Anda di halaman 1dari 26

Johannes Guttenberg

Johann Gutenberg dianggap penemu mesin cetak yang sangat berguna bagi kehidupan manusia. Apa yang sebetulnya
dia lakukan adalah mengembangkan metode pertama penggunaan huruf cetak yang bergerak dan mesin cetak dalam
bentuk begitu rupa sehingga pelbagai macam materi tulisan dapat dicetak dengan cepat dan tepat. Tak ada penemuan
yang terlompat dari pemikiran seseorang, tidak juga mesin cetak. Segel dan bulatan segel yang pengerjaannya
menganut prinsip serupa dengan cetak blok sudah dikenal di Cina berabad-abad sebelum Gutenberg lahir dan suatu
bukti menunjukkan bahwa di tahun 868 M sebuah buku cetakan sudah ditemukan orang di Cina.

Proses serupa juga sudah dikenal orang di Eropa sebelum Gutenberg. Cetak blok memungkinkan pencetakan banyak
eksemplar buku tertentu. Proses ini punya satu kelemahan: karena satu set baru serta komplit dari cukilan kayu atau
logam harus dibuat untuk sebuah buku, dengan sendirinya tidaklah praktis untuk mencetak berbagai macam buku.

Sering disebut orang sumbangan terpenting Gutenberg adalah penemuannya di bidang huruf cetak yang bisa
bergerak. Dalam perkara ini pun hal serupa sudah diketemukan di Cina sekitar pertengahan abad ke-11 M oleh
seorang bernama Pi Sheng. Huruf-huruf cetak aslinya terbuat dari semacam tanah yang tidak bisa tahan lama.
Sementara itu beberapa orang Cina dan Korea sudah melakukan serentetan penyempurnaan dan berhasil baik
sebelum Gutenberg. Orang-orang Korea menggunakan huruf cetak metal, dan pemerintah Korea membantu sebuah
pabrik peleburan untuk memproduksi huruf cetak di awal abad ke-15 M. Lepas dari semua ini, keliru juga jika
menganggap Pi Sheng seorang yang punya pengaruh spesial. Pada tingkat pertama, Eropa tidak belajar huruf cetak
bergerak dari Cina melainkan atas kreasinya sendiri. Kedua, mencetak dengan cara huruf cetak bergerak belum
pernah digunakan secara umum di Cina sendiri sampai baru-baru ini saja tatkala prosedur percetakan modern mereka
pelajari dari Barat.

Ada empat komponen esensial cara percetakan modern. Pertama, huruf cetak yang bergerak, berikut beberapa
prosedur penyetelan dan peletakan huruf-huruf yang mapan. Kedua, mesin cetak itu sendiri. Ketiga, tinta yang serasi
untuk menghasilkan cetakan. Keempat, bahan semisal kertas untuk mencetaknya. Kertas telah diketemukan di Cina
bertahun sebelum mesin cetak oleh Ts'ai Lun dan penggunaannya telah tersebar luas di Eropa sebelum jaman
Gutenberg. Itulah unsur satu-satunya dari proses cetak Gutenberg yang sudah siap jadi. Meskipun orang lain pernah
melakukan macam-macam pekerjaan terhadap tiap-tiap komponen itu, namun Gutenberg telah berhasil melakukan
macam-macam penyempurnaan. Misalnya, dia mengembangkan metal logam campuran untuk huruf cetak;
menuangkan cairan logam untuk huruf cetak blok secara tepat dan teliti; minyak tinta cetak serta alat penekan yang
diperlukan untuk mencetak.

JOHANN GUTENBERG (1400-1468) Tetapi, sumbangan pikiran Gutenberg secara keseluruhan lebih besar dari
siapa pun juga dalam hal penyempurnaan mesin cetak. Arti pentingnya terutama terletak pada keberhasilannya
menggabungkan semua unsur mesin cetak menjadi suatu sistem yang efektif dan produktif. Karena itu mesin cetak,
berbeda dengan penemuan-penemuan lain sebelumnya, merupakan proses produksi besar-besaran yang utama.

Sepucuk bedil dengan sendirinya jauh lebih efektif ketimbang sebuah busur dan anak panah. Sebuah buku hasil
cetakan tak banyak beda dengan sebuah buku hasil tulisan tangan. Kelebihan mesin cetak dengan demikian terletak
pada segi produksi besar-besarannya. Apa yang telah dikembangkan oleh Gutenberg bukanlah sebesar sebuah alat
atau penemuan akal, dan bukan sekadar serentetan penyempurnaan, melainkan suatu proses produksi lengkap.

Perbendaharaan biografis kita mengenai diri Gutenberg langka sekali, kita hanya tahu dia lahir di Jerman sekitar
tahun 1400 M di kota Mainz. Sumbangannya terhadap seni cetak-mencetak terjadi pada pertengahan abad dan
pekerjaan terbagusnya --apa yang disebut Injil Gutenberg-- dicetak di Mainz sekitar tahun 1454 M. Anehnya, nama
Gutenberg tak pernah tercantum dalam buku mana pun, tidak juga dalam Injil Gutenberg, walaupun jelas dia sendiri
yang cetak dengan alat penemuannya.

Gutenberg tidak pernah tampak sebagai seorang usahawan; benar-benar dia tidak punya keinginan dapat uang dari
hasil penemuannya. Dia sering terlibat dengan dakwaan pengadilan yang mengakibatkan keharusan baginya
membayar tebusan dalam bentuk alat-alat perlengkapannya kepada temannya bernama Johann Fust. Gutenberg wafat
tahun 1468 di kota Mainz.

Salah satu pengaruh Gutenberg dalam sejarah dunia dapat mendatangkan keuntungan jika kita hubungkan dengan
perkembangan di Cina dan Eropa di masa-masa berikutnya. Pada saat Gutenberg lahir, kedua daerah itu hampir sama
majunya. Tetapi sesudah Gutenberg menemukan mesin cetak Eropa melesat maju dengan cepatnya, sedangkan Cina
--yang masih menggunakan cetak blok-- perkembangannya agak lambat. Mungkin berlebihan jika kita bilang
perkembangan percetakan satu-satunya faktor yang jadi penyebab perbedaan tingkat kemajuan, tetapi penemuan itu
jelas punya arti penting yang tidak bisa disingkirkan.

Juga penting dicatat jika hanya tiga orang dalam daftar buku ini hidup di masa lima abad sebelum Gutenberg
sedangkan enam puluh tujuh hidup di masa lima abad sesudah wafatnya Gutenberg. Ini menunjukkan betapa
penemuan Gutenberg amat berarti --bahkan bisa disebut suatu penemuan penting-- dalam kaitan penarikan pelatuk
revolusi kemajuan jaman modern.

Alexander Graham Bell bahkan boleh saja tidak lahir ke dunia tetapi telepon tetap diketemukan pada saat yang sama
dalam sejarah. Begitu juga bisa diambil contoh penemuan-penemuan lain, tanpa Gutenberg, penemuan alat cetak
modern akan tertunda beberapa generasi, dan diukur dari hebatnya pengaruh yang ditimbulkannya, tak salah lagi
Gutenberg dapat kehormatan tercantum dalam daftar urutan buku ini.
Wright
Brothers

Dikenal sebagai Wright Bersaudara, mereka berdua merupakan penemu dari Pesawat Terbang yaitu Orville Wright
lahir tanggal 19 Agustus 1871 dan wafat tanggal 30 Januari 1948 dan Wilbur Wright yang lahir tanggal 16 April
1867 dan wafat tanggal 30 Mei 1912. Mereka berhasil membangun pesawat terbang yang pertama kali berhasil
diterbangkan dan dikendalikan oleh manusia pada tanggal 17 Desember 1903. Dua tahun setelah penemuan mereka,
kedua bersaudara tersebut mengembangkan 'mesin terbang' mereka ke bentuk pesawat terbang yang memakai sayap
yang seperti sekarang kita kenal.

