Anda di halaman 1dari 8

Nilai nilai universal adalah nilai nilai yang diterima oleh semua

golongan , tidak dibatasi oleh suku , agama ras ataupun kepercayaan kelompok
lainnya. Sebagai contoh kita dapat melihat nilai nilai dasar Negara kita , dalam
hal ini sesuatu yang sudah dirumuskan puluhan tahun yaitu nilai nilai pancasila.

Nilai pancasila bisa dijadikan contoh nilai nilai universal yang sesuai dengan
akar kebudayaan bangsa ini , sayangnya nilai nilai ini kemudian mulai luntur
diiringi oleh keraguan pada nilai nilai tersebut., namun lebih karena ingin
memberikan gambaran yang jelas tentang pentingnya nilai nilai universal itu
,sehingga pada akhirnya negara ini akan seirama menuju kemajuan bersama
karena memiliki visi dan misi yang jelas dengan kejelasan nilai nilai yang di
anut.

Pemupukan kesadaran akan nilai nilai ini tentunya akan sangat baik dimulai dari
sejak dini, terutama dimulai dari keluarga. Keluarga merupakan tempat yang
paling menentukan dalam hal pembentukan dan nilai nilai yang selanjutnya akan
menjadi kebiasaan. Menurt apa disampaikan stephen covey dalam ceramah seven
habits sebagai berikut :

sow a thought reap an action


sow an action reap a habit
Sow habit reap a character
Sow a character , reap a destiny

"Tanamlah watak maka raihlan aksi "


"Tanamlah aksi raihlah kebiasaan"
"Tanamkan kebiasaan raihlah karakter"
"Tanamlah karakter maka raihlah nasib"

Nilai nilai universal ini tentunya bisa didefinikan oleh masing masing
keluarga tergantung pada latar belakang dan asal usul keluarganya itu sendiri,
namun secara umum nilai nilai luhur bangsa Indonesia bisa dijadikan acuan
untuk membentuk anak yang baik dan tentunya diharapkan dapat memberikan
kontribusi pada keluarga bahkan negaranya sekalipun, saya tidak akan
menentukan apa itu namun saya akan ambil beberapa nilai- nilai yang dipercaya
oleh bangsa ini selama puluhan tahun. Ada 5 nilai yang saya pikir cocok untuk
semua dan dari suku maupun agama manapun yang ada di Indonesia :
Nilai Ketuhanan.

Nilai inilah biasanya kental sekali dengan pola prilaku atau watak bahkan nasib
seseorang seperti disebutkan stephen covey sebelumnya. Nilai ketuhanan erat
kaitannya dengan prinsip hidup sesorang, sehingga sangat mempengaruhi pada
respon seseorang atau bahkan rencana hidup di masa yang akan datang.

Nilai kemanusian dan keadilan

Semua orang berhak mendapatkan perlakuan yang sama, saling menghormati dan
menghargai antar sesama tanpa melihat strata sosial , pangkat atau jabatan atau pun
kekayaan seseorang. Semua harus dipandang adil tanpa membedakan satu sama
lain sesuai dengan hak dan kewajibannya sebagai mahluk hidup.
Nilai Kekeluargaan

Semua orang merasa bagian dari keluarga besar yang barang tentu semuanya
harus berdasarkan musyawarah dan mufakat tanpa harus mengorbankan beberapa
pihak saja, atau secara pribadi kita harus berpikir win win solution, mencoba
untuk mengerti terlabih dahulu , selanjutnya orang lain akan mengerti kita.

Nilai Kejujuran
Kejujuran merupakan salah satu nilai yang sangat dijunjung tinggi
dimanapun. Nilai ini dianggap sangat penting dalam berbagai hal dan segala
segmen dalam kehidupan. Nilai kejujuran merupakan nilai fundamental yang
diakui oleh semua orang sebagai tolak ukur

berwibawa dan bijaksanannya seseorang jika dia tidak jujur pada akhirnya
tidak akan diakui orang sebagai pemimpin yang baik atau bahkan di cap menjadi
manusia yang tidak baik.

Pada akhir tulisan saya ingin mengajak , semua pembaca untuk mencoba
memformulasikan nilai nilai universal ini kedalam keluarga, masyarakat bahkan
akhirnya akan berimbas pada negara, saya percaya dan yakin jika semua nilai
nilai universal ini diinternalisasikan di semua warga negara indonesia melalui
organisasi terkecil yaitu keluarga, maka negara ini akan maju dan berkembang
tanpa ada korupsi , kolusi maupun nepotisme yang membawa pada kehancuran
bangsa ini. Selamat mencoba , salam pembelajar , learn action and success ( TY)

Pengendalian diri
Adalah penting bagi kita sebagai orang percaya untuk mengendalikan diri
dan menjadi orang Kristen yang berpengang teguh pada iman kepada
kristus Tuhan(Rm.12:3b)
Berani membela yang benar

Bagi orang percaya, kebenarian untuk mengungkapkan kebenaran tidaklah


didasarkan pada punya atau tidak punya cara,kekuasaan dan kekuatan untuk
mengatasi ancaman yang muncul.

Dasar keberanian orang percaya untuk menyatakan yang benar adalah


benar,yang salah adalah salah,yaitu peri ntah Yesus sendiri khotbah di bukit.

