Anda di halaman 1dari 5

II.

ALAT DAN BAHAN


2.1 Alat
1. Neraca analitis
2. Labu takar
3. Pipet ukur
4. Gelas ukur
5. Beaker glass
6. Batang pengaduk
7. Penangas air
8. Thermometer
9. Spektrofotometer
10. Corong
11. Pipet volume

2.2 Bahan
1. Sampel sosis fino
2. Natrium nitrit
3. Asam sulfanilamit
4. NED
5. Asam asetat
6. Whatman No.40
7. Karbon aktif
8. Aquades
III. CARA KERJA
3.1 Pembuatan Larutan Nitrit
Ditimbang sebanyak 100 mg (0,1 gram) garam nitrit

Dilarutkan dengan aquadest dalam beaker glass

Dimasukkan dalam labu takar 1000 ml dan ditambahkan aquadest sampai
tanda batas (di add sampai 1000 ml)

Larutan nitrit dengan konsentrasi 100 ppm

3.2 Pembuatan Kurva standar


Dari larutan nitrit dengan konsentrasi 100 ppm dibuat larutan nitrit dengan
konsentrasi 0 ; 0,5 ; 1 ; 1,5 ; 2 ; 2,5 ; 3 ppm sebanyak 100 ml

Diambil masing-masing 10 ml dan dimasukkan dalam labu takar 50 ml

Ditambahkan 2,5 ml asam sulfanilamit, dicampur dan dibiarkan selama 5
menit

Ditambah 2,5 larutan NED dan aquades sampai tepat 50 ml, dicampur dan
dibiarkan selama 15 menit

Ditentukan maks dengan cara diukur absorbansi larutan standar (2 ppm)
pada berbagai panjang gelombang (530-570 nm) dengan interval 5 nm

Diukur absorbansi masing-masing larutan pada maks terhadap blanko

Blanko: 45 ml aquades ditambah 2,5 ml asam sulfanilat dan 2,5 ml NED

Dibuat kurva standar
3.3 Pengukuran Kadar Nitrit dalam Sampel
Timbang 10 gram sampel sosis Fino

Dimasukkan dalam beaker glass

Tambahkan kira-kira 150 ml air

Didihkan selama 2 jam sambil sekali-kali diaduk

Dinginkan hingga mencapai suhu ruang

Dimasukkan dalam labu takar 100 ml

Tambahkan air sampai tepat 100 ml

Homogenkan

Ditambah karbon aktif untuk menghilangkan warna

Disaring dengan kertas saring Whatman no. 40

Diambil 5 ml larutan sampel ke dalam labu takar 25 ml dan ditambahkan
1,25 ml asam sulfanilat, dicampur dan dibiarkan 5 menit

Ditambahkan 1,25 ml NED dan aquades sampai 25 ml, dicampur dan
dihomogenkan kemudian didiamkan selama 15 menit

Diukur absorbansinya pada maks blanko

Dihitung kadar nitrit
PEMBUATAN REAGEN DAN LARUTAN STANDAR
Pembuatan larutan nitrit 0 ppm 100 ml
Cara: dimasukkan aquadest dalam labu takar sebanyak 100 ml

Pembuatan larutan nitrit 0,5 ppm 100 ml


100 ppm. x = 0,5 ppm. 100 ml
x = 0,5 ml
Cara: dipipet larutan Na-nitrit 100 ppm sebanyak 0,5 ml dan masukkan ke
dalam labu takar 100 ml kemudian diadd dengan aquades sampai 100 ml.

Pembuatan larutan nitrit 1 ppm 100 ml


100 ppm . x = 1 ppm . 100 ml
x = 1 ml
Cara: dipipet larutan Na-nitrit 100 ppm sebanyak 1 ml dan dimasukkan ke
dalam labu takar 100 ml kemudian diadd dengan aqudest sampai 100 ml.

Pembuatan larutan nitrit 1,5 ppm 100 ml


100 ppm . x = 1,5 ppm . 100 ml
x = 1,5 ml
Cara: dipipet larutan Na-nitrit 100 ppm sebanyak 1,5 ml dan dimasukkan ke
dalam labu takar 100 ml kemudian diadd dengan aqudest sampai 100 ml.

Pembuatan larutan nitrit 2 ppm 100 ml


100 ppm . x = 2 ppm . 100 ml
x = 2 ml
Cara: dipipet larutan Na-nitrit 100 ppm sebanyak 2 ml dan dimasukkan ke
dalam labu takar 100 ml kemudian diadd dengan aqudest sampai 100 ml.
Pembuatan larutan nitrit 2,5 ppm 100 ml
100 ppm . x = 2,5 ppm . 100 ml
x = 2,5 ml
Cara: dipipet larutan Na-nitrit 100 ppm sebanyak 2,5 ml dan dimasukkan ke
dalam labu takar 100 ml kemudian diadd dengan aqudest sampai 100 ml.

Pembuatan larutan nitrit 3 ppm 100 ml


100 ppm . x = 3 ppm . 100 ml
x = 3 ml
Cara: dipipet larutan Na-nitrit 100 ppm sebanyak 3 ml dan dimasukkan ke
dalam labu takar 100 ml kemudian diadd dengan aqudest sampai 100 ml.

Larutan asam sulfanilamit 150 ml


Cara: 0,5 gram sulfanilamit dilarutkan dalam 150 ml asam asetat 15 % lalu
disaring dan disimpan dalam botol coklat.

Larutan NED 150 ml


Cara: 0,2 gram n (1-napthil)-etilendiamin dilarutkan dalam 150 ml asam
asetat 15% lalu disaring dan disimpan dalam botol coklat.