Walaupun mereka bukan orang yang pertama membuat pesawat percobaan atau experiment, Wright bersaudara
adalah orang yang pertama menemukan kendali pesawat sehingga pesawat terbang dengan sayap yang terpasang
kaku bisa dikendalikan. Terobosan yang paling besar adalah penemuan 'kontrol tiga sumbu' yang digunakan oleh
semua pesawat terbang yang sekarang. Mereka memperoleh keahlian mekanik tersebut dari bekerja di toko mereka
yang penuh dengan mesin cetak, sepeda, motor dan mesin lainnya. Dari sepeda mereka mendapat gagasan bahwa
pesawat terbang yang tidak stabil dapat dikendalikan dengan latihan.

Wright bersaudara adalah dua dari tujuh orang bersaudara. Di sekolah dasar, Orville pernah dikeluarkan dari sekolah.
Tahun 1878, ayah mereka membelikan 'helikopter' mainan untuk dua anak mereka yang termuda tersebut. Mainan itu
dibuat dari bambu dan karet untuk memutar baling-baling nya. Wilbur dan Orville memainkannya hingga rusak,
kemudian membuat mainan tersebut sendiri, mereka mengaku bahwa pengalaman brmain dengan helikopter bamboo

menjadi sumber bagi ketertarikan mereka terhadap mesin yang bisa terbang.

Secara umum mereka dihargai atas desain dan perancangan pesawat terbang efektif pertama, dan membuat
penerbangan terkendali pertama menggunakan pesawat terbang bermesin yang lebih berat daripada udara, bersama
dengan pendirian tonggak sejarah lainnya dalam bidang era dirgantara. Kedua kakak beradik itu pada awalnya
mengelola sebuah toko di Dayton, Ohio. Toko tersebut menjual dan memperbaiki sepeda motor. Mereka mulai
mempelajari masalah penerbangan pada tahun 1889. Kemudian mereka mulai membuat tiga pesawat terbang layang
bersayap kembar. Ketiganya dites di pantai Kitty Hawk, North Carolina. Pesawat yang ketiga telah diujinya
sebanyak 1000 kali penerbangan dan ternyata berhasil dengan sukses. Kemudian mereka membuat mesin motor
ringan. Mesin tersebut di pasang di pesawatnya yang keempat, yang dinamakannya Wright Flyer.

Pada pukul 9.30 pagi (9.30 WIB malam) dalam cuaca dingin yang mendung pada tanggal 17 Desember 1903, Wright
Bersaudara menerbangkan untuk pertama kalinya pesawat udara berkendali sejauh empat mil di dekat wilayah
berbukit pasir di Kitty Hawk, North Carolina. Mereka menyaksikan pesawat Wright Flyer dikemudikan oleh Orville,
mengangkasa selama 12 detik. Kemudia pesara tersebut turun kembali setelah mencapai 37 meter dari tanah.
Penerbangan tersebut merupakan penerbangan pesawat yang pertama dalam sejarah. Pesawat tersebut pada awalnya
dinamai Wright Flyer, tetapi sekarang lebih populer dengan nama "Kitty Hawk". Pesawat Flyer yang asli kini
terdapat di Museum Dirgantara di Washington DC,Amerika Serikat.

Susi Pudjiastuti
Susi Pudjiastuti adalah seorang Menteri Kelautan dan Perikanan dari Kabinet Kerja2014-2019 yang juga pengusaha
pemilik dan Presdir PT ASI Pudjiastuti Marine Product, eksportir hasil-hasil perikanan dan PT ASI Pudjiastuti
Aviation atau penerbangan Susi Air dari Jawa Barat. Hingga awal tahun 2012, Susi Air mengoperasikan 50 pesawat
dengan berbagai tipe seperti 32 Cessna Grand Caravan, 9 Pilatus PC-6 Porter dan 3 Piaggio P180 Avanti. Susi Air
mempekerjakan 180 pilot, dengan 175 di antaranya merupakan pilot asing. Tahun 2012 Susi Air menerima
pendapatan Rp300 miliar dan melayani 200 penerbangan perintis.

Masa kecil dan pendidikan

Susi Pudjiastuti lahir pada 15 Januari 1965 di Pangandaran. Ia lahir dari pasangan Haji Ahmad Karlan (Ayah) dan,
Hajjah Suwuh Lasminah (Ibu) berasal dari Jawa Tengah yang sudah lima generasi lahir dan hidup di Pangandaran.
Keluarganya adalah saudagar sapi dan kerbau, yang membawa ratusan ternak dari Jawa Tengah untuk
diperdagangkan di Jawa Barat. Kakek buyutnya Haji Ireng dikenal sebagai tuan tanah. Susi hanya memiliki ijazah
SMP. Setamat SMP ia sempat melanjutkan pendidikan ke SMA. Di SMA Negeri 1 Yogyakarta, dia berhenti sekolah
saat kelas dua.

Bisnis

Setelah tidak lagi bersekolah, dengan modal Rp750 ribu hasil menjual perhiasan, pada 1983 Susi mengawali profesi
sebagai pengepul ikan di Pangandaran. Bisnisnya terus berkembang, dan pada 1996 Susi mendirikan pabrik
pengolahan ikan PT ASI Pudjiastuti Marine Product dengan produk unggulan berupa lobster dengan merek Susi
Brand. Ketika bisnis pengolahan ikannya meluas dengan pasar hingga ke Asia dan Amerika, Susi memerlukan
sarana transportasi udara yang dapat dengan cepat mengangkut lobster, ikan, dan hasil laut lain kepada pembeli
dalam keadaan masih segar.

Pada 2004, Susi memutuskan membeli sebuah Cessna Caravan seharga Rp20 miliar menggunakan pinjaman bank.
Melalui PT ASI Pudjiastuti Aviation yang ia dirikan kemudian, satu-satunya pesawat yang ia miliki itu ia gunakan
untuk mengangkut lobster dan ikan segar tangkapan nelayan di berbagai pantai di Indonesia ke pasar Jakarta dan
Jepang. Call sign yang digunakan Cessna itu adalah Susi Air. Dua hari setelah gempa tektonik dan tsunami Aceh
melanda Aceh dan pantai barat Sumatera pada 26 Desember 2004, Cessna Susi adalah pesawat pertama yang
berhasil mencapai lokasi bencana untuk mendistribusikan bantuan kepada para korban yang berada di daerah
terisolasi. Peristiwa itu mengubah arah bisnis Susi. Di saat bisnis perikanan mulai merosot, Susi menyewakan
pesawatnya itu yang semula digunakan untuk mengangkut hasil laut untuk misi kemanusiaan. Selama tiga tahun
berjalan, maka perusahaan penerbangan ini semakin berkembang hingga memiliki 14 pesawat, ada 4 di Papua, 4
pesawat di Balikpapan, Jawa dan Sumatera. Perusahaannya memiliki 32 pesawat Cessna Grand Caravan, 9 pesawat
Pilatus Porter, 1 pesawat Diamond star dan 1 buah pesawat Diamond Twin star. Sekarang Susi Air memiliki 49 dan
mengoperasikan 50 pesawat terbang beragam jenis.

Penghargaan

Susi menerima banyak penghargaan antara lain:

Pelopor Wisata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat tahun 2004

Young Entrepreneur of the Year dari Ernst and Young Indonesia tahun 2005

Primaniyarta Award for Best Small & Medium Enterprise Exporter 2005 dari Presiden Republik Indonesia.
Tahun 2006
Metro TV Award for Economics-2006,

Inspiring Woman 2005 dan Eagle Award 2006 dari Metro TV, Indonesia

Berprestasi Award dari PT Exelcomindo

Sofyan Ilyas Award dari Kementerian Kelautan dan Perikanan pada tahun 2009

Ganesha Widyajasa Aditama Award dari ITB, 2011

Award for Innovative Achievements, Extraordinary Leadership and Significant Contributions to the
Economy, APEC, 2011

Tokoh Wanita Inspiratif Penggerak Pembangunan, dari Gubernur Jawa Barat, 2008

Pada tahun 2008, ia mengembangkan bisnis aviasinya dengan membuka sekolah pilot Susi Flying School
melalui PT ASI Pudjiastuti Flying School. Pada Minggu, 26 Oktober 2014, dalam pengumuman Kabinet
Kerja Pemerintahan Jokowi-JK Ibu Susi Pudjiastuti ditetapkan oleh Presiden RI Joko Widodo menjadi
Menteri Kelautan dan Perikanan.