Yesus berkata JIka Ya,Hendaklah kamu katakan:Ya,Jika tidak hendaklah kamu


katakana tidak(Mat.5:37).

Rendah hati
Rendah hati dalm konsep kristiani didassarkan pada teladan Yesus
sendiri(Yoh:13: 1-20),seperti yang tuliskan Rasul Paulus dalam Filipi 2 :1-8.
Kebaikan
Didalam iman Kristen,dasar kebaikan dipahami sebagai tanggapan manusia
terhadap kebaikan Allah,yang lebih dahulu mengasihi manusia(bnd
Yoh:3:16).Allah sendiri adalah kasih(1 Yoh 4:8,16).Dasar bagi kebaikan hati
adalah kebaikan Allah.
Setia dan bertanggung jawab
Didalam matius 25:14-30 perumpamaan tentang talentayang
menekangkan kesetiaan dan tanggung jawab.setiap orang diberikan
kepercayaan dan tanggung jawab oleh Tuhan secara berbeda-beda sesuai
dengan kemampuannya.
Dasar kesetiaan dan tanggung jawab orang percaya dalam melaksanakan
tugasnya bukan semata-mata karena adanya janji imbalan,melainkan
karena kesediaannya melaksanakan tugas itu,sebagai tugas dari
Tuhan,sekaligus sebagai ucupan syukur atas kepercayaan yang diberikan.
Damai
Damai adalah situasi dimana seseorang merasa amanorang-orang yang
membawa damai,, tidak ada perang, kebencian dan perselisihan.
Menurut firman Allah dalam Efesus 2 :15-16,Kristus telah mengadakan
damai sejahteraan bagi kita,Karena dengan kematiaan-Nya Ia telah
menyelapkan perseturuan manusia dengan Allah.
Damai yang sesungguhnya dibagun atas dasar perdamain dengan
Allah.dengan begitu,kita disebut orang-orang yang membawa damai ,anak-
anak Allah(Mat.5-9).
Damai harus diciptakan dan dipelihara,juga dengan berani menghadapi
setiap hal yang dapat mengacam kedamaian bagi semua orang.
Adil
Adil adalah kalau haknya dan hak orang lain terpenuhi.
Aspek Pendidikan

Pendidikan saat ini,bisa kita dapatkan di tempat formal dan informal


sekalipun.Menurut saya,tempat formal adalah tempat kita untuk mendapatkan
berbagai macam materi serta teori tentang dunia kerja di luar sana.Contohnya
seperti :sekolah mulai dari tingkat dasar hingga tingkat lanjut atas,perguruan
tinggi,dll.
Sedang aspek informalnya adalah tempat kita untuk dapat mengaplikasikan
berbagai ilmu yang telah kita dapatkan sebelumnya.Seperti praktek nyata dunia
kerja yang sesungguhnya.
Tapi saat ini,banyak fenomena yng terjadi.Bahwa justru mereka yang mendapatkan
pengalaman dari tempat-tempat informal lebih mudah dalam meraih keberhasilan
materi di bandingkan mereka yang bersal dari tempat tempat formal.ini
terjadi,mungkin karena lebih banyak pengalaman yang didapatkan pada aspek
informal.
Tapi tetap saja kita membututuhkan pendidikan secara formal untuk dijadikan
dasar pemahaman dan pemikiran.Karena penddikan formal adalah landasan kita
untuk dapat mampu bersaing di dunia kerja.Bahkan untuk itu,pemerintah telah
mencangkan wajib belajar 9 tahun untuk setiap anak bangsa.untuk itu pula,demi
mewujudkan semua itu peemerintah telah menyediakan anggaran khusus untuk
dunia pendidikan berupa bantuan bantuan biaya pendidikan.Dengan
harapan,seluruh masyarakat indonesiaa dapat mengenyam pendidikan secara
merata tanpa terkecuali.Baik masyarakat perkotaan ataupun masyarakat pedalaman
sekalipun.
Aspek hukum

Hak cipta (lambang internasional: , Unicode: U+00A9) adalah hak eksklusif Pencipta atau
Pemegang Hak Cipta untuk mengatur penggunaan hasil penuangan gagasan atau informasi
tertentu. Pada dasarnya, hak cipta merupakan "hak untuk menyalin suatu ciptaan". Hak cipta
dapat juga memungkinkan pemegang hak tersebut untuk membatasi penggandaan tidak sah atas
suatu ciptaan. Pada umumnya pula, hak cipta memiliki masa berlaku tertentu yang terbatas.

Hak cipta berlaku pada berbagai jenis karya seni atau karya cipta atau "ciptaan". Ciptaan tersebut
dapat mencakup puisi, drama, serta karya tulis lainnya, film, karya-karya koreografis (tari, balet,
dan sebagainya), komposisi musik, rekaman suara, lukisan, gambar, patung, foto, perangkat
lunak komputer, siaran radio dan televisi, dan (dalam yurisdiksi tertentu) desain industri.

Hak cipta merupakan salah satu jenis hak kekayaan intelektual, namun hak cipta berbeda
secara mencolok dari hak kekayaan intelektual lainnya (seperti paten, yang memberikan hak
monopoli atas penggunaan invensi), karena hak cipta bukan merupakan hak monopoli untuk
melakukan sesuatu, melainkan hak untuk mencegah orang lain yang melakukannya.