Anda di halaman 1dari 2

Mata adalah panca indera manusia yang sangat penting/esensial.

Dapat dibayangkan jika


kita mengalami kerusakan mata atau kebutaan, kita tidak dapat menikmati dan merasakan betapa
indahnya alam semesta ini. Kenyataannya kita sering lupa untuk melakukan perawatan mata,
padahal seperti halnya bagian tubuh yang lain, mata mungkin saja terkena gangguan atau
masalah kesehatan. Gangguan tersebut bisa disebabkan oleh udara yang tidak bersih atau
terpolusi, radiasi sinar matahari, radiasi akibat terlalu lama di depan komputer, dan gangguan
lainnya.

Sindrom Gangguan Penglihatan Akibat Komputer adalah masalah kompleks bagi mata
sebagai akibat menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer. Di era ini, dimana pelajar
dan kaum pekerja menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer, sindrom ini lebih banyak
terjadi banyak orang yang menghabiskan waktu lebih dari 2 jam di depan komputer setiap hari
cenderung mengalami sindrom ini. Statistik menunjukkan, dalam keadaan umum, masalah
penglihatan mempengaruhi 7075 persen dari orang-orang yang bekerja di depan komputer. Hal
ini membuat Sindrom Gangguan Penglihatan Akibat Komputer disinyalir menjadi masalah
kesehatan yang paling sering menimpa kelompok ini.

Studi yang dilakukan American Optometric Association (AOA) mencetuskan bahwa


radiasi komputer dapat menyebabkan kelelahan mata dan gangguan mata lainnya. Kebanyakan
gejala yang dikeluhkan responden adalah soal kelelahan mata, pandangan menjadi kabur dan
mata kering. Masalah visual lainnya yang timbul adalah soal gangguan sakit kepala dan sakit
leher atau bahu. Gangguan kesehatan yang dicurigai disebabkan oleh radiasi VDU/ Radiasi Sinar
Ultra Violet, Radiasi Gelombang Beta pada komputer dapat berupa katarak dan rabun pada mata,
keretakan retina mata, dermatitis, epilepsy, impotensi,dan lainnya.

Astenopia/computer vision syndrome yang disebabkan oleh kelelahan mata akibat


pemakaian computer. Gejala mata lelah (astenopia atau eyestrain) akan diikuti dengan rasa
kering, berpasir atau berat, penglihatan buram pada mata dan dapat disertai sakit kepala (dahi
dan bagian kanan atau kiri kepala), nyeri otot leher dan punggung. Penyakit ini belum terbukti
menimbulkan gangguan penglihatan dan kesehatan yang berat, tetapi jelas mengurangi
produktivitas dan efisiensi pekerja. Mata lelah dapat ditangani dengan cara mengistirahatkan
mata sejenak dari pekerjaan, merileksasikan mata, atau juga dapat ditangani dengan
menggunakan obat khusus.

Katarak adalah gangguan penglihatan yang disebabkan adanya kekeruhan pada lensa
mata sehingga menghalangi masuknya cahaya pada retina dan dapat mengakibatkan turunnya
penglihatan sangat tajam. Katarak akan mengakibatkan penderitanya mengalami penurunan
fungsi mata yang menyebabkan penglihatan menjadi kabur. Katarak biasanya berkaitan dengan
proses menua dan radiasi sinar ultraviolet, dan dapat juga karena faktor keturunan. Kekeruhan
pada lensa mata tidak dapat dihilangkan, kecuali dioperasi. Operasi bertujuan mengeluarkan
kekeruhan pada lensa mata sehingga diharapkan cahaya dapat kembali masuk ke dalam mata.
Dengan begitu, fungsi penglihatan akan kemabali normal.
Penyakit mata akibat kerja yang dijelaskan di atas dapat dicegah dengan cara menjaga
jarak mata anda ke komputer, minimal 30cm, mengaturt tinggi rendahnya layar agar sejajar
dengan mata, mengatur warna dan pencahayaan layar agar tidak terlalu terang dan tidak terlalu
gelap, mengatur pencahayaan disekitar komputer pun harus mencukupi, jangan menggunakan
komputer di ruangan yang gelap, menggunakan monitor yang berbentuk LCD/Plasma,
mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin A, mengarahkan pandangan antara mata ke
monitor mengarah sedikit ke bawah atau sekitar 5-15 lebih rendah dari posisi horisontal
pandangan mata, mengusahakan untuk menghindari pantulan lampu atau cahaya yang masuk ke
monitor, jangan menggunakan komputer tanpa henti (lebih dari 2 jam), berdiri, sedikit olahraga
(strecthing) dan berjalanlah sebentar (1 menit) secara periodik sebelum melanjutkan pekerjaan.