Kehidupan pribadi

Ia sempat dua kali bercerai dan kemudian menikah dengan Christian von Strombeck[4]. Dari pernikahan-
pernikahannya, ia memiliki tiga orang anak, Panji Hilmansyah, Nadine Kaiser (dari pernikahannya dengan Daniel
Kaiser), dan Alvy Xavier.

Nicolaus Copernicus
Biografi Nicolaus Copernicus (1473-1543) - Nicolaus Copernicus adalah astronom Polandia, penemu sistem
matahari atau sistem Copernicus, bapak astronomi modern, dokter, doktor, pengarang, kanunik, tidak pernah kawin.
Sistem Copernicus (matahari pusat tata surya) menyebabkan ditemukannya hukum Kepler dan hukum gravitasi
Newton. Ia lahir di Torun, Polandia, pada tanggal 14 Februari 1473 dan meninggal di Frauenburg, Prusia Timur,
sekarang di Polandia, pada tanggal 24 Mei 1543 pada umur 70 tahun. Ayahnya bernama Nicholas Koppernigk,
pedagang kaya dan terpandang di Torun. Ibunya bernama Barbara Waczenrode, juga berasal dari keluarga kaya.
Kakaknya bernama Barbara, yang kemudian jadi biarawan dan kepala biara di Kulm. Adik Barbara bernama
Katherina. Adik Katherina bernama Andrew. Adik Andrew bernama Copernicus, anak bungsu. Ibu Capernicus
meninggal ketika Capernicus berumur 2 tahun. Ayah Copernicus meninggal ketika Copernicus berumur 10 tahun.
Copernicus dan kakak-kakaknya lalu dipelihara, dibesarkan dan disekolahkan oleh pamannya yang kemudian jadi
uskup di Ermeland. Nama pamannya Lucas Waczenrode.

Biografi Lengkap Penemu Sistem Matahari, Nicolaus Copernicus

Sebenarnya nama kecil Copernicus adalah Nicholas Koppernigk seperti nama ayahnya. Tapi ketika kuliah di
Universitas Krakau ia mengganti namanya ke dalam bahasa Latin jadi Nicolaus Copernicus karena bahasa pengantar
di Universitas Krakau adalah bahasa Latin. Disini ia belajar filsafat, astronomi, astrologi, geometri dan geografi.
Kemudian ia pergi ke Itali. Ia belajar bahasa Yunani dan hukum gereja di Universitas Bologna. Di Universitas Padua
ia belajar ilmu kedokteran. Di Universitas Ferrara ia belajar teologi dan mendapat gelar doktor hukum gereja.

Sampai pada waktu itu pendapat Aristoteles tentang susunan tata surya sudah di terima mentah-mentah selama 1.600
tahun. Pendapat Plolemeus diterima mentah-mentah selama 1.400 tahun. Pada hal kedua pendapat itu kemudian
terbukti salah besar. Aristoteles dan Plolemeus berpendapat bahwa bumi tak bergerak dan dikelilingi matahari dan
bintang-bintang. Pendapat ini menyebabkan kalender kacau-balau. Pada tahun 1543 buku karya Copernicus terbit.
Judulnya Perputaran Badan-Badan Angkasa. Isinya antara lain Bumi berputar pada sumbunya. Bumi beserta planet
lain menggelilingi matahari. Bulan mengelilingi bumi. Tapi semua itu hanya merupakan teori. Copernicus tidak
dapat membuktikan kebenaran teorinya.
Untuk membuktikan bahwa bumi mengelilingi matahari harus ditemukan aberasi cahaya dan paralaks. Manusia
membutuhkan waktu 185 tahun untuk menemukan aberasi cahaya .Pada tahun 1728 Bradley, ahli satronomi Inggris,
menemukan aberasi cahaya. Untuk menemukan paralaks manusia membutuhkan waktu 297 tahun. Bessel, ahli
astronomi Jerman, menemukan paralaks pada tahun 1840, hampir 300 tahun sesudah Copernicus menemukan
teorinya. Jadi Bradley dan Bessel itulah yang mampu membuktikan bahwa teori Copernicus benar.

Andy Rubin

Kisah Hidup Andy Rubin

Andy Rubin adalah seorang berkebangsaan Amerika yang lahir pada tanggal 22 Juni 1963 di New Bedford, AS. Ia
adalah anak dari seorang psikolog yang bekerja di New Bedford. Sejak kecil sebenarnya minat serta bakatnya dalam
bidang elektronik terutama robot sudah sangat terlihat. Hal ini makin menjadi jadi ketika sang ayah memutuskan
pindah pekerjaan dari sebelumnya sebagai psikolog menjadi seorang wirausaha di bidang barang elektronik.

Pada waktu itu Andy bisa semakin akrab dengan dunia robotik dan elektronik karena ayahnya sering menjadikan
kamar Andy sebagai tempat penyimpanan barang elektronik yang akan dijualnya. Dari situ ia sering mengamati dan
sedikit mengotak atik barang dagangan ayahnya. Meski terkadang membuat kesal ayahnya, tapi ayahnya tahu dan
yakin bahwa anaknya mempunyai bakat dan minat yang besar dalam bidang tersebut.

Perjalanan Karir Andy Rubin

Selepas menuntaskan masa kuliahnya ia mencoba peruntungan di salah satu perusahaan yaitu Carl Zeiss A.G. Di
sana ia berada di divisi robotika seperti yang sudah ia impikan sebelumnya. Disana ia bekerja mengurusi jaringan
serta perangkat produksi dari perusahaan optik tersebut. Namun karirnya di Carl Zeiss tidak bertahan begitu lama. Ia
akhirnya memutuskan untuk resign dan pindah di sebuah perusahaan elektronik yang berbasis di Swiss.

Kejadian yang mengubah hidupnya terjadi pada suatu ketika dirinya sedang liburan di Cayman Island pada tahun
1989. Di sana secara tak sengaja dirinya bertemu dengan seseorang yang bernama Bill Caswell. Pada waktu itu Bill
sedang pergi dan keluar dari hotel karena bertengkar dengan pacarnya. Andy yang melihat Bill merasa ingin
menolong dan menawarkan tempat bermalam sementara. Dan tidak disangka bahwa sebenarnya Bill adalah seorang
pekerja di Apple. Dan sebagai balas jasa, Bill menawarkan pekerjaan di Apple. Dengan sangat senang Andy
menerima tawaran tersebut.

Di Apple ia mendapatkan banyak sekali pembelajaran dan tambahan motivasi. Pertama kali masuk ia ada di bagian
manufacturing, meski pun hanya sebentar dan kemudian masuk ke bidang riset dan dipercaya menjalankan proyek
Apple yaitu General Magic. General Magic sendiri merupakan project yang digadang gadang akan menjadi suksesor
Apple di bidang perangkat telekomunikasi genggam. Namun apa mau dikata, proyek tersebut harus ditutup karena
kurangnya minat pasar. Namun meskipun begitu Apple sedikit banyak memberikan pelajaran yang berharga bagi
seorang Andy Rubin.

Lepas dari Apple pada tahun 1999, dirinya bersama beberapa rekan eks General Magic mendirikan perusahaan
Danger Inc. Setelah beberapa tahun masa pengembangan, perusahaan pertama besutannya tersebut berhasil membuat
perangkat portable dengan fungsi scanning dan information resource bernama Sidekick.

Sidekick mendapatkan perhatian dunia telekomunikasi pada waktu itu karena dianggap membawa pembaruan dalam
mindset perkembangan IT. Dan pada tahun 2008, Microsoft membeli Danger dan meneruskan pengembangan
Sidekick untuk menjadi produk telekomunikasi yang lebih matang. Beberapa tahun sebelum pembelian Microsoft
tersebut, Andy memilih hengkang dari Danger karena ingin meneruskan mimpinya sendiri.

Andy Rubin Menciptakan Android

Awal Andy mengembangkan OS Android adalah manakala dirinya masih menjadi bagian dari perusahaan
permodalan Redpoint Ventures. Pada tahun 2004 ini mulai mengembangkan Android, dirinya mengatakan bahwa
Android lahir dari konsep sederhana yang ingin menyediakan sebuah platform yang fleksible dan bisa dapat
didukung oleh banyak pihak ketiga, dengan begitu akan lebih meningkatkan keuntungan bagi pengembang perangkat
dengan platform tersebut.
Setelah masa pengembangan OS tersebut bersama beberapa rekan seperti Andy McFadden dan Chris White, Andy
akhirnya berhasil menciptakan OS Android. Dan tak butuh waktu lama Android menarik perhatian raksasa teknologi
Google yang mengakuisisi Android pada tahun 2005. Dari sini pengembangan Android semakin dimaksimalkan.
Salah satunya dengan mendirikan Open Handset Alliance yang memungkinkan kerja sama dengan produsen
perangkat mobile yang ingin mendapatkan OS Android.

