Anda di halaman 1dari 9

Lampiran Surat Keputusan

Direktur RS Bhakti Mulia


Nomor : Kep/ / I /2017
Tanggal : Januari 2017

PEDOMAN PENGORGANISASIAN UNIT CASEMIX


RUMAH SAKIT BHAKTI MULIA

I. PENDAHULUAN
Sejak dimulainya program jaminan kesehatan nasional dgn BPJS kesehatan
diindonesia ditahun 2014. Rumah Sakit Bhakti Mulia ikut serta sebagai RS provider
BPJS kesehatan. Seiring perkembangan waktu pasien pasie BPJS makin
bertambah banyak. Demikian juga kasus kasus yang ditangani semakin komplek
dengan peraturan BPJS yang selalu diperbaharui.
Dalam penanganan permasalahan BPJS dilapangan dibutuhkan keterlibatan
beberapa unit kerja, diantaranya Rekam Medis, Keuangan dan dokter pemberi
pelayanan. Karenanya dibutuhkan pembentukan sebuah unit khusus penanganan
pasien BPJS yang melibatkan beberapa unit terkait.
Rumah Sakit Bhakti Mulia membentuk Unit Casemix guna efektifitas pelayanan
pasien-pasien BPJS yang sudah semakin banyak.

II. GAMBARAN UMUM RUMAH SAKIT


Rumah Sakit Bhakti Mulia berdiri pada tahun 1967 dengan nama Rumah Sakit
Slamet, berlokasi diwilayah Jakarta Barat. Pada tahun 1971 Rumah Sakit Slamet
berganti nama menjadi Rumah Sakit Kartika Jayakarta. Pada tanggal 7 Oktober
1991 dengan keputusan Ketua Yayasan Tresna Pangastuti, RS. Kartika Jayakarta
berganti nama menjadi Rumah Sakit Tresna Pangastuti.
Selanjutnya Pada tanggal 9 maret 2005 Rumah Sakit Tresna Pangastuti
berganti nama menjadi Rumah Sakit Bhakti Mulia dengan lokasi di Jl. KS.Tubun
No.79 Jakarta Barat. luas area : 5.380m dengan kapasitas 90 tempat tidur di atas
bangunan 2.304m.
Saat ini rumah sakit Bhakti Mulia telah berkembang Menjadi Rumah sakit type
C yang memberikan pelayanan diantaranya yaitu : pelayanan rawat jalan anak,
kebidanan, paru, penyakit dalam, syaraf, Bedah, gigi, dan mata, operasi katarak
sebagi salah satu unggulan pelayanan, Unit Gawat darurat 24 jam, rawat inap
dengan Kapasitas 90 Tempat Tidur, melayani Operasi kebidanan dan Bedah
Umum, Haigh Care Unit, Perinatologi.
Dengan banyak pelayanan yang di miliki Bhakti Mulia saat dengan direktur dr.
Antonius TS Prabowo, MARS saat ini terus membuat inovasi- inovasi baru untuk
menciptakan mutu pelayanan yang prima.
III. VISI, MISI, MOTTO RS
Visi : Menjadikan Rumah Sakit unggulan dalam memberikan pelayanan kesehatan
yang berkualitas, professional dan penuh rasa empati kepada pasien.
Misi :
1) Menciptakan Tata Kelola Rumah Sakit yang baik (Good Corporate
Governance) dan tata Kelola Klinis yang baik (Good Clinical Governance)
melalui penataan manajemen yang berkualitas, profesional, dan akuntabel.
2) Memberikan Pelayanan Kesehatan yang Prima bagi masyarakat umum dan
Prajurit TNI AD beserta keluarganya
3) Mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas melalui pemenuhan
tenaga kerja yang terlatih dan terdidik secara profesional
4) Memberikan manfaat kepada stakeholder

Motto : KREATIF

K = Komunikatif T = Teguh

R = Ramah I = Iman

E = Edukatif F = Falsafah

A = Amal

IV. STRUKTUR ORGANISASI RUMAH SAKIT

V. STRUKTUR ORGANISASI UNIT KERJA


VI. URAIAN JABATAN
1) Nama Jabatan : Kepala Unit Casemix
Pengertian : Seorang Dokter atau D3 Rekam Medis yang diberi wewenang
untuk mengkoordinasikan kegiatan coding dan pemberkasan pasien-pasien
BPJS di Rumah Sakit Bhakti Mulia. Kepala Unit Casemix bertanggung jawab
langsung ke Direktur Rumah Sakit.
Tugas dan tanggung jawab :
i. Mengirimkan data TXT data klaim kepada verifikator BPJS melalui
email.
ii. Mengambil berkas klaim dari petugas verifikator BPJS apabila terdapat
revisi.
iii. Memberikan berkas klaim yang akan direvisi kepada koder.
iv. Mengambil berkas klaim revisi dari koder yang telah selesai diperbaiki.
v. Memberikan berkas klaim perbaikan kepada verifikator BPJS.
vi. Mengirimkan data TXT data klaim perbaikan kepada verifikator BPJS
lewat email.
vii. Membuat laporan harian, bulanan dan tahunan klaim rawat jalan,
katarak dan rawat inap kepada Direktur Rumah Sakit, yang terdiri dari :
a. Jumlah total berkas klaim
b. Perkembangan jumlah berkas klaim yang sudah selesai dikoding.
c. Perkembangan jumlah berkas klaim yang sudah selesai diverifikasi.
d. Jumlah berkas klaim yang dikembalikan oleh verifikator untuk
diperbaiki.
e. Rekapitulasi kesalahan pengerjaan berkas klaim yang
dikembalikan.
f. Jumlah berkas klaim yang tidak tertagihkan.
g. Rekapitulasi kesalahan dari berkas klaim yang tidak tertagihkan.
h. Rekapitulasi besaran penerimaan piutang.

