Anda di halaman 1dari 2

PENANGANAN ODHA DENGAN FAKTOR RESIKO IDU

RSUD LAHAT
Jl. Letnan Harun Sohar I No Dokumen No. Revisi Halaman
No. 28 Telp/Fax.
(0731) 321785 / 323080 - 1/2

Ditetapkan Oleh,
Direktur
Rumah Sakit Umum Daerah Lahat
STANDAR Tanggal Terbit
PROSEDUR
OPERASIONAL

dr.Hj LAELA CHOLIK, M.Kes


NIP 197003292002122002
PENGERTIAN
1. ODHA adalah orang dengan HIV/AIDS yang ditegakkan setelah
pemeriksaan laboratorium.
2. CD4 adalah perameter terbaik untuk mengukur imunodefesiensi
digunakan bersama dengan kondisi klinis untuk menjadi
petunjuk progresivitas penyakit. Pemantauan CD4 dapat
digunakan untuknenulai pemberian ARV.
3. Stadium klinis adalah kondisi klinis ODHA yang dilihat dari
infeksioportunistik yang menyertainya dan dapat digunakan
sebagai dasar penetuan dan kemajuan terapi
4. Rekomendasi ART
Dewasa dan anak > 5 tahun:
Inisiai ART pada ODHA stadium klinis 3 dan 4 atau jika jumlah
CD4 kurang lebih atau sama dengan 350 sel/mm3
Inisiasi ART tanpa melihat stadium klinis WHO dan
beberapapun jumlah CD4 pasien koinfeksi TB. Koinfeksi
hepatitis B, ibu hamil, dan menyusui terinfeksi HIV, pasangan
diskordan, lsl, waria, PS, penasun dan populasi umum pada
daerah dengan epidemis HIV meluas
Anak >5 tahun
- Inisiasi ART tanpa melihat stadium klinis WHO dan berapapun
jumlah CD4.

TUJUAN Sebagai pedoman petugas dalam menangani ODHA di RSUD Lahat.


Bedasarkan keputusan Direktur RSUD Lahat nomor
KEBIJAKAN
tentang..
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 87 tahun 2014
REFERENSI Tentang Pedoman Pengobatan Antiretrovial
PENANGANAN ODHA DENGAN FAKTOR RESIKO IDU

RSUD LAHAT
No Dokumen No. Revisi Halaman
Jl. Letnan Harun Sohar I
No. 28 Telp/Fax. - 2/2
(0731) 321785 / 323080
PROSEDUR Petugas Mempersiapkan Petugas mencuci
PetuPgas Alat bukti kegiatan (buku tangan.
memanggil register, formulir pra ART,
ODHA inform concent)

Petugas menjelaskan paket


Menentukan apakah layanan dukungan dan
klien memenuhi pengobatan PDP yaitu:
Bila belum memenuhi syarat terapi layanan TB, layanan IMS,
syarat catat diregister profilaksis layanan gizi, konseling positive
pra ART (periksa jumlah kotrimoksazol dan prevention dan kepatuhan,
CD4 tiap 6 bulan, ARV diagnosis IO untuk
pertimbangkan PP INH) menentukan stadium HIV dan
pemenuhan indikasi ARV dan
profilaksis, dan pemeriksaan
CD4 untuk menentukan
profilaksis kotrimoksazol dan
Bila sudah memenuhi
Monitoring klinis dan Mencatat semua kegiatan
syarat catat di register
pemeriksaan laboratorium di buku register dan
ART dan lakukan serta konseling secara formulir
konseling pra ART dan berkala
inform concent.

Mencatat semua kegiatan di


buku register dan formulir

UNIT TERKAIT 1. Unit laboratorium


2. Unit Reproduksi
DOKUMEN TERKAIT 1. Buku Register
2. Formulir Pra ART
3. Blanko labor
4. Inform concent