Sejak peluncurannya, Android banyak mencuri perhatian tidak hanya di negara asalnya Amerika namun hingga
keseluruh dunia. Bahkan terbukti Android bisa mematahkan dominasi Windows Phone dan iOS yang ada saat itu.
Bahkan Android juga menjadi salah satu penyebab terjungkalnya Blackberry beberapa tahun belakangan.

Biodata Singkat Andy Rubin

Nama : Andy Rubin


Tempat, Tanggal Lahir : New Bedford, 22 Juni 1946
Kebangsaan : Amerika
Pendidikan :
Horace Greeley High School
Bachelor of Science Ilmu Komputer
Utica College
Pekerjaan : Wakil Presiden Senior Android di Google Inc.

Kini Android menjadi OS yang paling inovatif dan prospektif bagi banyak perusahaan pengembang perangkat
telekomunikasi. Dengan kesuksesan besar yang kini dicapai Android tentunya tidak akan pernah terjadi jika tidak ada
sosok jenius teknologi, Andy Rubin.
W.S Rendra

Biografi W.S Rendra. Bernama lengkap Willibrordus Surendra Broto Rendra, beliau lahir di Solo tanggal 7
November 1935. Beliau adalah penyair ternama yang kerap dijuluki sebagai "Burung Merak". Ia mendirikan
Bengkel Teater di Yogyakarta pada tahun 1967 dan juga Bengkel Teater Rendra di Depok. Semenjak masa kuliah
beliau sudah aktif menulis cerpen dan esai di berbagai majalah. Rendra adalah anak dari pasangan R. Cyprianus
Sugeng Brotoatmodjo dan Raden Ayu Catharina Ismadillah. Ayahnya adalah seorang guru Bahasa Indonesia dan
Bahasa Jawa pada sekolah Katolik, Solo, di samping sebagai dramawan tradisional; sedangkan ibunya adalah penari
serimpi di keraton Surakarta.

Masa Kecil WS Rendra


Masa kecil hingga remaja Rendra dihabiskannya di kota kelahirannya itu. Ia memulai pendidikannya dari TK (1942)
hingga menyelesaikan sekolah menengah atasnya, SMA (1952), di sekolah Katolik, St. Yosef di kota Solo. Setamat
SMA Rendra pergi ke Jakarta dengan maksud bersekolah di Akademi Luar Negeri. Ternyata akademi tersebut telah
ditutup. Lalu ia pergi ke Yogyakarta dan masuk ke Fakultas Sastra, Universitas Gajah Mada. Walaupun tidak
menyelesaikan kuliahnya , tidak berarti ia berhenti untuk belajar. Pada tahun 1954 ia memperdalam pengetahuannya
dalam bidang drama dan tari di Amerika, ia mendapat beasiswa dari American Academy of Dramatical Art (AADA).
Ia juga mengikuti seminar tentang kesusastraan di Universitas Harvard atas undangan pemerintah setempat.

Bakat sastra Rendra sudah mulai terlihat ketika ia duduk di bangku SMP. Saat itu ia sudah mulai menunjukkan
kemampuannya dengan menulis puisi, cerita pendek dan drama untuk berbagai kegiatan sekolahnya. Bukan hanya
menulis, ternyata ia juga piawai di atas panggung. Ia mementaskan beberapa dramanya, dan terutama tampil sebagai
pembaca puisi yang sangat berbakat. Ia petama kali mempublikasikan puisinya di media massa pada tahun 1952
melalui majalah Siasat. Setelah itu, puisi-puisinya pun lancar mengalir menghiasi berbagai majalah pada saat itu,
seperti Kisah, Seni, Basis, Konfrontasi, dan Siasat Baru. Hal itu terus berlanjut seperti terlihat dalam majalah-
majalah pada dekade selanjutnya, terutama majalah tahun 60-an dan tahun 70-an.

Kaki Palsu adalah drama pertamanya, dipentaskan ketika ia di SMP, dan Orang-Orang di Tikungan Jalan adalah
drama pertamanya yang mendapat penghargaan dan hadiah pertama dari Kantor Wilayah Departemen Pendidikan
dan Kebudayaan, Yogyakarta. Pada saat itu ia sudah duduk di SMA. Penghargaan itu membuatnya sangat bergairah
untuk berkarya. Prof. A. Teeuw, di dalam bukunya Sastra Indonesia Modern II (1989), berpendapat bahwa dalam
sejarah kesusastraan Indonesia modern Rendra tidak termasuk ke dalam salah satu angkatan atau kelompok seperti
Angkatan 45, Angkatan 60-an, atau Angkatan 70-an. Dari karya-karyanya terlihat bahwa ia mempunyai kepribadian
dan kebebasan sendiri.

Penghargaan WS Rendra
Karya-karya Rendra tidak hanya terkenal di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri. Banyak karyanya yang sudah
diterjemahkan ke dalam bahasa asing, di antaranya bahasa Inggris, Belanda, Jerman, Jepang dan India. Ia juga aktif
mengikuti festival-festival di luar negeri, di antaranya The Rotterdam International Poetry Festival (1971 dan 1979),
The Valmiki International Poetry Festival, New Delhi (1985), Berliner Horizonte Festival, Berlin (1985), The First
New York Festival Of the Arts (1988), Spoleto Festival, Melbourne, Vagarth World Poetry Festival, Bhopal (1989),
World Poetry Festival, Kuala Lumpur (1992), dan Tokyo Festival1995). Untuk kegiatan seninya Rendra telah
menerima banyak penghargaan, antara lain Hadiah Pertama Sayembara Penulisan Drama dari Bagian Kesenian
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan , Yogyakarta (1954) Hadiah Sastra Nasional BMKN (1956); Anugerah
Seni dari Pemerintah Republik Indonesia (1970); Hadiah Akademi Jakarta (1975); Hadiah Yayasan Buku Utama,
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (1976) ; Penghargaan Adam Malik (1989); The S.E.A. Write Award (1996)
dan Penghargaan Achmad Bakri (2006).

Baru pada usia 24 tahun, ia menemukan cinta pertama pada diri Sunarti Suwandi. Dari wanita yang dinikahinya pada
31 Maret 1959 itu, Rendra mendapat lima anak: Teddy Satya Nugraha, Andreas Wahyu Wahyana, Daniel Seta,
Samuel Musa, dan Klara Sinta. Satu di antara muridnya adalah Bendoro Raden Ayu Sitoresmi Prabuningrat, putri
darah biru Keraton Yogyakarta, yang bersedia lebur dalam kehidupan spontan dan urakan di Bengkel Teater. Tugas
Jeng Sito, begitu panggilan Rendra kepadanya, antara lain menyuapi dan memandikan keempat anak Rendra-Sunarti.

Ujung-ujungnya, ditemani Sunarti, Rendra melamar Sito untuk menjadi istri kedua, dan Sito menerimanya. Dia
dinamis, aktif, dan punya kesehatan yang terjaga, tutur Sito tentang Rendra, kepada Kastoyo Ramelan dari Gatra.
Satu-satunya kendala datang dari ayah Sito yang tidak mengizinkan putrinya, yang beragama Islam, dinikahi seorang
pemuda Katolik. Tapi hal itu bukan halangan besar bagi Rendra. Ia yang pernah menulis litani dan mazmur, serta
memerankan Yesus Kristus dalam lakon drama penyaliban Cinta dalam Luka, memilih untuk mengucapkan dua
kalimat syahadat pada hari perkawinannya dengan Sito, 12 Agustus 1970, dengan saksi Taufiq Ismail dan Ajip
Rosidi.