2) Nama Jabatan : Coder


Pengertian : Seorang dokter atau D3 Rekam Medis yang dapat melakukan
coding data pasien yang dirawat di Rumah Sakit Bhakti Mulia.
Tugas dan tanggung jawab :
i. Menerima berkas billing dari bagian pemberkasan Casemix.
ii. Melakukan input data pasien dan data pelayanan kedalam program
INA-CBGs.
iii. Melakukan input diagnosis primer dan diagnosis sekunder kedalam
program INA-CBGs menggunakan kode ICD sesuai dengan ICD-10.
iv. Melakukan input tindakan kedalam program INA-CBGs menggunakan
kode ICD sesuai dengan ICD-9-CM.
v. Melakukan konsultasi dan meminta perbaikan resume kepada DPJP
apabila ditemukan diagnosis atau tindakan kedokteran yang tertulis
dalam resume pasien tidak sesuai dengan terapi, hasil pemeriksaan
penunjang, laporan pembedahan dan laporan persalinan.
vi. Menyatukan Berkas Klaim Individual Pasien di depan berkas klaim.
vii. Mengumpulkan berkas klaim kedalam keranjang.

3) Nama Jabatan : Pemberkasan


Pengertian : seorang petugas yang bertanggungjawab melengkapi berkas
pasien dan persyaratan coding BPJS.
Tugas Dan Tanggung jawab :
Pemberkasan Rawat Inap
i. Mengambil berkas billing pasien dari bagian kasir yang terdiri dari :
Kartu BPJS/ KJS/ KIS/ ASKES
KTP
Print out SEP Online Rawat Inap
Kuitansi Perawatan
Resep & Resi Apotik
Surat Penerimaan Pasien Rawat Inap
Pernyataan penjaminan Rawat Inap Jaminan BPJS Kesehatan
Fotokopi KK
Karcis Rawat Jalan
Perhitungan Biaya Perawatan Rawat Inap
Pemakaian Alkes
Pemakaian Obat & Alkes UGD
Bukti Pengambilan Hasil (Laboratorium)
Bukti Pemeriksaan Radiologi
Resume Rawat Jalan
Surat Rekomendasi DPJP
Surat Rujukan Puskesmas/ Dokter Keluarga
ii. Mencari berkas rekam medis pasien sesuai dengan berkas billing
iii. Melakukan input peminjaman berkas rekam medis pada komputer rekam
medis
iv. Menyatukan berkas billing ke dalam map RM
v. Membagi berkas yang sudah disatukan ke dalam keranjang koder
vi. Melakukan pengumpulan berkas yang telah dikoding dari koder
vii. Melakukan pemisahan berkas dan fotokopi berkas menjadi 2 bagian :
Pertama : berkas klaim BPJS, dengan susunan :
Berkas Klaim Individual Pasien
Kartu BPJS/ KJS/ KIS/ ASKES
KTP
Print out SEP Online Rawat Inap
Kuitansi Perawatan
Resep & Resi Apotik
Surat Penerimaan Pasien Rawat Inap
Terapi List
Laporan Pembedahan
Catatan Anestesi
Hasil Pemeriksaan Penunjang (Laboratorium, Rontgen,
USG)
Resume Medis
Kedua : berkas Arsip RS, dengan susunan :
Berkas Klaim Individual Pasien
Kartu BPJS/ KJS/ KIS/ ASKES
KTP
Print out SEP Online Rawat Inap
Kuitansi Perawatan
Surat Penerimaan Pasien Rawat Inap
Pernyataan penjaminan Rawat Inap Jaminan BPJS
Kesehatan
Fotokopi KK
Karcis Rawat Jalan
Perhitungan Biaya Perawatan Rawat Inap
Pemakaian Alkes
Pemakaian Obat & Alkes UGD
Bukti Pengambilan Hasil (Laboratorium)
Bukti Pemeriksaan Radiologi
Resume Rawat Jalan
Surat Rekomendasi DPJP
Surat Rujukan Puskesmas
viii. Memasukkan berkas rekam medis kembali ke map rekam medis.
ix. Mengembalikan berkas rekam medis pasien ke rekam medis
x. Melakukan input pengembalian berkas rekam medis pada komputer
rekam medis
xi. Melakukan pengiriman berkas klaim kepada verifikator BPJS
Pemberkasan Rawat Jalan
i. Mengambil berkas billing pasien dari bagian kasir yang terdiri dari :
a. Berkas Rawat Jalan
Kartu BPJS/ KJS/ KIS/ ASKES
KTP
Karcis Rawat Jalan
Print out SEP Online Rawat Jalan
Resume Rawat Jalan
Rujukan Puskesmas/ Dokter Keluarga
Surat Rekomendasi DPJP
KK
b. Berkas Katarak
Kartu BPJS/ KJS/ KIS/ ASKES
KTP
Karcis Rawat Jalan
Print out SEP Online Rawat Jalan
Resume Rawat Jalan
Rujukan Puskesmas/ Dokter Keluarga
Surat Rekomendasi DPJP
Formulir Persetujuan Tindakan Kedokteran
Laporan Pembedahan
KK
ii. Meminta berkas pemeriksaan penunjang kepada Instalasi Radiologi dan
Instalasi Laboratorium dan resi obat kepada Instalasi Farmasi.
Berkas terdiri dari :
Resep & Resi Apotik
Bukti Pengambilan Hasil (Laboratorium)
Bukti Pemeriksaan Radiologi
Hasil Pemeriksaan Penunjang (Laboratorium, Rontgen, USG)
iii. Melakukan penggabungan berkas klaim rawat jalan dengan resi obat. dan
atau hasil penunjang.(berkas disatukan dibelakang berkas yang sudah
disusun oleh kasir).
iv. Menyusun berkas klaim sesuai tanggal pelayanan
v. Membagi berkas ke dalam keranjang koder
vi. Melakukan pengumpulan berkas yang telah dikoding dari koder
vii. Menyusun berkas klaim sesuai tanggal pelayanan, dengan susunan
berkas :
a. Berkas Rawat Jalan
Berkas Klaim Individu Pasien
Kartu BPJS/ KJS/ KIS/ ASKES
KTP
Karcis Rawat Jalan
Print out SEP Online Rawat Jalan
Resume Rawat Jalan
Rujukan Puskesmas/ Dokter Keluarga
Surat Rekomendasi DPJP
KK
Resep & Resi Apotik
Bukti Pengambilan Hasil (Laboratorium)
Bukti Pemeriksaan Radiologi
Hasil Pemeriksaan Penunjang (Laboratorium, Rontgen, USG)
b. Berkas Katarak
Berkas Klaim Individu Pasien
Kartu BPJS/ KJS/ KIS/ ASKES
KTP
Karcis Rawat Jalan
Print out SEP Online Rawat Jalan
Resume Rawat Jalan
Rujukan Puskesmas/ Dokter Keluarga
Surat Rekomendasi DPJP
Formulir Persetujuan Tindakan Kedokteran
Laporan Pembedahan
KK
Resep & Resi Apotik
Bukti Pengambilan Hasil (Laboratorium)
Bukti Pemeriksaan Radiologi
Hasil Pemeriksaan Penunjang (Laboratorium, Rontgen, USG)
viii. Melakukan pengiriman berkas klaim kepada verifikator BPJS
VII. TATA HUBUNGAN KERJA

