Anda di halaman 1dari 2

JURUSAN TEKNIK GEOLOGI

FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL


INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN
2017

REKONSTRUKSI LIPATAN METODE HIGGINS (1962)

1. Pada lintasan yang arahnya SW ke NE dilokasi pada pos I.1 dan pos IV.5
dengan jarak 725.000 meter dijumpai batas lapisan yang sama, kedudukannya
berlawanan arah masing-masing kemiringan pos I.1 31o kebarat dan pos IV.5
140 (skala 1 : 100.000)

A 310 140 B
Ob
C
D

Oa

Hasil : Berdasarkan rekronstruksi dengan interprestasi Higgins 1962 maka dapat


disimpulkan lipatan tersebut merupakan lipatan asimetri karena memiliki
kemiringan yang tidak sama.
JURUSAN TEKNIK GEOLOGI
FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL
INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN
2017

REKONSTRUKSI LIPATAN METODE HIGGINS (1962)

2. Pada lintasan yang arahnya SW ke NE dilokasi pada pos I.2 dan pos I.10
dengan jarak 350.000 meter dijumpai batas lapisan yang sama, kedudukannya
berlawanan arah masing-masing kemiringan pos I.2 29o kebarat dan pos I.10
110 (skala 1 : 50.000)

310 140
A B
C Ob
D

Oa

Hasil : Berdasarkan rekronstruksi dengan interprestasi Higgins 1962 maka dapat


disimpulkan lipatan tersebut merupakan lipatan asimetri karena memiliki
kemiringan yang tidak sama.