Peristiwa itu, tak pelak lagi, mengundang berbagai komentar sinis seperti Rendra masuk Islam hanya untuk poligami.
Terhadap tudingan tersebut, Rendra memberi alasan bahwa ketertarikannya pada Islam sesungguhnya sudah
berlangsung lama. Terutama sejak persiapan pementasan Kasidah Barzanji, beberapa bulan sebelum pernikahannya
dengan Sito. Tapi alasan yang lebih prinsipil bagi Rendra, karena Islam bisa menjawab persoalan pokok yang terus
menghantuinya selama ini: kemerdekaan individual sepenuhnya. Saya bisa langsung beribadah kepada Allah tanpa
memerlukan pertolongan orang lain. Sehingga saya merasa hak individu saya dihargai, katanya sambil mengutip ayat
Quran, yang menyatakan bahwa Allah lebih dekat dari urat leher seseorang. Toh kehidupannya dalam satu atap
dengan dua istri menyebabkan Rendra dituding sebagai haus publisitas dan gemar popularitas. Tapi ia
menanggapinya dengan ringan saja.
Seperti saat ia menjamu seorang rekannya dari Australia di Kebun Binatang Gembira Loka, Yogyakarta. Ketika
melihat seekor burung merak berjalan bersama dua betinanya, Rendra berseru sambil tertawa terbahak-bahak, Itu
Rendra! Itu Rendra!. Sejak itu, julukan Burung Merak melekat padanya hingga kini. Dari Sitoresmi, ia mendapatkan
empat anak: Yonas Salya, Sarah Drupadi, Naomi Srikandi, dan Rachel Saraswati. Sang Burung Merak kembali
mengibaskan keindahan sayapnya dengan mempersunting Ken Zuraida, istri ketiga yang memberinya dua anak:
Isaias Sadewa dan Maryam Supraba. Tapi pernikahan itu harus dibayar mahal karena tak lama sesudah kelahiran
Maryam, Rendra menceraikan Sitoresmi pada 1979, dan Sunarti tak lama kemudian.

Karya Sajak/Puisi W.S. Rendra

Jangan Takut Ibu


Balada Orang-Orang Tercinta (Kumpulan sajak)
Empat Kumpulan Sajak
Rick dari Corona
Potret Pembangunan Dalam Puisi
Bersatulah Pelacur-Pelacur Kota Jakarta!
Nyanyian Angsa
Pesan Pencopet kepada Pacarnya
Rendra: Ballads and Blues Poem (terjemahan)
Perjuangan Suku Naga
Blues untuk Bonnie
Pamphleten van een Dichter
State of Emergency
Sajak Seorang Tua tentang Bandung Lautan Api
Mencari Bapak
Rumpun Alang-alang
Surat Cinta
Sajak Rajawali
Sajak Seonggok Jagung
John F. Kennedy

John F Kennedy merupakan seorang politikus Amerika yang menjabat sebagai mantan presiden Amerika Serikat
yang ke 35 sejak bulan Januari 1961 sampai bulan November 1963 dikarenakan John F Kennedy terbunuh.

Selama masa kepemimpinannya, telah banyak yang John F Kennedy lakukan untuk Amerika Serikat seperti Krisis
Cuban Missile, Invasi Bay of Pigs, Nuclear Test Ban Treaty, mendirikan pasukan perdamaian, pengembangan dalam
Space Race, pembangunan tembok Berlin, Civil Ringht Movement, program domestic New Frontier, penghapusan
hukuman mati federal di Kolumbia dan meningkatkan keterlibatan Amerika Serikat ke dalam perang Vietnam dan
semuanya ini dilakukan John F Kennedy dalam hamper 3 tahun selama John F Kennedy menjadi presiden.
Selama John F Kennedy menjabat ditandai dengan tingginya ketegangan dengan kaum komunis khususnya di Cuba.
Kesempatan pada bulan April 1961 di Bay of Pigs untuk penggulingan dictator Negara tersebut, Fidel Castro,
dihalangi dengan pasukan tentara dalam tiga hari.

Administrasinya kemudian menolak rencana-rencana oleh ketua staf gabungan untuk penyerangan orchestrate false-
flag di tanah Amerika dalam rangka untuk mendapatkan persetujuan public untuk perang melawan Cuba. Pada bulan
Oktober 1962, diketahui bahwa ballistic missiles Uni Soviet telah tersebar di Cuba, periode hasil kegelisahan, sering
disebut crisis Missile Cuba.

Setelah menjabat sebagai komandan militer PT boats PT-59 selama perang dunia ke II di Afrika Selatan, John F
Kennedy mewakili Massachusetts congressional district ke 11 di perwakilan tuan rumah Amerika Serikat dari tahun
1947 hingga 1953 sebagai seorang democrat. Kemudian John F Kennedy menjabat di senat Amerika Serikat dari
tahun 1953 hingga 1960.

John F Kennedy mengalahkan wakil presiden dan kandidat partai Republik Richard Nixon di pemilihan presiden
Amerika Serikat tahun 1960. Saat berumur 43 tahun, John F Kennedy merupakan orang termuda yang dipilih untuk
jabatan tersebut, dan menjadi presiden termuda kedua setelah Theodore Roosevelt, yang berumur 42 tahun ketika
Theodore Roosevelt menjadi presiden setelah pembunuhan Willian McKinley.

John F Kennedy merupakan orang pertama yang dilahirkan di abad ke 20 yang menjabat sebagai presiden pada saat
itu. Pada saat itu juga, John F Kennedy telah menjadi satu-satunya presiden beragama katolik Roman dan presiden
satu-satunya yang telah memenangkan sebuh Pulitzer Prize karena biografinya yang berjudul Profiles in Courage.

John F Kennedy terbunuh di Dallas, Texas pada tanggal 22 November 1963 oleh seorang penembak di Texas School
Book Depository. Penembak tersebut adalah Lee Harvey Oswald, kemudian penembak tersebut ditangkap pada sore
harinya sebagai tersangka penembakan. Pemilik sebuah klub malam di Dallas Jack Ruby memukul dan melukai
Oswald dua hari setelahnya di koridor penjara, yang secara ironic merupakan sebuah tempat dimana tersangka
seharusnya diamankan.

FBI dan Warren Commission secara resmi menutup kasus ini dengan pernyataan Lee Havey Oswald bunuh diri.
HSCA setuju dengan kesimpulan tersebut bahwa Oswald menembak mati presiden John F Kennedy tetapi juga
disimpulkan bahwa John F Kennedy kemungkinan dibunuh sebagai hasil dari sebuah konspirasi.

Ban Ki Moon
Ban Ki-Moon lahir 13 Juni 1944, Beliau adalah Pemimpin Sekretaris-Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa
kedelapan, setelah menggantikan Kofi Annan pada tahun 2007. Sebelum menjadi Sekretaris Jenderal PBB, Ban
adalah seorang diplomat di Korea Selatan di Departemen Luar Negeri dan berkarier di Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Dia memasuki pelayanan diplomatik pada tahun ia lulus dari universitas, menerima tugas pertama di New Delhi,
India.

Pada 13 Oktober 2006, Ban ki-moon terpilih menjadi Sekretaris Jenderal kedelapan oleh Majelis Umum Perserikatan
Bangsa-Bangsa. Pada tanggal 1 Januari 2007, ia melanjutkan kesuksesan Annan, dan memimpin beberapa reformasi
utama pemeliharaan perdamaian. Beberapa bentuk Diplomasi yang dilakukan beliau adalah, Ban meberikan
pandangan kuat mengenai Darfur, dimana ia berdiplomasi dengan Presiden Sudan Omar al-Bashir untuk
mengizinkan pasukan penjaga perdamaian untuk masuk ke Sudan; Permasalahan pemanasan global, menekan
permasalahan tersebut dengan mantan Presiden Amerika Serikat George W. Bush.

Masa Kecil dan pendidikan


Ban ki-moon lahir di Eumseong di sebuah desa pertanian kecil di Chungcheong Utara, pada tahun 1944.
Keluarganya pindah ke kota terdekat Chungju, di mana ia dibesarkan. Ban semasa kanak-kanak, ayahnya memiliki
bisnis pergudang, tetapi pergudang bangkrut dan keluarga kehilangan penghasilan utamanya untuk melanjutkan
kehidupan yang berkecukupan. Ketika Ban berusia enam tahun, keluarganya melarikan diri ke sebuah gunung
terpencil selama Perang Korea. Setelah perang berakhir, keluarganya kembali ke Chungju.