1. Rekam Medis
Penyediaan resume medis, bukti-bukti pemeriksaan penunjang, therapi list,
laporan pembedahan, laporan perawatan, laporan anestesi.
2. Kasir
Penyediaan data perhitungan billing rawat inap, karcis rawat jalan, pemakaian
obat dan alkes.
3. Pendaftaran
Penyediaan berkas pencetakan SEP Online, Kelengkapan berkas pasien
(Fotocopi KTP, Kartu BPJS)
4. IT Support
Penyediaan jaringan internet, penyediaan dan maintenance software inacbgs
dan hardware pendukung unit casemix.

VIII. POLA KETENAGAAN


Nama Jabatan Pendidikan Sertifikasi Jumlah
Kebutuhan
Kepala Unit Casemix Dokter umum / Minimal sudah bekerja 1
D3 Rekam di bagian Coder 1 tahun
Medik
Coder Dokter umum / Sudah Orientasi 3
D3 Rekam dibagian Coder selama
Medik min 3 bln
Pemberkasan SMA / SMK Sudah Orientasi 2
dibagian Pemberkasan
selama min 3 bln

IX. PELAPORAN
Pelaporan yang dibuat oleh unit Casemix terbagi kedalam :
1) Laporan harian
Jumlah pasien pulang harian yang sudah selesai dilakukan pemberkasan
dan coding.
2) Laporan bulanan
Total claim pasien rawat jalan dan pasien rawat inap dalam jumlah
berkas dan hasil coding.
Jumlah berkas yang dikembalikan oleh verifikator BPJS.
Evaluasi penyebab berkas yang dikembalikan oleh verifikator dan
rencana tindak lanjutnya.
3) Laporan tahunan
Rekapitulasi laporan bulanan.

Ditetapkan di Jakarta
Pada tanggal Januari 2017

Direktur

dr. Antonius T.S Prabowo, MARS


PEDOMAN ORGANISASI UNIT CASEMIX
RUMAH SAKIT BHAKTI MULIA
2017