas otot melambat, kontraksi batas normal
3. Mengidentifikasi dan
otot yang tiba-tiba menyebabkan anak tiba-tiba melompat, 3. Perasaan segar setelah
REM : anak mudah bangun pada tahap ini. mengungkapkan gejala
Pergerakan mata yang istirahat dan tidur
Tahap II : aktifitas pergrakan semakin menurun dan tidak cemas4. Identifikasi hal-hal
cepat terlihat, tonus ada pergerakan mata.
otot skelet menurun, 4. Dengarkan keluhan dan
mimpi yang hidup dan
Tahap III : terdapat gelombang otak yang sangat lambat yang meningkatkan
disebut gelombang delta, anak sangat sulit dibangunkan. berikan perhatian
penuh warna terjadi. Tahap IV : merupakan tahap tidur terdalam, tidak ada
Daftar Pustaka pergerakan mata dan aktivitas otot, anak yang terbangun
pada
Ball, J.W., and Bindler, R. (2003). tahap ininursing:
Pediatric akan merasa grogi
caring fordan disorientasi.
children. 3rd ed. New Jersey: Pearson Education,
Inc.
Carpenito, L.J and Moyet. (2010). Nursing Diagnosis: Application to Clinical Practice.Philadelphia: Lippincott
Williams and Wilkins.
Potts, N.L., and Mandleco, B.L. (2007). Pediatric nursing: caring for children and their families. Second edition.
Canada: Thomson Corporation
Berjalan saat
Kliegman, R., and Nelson, W. (2007). NelsonTextbook
tidur Night terrors of Pediatrics, 18th Ed. Philadelphia: W. B. Saunders
Mengigau

Anda mungkin juga menyukai