Di sekolah menengah (Chungju High School), Ban ki-moon menjadi bintang kelas, terutama dalam studi bahasa
Inggris. Menurut cerita setempat, Ban setiap hari berjalan 6 mil (9.7 km) ke pabrik pupuk untuk berlatih bahasa
Inggris dengan penasehat pabrik yang berasal dari Amerika. Pada tahun 1952, ia dipilih oleh sekolah untuk menulias
pesan kepada Sekretaris Jenderal PBB Dag Hammarskjld, tetapi beliau tidak pernah tahu apakah pesan yang pernah
dikirim sampai atau tidak. Pada tahun 1962, Ban memenangkan kontes esai yang disponsori oleh Palang Merah dan
mendapat pendidikan ke Amerika Serikat di mana ia tinggal di San Francisco dengan keluarga angkat selama
beberapa bulan. Sebagai bagian dari pendidikan, Ban bertemu dengan Presiden Amerika Serikat John F . Kennedy.
Ketika seorang jurnalis bertanya pada Ban, apa yang ia inginkan ketika ia tumbuh dewasa, ia berkata, "Aku ingin
menjadi seorang diplomat."

Ban ki-moon menerima B.A. dalam Hubungan Internasional dari Universitas Nasional Seoul pada tahun 1970, dan
meraih gelar Master of Public Administration dari John F. Kennedy School of Government di Harvard University
pada tahun 1985. Di Harvard, dia belajar di oleh Joseph Nye. Ban dianugerahi gelar Doctor of Laws (Honoris Causa)
oleh University of Malta di 22 April 2009. Dia lebih jauh menerima gelar kehormatan Doctor of Laws dari
University of Washington pada Oktober 2009.

Selain beliau bisa bahasa korea, Ban bisa bicara dalam bahasa Inggris, Perancis, Jerman, dan Jepang.

Karir
Pada Februari 2006, Ban ki-moon menyatakan pencalonannya untuk menggantikan Kofi Annan sebagai Sekretaris
Jenderal PBB pada akhir 2006. Meskipun Ban adalah orang pertama yang mengumumkan pencalonannya, ia
awalnya tidak dianggap sebagau lawan yang serius.

Selama periode di mana jajak pendapat ini terjadi, Ban membuat pidato utama Asia Society dan Dewan Hubungan
Luar Negeri di New York. Untuk dapat dikonfirmasi, Ban tidak hanya membutuhkan untuk memenangkan dukungan
dari masyarakat diplomatik , tetapi juga untuk dapat menghindari hak veto dari salah satu dari lima anggota tetap
Dewan: People's Republic of China, Perancis, Rusia, Kerajaan Inggris, dan Amerika Serikat. Ban sangat populer di
Washington karena telah mendorong untuk mengirim pasukan Korea Selatan ke Irak. Namun, Ban juga menentang
beberapa posisi US: ia menyatakan dukungan untuk Pengadilan Kriminal Internasional dan mendukung sepenuhnya
pendekatan non-konfrontatif untuk berurusan dengan Korea Utara. Ban mengatakan selama kampanye bahwa ia
ingin mengunjungi Korea Utara secara pribadi dan bertemu dengan Kim Jong-il secara langsung. Ban dipandang
sebagai kontras dari Kofi Annan, yang dianggap sebagai karismatik, namun dianggap sebagai manajer yang lemah
karena masalah seputar PBB minyak-untuk-program makanan di Irak.

Ban ki-moon juga berjuang untuk memenangkan persetujuan dari Perancis. Biografi resminya menyatakan bahwa ia
berbicara dalam bahasa Inggris dan Perancis, dua bahasa kerja dari Sekretariat PBB. Dia telah berulang kali berusaha
untuk menjawab pertanyaan dalam bahasa Perancis dari wartawan. Ban mengakui keterbatasan berulang kali di
perancis, tetapi diplomat Perancis meyakinkan bahwa ia ditujukan untuk melanjutkan studi.

Pada akhir jajak pendapat informal pada 2 Oktober, Ban ki-moon menerima baik empat belas suara dan satu abstain
dari lima belas anggota Dewan Keamanan.. Setelah pemungutan suara, Shashi Tharoor, yang selesai kedua, menarik
pencalonannya dan Cina Perwakilan Tetap untuk PBB mengatakan kepada wartawan bahwa "itu cukup jelas dari
polling hari ini bahwa Menteri Ban Ki-moon adalah calon Dewan Keamanan akan merekomendasikan kepada
Majelis Umum."

Pada tanggal 9 Oktober, Dewan Keamanan secara resmi memilih Ban sebagai calon. Dalam suara publik, ia
didukung oleh semua 15 anggota dewan. Pada 13 Oktober, 192 anggota Majelis Umum mengangkat Ban sebagai
Sekretaris Jenderal.

Keluarga
Ban Ki-moon bertemu Yoo Soon-Taek pada tahun 1962 ketika semasa SMA. Ban berusia 18 tahun, dan Yoo Soon-
Taek adalah ketua persatuan pelajar SMA. Ban Ki-moon menikah Yoo Soon-Taek pada tahun 1971. Mereka
memiliki tiga anak dewasa: dua anak perempuan dan seorang putra. Putri sulungnya, Seon-yong (lahir 1972), bekerja
untuk Yayasan Korea di Seoul. Putranya, Woo-hyun (lahir 1974) menerima gelar MBA dari Anderson School of
Management di Universitas California, Los Angeles dan bekerja untuk sebuah perusahaan investasi di New York.
Putri bungsunya, Hyun-hee (lahir 1976), adalah petugas lapangan untuk UNICEF di Nairobi, Kenya. Setelah terpilih
sebagai Sekretaris Jenderal, Ban menjadi ikon di kota kelahirannya, dimana keluarga masih tinggal. Lebih dari
50.000 berkumpul di sebuah stadion sepak bola di Chungju untuk perayaan hasil pemungutan.
Sri Sultan Hamengkubuwono IX

Biografi Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Beliau lahir di Yogyakarta 12 April 1912 dengan nama Bendoro Raden
Mas Dorodjatun di Ngasem, Ia adalah salah seorang Sultan yang pernah memimpin di Kasultanan Yogyakarta (1940-
1988) dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta yang pertama setelah kemerdekaan Indonesia. Ia pernah menjabat
sebagai Wakil Presiden Indonesia yang kedua antara tahun 1973-1978. Ia juga dikenal sebagai Bapak Pramuka
Indonesia, dan pernah menjabat sebagai Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Hamengkubuwana IX adalah
putra dari Sri Sultan Hamengkubuwana VIII dan Raden Ajeng Kustilah. Di umur 4 tahun Hamengkubuwana IX
tinggal pisah dari keluarganya.

Dia memperoleh pendidikan di HIS di Yogyakarta, MULO di Semarang, dan AMS di Bandung. Pada tahun 1930-an
beliau berkuliah di Rijkuniversiteit (sekarang Universiteit Leiden), Belanda ("Sultan Henkie"). Hamengkubuwana IX
dinobatkan sebagai Sultan Yogyakarta pada tanggal 18 Maret 1940 dengan gelar "Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun
Kanjeng Sultan Hamengkubuwana Senapati-ing-Ngalaga Abdurrahman Sayidin Panatagama Khalifatullah ingkang
Jumeneng Kaping Sanga". Ia merupakan sultan yang menentang penjajahan Belanda dan mendorong kemerdekaan
Indonesia.
Sri Sultan Hamengkubuwono IX Selain itu, dia juga mendorong agar pemerintah RI memberi status khusus bagi
Yogyakarta dengan predikat "Istimewa". Sebelum dinobatkan, Sultan yang berusia 28 tahun bernegosiasi secara alot
selama 4 bulan dengan diplomat senior Belanda Dr. Lucien Adam mengenai otonomi Yogyakarta. Di masa Jepang,
Sultan melarang pengiriman romusha dengan mengadakan proyek lokal saluran irigasi Selokan Mataram. Sultan
bersama Paku Alam IX adalah penguasa lokal pertama yang menggabungkan diri ke Republik Indonesia. Sultan
pulalah yang mengundang Presiden untuk memimpin dari Yogyakarta setelah Jakarta dikuasai Belanda dalam Agresi
Militer Belanda I.

Peranan Sultan Hamengkubuwana IX dalam Serangan Umum 1 Maret 1949 oleh TNI masih tidak singkron dengan
versi Soeharto. Menurut Sultan, beliaulah yang melihat semangat juang rakyat melemah dan menganjurkan serangan
umum. Sedangkan menurut Pak Harto, beliau baru bertemu Sultan malah setelah penyerahan kedaulatan. Sultan
menggunakan dana pribadinya (dari istana Yogyakarta) untuk membayar gaji pegawai republik yang tidak mendapat
gaji semenjak Agresi Militer ke-2.

Sejak 1946 beliau pernah beberapa kali menjabat menteri pada kabinet yang dipimpin Presiden Soekarno. Jabatan
resminya pada tahun 1966 adalah ialah Menteri Utama di bidang Ekuin. Pada tahun 1973 beliau diangkat sebagai
wakil presiden. Pada akhir masa jabatannya pada tahun 1978, beliau menolak untuk dipilih kembali sebagai wakil
presiden dengan alasan kesehatan. Namun, ada rumor yang mengatakan bahwa alasan sebenarnya ia mundur adalah
karena tak menyukai Presiden Soeharto yang represif seperti pada Peristiwa Malari dan hanyut pada KKN.

Beliau ikut menghadiri perayaan 50 tahun kekuasaan Ratu Wilhelmina di Amsterdam, Belanda pada tahun 1938
Minggu malam 2 Oktober 1988, ia wafat di George Washington University Medical Centre, Amerika Serikat dan
dimakamkan di pemakaman para sultan Mataram di Imogiri, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Indonesia. Sultan
Hamengku Buwana IX tercatat sebagai Gubernur terlama yang menjabat di Indonesia antara 1945-1988 dan Raja
Kesultanan Yogyakarta terlama antara 1940-1988.
Louis Braille

Para Tunanetra mungkin harus berterimakasih kepada Louis Braille sebab dialah orang yang pertama kali
memperkenalkan kode atau huruf braille anitu huruf yang digunakan untuk para tunaneta agar dapat membaca.
Berikut biografi dan profilnya. Louis Braille dilahirkan pada 4 Januari 1809 di Coupvray, sebuah kota kecil di dekat
Paris, Prancis. Ia tinggal bersama ayahnya, Simon Rene Braille dan ibunya, Monique, di sebuah rumah sederhana.
Ayahnya seorang pembuat sepatu dan perlengkapan berbahan kulit yang bekerja di bengkel miliknya sendiri. Louis
kecil senang sekali bermain di bengkel ayahnya. Pada usia 4 tahun, ketika asyik memainkan alat-alat kerja ayahnya,
ia mengalami kecelakaan. Jara, alat tajam untuk melubangi kulit, secara tak sengaja melukai sebelah matanya.
Infeksi di sebelah matanya yang terluka segera menjalar ke sebelah mata lainnya dan mengakibatkan kebutaan total
pada kedua matanya.

Kehidupan Louis Braille


Meskipun tidak bisa melihat, Louis kecil berhasil menunjukkan kemauan yang kuat untuk belajar. Orang tua Louis
bersama guru sekolah setempat melihat potensi yang besar pada dirinya. Oleh karena itu, ketika memasuki usia
sekolah, ia diizinkan mengikuti pelajaran di kelas bersama teman-temannya yang berpenglihatan normal dengan
mengandalkan indra pendengaran. Ternyata, ia dapat mengikuti pelajaran dengan baik. Satu-satunya kendala, ia tidak
dapat membaca dan menulis pelajaran kecuali sebatas mendengarkan apa yang disampaikan gurunya secara lisan.

Pada usia 10 tahun, ia memperoleh beasiswa untuk belajar pada Royal Institution for Blind Youth di Paris, sebuah
lembaga pendidikan khusus untuk anak-anak tunanetra. Di sana, ia belajar membaca huruf-huruf yang dicetak timbul
pada kertas dengan cara merabanya. Pada sekolah ini juga terdapat beberapa buku dengan sistem cetak timbul yang
disediakan oleh pendiri sekolah, Valentin Hauy. Buku-buku ini memuat huruf-huruf berukuran besar yang dicetak
timbul pada setiap halamannya. Karena ukuran huruf-hurufnya yang besar, ukuran bukunya pun terbilang besar
sehingga harganya sangat mahal. Sekolahnya hanya memiliki 14 buku seperti ini.

Louis muda dengan penuh kesabaran berhasil melahap semua buku itu di perpustakaan sekolahnya. Louis Braille
dapat merasakan setiap huruf yang dicetak timbul pada buku-buku itu, tetapi cukup menyita waktu untuk dapat
membaca dan memahami setiap kalimatnya. Dibutuhkan waktu beberapa detik untuk mengidentifikasi satu kata dan
ketika telah sampai pada akhir kalimat, ia sering lupa tentang apa yang telah dibacanya pada awal kalimat. Louis
yakin pasti ada cara yang lebih mudah sehingga kaum tunanetra dapat membaca secepat dan semudah orang yang
dapat melihat.

Suatu hari pada 1821, seorang kapten angkatan bersenjata Prancis, Charles Barbier, berkunjung ke sekolah Louis.
Barbier mempresentasikan penemuannya yang dinamakan night writing (tulisan malam), sebuah kode yang
memungkinkan pasukannya berbagi informasi rahasia di medan perang tanpa perlu berbicara atau menyalakan
cahaya senter untuk membacanya. Kode ini terdiri atas 12 titik timbul yang dapat dikombinasikan untuk mewakili
huruf-huruf dan dapat dirasakan oleh ujung-ujung jari.

Penemuan Huruf atau Kode


Braille oleh Louis Braille
Sayangnya, kode ini terlalu rumit bagi sebagian besar pasukannya sehingga ditolak untuk digunakan secara resmi di
kesatuannya, tetapi tidak bagi pelajar tunanetra berusia 12 tahun, Louis Braille. Louis muda segera menyadari betapa
sistem titik timbul ini akan sangat berguna jika ia berhasil menyederhanakannya. Setelah kunjungan Barbier, ia
serius bereksperimen dengan menghasilkan sistem-sistem titik timbul yang berbeda. Dalam tiga tahun, pada usia 15
tahun, akhirnya ia berhasil membangun satu sistem ideal yang sekarang dinamakan huruf braille, menggunakan satu
sel 6 titik dan didasarkan ejaan normal.

kode braille
Setiap karakter atau sel braille tediri atas enam posisi titik yang disusun dalam dua kolom yang masing-masing
mengandung tiga posisi titik sehingga membentuk persegi panjang. Satu titik atau lebih mungkin ditimbulkan pada
salah satu atau beberapa dari keenam posisi titik itu untuk mewakili huruf alfabet, tanda baca, atau bilangan tertentu.
Louis Braille menemukan 63 kombinasi susunan titik timbul yang mungkin. Apakah ia berhenti sampai di sini?

Tidak. Ia bahkan terus mengembangkan sistem ini pada tahun-tahun berikutnya dan berhasil menambahkan simbol-
simbol untuk matematika dan musik. Pada 1829, Louis Braille menerbitkan Method of Writing Words, Music and
Plain Song by Means of Dots, for Use by the Blind and Arranged by Them, buku braille pertama yang pernah terbit
di dunia. Kaum tunanetra membaca tulisan braille dengan menggerakkan ujung-ujung jari mereka di atas titik-titik
yang timbul itu. Mereka dapat menulis huruf braille pada suatu kertas di atas mesin 6 kunci yang dinamakan
braillewriter (penulis braille) dengan menggunakan stytus, alat semacam bolpoin tanpa tinta yang ujungnya runcing.

Akhirnya, Louis Braille menjadi guru pada sekolah tempat ia pernah menjadi murid, Royal Institusion for Blind
Youth. la menjadi guru yang disukai dan dihormati murid-muridnya. Tetapi sayang, ia tidak sempat melihat sistem
baca-tulis temuannya digunakan secara luas di seluruh dunia. Pada 6 Januari 1852, di usia yang ke-43, ia meninggal
karena serangan TBC.

Pada mulanya, orang tidak berpikir bahwa kode braille merupakan sesuatu yang berguna untuk kaum tunanetra.
Banyak orang yang menduga sistem braille akan mati sebagaimana penemunya. Bersyukur ada sedikit orang yang
menyadari pentingnya penemuan Louis Braille. Pada 1868, Dr. Thomas Armitage memimpin sekelompok orang
tunanetra yang terdiri atas empat orang mendirikan lembaga untuk mengembangkan dan menyebarkan sistem
temuan Louis Braille. Kelompok kecil ini terus tumbuh dan berkembang menjadi Royal National Institute of the
Blind (RNIB), yang sekarang dikenal sebagai penerbit terbesar buku-buku braille di Eropa. Penemuan brilian Louis
Braille telah mengubah dunia membaca dan menulis kaum tunanetra untuk selamanya. Sekarang, kode braille telah
diadaptasi hampir ke dalam semua bahasa tulis terkenal di dunia. Louis telah membuktikan bahwa dengan motivasi
yang kuat, kita dapat melakukan hal yang sebelumnya tidak masuk akal.

Hotman Paris Hutapea

Profil lengkap

Nama lengkap: Hotman Paris Hutapea


Tempat dan tanggal lahir: Laguboti, Sumatera Utara, 20 Oktober 1959 (56 tahun)
Agama: Kristen
Istri: Agustianne Sinta Dame Marbun
Anak: Fritz Hutapea, Felicia Putri Parisienne Hutapea

Biografi
Hotman Paris Hutapea lahir di Laguboti, sebuah desa kecil di Tapanuli Utara, Sumatera Utara, 56 tahun silam. Meski
berasal dari keluarga yang terbilang kaya, namun kehidupannya semasa kecil cukup sederhana. Karena sejak kecil,
orang tuanya selalu mengajarkan disiplin dan hidup teratur serta tidak memanjakannya.

Ayah Hotman Paris merupakan seorang pengusaha angkutan di kota Medan. Beliau sukses menjalankan usaha
keluarga, angkutan antar kota Bus Makmur. Selain menjalankan usaha keluarga, ayah Hotman juga sukses membuka
usaha armada bus miliknya sendiri yaitu Bintang Utara. Sejak kecil Hotman Paris sudah sering ditinggal sang ayah
yang lebih sering menetap di Medan dan sang ibulah yang mengurus ia dan saudara-saudaranya di Laguboti. Ayah
Hotman Paris beralasan tidak membawa anaknya ke Medan agar mereka tidak terbuai dengan kehidupan kota dan
takut mereka nanti akhirnya akan malas belajar.

Setelah lulus SMA, Hotman Paris yang pada awalnya ingin masuk Institut Teknologi Bandung (ITB), akhirnya
nyasar ke Fakultas Hukum Universitas Parahyangan. Hotman Paris gagal menembus ujian saringan masuk ITB.
Meski tak pernah bercita-cita menempuh pendidikan di Fakultas Hukum, namun Hotman ternyata bis menikmati
masa kuliahnya dan mampu mendapatkan nilai bagus.

Salah satu dosen yang sering memuji prestasi Hotman Paris adalah Prof. Subekti, mantan Ketua Mahkamah Agung.
Cerita teman-temannya yang sering mengatakan bahwa sarjana hukum susah untuk menperoleh pekerjaan, tidak
mematahkan semangat Hotman Paris. Terbukti dia bisa lulus dalam waktu yang singkat yaitu selama 3,5 tahun.

Di kampus Parahyangan ini juga menjadi tempat asmara Hotman Paris dengan istrinya sekarang, Agustinne Marbun
yang merupakan kakak kelasnya. Agustinne Marbun menjadi salah satu semangat dan motivasi ia mampu
menyelesaikan kuliahnya dengan cepat.

Salah satu hal uni dari Hotman Paris adalah ia selalu membawa dua benda yang tidak pernah lepas sama sekali, yaitu
sebuah gelang bertabur berlian yang dipakai di tangan kanan dan sebuah cincin berlian besar di jari manisnya. Dua
benda tersebut merupakan benda kesayangan Hotman Paris. Hotman Paris juga mengaku selalu tampil eah dan
nyentrik dengan alasan karena memang ia suka dan sebagai salah satu cara untuk menaikkan nilai jual. Menurutnya
penampilan yang meyakinkan akan membangkitkan kepercayaan klien.

Pendidikan dan karir

Menjadi pengacara sukses dan terkenal tentunya tidak pernah terpikirkan oleh Hotman Paris Hutapea sewaktu kecil.
Dia terkenal sebagai pengacara yang ceplas ceplos dan sering mengeluarkan kata-kata seenaknya. Banyak pihak
maupun orang yang menyukai sosok pengacara ini, namun juga tidak sedikit yang membencinya.

Hotman Paris Hutapea merupakan seorang Doktor lulusan Univertas Padjajaran. Berikut pendidikan yang ditempuh
oleh Hotman Paris Hutapea:

S-1 (Sarjana Hukum) Fakultas Hukum, Universitas Parahyangan, Bandung, 1981

S-2 (Magister Ilmu Hukum) Univeristy of Technology, Sydney, Australia, 1990

S-2 (Master Ilmu Hukum) Universitas Gajah Mada, Yogyakarta

S-3 (Doktor) Fakultas Hukum Universitas Padjajaran, 2011


Banyak yang tidak mengetahui kalau ternyata Hotman Paris Hutapea ini meraih gelar Doktor dengan predikat Cum
Laude dari Fakultas Hukum Universitas Padjajaran. Disertasinya yang berjudul "Kepailitan Berdasarkan Obligasi
Dijamin (Guaranteed Secured Note) mampu membuat takjub 11 tim penguji Fakultas Hukum Unpad. Tapi siapa
sangka, Hotman hampir saja terancam drop out karena sudah menempuh pendidikan S3 di Unpad selama 4 tahun
hingga akhirnya lulus pada Agustus 2011.

Dengan berbagai gelar yang dimiliki oleh Hotman Paris Hutapea, jumlah kasus yang ditanganinya sudah tidak
terhitung banyaknya. Berikut Perjalanan karir yang dimilikinya adalah sebagai berikut:

OC Kaligis & Associates Law Firm

Nasution Lubis Hadiputranto Law Firm (1982)

Free Hill Hollingdale & Page, Sidney (1987 - 1998)

Founder Hotman Paris Hutapea & Partners (1999)

Asosiasi Konsultan Hukum Pasar Modal (Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal / HKHPM)

Dijuluki sebagai Raja Pailit dan pengacara selebritis Indonesia.

Kasus-kasus yang pernah ditangain Hotman Paris di antaranya:

Kasus Inul dan pengacara Andar Situmorang

Kasus kematian Angeline

Kasus dugaan pelecehan seksual oleh guru Jakarta Intercultural School (JIS)

Kasus Syahrini terkait kasus mantan Ketua KPK Abraham Samad

Kasus perseteruan CEO Lamborghini Indonesia, Johnson Yaptonaga dengan pedangdut Dewi Persik

Hotman juga memiliki situs web pribadi. Di situsnya bisa ditemukan data-data prestasi, kasus serta klien yang
ditanganinya. Alamat situs milik Hotman tersebut adalah www.hotmanparis.net. Melaui situs tersebut Anda jug
menghubungi Hotman untuk menyewanya sebagai pengacara.

Kekayaan Hotman Paris

Untuk urusan kekayaan, Hotman Paris merupakan pengacara terkaya sekaligus termahal di Indonesia. Pengacara ini
memiliki banyak aset kekayaan. Sebut saja 200 unit ruko yang disewakannya di daerah Jakarta, mulai dari Jl.
Boulevard Raya hingga Kelapa Gading Jakarta Utara. Untuk saat ini saja, harga minimal satu unit ruko adalah 200
juta rupiah. Sementara itu, dari profesinya sebagai pengacara saja sudah mampu menghasilkan uang setidaknya 100
juta rupiah untuk setiap kasus yang ditanganinya. Tingginya biaya untuk menyewa Hotman Paris inilah yang
menyebabkan ia hanya digunakan oleh kalangan artis dan pejabat tinggi.
MAKALAH BAHASA INDONESIA
BIOGRAFI TOKOH DUNIA
Oleh :
FAIZ AL ISLAM
XI MIPA I
TAHUN PELAJARAN 2016/2017